Sistem Kesehatan Nasional
83 Pages

Sistem Kesehatan Nasional

Course Number: FAKULTAS K Keperawata, Spring 2010

College/University: Universitas Indonesia

Word Count: 1893

Rating:

Document Preview

SISTEM KESEHATAN NASIONAL Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 131/MENKES/SK/II/2004 PENDAHULUAN Selama 20 thn terakhir pembangunan kesehatan di Indonesia diselenggarakan berdasarkan pada Sistem Kesehatan Nasional 1982 Banyak manfaat telah dipetik. SKN 82 telah digunakan sebagai acuan penyusunan GBHN bidang Kesehatan, UU No. 23 tahun 1992 tentang kesehatan, serta berbagai kebijakan, pedoman dan...

Unformatted Document Excerpt
Coursehero >> Indonesia >> Universitas Indonesia >> FAKULTAS K Keperawata

Course Hero has millions of student submitted documents similar to the one
below including study guides, practice problems, reference materials, practice exams, textbook help and tutor support.

Course Hero has millions of student submitted documents similar to the one below including study guides, practice problems, reference materials, practice exams, textbook help and tutor support.

KESEHATAN SISTEM NASIONAL Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 131/MENKES/SK/II/2004 PENDAHULUAN Selama 20 thn terakhir pembangunan kesehatan di Indonesia diselenggarakan berdasarkan pada Sistem Kesehatan Nasional 1982 Banyak manfaat telah dipetik. SKN 82 telah digunakan sebagai acuan penyusunan GBHN bidang Kesehatan, UU No. 23 tahun 1992 tentang kesehatan, serta berbagai kebijakan, pedoman dan arahan pembangunan kesehatan, dengan hasil yang cukup menggembirakan. PENDAHULUAN TAP MPR RI No. X tahun 1998 ttg Pokokpokok Reformasi, mengamanatkan pelaksanaan reformasi total kebijakan pembangunan nasional di segala bidang. Reformasi kebijakan pembangunan di bidang kesehatan telah berhasil dilaksanakan, yakni dengan telah berhasil dilaksanakan, yakni dengan telah disusunnya visi, misi dan strategi pembangunan kesehatan dengan paradigma baru yakni Paradigama Sehat. PENDAHULUAN Untuk menselaraskan dengan kebijakan yang baru, dan juga untuk menjawab pelbagai tantangan, seperti globalisasi, demokratisasi, desentralisasi serta kesehatan sebagai hak azasi dan investasi, perlu disusun SKN baru. PENGERTIAN Sistem Kesehatan Nasional adalah suatu tatanan yg menghimpun berbagai upaya bangsa Indonesia utk meningkatkan kemampuan mencapai derajat kesehatan yg setinggitingginya sebagai perwujudan kesejahteraan umum seperti dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 LANDASAN Landasan idiil yaitu Pancasila Landasan konstitusional yaitu Undang-undang Dasar 1945 Pasal 28 A Pasal 28 B ayat (2) Pasal 28 C ayat (1) Pasal 28 H ayat (1) dan (3) Pasal 34 ayat (2) dan (3) PRINSIP DASAR Perikemanusiaan Hak asasi manusia Adil dan merata Pemberdayaan dan kemandirian masyarakat Kemitraan Pengutamaan & manfaat Tata pemerintahan yang baik TUJUAN Terselenggaranya pembangunan kesehatan oleh semua potensi bangsa baik masyarakat, swasta maupun pemerintah secara sinergis, berhasilguna dan berdaya-guna, sehingga tercapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggitingginya. KEDUDUKAN SKN Suprasistem SKN Sistem Penyelenggaraan Negara Terhadap Sistem Nasional lain: berinteraksi secara harmonis Terhadap Sistem Kesehatan Daerah: suprasistem KEDUDUKAN SKN Terhadap berbagai sistem kemasyarakatan: acuan utama dalam mengembangkan perilaku dan lingkungan sehat SUB SISTEM SKN 1. Subsistem Upaya Kesehatan 2. Subsistem Pembiayaan Kesehatan 3. Subsistem Sumber Daya Manusia Kesehatan 4. Subsistem Obat dan Perbekalan Kesehatan 5. Subsistem Pemberdayaan Masyarakat 6. Subsistem Manajemen Kesehatan INPUTS PROSES OUTPUT PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SDM SARANA UPAYA KESEHATAN Tujuan DANA MANAJEMEN KESEHATAN Pengertian Subsistem upaya kesehatan adalah tatanan yang menghimpun berbagai upaya kesehatan perorangan (UKP) secara terpadu dan saling mendukung guna menjamin guna menjamin tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya Tujuan Terselenggaranya upaya kesehatan yang tercapai (accessible), terjangkau (affordable), dan bermutu (quality) untuk menjamin terselenggaranya pembangunan kesehatan guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya UNSUR-UNSUR UTAMA SKN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT Setiap kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah dan atau masyarakat serta swasta untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah dan menanggulangi timbulnya masalah kesehatan di masyarakat UNSUR-UNSUR UTAMA UPAYA KESEHATAN PERORANGAN Setiap kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah dan atau masyarakat serta swasta, memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan perorangan PRINSIP UKM terutama diselenggarakan oleh pemerintah dengan peran aktif masyarakat dan swasta UKP diselenggarakan oleh masyarakat, swasta dan pemerintah Penyelenggaraan upaya kesehatan oleh swasta harus memperhatikan fungsi sosial PRINSIP Penyelenggaraan upaya kesehatan harus menyeluruh, terpadu, berkelanjutan, terjangkau, berjenjang, profesional, dan bermutu Penyelenggaraan upaya kesehatan, termasuk pengobatan tradisional dan alternatif, harus tidak bertentangan dengan kaidah ilmiah PRINSIP Penyelenggaraan upaya kesehatan harus sesuai dengan nilai dan norma sosial budaya, moral, dan etika profesi BENTUK POKOK Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) UKM strata pertama UKM strata kedua UKM strata ketiga Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) UKP strata pertama UKP strata kedua UKP strata ketiga UKM strata pertama UKM tingkat dasar: yang mendayagunakan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan dasar yang ditujukan kepada masyarakat Ujung tombak: puskesmas (lihat konsep dasar puskesmas) UKM strata kedua UKM tingkat lanjutan: mendayagunakan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan spesialistik yang ditujukan kepada masyarakat Penanggung jawab: Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Fungsi Dinas Kesehatan Fungsi manajemen Perencanaan Pelaksanaan Pertanggungjawaban Fungsi teknis kesehatan Penyediaan pelayanan kesehatan masyarakat tingkat lanjutan (rujukan puskesmas) Unit Dinas Kesehatan Pencegahan dan pemberantasan penyakit Promosi kesehatan Pelayanan kesehatan Pelayanan kefarmasian Kesehatan Lingkungan Perbaikan Gizi Kesehatan Ibu dan Anak dan KB UKM strata ketiga UKM tingkat unggulan: mendayagunakan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan subspesialistik yang ditujukan kepada masyarakat Penanggung jawab: Dinas Kesehatan Provinsi dan Departemen Kesehatan UKP strata pertama UKP tingkat dasar Penyelenggara: pemerintah, masyarakat dan swasta Praktek bidan, Praktik perawat Praktik dokter, Praktik dokter gigi Poliklinik, Balai Pengobatan Klinik 24 jam, praktik bersama Rumah bersalin UKP strata pertama UPK strata pertama oleh pemerintah: puskesmas Masa depan bila jaminan kesehatan nasional sudah berkembang, pemerintah tidak lagi menyelenggarakan UKP strata pertama melalui puskesmas, kecuali daerah terpencil Swasta dokter keluarga UKP strata kedua UKP tingkat lanjutan Penyelenggara: pemerintah, masyarakat dan swasta Bentuk : pelayanan spesialistik UKP strata ketiga UKP tingkat unggulan Penyelenggara: pemerintah, masyarakat dan swaswa Bentuk: super spesialistik PENGERTIAN Tatanan yang menghimpun berbagai upaya penggalian, pengalokasian, dan pembelanjaan sumber daya keuangan secara terpadu dan saling mendukung guna menjamin tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya TUJUAN Tersedianya pembiayaan kesehatan engan jumlah yang mencukupi, teralokasi secara adil dan termanfaatkan secara berhasil-guna dan berdaya-guna, untuk menjamin terselenggaranya pembangunan kesehatan guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya UNSUR-UNSUR Penggalian dana Alokasi dana Pembelanjaan PENGGALIAN DANA Kegiatan menghimpun dana yang diperlukan untuk penyelenggaraan upaya kesehatan dan atau pemeliharaan kesehatan ALOKASI DANA Penetapan peruntukan pemakaian dana yang telah berhasil dihimpun baik bersumber pemerintah, masyarakat maupun swasta PEMBELANJAAN Pemakaian dana yang telah dialokasikan dalam anggaran pendapatan dan belanja sesuai dengan peruntukkannya dan atau dilakukan melalui jaminan pemeliharaan kesehatan wajib atau sukarela PRINSIP Jumlah dana untuk kesehatan harus cukup tersedia dan dikelola secara berdaya-guna, adil, dan berkaelanjutan yang didukung oleh transparansi dan akuntabilitas Dana pemerintah diarahkan untuk pembiayaan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan bagi masyarakat rentan dan keluarga miskin PRINSIP Dana masyarakat diarahkan untuk pembiayaan upaya kesehatan perorangan yang terorganisir, adil, berhasil-guna, dan berdaya-guna melalui jaminan pemeliharaan kesehatan baik berdasarkan prinsip solidaritas sosial yang wajib maupun sukarela, yang dilaksanakan secara bertahap PRINSIP Pemberdayaan masyarakat dalam pembiayaan kesehatan diupayakan melalui penghimpunan secara aktif dana sosial untuk kesehatan atau memanfaatkan dana masyarakat yang telah terhimpun untuk kepentingan kesehatan PRINSIP Pada dasarnya penggalian, pengalokasian, dan pembelanjaan pembiayaan di kesehatan daerah merupakan tanggung jawab pemerintah daerah. Namun untuk pemerataan pelayanan kesehatan, pemerintah menyediakan dana perimbangan (matching grant) bagi daerah yang kurang mampu Bentuk Pokok Penggalian dana Penggalian dana untuk UKM Penggalian dana untuk UKP Pengalokasian dana Alokasi dana dari pemerintah Alokasi dana dari masyarakat Bentuk Pokok Pembelanjaan Pemerintah dan public-private partnership UKM Dana Sehat dan Dana Sosial UKM dan UKP JKP wajib masyarakat rentan dan keluarga miskin Pemerintah: UKM, JPKM rentan dan keluarga miskin PENGERTIAN Tatanan yang menghimpun berbagai upaya perencanaan, pendidikan dan pelatihan, serta pendayagunaan tenaga kesehatan secara terpadu dan saling mendukung, guna menjamin tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya PENGERTIAN Tenaga kesehatan adalah semua orang yang bekerja secara aktif dan profesional di bidang kesehatan, baik yang memiliki pendidikan formal kesehatan maupun tidak, yang untuk jenis tertentu TUJUAN Tersedianya tenaga kesehatan yang bermutu secara mencukupi, terdistribusi secara adil, serta termanfaatkan secara berhasil-guna dan berdaya-guna, untuk menjamin terselenggaranya pembangunan kesehatan guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya UNSUR-UNSUR UTAMA Perencanaan tenaga kesehatan Pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan Pendayagunaan tenaga kesehatan Perencanaan tenaga kesehatan Upaya penetapan jenis, jumlah dan kualifikasi tenaga kesehatan sesuai dengan kebutuhan pembangunan kesehatan Pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan Upaya pengadaan tenaga kesehatan sesuai dengan jenis, jumlah, dan kualifikasi yang telah direncanakan serta peningkatan kemampuan sesuai dengan kebutuhan pembangunan kesehatan Pendayagunaan tenaga kesehatan Upaya pemerataan pemanfaatan, pembinaan, dan pengawasan tenaga kesehatan PRINSIP Pengadaan tenaga kesehatan disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan kesehatan serta dinamika pasar di dalam maupun di luar negeri Pendayagunaan tenaga kesehatan memperhatikan asas pemerataan pelayanan kesehatan serta kesejahteraan dan keadilan bagi tenaga kesehatan PRINSIP Pembinaan tenaga kesehatan diarahkan pada penguasaan ilmu dan teknologi serta pembentukan moral dan akhlak sesuai dengan ajaran agama dan etika profesi yang diselenggarakan secara berkelanjutan Pengembangan karir dilaksanakan secara obyektif, transparan, berdasarkan prestasi kerja, dan disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan kesehatan secara nasional BENTUK POKOK Perencanaan tenaga kesehatan Pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan Pendayagunaan tenaga kesehatan Perencanaan tenaga kesehatan Ditetapkan oleh Pemerintah Pusat Masukan dari Majlis Tenaga Kesehatan (pusat dan provinsi) Majlis Tenaga Kesehatan adalah badan otonom yang dibentuk oleh menkes serta gubernur dengan susunan keanggotaan terdiri dari wakil berbagai pihak terkait, termasuk wakil konsumen dan tokoh masyarakat Pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan Standar Penyelenggara Pendidikan tingkat pertama Pendidikan tingkat lanjut Asosiasi pendidikan Kolegium profesi Akreditasi asosiasi Akreditas kolegium profesi Pendayagunaan tenaga kesehatan Penempatan tenaga kesehatan di sarana pelayanan kesehatan milik pemerintah sistem kontrak kerja Penempatan PNS sesuai dengan kebutuhan Formasi pegawai pusat Formasi pegawai daerah Formasi tenaga kesehatan strategis Pendayagunaan tenaga kesehatan Praktik profesi Sertifikasi : institusi pendidikan Registrasi : komite registrasi tenaga kesehatan Uji kompetensi : organisasi profesi Lisensi : pemerintah SUBSISTEM OBAT DAN PERBEKALAN KESEHATAN PENGERTIAN Tatanan yang menghimpun berbagai upaya yang menjamin ketersediaan, pemerataan, serta mutu obat dan perbekalan kesehatan secara terpadu dan saling mendukung dalam rangka tercapainya derajat kesehatan yang setinggi-tingginya Perbekalan kesehatan adalah semua bahan selain obat dan peralatan yang diperlukan untuk menyelenggarakan upaya kesehatan TUJUAN Tersedianya obat dan perbekalan kesehatan yang aman, bermutu dan bermanfaat, serta terjangkau oleh masyarakat untuk menjamin terselenggaranya pembangunan kesehatan guna meningkatkan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. UNSUR-UNSUR UTAMA Jaminan ketersediaan obat dan perbekalan kesehatan Jaminan pemerataan obat dan perbekalan kesehatan Jaminan mutu obat dan perbekalan kesehatan PRINSIP Kebutuhan dasar manusia yang berfungsi sosial Dijamin ketersediaan dan keterjangkauannya Tidak dipromosikan secara berlebihan dan menyesatkan Peredarannya tidak boleh bertentangan dengan hukum, etika dan moral PRINSIP Mengutamakan obat generik bermutu Optimalisasi industri nasional Mengacu pada standar formularium rumah sakit dan DOEN Rasional, memperhatikan aspek mutu, manfaat, harga, kemudahan diakses dan keamanan PENGERTIAN Tatanan yang menghimpun berbagai upaya perorangan, kelompok, dan masyarakat umum di bidang kesehatan secara terpadu dan saling mendukung guna menjamin tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya TUJUAN Terselenggaranya upaya pelayanan, advokasi, dan pengawasan sosial oleh perorangan, kelompok dan masyarakat di bidang kesehatan secara berhasil-guna dan berdaya-guna, untuk menjamin terselenggaranya pembangunan kesehatan guna meningkatkan derajat kesehatan UNSUR-UNSUR UTAMA Pemberdayaan perorangan Minimal : mempraktikkan PHBS Maksimal: kader kesehatan Pemberdayaan kelompok To serve To advocate To watch Pemberdayaan masyarakat umum PRINSIP Berbasis pada tata nilai perorangan, keluarga, dan masyarakat Meningkatkan akses informasi, kesempatan mengemukakan pendapat, terlibat dalam proses pengambilan keputusan Pendekatan edukatif Prinsip kemitraan PENGERTIAN Tatanan yang menghimpun berbagai upaya administrasi kesehatan yang ditopang oleh pengelolaan data dan informasi, pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pengaturan hukum kesehatan secara terpadu dan saling mendukung, guna menjamin terapainya derajat kesehatan yang setinggitingginya TUJUAN Terselenggaranya fungsi-fungsi administrasi kesehatan yang berhasil-guna dan berdaya-guna, didukung oleh sistem informasi, IPTEK dan hukum kesehatan, untuk menjamin terselenggaranya pembangunan kesehatan guna meningkatkan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya UNSUR-UNSUR UTAMA Administrasi kesehatan Informasi kesehatan Ilmu pengetahuan dan teknologi Hukum kesehatan PRINSIP Administrasi kesehatan Asas dan kebijakan desentralisasi, dekonsentrasi dan tugas perbantuan Kesatuan koordinasi Mengupayakan kejelasan pembagian tugas antar jenjang PRINSIP Informasi kesehatan Data sektor kesehatan dan sektor lain Mendukung proses pengambilan keputusan Akurat, cepat dan tepat waktu Cara rutin dan non rutin (survei) Memperhatikan aspek rahasia PRINSIP Ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan Untuk kepentingan masyarakat Tidak bertentangan dengan etika, moral dan nilai agama Hukum kesehatan Menjamin terwujudnya kepastian hukum, keadilan hukum, dan manfaat hukum Menjunjung tinggi etika, moral dan nilai agama PUSAT DEPARTEMEN KESEHATAN PRESIDEN PROPINSI GUBERNUR KABUPATEN/ KOTA DINAS KESEHATAN PROPINSI BUPATI/ WALIKOTA DINAS KESEHATAN KAB/KOTA PELAKU SKN Pemerintah , baik di pusat maupun daerah Badan legislatif, baik di pusat maupun daerah Masyarakat, termasuk badan usaha PROSES PENYELENGGARAAN PENERAPAN PENDEKATAN KESISTEMAN (MASUKAN, PROSES, KELUARAN DAN LINGKUNGAN) ADANYA KAITAN ANTAR SUB SISTEM PENERAPAN KISS KOMITMEN TINGGI DARI SEMUA PELAKU DAN GOOD GOVERNANCE KEPASTIAN HUKUM SIKLUS MANAJEMEN PENTAHAPAN PENYELENGGARAAN PENETAPAN SKN ADVOKASI DAN SOSIALISASI SKN FASILITASI PENGEMBANGAN SKD PELAKSANAAN SKN DAN SKD PENGENDALIAN SKN DAN SKD PENUTUP Sistem Kesehatan Nasional ini merupakan sistem terbuka yang berinteraksi, dengan berbagai sistem nasional lainnya dalam suatu supra sistem, bersifat dinamis dan selalu mengikuti perkembangan. Oleh karena itu tidak tertutup terhadap penyesuaian dan penyempurnaan.

Find millions of documents on Course Hero - Study Guides, Lecture Notes, Reference Materials, Practice Exams and more. Course Hero has millions of course specific materials providing students with the best way to expand their education.

Below is a small sample set of documents:

Universitas Indonesia - FAKULTAS K - Keperawata
Sosialisasi Konsep Kesehatan SosialisasiPuskesmas Selat IIKonsep-konsep Konsep-konsep Paradigma Sehat Kebijakan Dasar Puskesmas Quality Assurance di Puskesmas Puskesmas SwadanaParadigma Sehat ParadigmaKebijakan Dasar Puskesmas Kebijakan Upaya Keseha
Universitas Indonesia - FAKULTAS K - Keperawata
UndangUndangRepublik IndonesiaNomor23Tahun 1992Tentang KESEHATANPasal322)Penyembuhanpenyakitdan pemulihankesehatandilakukan denganpengobatandanatau perawatan 3)Pengobatandanatauperawatan dapatdilakukanberdasarkanilmu kedokteranatauilmukeperawatan atauc
Universitas Indonesia - FAKULTAS K - Keperawata
UsulanKegiatanLintas SektorPuskesmasSelatIIBentukKegiatan KesehatanReproduksiRemaja PenyuluhanKesehatanCalonPengantin BadanPenyantunPuskesmas PemanfaatanPuskesmasKelilingKesehatanReproduksiRemaja Tujuan Memberikanpengertiantentangperubahan fungsiona
Universitas Indonesia - FAKULTAS K - Keperawata
Usulan Puskesmas SwadanaPuskesmas Selat IIGambaran Umum Luas wilayah : 144 km persegi Jumlah penduduk : 40.643 orang Luas bangunan : 252 meter persegi Pelaksanaan QA : sedang berjalan Realisasi retribusi : 2002 Rp 9.804.000 2003 Rp 12.992.000 (sd Sept
Universitas Indonesia - FAKULTAS K - Anfis
Darahdr. Jumatil Fajar, MHlthScTujuan Mendeskripsikan tiga fungsi dari darah Mendeskripsikan komposisi darah Mendeskripsikan tiga jenis sel darah: eritrosit, leukosit dan trombosit Menjelaskan pembentukan sel darah Menjelaskan pemecahan sel darah merah
Universitas Indonesia - FAKULTAS K - Anfis
DarahDr. Jumatil Fajar, MHlthScPendahuluan Darah, cairan vital yang ditemukan dalam tubuh manusia yang menyediakan makanan yang penting bagi seluruh organ dan jaringan tubuh dan membuang bahan-bahan yang tidak berguna.Pendahuluan Manusia dewasa memil
Universitas Indonesia - FAKULTAS K - Anfis
DarahRingkasan Darahadalahjaringpenghubungkhusus yangmembantutubuhmengantarkanzat zatgizi,oksigendanmengeluarkan sampahsampahseluler Diajugamengantarkanhormondan melindungitubuhdenganmembantu menutuppembuluhdarahyangrusakRingkasan Darahterdiridari7ben
Universitas Indonesia - FAKULTAS K - Anfis
Cairan TubuhDr. Jumatil Fajar, MHlthScAir Membentuk 75% tubuh bayi 70% tubuh orang dewasa 55% tubuh orang lanjut usiaSeputar cairan Jumlah air pada wanita sekitar 10% lebih rendah daripada pria Orang berotot, relatif memiliki lebih banyak air (dalam
Universitas Indonesia - FAKULTAS K - Anfis
FisiologiCairanTubuhPendahuluan Airmerupakansalahsatudariduapelarut terpentingdalamtubuh. Diamemilikikeistimewaankarenamemiliki konsentrasimolaryangtinggiyang menyebabkannyadapatmenyediakanion hidrogenyangtidakadahabisnyadalam tubuh. Airdanlemakadalahd
Universitas Indonesia - FAKULTAS K - Anfis
Fisiologi Sel dan Cairan TubuhDr. Jumatil Fajar, MHlthScBagian Sel Membran Sel Sitoplasma Nukleus Nukleolus Sel darah merah tidak memiliki intiFungsi Sel Perlu oksigen, produksi karbondioksida Dapat membentuk energi kimia, mempertahan dan memperbaik
Universitas Indonesia - FAKULTAS K - Anfis
Fisiologi Dasar Otot RangkaArsitektur Dasar Sebuah serat otot adalah sebuah sel silindris yang memanjang. Otot sartorius mengandung serat-serat tunggal yang panjangnya paling sedikit 30 cm. Setiap serat dikelilingi oleh sebuah lapisan jaringan penghubun
Universitas Indonesia - FAKULTAS K - Anfis
MuskuloskeletalOsteologi Rangka tubuh dibangun oleh serangkaian tulang, ditunjang oleh beberapa potong tulang rawan Bagian tulang dari rangka membentuk tulang rangka Tulang rangka orang dewasa terdiri dari 206 tulang-tulang yang berbeda:Rangka aksialK
Universitas Indonesia - FAKULTAS K - Anfis
OtotDr. Jumatil Fajar, MHlthScHuman AnatomyEncarta Reference Library Premium 2005Pendahuluan Otot, jaringan dari tubuh yang memiliki karakteristik mampu berkontraksi, biasanya sebagai respon terhadap rangsangan dari sistem saraf. Unit dasar dari semu
Universitas Indonesia - FAKULTAS K - Anfis
SistemMuskuloskeletalD.IIIKebidananSkeletalStrukturJaringanTulang Epifisis Diskusepifisis Diafisis Ronggameduler Periosteum TulangrawansendiKlasifikasiTulang Tulangpanjang Tulangpendek Tulangpipih TulangirregulerTulangtengkorak,tulangdada,tulang be
Universitas Indonesia - FAKULTAS K - Anfis
SistemOtotAsalkata BahasaLatinmusyangberartitikus Gerakanototsepertigerakantikusyang cepatmusataumuscleJenisOtot Ototrangka Ototpolos OtotjantungOtotRangka Umumnyamenempelketulang Ototvolunter Fungsi: Menghasilkangerak Mempertahankanposisitubuh Men
Universitas Indonesia - FAKULTAS K - Anfis
Tujuan Membuat daftar fungsi sistem rangka Menjelaskan struktur dari tulang panjang Menjelaskan peran dari osteoblast dan osteosit Membuat daftar tulang dari skeleton aksial Membuat daftar tulang dari skeleton appendikularTujuan Menandai tanda-tanda pe
Universitas Indonesia - FAKULTAS K - Anfis
Sistem PersarafanDr. Jumatil Fajar, MHlthScFungsi Sistem Persarafan Menerima rangsangan Menyalurkan impuls saraf Aktivitasi mekanisme otot.Jaringan Saraf Neuron: sel-sel saraf dan serat-serat saraf Neuroglia: sel-sel yang fungsinya tidak diketahui de
Universitas Indonesia - FAKULTAS K - Anfis
SISTEM SARAFPengantarPengendali milyaran sel dalam tubuh: Sistem saraf Sistem endokrin- cepat - lambatOrgan dan Pembagian Sistem SarafOrgan sistem saraf Otak Korda spinalis Saraf-saraf tubuh S Sistem saraf pusat (otak dan korda spinalis) S Sistem
Universitas Indonesia - FAKULTAS K - Anfis
Fisiologi MataSinus periorbital Ethmoidal air cells Sinus sfenoidalis Sinus frontalis Sinus supraorbitalis Sinus maksilaris Palatine air cellsVolume mata Kurang sedikit dari 30 cc Lubang mata bagian depan: Tinggi : 35 mm Lebar : 45 mm Kedalaman mata
Universitas Indonesia - FAKULTAS K - Anfis
InderaOrgan indera Mata Telinga Hidung Kuncup kecap Reseptor sensorik Tekanan Sentuhan Suhu Nyeri Kemampuan mengindera Mempertahankan keseimbangan SurvivalKlasifikasi Organ Indera Organ indera khusus Mata Telinga Hidung Kuncup kecapOrgan Indera M
Universitas Indonesia - FAKULTAS K - Anfis
MataKelopakMata Melindungipermukaankornea Kelopakmengandungotot,lantaitarsal dantempatpenempelandariseptum orbital Kelopakterbukadenganlevator,saraf kranialIII,danototMueller,simpatetik Kelopakmenutupdenganorbikularisoculi, sarafkranialVIIKonjungtiva
Universitas Indonesia - FAKULTAS K - Anfis
Sistem PenginderaanDr. Jumatil Fajar, MHlthScMataSinus periorbital Ethmoidal air cells Sinus sfenoidalis Sinus frontalis Sinus supraorbitalis Sinus maksilaris Palatine air cellsVolume mata Kurang sedikit dari 30 cc Lubang mata bagian depan: Tinggi
Universitas Indonesia - FAKULTAS K - Anfis
SISTEM SENSORIKPENDAHULUANSistem sensorik memungkinkan kita merasakan dunia Bertindak sebagai sistem peringatan Nyeri indikasi menghindari rangsangan yang membahayakan Mengetahui apa yang terjadi dalam tubuh: Perut terisi makanan lambung diperintah un
Karachi Institute of Economics & Technology - MBA - 32343
From: <Saved by Windows Internet Explorer 7> Subject: ECON201: Principles of Microeconomics Date: Tue, 6 May 2008 01:05:45 +0500 MIME-Version: 1.0 Content-Type: multipart/related; type="text/html"; boundary="-=_NextPart_000_0000_01C8AF15.507BE510" X X-Mim
Karachi Institute of Economics & Technology - MBA - 32343
ExternalSectorAnalysisByKamranAkramBakhshiStateBankofPakistanPAF-KIET15th April 20081Outline SectorsofEconomy TheExternalSector TheParadigmShift RoleofSBPinExternalSectorManagement BalanceofPaymentsAnalysis2TheSectorsofEconomyEconomicSector
Karachi Institute of Economics & Technology - MBA - 32343
Pakistan has an enormous potential of its energy resources however it still remains energy deficient and has to rely heavily on imports to satisfy its needs. Renewable resources that are technologically viable and have prospects to be exploited commercial
Karachi Institute of Economics & Technology - MBA - 32343
ElectricitytobecutagainifKESCfailstosettledues:Pepco Thursday,March06,2008 KARACHI:ThePakistanElectricPowerCompanyhasrestoredelectricitytotheKarachi ElectricSupplyCorporationnotifyingthegovernmentofalikelyelectricbreakdownincaseon nonpaymentofduesbytheKES
Karachi Institute of Economics & Technology - MBA - 32343
KESC sale approvedBy Our Staff Reporter ISLAMABAD, Sept 26: The cabinet committee on privatisation (CCOP) on Monday approved the sale of 73 per cent stake along with management control of the Karachi Electric Supply Corporation (KESC) to a consortium of
Karachi Institute of Economics & Technology - MBA - 32343
From: <Saved by Windows Internet Explorer 7> Subject: Pakistan Budget 2008 - 2009, Jang & The News Special Coverage! Date: Sat, 21 Jun 2008 04:43:11 +0500 MIME-Version: 1.0 Content-Type: multipart/related; type="text/html"; boundary="-=_NextPart_000_002F_
Karachi Institute of Economics & Technology - MBA - 32343
Pakistan is an energy deficient country, where a large fraction of the population still does not have access to modern day energy services such as electricity. This is due to very limited fossil fuel resources and poor economy, which restrains the import
McGill - ENGINEERIN - MATH 262
Math 262 Equation SheetINFINITE SEQUENCESReview Let andf ( x) =ak . a1 + a 2 a3 + a 4 .If the function is The series converges if and only if 1. a k +1 a k ; the series is decreasing, and 2. Ratio Test AbsoluteConvergencecfw_a n be a sequence. If
McGill - ENGINEERIN - MIME 262
McGill - ENGINEERIN - MIME 262
McGill - ENGINEERIN - MIME 262
Questions Regarding Microelectronics Packaging, Si Device Technology and other Engineering Structures Questions in this area will involve explaining any of the following: 1) operation of an engineering device, 2) materials selection for a specific enginee
McGill - ENGINEERIN - MIME 262
Questions Regarding Strengthened Conductors Questions in this area will be specifically on strengthened conductors, including structure-property relationships for mechanical and electrical properties. Copper-Nickel A copper nickel alloy is to be used for
McGill - ENGINEERIN - MIME 262
Questions on Basics for Material Properties For questions in this area, you should also review recommended homework and concept checks for the appropriate chapters and sections based on the master study guide.Conductivity & Semiconductors a) Calculate th
McGill - ENGINEERIN - MIME 262
IN-TERM EXAM #1, Oct 17th, 2007DURATION: 45 mins VersionCLOSED BOOK McGill ID _ Name _All students must have one of the following types of calculators: CASIO fx-115, CASIO fx-991, CASIO fx-570ms SHARP EL-520, or the SHARP EL-546. NON-REGULATION CALCULA
McGill - ENGINEERIN - MIME 262
IN-TERM EXAM #1, Oct 17th, 2007DURATION: 45 mins VersionCLOSED BOOK McGill ID _ Name _All students must have one of the following types of calculators: CASIO fx-115, CASIO fx-991, CASIO fx-570ms SHARP EL-520, or the SHARP EL-546. NON-REGULATION CALCULA
McGill - ENGINEERIN - MIME 262
I N T E R I M T E S T F e b . 20t h , 2008DUR A T I O N: 1 H RM c G i l l U n i v e r si t y D e p t . of M i n i ng a n d M e t a ls a n d M a t e r i a ls E ngi n e e r i ngM I M E -262Examiner: Prof. S. YueI nst r u c t ions1. Read the instructio
McGill - ENGINEERIN - MIME 262
MID-TERM EXAM, Oct 16th, 2008DURATION: 50 mins Version CLOSED BOOK McGill ID _ Name _All students must have one of the following types of calculators: CASIO fx-115, CASIO fx-991, CASIO fx-570ms SHARP EL-520, or the SHARP EL-546. NON-REGULATION CALCULAT
McGill - ENGINEERIN - MATH 262
SOME PRACTICE QUESTIONS ON MULTIPLE INTEGRATION MATH 262, AUTUMN 2009. (1) Computey2 dA , 2 S (1 + x ) where S is the innite strip 0 < y < 1. (2) Compute dAR, (5x + 3y + 12)2 where R is the region bounded by the triangle with vertices (0, 0), (0, 2) an
McGill - ENGINEERIN - MATH 262
Rita Mansour due 09/20/2009 at 11:59pm EDT.Assignment 1MATH262, Fall 2009You may attempt each problem a maximum of 7 times.1. (1 pt) Find the limit of the sequence 3n2 + n 3 an = 2 as n : 5n 9n 5 2. (1 pt) Determine whether the sequence is divergent o
McGill - ENGINEERIN - MATH 262
Rita MansourWeBWorK assignment 2 due 10/04/2009 at 11:59pm EDT.MATH262 Fall 2008You may attempt each problem a maximum of 10 times. Problems on numerical series and power series. 1. (1 pt) Test each of the following series for convergence by either the
École Normale Supérieure - CS - CS229
StacksCS 308 Data StructuresWhat is a stack? It is an ordered group of homogeneous items of elements. Elements are added to and removed from the top of the stack (the most recently added items are at the top of the stack). The last element to be added
Penn State - EMCH 212 - 364606
Name THE PENNSYLVANIA STATE UNIVERSITY Department of Engineering Science and Mechanics Engineering Mechanics 212 Exam 1 February 9, 2010 Problem 1 Problem 2 Problem 3 TotalSectionGeneral InstructionsDo not take the exam apart. Distinguish between vecto
Penn State - E MECH - 210
Penn State - E MECH - 210
Penn State - E MECH - 210
Penn State - E MECH - 210
Penn State - PHYS - 213
Sample exam questions Thefollowinglistofquestionsareprovidedofasasampleofquestionsthathavebeenusedinother semesters.Assuch,theyareindicativeofthetypeofmaterialthathasbeenexpectedofstudentsin thepast.Thereare30questionscontainedinthissamplesetofproblems.Yo
Penn State - EGEE - 102
Lesson1QuizPointsAwarded PointsMissed Percentage 10 0 100%1. A100wattincandescentlightbulbisoperatedfor120hours,anda15wattfluorescentlight bulbisoperatedforthesameperiodoftime.At10centsperkWh,whatisthecostsavingsof thefluorescentbulb? A. $0. 01 B. $0. 5
Penn State - EGEE - 102
Exam1Submittedbymjm668on10/4/20067:47:46PMPointsAwarded PointsMissed Percentage 89 28 76%1. Identifythegroupwhereallenergysourcesarerenewableenergysources (2Points)A. Wi nd, Pe trol eu m B. Nu cle ar Fis sio n, Bi om as s C. So lar, Nu cle ar Fu sio n
Penn State - EGEE - 102
2. Fossil fuels are hydrocarbons comprised of primarily carbon and hydrogen and some sulfur, nitrogen, oxygen, and mineral matter. (2 points)Fossil fuels are hydrocarbons comprised of primarily carbon and hydrogen and some sulfur, nitrogen, oxygen, and m
Penn State - E MCH - 211
WrittenHW#2ReinforcementfortheMidtermExam Theseproblemsaregreatapplicationsofsomeofthethingswehavebeendoingforthelast2 weeksandsotheyaregreatreviewproblemsfortheexam.Choose3outofthese4and answerthemonaseparatepieceofpaper. Showallofyourworkwithbriefexplan
Penn State - EGEE - 102
1 Ice water doesnt just give you brain-freeze In class, we spoke about the idea that the 2nd Law of Thermodynamics may lead to the end of every physical process (including life) in the Universe. I have been guilty of contributing to the eventual end of al
Penn State - E MCH - 211
1E MCH 211 TEST #3 SUMMER 2010NAME: _ DUE: 4:30 pm, June 30, 2010 (Wed) NOTE:This is an open-book take-home test. However, you must solve all problems independently, namely absolute no discussion with anyone. You may ask the instructor for clarificatio
Penn State - EGEE - 102
1.What is your PennState email ID? Answer Right Points Earned: 0/0 Correct Answer: Your Response: 2. From the following, identify the list where all energy sources are non-renewable energy sources. (2 Points) A. Natural Gas, Tidal B. Nuclear Fusion, Coal
Penn State - EGEE - 102
1.What is your email ID? Answer Right Points Earned: 0/0 Correct Answer: Your Response: 2. Fossil fuels are hydrocarbons comprised of primarily hydrogen and nitrogen, and some sulfur, carbon, oxygen, and mineral matter. (2 points) Answer Fossil fuels are
Penn State - EGEE - 102
1.What is your email ID? Answer Right Points Earned: 0/0 Correct Answer: Your Response: 2. What is the physical meaning of coefficient of performance? (2 Points)A. It is the amount of work needed to produce one unit of heat B. It is the amount of work r
Penn State - EGEE - 102
1.A BTU has more energy than a calorie. Answer A BTU is the amount of heat required to heat 1 lb (454 grams) of water through 1F. Whereas 1 calorie is the amount of heat required to raise 1 g of water through 1C. Therefore there is more energy in one BTU
Penn State - EGEE - 102
1. Which energy source accounts for the greatest proportion of electricity generation in the US? A. Natural Gas B. Petroleum C. Coal D. Hydro In 2002, the share of electricity net generation provided by coal was 50% and it is projected to increase to 52 p