This preview has intentionally blurred parts. Sign up to view the full document

View Full Document

Unformatted Document Excerpt

II BAB NILAI UANG TERKAIT DENGAN WAKTU (Time Value Of Money) 1. Pengertian Dunia bisnis adalah aktivitas uang sebagai. Kapital akhir periode (K2) harus lebih besar dari pada kapital awal periode (K1), itu artinya bisnis memperoleh laba, atau dapat dikatakan bahwa K1 adalah nilai uang sekarang (present value) & K2 adalah nilai uang di masa mendatang (future value). Jembatan yg menghubungkan K1 & K2 adalah tingkat bunga. Dengan demikian, time value of money berhubungan erat dengan perhitungan bunga, hasil investasi di masa mendatang, & nilai tunai hasil investasi. Ia menjadi alat penting dalam berbagai keputusan keuangan terutama dalam menilai : 1. arus kas, pertumbuhan, & nilai perusahaan 2. nilai akan datang (future value) 3. periode ganda ( multiple periode) 2. Nilai Uang Masa Mendatang Nilai uang di masa mendatang (future value) ditentukan oleh tingkat suku bunga tertentu yang berlaku di pasar keuangan. Misalnya suku bunga di pasar keuangan adalah 10% per tahun. Nilai uang masa mendatang dapat dihitung sbb pada table 2.1 Table 2.1 Perhitungan nilai uang masa mendatang berdasarkan Tingkat bunga 10% per tahun (Perhitungan dalam Rupiah) (1) Jumlah nilai tunai Pada awal tahun 1.000,00 1.100,00 1.210,00 1.331,00 1.464,00 (2) Bunga yang diperoleh (1) x (0.10) 100,00 110,00 121,00 133,10 146,41 (3) Jumlah nilai masa mendatang pada akhir tahun (1) x (1+ 0,10) FVr,n 1.100,00 1.210,00 1.331,00 1.464,10 1.610,51 Tahun 1 2 3 4 5 Keterangan : FV = Future Value (nilai masa mendatang); r = Tigkat bunga; n = tahun(periode waktu) Periode (n) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Table 2.2 Faktor Bunga untuk Nilai Masa Mendatang FVIFr,n = (1 + r )n 0% 5% 10 % 1.0000 1.0500 1.1000 1.0000 1.1025 1.2100 1.0000 1.1576 1.3310 1.0000 1.2155 1.4641 1.0000 1.2763 1.6105 1.0000 1.3401 1.7716 1.0000 1.4071 1.9487 1.0000 1.4775 2.1436 1.0000 1.5513 2.3579 1.0000 1.6289 2.5937 15 % 1.1500 1.3225 1.5209 1.7490 1.0114 2.3131 2.6600 3.0590 3.5179 4.0456 Keterangan : FV = Future Value (nilai masa mendatang); r = Tigkat bunga; n = tahun(periode waktu) Tingkat Bunga 5% Rp 1 pada awal tahun akan menjadi Rp 1,0500 pada akhir tahun ke 1 dan menjadi Rp 1,6289 pada akhir tahun ke 10 Tingkat Bunga 10% Rp 1 pada awal tahun akan menjadi Rp 1,1000 pada akhir tahun ke 1 dan menjadi Rp 2,5937 pada akhir tahun ke 10 Tingkat Bunga 15% Rp 1 pada awal tahun akan menjadi Rp 1,1500 pada akhir tahun ke 1 dan menjadi Rp 4,0456 pada akhir tahun ke 10 Makin tinggi tingkat bunga, makin tinggi nilai uang dimasa mendatang. Oleh sebab itu, kaum pemilik uang (kaum Kapitalis) pola pikir dan perilakunya bertumpu pada tingkat suku bunga. Jika tingkat bunga tinggi, ia akan membungakan uangnya atau mendepositokan uangnya, dan jika suku bunga rendah, ia akan meminjam uang untuk aktivitas bisnis. 3. Nilai Sekarang (Present Value) Nilai sekarang ialah nilai saat ini pada proyeksi uang kas masuk bersih (net cash flow) di masa mendatang. Uang kas masuk bersih di masa mendatang adalah proyeksi hasil investasi. Rumusnya yaitu : 1. Laba bersih ( Earning After Tax) + (Penyusutan Aktiva Tetap) + [Bunga X (1-Tax)] atau disingkat EAT + Depreciation + Interest(1-T) 2. Laba Oprasi (Earning before Interest & Tax Atau EBIT) X (1-Tax) + Penyusutan aktiva Tetap, atau disingkat EBIT (1-T) + Depreciation. 3. Laba sebelum penyusutan,Bunga, dan pajak (atau Earning before depreciation, Interest, and Tax atau EBIT atau EBITDA) X (1-Tax) + ( Tax X Depreciation) atau disingkat EBIT atau EBITDA (1-T) + T(Dep.)1 Suatu investasi dapat diterima hanya jika investasi itu menghasilkan paling tidak sama dengan tingkat hasil investasi di pasar (atau Rm) yang jharus lebih besar dari pada tingkat bunga deposito (tingkat hasil tanpa resiko (atau Rf). Misalnya tingkat hasil pasar 20 %, itu lazim disebut Tingkat Diskonto artinya alat untuk mengitung nilai tunai dari suatu hasil investasi di masa mendatang. Misal, investasi pada awal tahun Rp 1000, pada akhir tahun nilainya harus sebesar Rp 1200 pada tingkat diskonto 20%. Inilah yang disebut nilai masa mendatang (future Value). Sebaliknya, jika di masa mendatang akan menerima Rp 1200 pada tingkat diskonto 20% maka nilai sekarangnya adalah sebesar Rp 1000. Table 2.3 Nilai sekarang dari factor bunga PVIFr,n = 1 = {(1 / 1 + r)}n n (1 + r) Rate 0% 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 5% 0,9524 0,9070 0,8638 0,8227 0,7835 0,7462 0,7107 0,6768 0,6446 0,6139 10 % 0,9091 0,8264 0,7513 0,6830 0,6209 0,5645 0,5132 0,4665 0,4241 0,3855 15 % 0,8696 0,7561 0,6575 0,5718 0,4972 0,4323 0,3759 0,3269 0,2843 0,2472 Period e (n) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Keterangan tabel 2.3 1) PVIF = Present Value of Interest Factor (Nilai Sekarang dari Faktor Bunga) 2) Nilai uang masa mendatang (akhir tahun ke 1) = Rp 1, nilai tunainya pada awal tahun ke 1 = Rp 0,9524, sedangkan nilai uang masa mendatang (akhir tahun ke 10) = Rp 1, nilai tunainya saat ini pada awal tahun ke 1 = Rp 0,6139, pada tingkat suku bunga 5% per tahun. 3) Nilai uang masa mendatang (akhir tahun ke 1) = Rp 1, nilai tunainya pada awal tahun ke 1 = Rp 0,9091, sedangkan nilai uang masa mendatang (akhir tahun ke 10) = Rp 1, nilai tunainya ini saat pada awal tahun ke 1 = Rp 0,3855, pada tingkat suku bunga 10% per tahun. 4) Nilai uang masa mendatang (akhir tahun ke1) = Rp 1, nilai tunainya pada awal tahun ke 1 = Rp 0,8696, sedangkan nilai uang masa mendatang (akhir tahun ke 10) = Rp 1, nilai tunainya saat ini pada awal tahun ke 1 =Rp 0,2472, pada tingkat suku bunga 15% per tahun. 5) Makin tinggi tingkat suku bunga, makin kecil nilai uang sekarang pada rencana penerimaan uang di masa depan. 4. ANUITAS Anuitas adalah serangkaian pembayaran atau penerimaan uang dalam jumlah yang sama besarnya sepanjang periode tertentu. Pembayaran atau penerimaan dapat terjadi pada awal tahun atau pada akhir tahun. 4.1 Nilai yang Akan Datang dari Suatu Anuitas Nilai yang Akan Datang dari Anuitas Biasa (Pembayaran atau penerimaan dilakukan pada akhir tahun). Tabel 2.4 Nilai yang akan datang anuitas biasa, @ 10% Terima/Bayar Anuitas Nilai Tahun (Rp) @ 10% (Rp) Awal tahun Akhir tahun 1 1.000 a(1+r) 2 = 1.000(1+0,10)n-1 1.210 Akhir tahun 2 1.000 a(1+r) 1 = 1.000(1+0,10)n-2 1.100 Akhir tahun 3 1.000 a(1+r) 0 = 1.000(1+0,10)n-3 1.000 Nilai yang Akan Datang Anuitas @ 10% atas Rp 1.000 3.310 4.2 Nilai yang Akan Datang dari Jatuh Tempo Anuitas Pembayaran atau penerimaan dilakukan pada awal tahun (Annuity Due) Tabel 2.5 Nilai yang akan datang anuitas jatuh tempo, @ 10% Terima/Bayar Anuitas Nilai Tahun (Rp) @ 10% (Rp) Awal tahun 1.000 a(1+r)3 = 1.000(1+0,10)n 1.331 Akhir tahun 1 1.000 a(1+r) 2 = 1.000(1+0,10)n-1 1.210 Akhir tahun 2 1.000 a(1+r) 1 = 1.000(1+0,10)n-2 1.100 Akhir tahun 3 Nilai yang Akan Datang Anuitas @ 10% atas Rp 1.000 3.641 4.3 Nilai Sekarang dari Suatu Anuitas Nilai Sekarang Anuitas Biasa @ 10% Tabel 2.6 Nilai sekarang anuitas biasa, @ 10% Terima/Bayar Nilai Tahun (Rp) (Rp) Awal tahun 0 Akhir tahun 1 1.000 909,09 Akhir tahun 2 1.000 Akhir tahun 3 1.000 Nilai Sekarang Anuitas @ 10% Anuitas @ 10% a[1/(1+r)] 1 a[1/(1+r)]2 a[1/(1+r)]3 826,45 751,31 2.486,85 Tabel 2.7 Nilai sekarang anuitas jatuh tempo, @ 10% Terima/Bayar Nilai Tahun (Rp) Awal tahun 1.000 Akhir tahun 1 1.000 Akhir tahun 2 1.000 Akhir tahun 3 Nilai Sekarang Anuitas @ 10% (Rp) a a[1/(1+r)]1 a[1/(1+r)]2 Anuitas @ 10% 1.000,00 909,09 826,45 2.735,54 5.Arus Kas Masuk yangTidak Sama Jumlahnya Pada umumnya arus kas suatu investasi tidak sama jumlah di masa mendatang. Hal itu disebabkan karena pengaruh pendapatan, beban, penyusutan, pajak, inflasi, dsb. Nilai tunai arus kas masuk yang tidak sama jumlah dapat disajikan berikut ini. Tabel 2.8 Nilai Tunai Arus Kas Masuk yang Tidak Sama Besar, @10% Periode 1 2 3 4 5 6 7 Arus Kas Masuk PVIF 10 % n (Rp) 100 0,9091 200 0,8264 300 0,7513 500 0,6830 400 0,6209 600 0,5645 200 0,5132 Nilai Tunai Setiap Arus Kas Masuk (Rp) 90,91 165,28 225,39 341,50 248,36 338,70 102,64 1.512,72 Tabel 9 Skedul Amortisasi Pinjaman (Rp. 100 @ 12%) 3 Tahun Diamortisasi secara Tahunan (Perhitungan Dalam Rupiah ) Tahu (1) (2) (3) (4) n Pembayara n 0 1 2 3 41,64 41,64 41,64 124,92 Bunga (0,12) x (4)] 12,00 8,45 4,47 24,90 Pembayaran Pokok Pinjaman (1) (2)] 29,64 33,19 37,17 100,00 Sisa Saldo pada Akhir Tahun 100,00 70,36 37,17 =0 Tabel 2.10 Amortisasi Bulanan Pinjaman Rumah ( Rp 100 @ 12%) Selama 3 Tahun (360 Bulan) (Perhitungan Dalam Rupiah) 1Bula n 0 0 1 2 3 359 360 Pembayaran 1 Bunga (0,01) x (4)] Pembayaran Pokok Pinjaman Sisa Saldo pada Akhir Tahun 4 2 3 1.028,61 1.000,00 28,61 100.000,00 1.028,61 999,71 28,90 99.971,39 1.028,61 999,42 29,19 99.924,49 99.913,30 1.028,61 1.028,61 10,81 1.018,43 1.028,43 370.299,60 270.299,60 100.000,00 0 Sumber: Weston dan Copeland (1995:70), Edisi Bahasa Indonesia Keterangan: 0,01 atau 1% = (12% / 12), atau bunga bulanan Tabel 2.11 Perhitungan Bunga Majemuk 10% per Tahun Dengan Pemajemukan Setengah Tahun (Perhitungan Dalam Rupiah) Period e 1 2 Periode Jumlah Awal (Po) 1.000,00 1.050,00 (1+r) 1,05 1,05 Jumlah Akhir (FVr,n) 1.050,00 1.102,50 Sumber: Weston dan Copeland (1995:72), Edisi Bahasa Indonesia Keterangan: 0,5 = (10% / 2); FV = Future Value (Nilai masa mendatang); n = waktu atau periode Tabel 2.12 Pemajemukan Ganda (Multiple Compounding) Selama Satu Tahun Keterangan Tahunan FVr,1 Setengah-tahunan Kwartalan Bulanan Tingkat Bunga Po(1+r) Po[1+(r/2)] Po[1+(r/4)] Po[1+(r/12)] Nilai 1.1200.(p=1) 1.1236.(p=2) 1.1255.(p=4) 1.1268.(p=12) Harian Po[1+(r/365)] 1.1275.(p=365) Sumber: Weston dan Copeland (1995:73), Edisi Bahasa Indonesia Keterangan: P = 2 artinya pangkat dua; Po artinya pengeluaran (investasi) pd awal tahun; r = suku bunga Soal 2.1: PT ABC Perusahaan memiliki tiga anak perusahaan, masing-masing memiliki masalah dlm menentukan nilai uang terkait dg waktu. Data masing-masing anak perusahaan adalah sbb: PT ABC-1 Perusahaan memiliki dua jenis investasi yaitu proyek A senilai Rp 1.000 diperkirakan menghasilkan 8% per tahun, umur proyek 3 tahun. Proyek B investasi bernilai Rp 1.000, diperkirakan menghasilkan 1% untuk tahun pertama dan kedua, dan 22% untuk tahun ketiga. Saudara sbg ahli keuangan diminta menghitung: 1.Berapa rata-rata tingkat bunga selama tiga tahun kedua investasi tsb? 2.Investasi mana yg lebih menguntungkan? 3.Berapa return setiap proyek ... View Full Document

End of Preview

Sign up now to access the rest of the document