This preview has intentionally blurred parts. Sign up to view the full document

View Full Document

Unformatted Document Excerpt

SIMPOSIUM NASIONAL AKUNTANSI VI Surabaya, 16 17 Oktober 2003 PENGARUH MANAJEMEN LABA TERHADAP RETURN SAHAM DENGAN KUALITAS AUDIT SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI ALOYSIA YANTI ARDIATI Universitas Atma Jaya Yogyakarta Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh manajemen laba terhadap return saham perusahaan dengan kualitas audit sebagai variabel pemoderasi. Konsisten dengan penelitian sebelumnya, peneliti memperlakukan kualitas audit sebagai variabel dikotomi dan mengasumsikan KAP Big 5 lebih berkualitas daripada KAP non-Big 5. Manajemen laba yang diukur dengan akrual diskresioner diestimasi dengan menggunakan cross-sectional modified Jones (1991) model. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah: satu, pengaruh manajemen laba terhadap return saham lebih besar untuk perusahaan yang diaudit oleh KAP Big 5 dibandingkan dengan KAP Non-Big 5 dan dua, pengaruh manajemen laba terhadap return saham lebih besar untuk perusahaan yang mempunyai akrual diskresioner menurunkan laba dibandingkan dengan perusahaan yang mempunyai akrual diskresioner menaikkan laba. Hasil menunjukkan bahwa variabel aliran kas operasi, akrual diskresioner, akrual nondiskresioner dan interaksi antara variabel akrual diskresioner dengan KAP non-Big 5 secara statistis berpengaruh terhadap return saham perusahaan. Hasil ini menunjukkan bahwa hipotesis pertama yang menyatakan pengaruh manajemen laba terhadap return saham lebih besar untuk perusahaan yang diaudit oleh KAP Big 5 dibandingkan dengan KAP Non-Big 5 didukung. Hasil analisis mutivariat juga menunjukkan bahwa secara statistis tidak ada perbedaan antara perusahaan yang mempunyai akrual diskresioner menaikkan laba dengan perusahaan yang mempunyai akrual diskresioner menurunkan laba. Dengan demikian, null hypothesis tidak dapat ditolak atau dengan kata lain, hipotesis dua yang menyatakan pengaruh manajemen laba terhadap return saham lebih besar untuk perusahaan yang mempunyai akrual diskresioner menurunkan laba dibandingkan dengan perusahaan yang mempunyai akrual diskresioner menaikkan laba tidak dapat didukung Kata kunci: manajemen laba, akrual diskresioner, kualitas audit, income-increasing (decreasing). 1. PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Isu pada bagaimana pasar modal memproses informasi akuntasi, terutama laba dan komponennya, merupakan hal yang penting bagi partisipan pasar modal. Subramanyam (1996) menemukan bahwa akrual diskresioner ( discretionary accruals ) berhubungan dengan harga saham, laba yang akan datang dan aliran kas, dan menyimpulkan bahwa manajer memilih akrual untuk meningkatkan keinformatifan ( informativeness ) laba akuntansi. Disamping itu, akrual memungkinkan manager mengkomunikasikan informasi privat mereka dan oleh karena itu meningkatkan kemampuan laba untuk mencerminkan nilai ekonomis perusahaan.... View Full Document

End of Preview

Sign up now to access the rest of the document