6. LisMag - Medan Magnet dan Gaya Magnet
26 Pages

6. LisMag - Medan Magnet dan Gaya Magnet

Course Number: CHEMICAL E 004, Spring 2013

College/University: Universitas Indonesia

Word Count: 1435

Rating:

Document Preview

Sub Topik A • Muatan Listrik dan Medan Listrik • Hukum Gauss B • Potensial Listrik • Kapasitansi dan Dielektrik C • Arus Listrik, Resistansi dan Arus Searah D • Medan Magnet • Gaya Magnet E • Sumber Medan Magnet • Induksi Elektromagnetik F • Induktansi • Arus BolakBalik          Magnet, Magnetisme dan Medan Magnet Garis Medan Magnet dan Flukx Magnet Gerak Partikel Bermuatan dalam Medan...

Unformatted Document Excerpt
Coursehero >> Indonesia >> Universitas Indonesia >> CHEMICAL E 004

Course Hero has millions of student submitted documents similar to the one
below including study guides, practice problems, reference materials, practice exams, textbook help and tutor support.

Course Hero has millions of student submitted documents similar to the one below including study guides, practice problems, reference materials, practice exams, textbook help and tutor support.

Topik A • Sub Muatan Listrik dan Medan Listrik • Hukum Gauss B • Potensial Listrik • Kapasitansi dan Dielektrik C • Arus Listrik, Resistansi dan Arus Searah D • Medan Magnet • Gaya Magnet E • Sumber Medan Magnet • Induksi Elektromagnetik F • Induktansi • Arus BolakBalik          Magnet, Magnetisme dan Medan Magnet Garis Medan Magnet dan Flukx Magnet Gerak Partikel Bermuatan dalam Medan Magnet Gaya Magnet pada Partikel Bermuatan Konsekuensi Gaya Magnet pada Partikel Bermuatan Gaya Magnet pada Arus Listrik Gaya Magnet pada Loop berarus Motor Arus Searah Efek Hall Tujuan Instruksional Khusus A • Muatan Listrik dan Medan Listrik • Hukum Gauss B • Potensial Listrik • Kapasitansi dan Dielektrik    C • Arus Listrik, Resistansi dan Arus Searah D • Medan Magnet • Gaya Magnet E • Sumber Medan Magnet • Induksi Elektromagnetik F • Induktansi • Arus BolakBalik     Mendefinisikan sifat dasar magnet dan bagaiamana magnet berinteraksi dengan yang lain. Menentukan sifat dasar gaya dapat mengerakkan muatan dalam medan magnet. Menjelaskan perbedaan antara garis medan magnet dengan garis medan listrik. Menganalisa gerak partikel bermuatan dalam medan magnet. Menjelaskan aplikasi praktis medan magnet dalam fisika dan kimia. Menganalisa gaya magnet pada konduktor berarus. Menentukan karakteristik loop berarus dalam medan magnet Peta Konsep A •Magnet •Magnetisme •Medan Magnet B •Garis Medan Magnet •Flukx Magnet C •Gerak Partikel Bermuatan dalam Medan Magnet D E F Ampere meter Aplikasi •Partikel Bermuatan •Arus Listrik •Loop berarus •Motor Arus Searah •Efek Hall Loop Berarus Magnetismen & Medan Magnet Fluks Magnet Medan Magnet & Gaya Magnet Garus Medan Magnet Partikel bermuatan Gaya Magnet Kawat berarus MEDAN MAGNET BUMI A •Magnet •Magnetisme •Medan Magnet B •Garis Medan Magnet •Flukx Magnet C •Gerak Partikel Bermuatan dalam Medan Magnet D •Partikel Bermuatan •Arus Listrik •Loop berarus E •Motor Arus Searah F •Efek Hall GARIS MEDAN MAGNET A •Magnet •Magnetisme •Medan Magnet   B •Garis Medan Magnet •Flukx Magnet  C •Gerak Partikel Bermuatan dalam Medan Magnet D •Partikel Bermuatan •Arus Listrik •Loop berarus E •Motor Arus Searah F •Efek Hall  MEDAN MAGNET B adalah VEKTOR Garis medan magnet menunjukkan alur medan magnet Kerapatan garis menunjukkan besar medan magnet B Arah B pada suatu titik adalah arah garis singgung garis medan magnet FLUKS MAGNET A •Magnet •Magnetisme •Medan Magnet B •Garis Medan Magnet •Flukx Magnet C •Gerak Partikel Bermuatan dalam Medan Magnet D •Partikel Bermuatan •Arus Listrik •Loop berarus E •Motor Arus Searah F •Efek Hall φ = ∫ B .dA = ∫ B cos φ dA φ = ∫ B.dA = 0 GAYA LORENTZ A •Magnet •Magnetisme •Medan Magnet B •Garis Medan Magnet •Flukx Magnet C •Gerak Partikel Bermuatan dalam Medan Magnet D E •Motor Arus Searah F •Efek Hall Muatan q berada dalam medan magnet •Partikel Bermuatan •Arus Listrik •Loop berarus   q diam  tidak ada pengaruh  q bergerak  akan berbelok arah  Jika ada muatan q yang bergerak dengan kecepatan v dalam suatu medan magnetik B, maka terdapat gaya magnet F :   F = qv × B F = qvB sin φ GAYA MEGNET A •Magnet •Magnetisme •Medan Magnet B •Garis Medan Magnet •Flukx Magnet C D •Partikel Bermuatan •Arus Listrik •Loop berarus E •Motor Arus Searah F •Efek Hall F = 0 jika v = 0 atau v sejajar B F max jika v tegaklurus B Satuan B : Tesla, weber/m2, gauss 1 Tesla = 104 gauss •Gerak Partikel Bermuatan dalam Medan Magnet       F = qv × B Contoh soal A •Magnet •Magnetisme •Medan Magnet B •Garis Medan Magnet •Flukx Magnet C •Gerak Partikel Bermuatan dalam Medan Magnet D •Partikel Bermuatan •Arus Listrik •Loop berarus E •Motor Arus Searah F •Efek Hall   Sebuah medan magnet uniform yang mengarah secara horisontal dari selatan ke utara sebesar 1,5 T. Jika sebuah proton yang tenaganya 5 MeV bergerak dalam arah vertikal menuju ke bawah melalui medan ini, berapakah gaya yang bekerja pada proton? Muatan q = - 2,64 nC dengan kecepatan 2,75 x 106 i m/s. Tentukan gaya magnet pada muatan jika medan magnet :  B = 0,48 T j  B = 0,65 T i + 0,65 T k GAYA MAGNET PADA KAWAT BERARUS A •Magnet •Magnetisme •Medan Magnet B •Garis Medan Magnet •Flukx Magnet C •Gerak Partikel Bermuatan dalam Medan Magnet D •Partikel Bermuatan •Arus Listrik •Loop berarus E •Motor Arus Searah F •Efek Hall  Jika kawat berarus berada dalam medan magnetik maka akan mengalami gaya magnetik  F = i × B GAYA MAGNET PADA KAWAT BERARUS A •Magnet •Magnetisme •Medan Magnet B •Garis Medan Magnet •Flukx Magnet C •Gerak Partikel Bermuatan dalam Medan Magnet D •Partikel Bermuatan •Arus Listrik •Loop berarus E •Motor Arus Searah F •Efek Hall   F = 0 jika I = 0 atau I sejajar B F max jika I tegaklurus B  F = iB φ F sin = i × B MOMEN GAYA (TORSI) PADA LOOP BERARUS B   F pada segmen kawat 1 dan 3 = 0 F pada segmen kawat 2 dan 4 max , sama besar dan berlawanan arah, yaitu : F1 = F2 = IaB  A •Magnet •Magnetisme •Medan Magnet F1 dan F2 membentuk momen gaya/torsi t : •Garis Medan Magnet •Flukx Magnet C •Gerak Partikel Bermuatan dalam Medan Magnet D •Partikel Bermuatan •Arus Listrik •Loop berarus τ = F1 b = F2 b = Ia b B 2 2 2 τ tot = 2 Ia b B = IabB = IAB 2  τ = iA × B  E •Motor Arus Searah F •Efek Hall TORSI PADA LOOP BERARUS A •Magnet •Magnetisme •Medan Magnet B •Garis Medan Magnet •Flukx Magnet C •Gerak Partikel Bermuatan dalam Medan Magnet D •Partikel Bermuatan •Arus Listrik •Loop berarus E •Motor Arus Searah F •Efek Hall  Momen gaya dapat juga ditulis :   τ = iA × B  Momen dipol magnetik (μ)   µ = iA = NiA  Satuan SI m : Ampere-meter2 (A.m2) Aplikasi : Galvanometer A •Magnet •Magnetisme •Medan Magnet B •Garis Medan Magnet •Flukx Magnet C •Gerak Partikel Bermuatan dalam Medan Magnet D •Partikel Bermuatan •Arus Listrik •Loop berarus E •Motor Arus Searah F •Efek Hall Contoh soal A •Magnet •Magnetisme •Medan Magnet B •Garis Medan Magnet •Flukx Magnet C •Gerak Partikel Bermuatan dalam Medan Magnet D •Partikel Bermuatan •Arus Listrik •Loop berarus E •Motor Arus Searah F •Efek Hall  Kumparan kawat berbentuk lingkaran 20 lilitan terletak pada medan magnet homogen 0,5 T demikian rupa sehingga bidang normal terhadap bidang kumparan membentuk sudut 60° terhadap B. Jari-jari kumparan 4 cm dan dialiri arus 3 A. Tentukan besar:  Momen magnet  Momen gaya PEMILIH KECEPATAN A •Magnet •Magnetisme •Medan Magnet  B •Garis Medan Magnet •Flukx Magnet  C •Gerak Partikel Bermuatan dalam Medan Magnet D •Partikel Bermuatan •Arus Listrik •Loop berarus E •Motor Arus Searah F •Efek Hall Muatan dilewatkan pada sebuah medan magnetik dan medan listrik sehingga mengalami gaya magnet dan gaya listrik Jika kedua gaya sama besar dan berlawanan arah, maka muatan akan tetap berjalan lurus (tidak dibelokkan) E v= qE = qvB B SIKLOTRON A •Magnet •Magnetisme •Medan Magnet B •Garis Medan Magnet •Flukx Magnet C •Gerak Partikel Bermuatan dalam Medan Magnet D •Partikel Bermuatan •Arus Listrik •Loop berarus E •Motor Arus Searah F •Efek Hall   Muatan bergerak dalam B mengalami pembelokan arah, sehingga membentuk lintasan lingkaran. Gaya magnet = gaya sentripetal. mv 2 qvB = R mv R= qB mv 2π 2πR qB 2πm = = T= v v qvB SPEKTROMETER MASSA A •Magnet •Magnetisme •Medan Magnet   B •Garis Medan Magnet •Flukx Magnet C •Gerak Partikel Bermuatan dalam Medan Magnet D •Partikel Bermuatan •Arus Listrik •Loop berarus E •Motor Arus Searah F •Efek Hall Alat yang dapat mengukur perbandingan massa dan muatan. Mirip dengan gabungan dari pemilih kecepatan dan siklotron mv m rB0 Bin r= = B0 q E q E v= Bin EFEK HALL A •Magnet •Magnetisme •Medan Magnet B •Garis Medan Magnet •Flukx Magnet C •Gerak Partikel Bermuatan dalam Medan Magnet D •Partikel Bermuatan •Arus Listrik •Loop berarus E •Motor Arus Searah F •Efek Hall   Konduktor diberi dalam medan listrik dan medan magnet, muatan pada konduktor mengalami polarisasi akibat gaya magnet. Polarisasi muatan menghasilkan beda potensial : tegangan Hall CRT (CATHODE RAY TUBE) A •Magnet •Magnetisme •Medan Magnet B •Garis Medan Magnet •Flukx Magnet C •Gerak Partikel Bermuatan dalam Medan Magnet D •Partikel Bermuatan •Arus Listrik •Loop berarus E •Motor Arus Searah F •Efek Hall CONTOH SOAL A •Magnet •Magnetisme •Medan Magnet B •Garis Medan Magnet •Flukx Magnet C •Gerak Partikel Bermuatan dalam Medan Magnet D Lempeng logam lebar 2 cm dan tebal 0,1 cm mengalirkan arus 20 A dalam medan magnet 2 T. Ggl Hall terukur 4,27 mV. Tentukan :  Kecepatan drift elektron  Densitas jumlah pembawa  Muatan dalam lempeng •Partikel Bermuatan •Arus Listrik •Loop berarus E F  B a b •Motor Arus Searah •Efek Hall I 0,1 cm 2 cm Contoh soal A •Magnet •Magnetisme •Medan Magnet B •Garis Medan Magnet •Flukx Magnet C •Gerak Partikel Bermuatan dalam Medan Magnet D •Partikel Bermuatan •Arus Listrik •Loop berarus E •Motor Arus Searah F •Efek Hall  Sebelum memasuki spektrometer massa, ion melewati pemilih kecepatan yang terdiri dari 2 pelat sejajar yang terpisah sejarak 2 mm dan memiliki beda potensial 160 V. Medan magnetik antara pelat adalah 0,42 T. Medan magnetik dalam spektrometer massa ialah 1,2 T. Tentukan :  Kecepatan ion yang memasuki spektrometer massa.  Beda diameter orbit ion 238U dan 235U yang terionisasi tunggal, massa ion 3,903 x 10-25 kg A •Magnet •Magnetisme •Medan Magnet B •Garis Medan Magnet •Flukx Magnet C •Gerak Partikel Bermuatan dalam Medan Magnet D •Partikel Bermuatan •Arus Listrik •Loop berarus E •Motor Arus Searah F •Efek Hall
MOST POPULAR MATERIALS FROM CHEMICAL E 004
OTHER RELATED MATERIALS