ASPEK MANAJEMEN MISTER COFFE
8 Pages

ASPEK MANAJEMEN MISTER COFFE

Course Number: ECON 101, Spring 2013

College/University: UNIKA Soegijapranata

Word Count: 1099

Rating:

Document Preview

STUDI KELAYAKAN BISNIS ASPEK MANAJEMEN Kelompok 6 : 1. Wawan (10.60.0135) 2. Dina (10.61.0027) 3. Retha (10.61.0007) 4. Ratna Dewi (10.61.0008) 5. Mariana (10.61.0003) UNIVERSITAS SOEGIJAPRANATA AKUNTANSI SORE Komitmen Mister Coffe: Memproduksi produk halal yang terbaik dan teraman untuk dikonsumsi. Meningkatkan produktivitas dan daya saing melalui pengembangan produk dan suasana cafe yang nyaman...

Unformatted Document Excerpt
Coursehero >> Other International >> UNIKA Soegijapranata >> ECON 101

Course Hero has millions of student submitted documents similar to the one
below including study guides, practice problems, reference materials, practice exams, textbook help and tutor support.

Course Hero has millions of student submitted documents similar to the one below including study guides, practice problems, reference materials, practice exams, textbook help and tutor support.

KELAYAKAN STUDI BISNIS ASPEK MANAJEMEN Kelompok 6 : 1. Wawan (10.60.0135) 2. Dina (10.61.0027) 3. Retha (10.61.0007) 4. Ratna Dewi (10.61.0008) 5. Mariana (10.61.0003) UNIVERSITAS SOEGIJAPRANATA AKUNTANSI SORE Komitmen Mister Coffe: Memproduksi produk halal yang terbaik dan teraman untuk dikonsumsi. Meningkatkan produktivitas dan daya saing melalui pengembangan produk dan suasana cafe yang nyaman Aspek Manajemen pada Mister Coffe Aspek manajemen Mister Coffe disini meliputi POAC, yaitu Planing, Organizing, Actuating, Controling. Perencanaan ( planning ) Perencanaan adalah penentuan awal dari segala sesuatu sebelum dilakukan kegiatankegiatan dan aktifitas yang akan dilaksanakan. Dan dalam usaha kami ini hal pertama yang akan kami rencanakan adalah: 1. Mendapat modal yang cukup untuk menjalankan usaha ini. Dengan perhitungan biaya-biaya yang mungkin akan dikeluarkan untuk setiap kegiatan, modal yang kami peroleh secara garis besar berasal dari modal pribadi dan pinjaman dari BANK. 2. Mencari lokasi yang strategis. Pemilihan lokasi yang akan kami pilih adalah lokasi yang dekat dengan pelanggan dan dekat dengan SDM, maka lokasi yang kami rencanakan adalah di Jl.Tri Lomba Juang no 10, karena disana dekat dengan pusat kota dan dekat dengan kampus. 3. Membutuhkan 7 orang pekerja untuk mengoperasikan usaha ini yaitu : Manajer : Hanya satu orang (Pemilik Cafe) Koki : Hanya satu orang Pembuat minuman : Hanya satu orang Kasir : Hanya satu orang Pelayan : Dua orang Tukang cuci : Hanya satu orang 4. Mendapatkan supliyer yang memberikan harga yang murah dan produk yang berkualitas. Kami nantinya akan mengambil bahan baku dari seorang agen kopi yang dapat dipercaya sehingga kerjasama dapat berjalan dengan baik dan usaha kami dapat berjalan dengan lancar.. 5. Menyiapkan peralatan yang dibutuhkan untuk proses produksi seperti, kompor gas, penggorengan, dispenser, coffe maker, blender dan freezer. 6. Usaha ini akan kami jalankan pada akhir tahun ini, yaitu bulan Desember. Dengan luas lokasi 300m2 ????????????????????????? 7. Target produksi yang akan kami tetapkan perhari adalah 50 gelas kopi/ hari. 8. Perencanaan yang kami rencanakan adalah jangka panjang, meraih keuntungan dengan mempertahankan pelanggan dan inovasi produk. Bentuk- bentuk perencanaan Mister Coffe adalah: 1. Tujuan ( objective ) Mempercepat waktu proses produksi dan penempatan pekerja pada posisinya masing-masing dan kemudian secepatnya mengenalkannya ke masyarakat hingga melakukan transaksi dan proses penjualan dan memperoleh laba. 2. Kebijakan ( policy ) Memberikan kebijakan kepada karyawan seperti memberikan gaji tunjangan. 3. Strategi ( strategy ) Strategi Mister Coffe dalam bidang produksi adalah mengoptimalkan tenaga kerja dengan tepat agar produk dan layanan yang dihasilkan juga optimal dan mendapat supliyer yang lebih murah dengan produk yang berkualitas. 4. Prosedur ( procedure ) Mister Coffe mengutamakan prinsip kerjasama antara sesama karyawan. Sehingga dapat menimbulkan hubungan yang erat dari semua bagian namun tetap bertanggung jawab. 5. Peraturan (Rule) Mister Coffe memiliki peraturan khusus yang harus ditepati yaitu datang tepat waktu dan mengikuti jadwal masuk kerja yang sudah ditentukan dan disetujui semua karyawan. Pengorganisasian ( organising ). Organisasi adalah segala sesuatu yang dibuat dengan sengaja, rasional, dan mencari tujuan terbaik, yaitu keefektifan. STRUKTUR ORGANISASI PEMILIK KOKI PEMBUAT MINUMAN PELAYAN TUKANG CUCI KASIR Tugas pemilik : 1 Menkoordinasi dan mengawasi jalannya usaha Mister Coffe. 2 Sebagai pengambil keputusan tertinggi dalam usaha Mister Coffe. 3 Bertanggungjawab penuh dalam pelaksanaan aktifitas usaha. 4 Bertanggungjawab terhadap hasil penjualan produk. 5 Membina dan memelihara hubungan baik dengan suplier dan karyawan. 6 Menerima masukan dan menyaring masukan-masukan tersebut untuk bahan dalam pengembangan usaha. 7 Selalu memberikan motivasi kepada karyawan. 8 Menggantikan tugas karyawan yang sedang libur. Tugas Koki : 1 Memasak sesuai ketentuan dan prosedur masak Mister Coffe. 2 Menggunakan bahan-bahan dengan takaran sesuai dengan resep pembuatan makanan Mister Coffe dan menjaga kebersihan makanan. 3 Menyajikan makanan yang berkualitas dan layak untuk dimakan dan menyajikannya dengan tepat waktu. 4 Membina dan memelihara hubungan baik karyawan. Tugas dengan Pembuat Minuman : 1 Membuat minuman sesuai ketentuan dan prosedur Mister Coffe. 2 Menggunakan bahan-bahan dengan takaran sesuai dengan resep Mister Coffe dan menjaga kebersihan minuman. 3 Menyajikan minuman yang berkualitas dan layak untuk diminum dan menyajikannya dengan tepat waktu. 4 Membina dan memelihara hubungan baik dengan karyawan. Tugas Pelayan : 1 Melayani pelanggan dengan baik, ramah, senyum dan salam. 2 Mengantarkan pesanan sesuai dengan pesanan pelanggan dengan tepat dan cepat. 3 Membina dan memelihara hubungan baik dengan karyawan. Tugas Tukang cuci : 1 Mencuci semua peralatan yang kotor dengan bersih. 2 Membina dan memelihara hubungan baik dengan karyawan. Tugas Kasir : 1 Melayani pelanggan dengan baik, ramah, senyum dan ucapan terimakasih. 2 Menghitung nota penjualan dengan benar, teliti, cepat dan jujur. 3 Menjaga kas dengan baik. 4 Membina dan memelihara hubungan baik dengan karyawan. Pergerakan ( Actuiting ) Mendasarkan pada fungsi pergerakan yaitu membahas bagaimana sumber daya yang dimiliki organisasi dapat diarahkan oleh manager secara konsisten menjalankan apa yang telah ditetapkan dan direncanakan. Penekanan yang kami lakukan nantinya adalah dengan memberikan: 1. Motivasi kepada karyawan dengan cara : Kami memberikan hukuman yang sesuai untuk karyawan : Hal ini kami lakukan agar karyawan tidak melakukan aktivitas atau pekerjaan lain di lingkungan pekerjaanya, tentu dengan ini mereka akan mengoptimalkan pekerjaan dan tugasnya pada lingkungan kerja saja. Tunjangan upah yang bersaing : Upah yang diberikan standar dengan usaha-usaha cafe lain dan sesuai dengan posisi dan tugasnya masing-masing, hal ini dapat menimbulkan pemikiran positif para pekerja karena mereka merasa bahwa pekerjaanya dihargai dan layak sesuai dengan kewajiban yang mereka lakukan. pembayaran gaji tepat waktu : pembayaran gaji tepat waktu sangat penting bagi karyawan karena mereka akan merasa dihargai dengan mendapatkan haknya tepat waktu. kepuasan kerja dengan fasilitas ruangan seperti adanya tempat sholat bagi karyawan Mister Coffe. 2. Melakukan hubungan baik dengan pihak-pihak terkait seperti : Kami membuat hubungan yang dekat dengan pelanggan dengan memberikan pelayanan yang baik. Kami membuat hubungan yang baik dengan pemasok, yaitu dengan melakukan pembayaran tepat waktu dan meningkatkan penjualan untuk masa yang akan datang. Membuat hubungan baik dengan kreditur dengan ketepatan membayar hutang. Membuat hubungan baik dengan masyarakat sekitar dengan tidak melakukan pencemaran atau kerusakan lingkungan. 3. Kepemimpinan yang baik. Kepemimpinan adalah proses dalam mengarahkan dan memengaruhi para anggota dalam hal berbagai aktivitas yang harus dilakukan. untuk itu kami memiliki pemimpin yang memiliki kriteria sebagai berikut : 1. Pemimpin yang cerdas, pintar, bersifat terbuka, dan memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi. 2. Pemimpin yang mampu membawa anggotanya bersama-sama untuk mencapai tujuan. 3. Pemimpin yang memiliki tindakan dan perilaku yang layak. 4. Pemimpin yang mampu berkomunikasi dengan baik dengan tim kerja, mengajak karyawan senantiasa memelihara kebersamaan dan saling pengertian sehingga komunikasi yang ada terpelihara dengan baik. Pengawasan ( Controlling ) Pengawasan adalah proses dalam menetapkan ukuran kinerja dan pengambilan tindakan yang dapat mendukung pencapaian hasil yang diharapkan sesuai dengan kinerja yang telah ditetapkan tersebut. Pengawasan yang kami lakukan untuk menetapkan tujuan kami adalah 1. Adaptasi dengan lingkungan : melakukan adaptasi dengan setiap perubahan yang mungkin terjadi. Dengan cara mempertahankan standar penjualan. Jika memang terdapat pesaing maka kami mengambil langkah dengan cara menurunkan harga dengan kualitas yang sama atau dengan meningkatkan pelayanan atau fasilitas Mister Coffe untuk mempertahankan pelanggan. 2. Meminimumkan kegagalan : melakukan pengawasan terhadap jumlah produksi yang akan dihasilkan dan mengoptimalkan hasil kerja karyawan. 3. Meminimumkan biaya : dengan tercapainya hasil target yang diperoleh, maka pengeluaran biaya tergolong efektif, dan melakukan pengawasan bahwa karyawan tidak menyalahgunakan waktu yang diberikan. Dengan pemberian istirahat pada jam-jam makan dan sholat. Dengan begitu waktu akan efektif dihasilkan akan efisien. dan jumlah produksi yang
MOST POPULAR MATERIALS FROM ECON 101
MOST POPULAR MATERIALS FROM ECON
MOST POPULAR MATERIALS FROM UNIKA Soegijapranata