CASE 46 TIMKEN - CASE 46 THE TIMKEN COMPANY Tahun 2002 Timken Company mengakuisisi Torrington Company dari Ingersoll-Rand Akuisisi ini membuat Timken

CASE 46 TIMKEN - CASE 46 THE TIMKEN COMPANY Tahun 2002...

This preview shows page 1 - 5 out of 25 pages.

CASE 46 THE TIMKEN COMPANY Tahun 2002, Timken Company mengakuisisi Torrington Company dari Ingersoll-Rand. Akuisisi ini membuat Timken menjadi pemimpin dalam bearing industry dengan mengkombinasikan pengalamannya dalam mengembangkan bearing manufacturing selama lebih dari 100 tahun. Karena kedua perusahaan ini mempunyai banyak pelanggan yang sama tetapi hanya menyediakan ragam produk yang terbatas, konsumen mengharapkan tim penjualan Timken dapat menawarkan produk-produk uang sesuai dengan kebutuhannya. Dengan akuisisi ini, estimasi biaya konsolidasi fasilitas dan proses manufaktur yang harus ditanggung oleh Timken setiap tahunnya dapat bekurang hingga lebih dari $ 80 juta. Bearing Industry Terdapat berbagai macam bearing berdasarkan ukuran dan spesifikasi produknya, dimulai dari ruang shuttles ke peralatan rumah, otomotif, dentist drill (bor gigi), roller skates , dan computer disk drive . Pada tahun 2001, AS mempekerjakan ball dan roller bearing lebih dari 33.000 pekerja. Sementara itu, bearing industry menemui masa-masa sulit. Kebijakan industri baja tidak mempertimbangkan keuntungan dari industri baja, sebagai produk baja kedua, pertengahan produksi rantai. Karena bearing merupakan komponen militer, mesin, dan perlengkapan penting, pemerintah federal menjadi konsumen terbesarnya. Akan tetapi, competitor dari luar negeri menjual bearing dengan harga yang lebih murah. Kompetisi ini membuat perusahaan-perusahaan di AS melakukan illegal dumping . Pengiriman produk ball dan roller bearings terus meningkat selama tahun 1990-an, puncaknya tahun 1998 sebesar lebih dari $ 5.8 miliar. Tahun 1999 dan 2000 relatif tinggi, tetapi tahun 2001 terjadi penurunan tajam hingga $ 5.3 miliar, paling rendah sejak tahun 1995. karena resesi ekonomi dan serangan teroris tanggal 11 September 2001. Pada tahun 2003, penjualan naik sebesar 2-3%. Penjualan bearing naik 6.5% tahun 2005 ke $ 42 miliar. Produsen industri ini adalah Timken, SKF, dan NSK, Ltd. (Exhibit 1 & Exhibit 2)
Image of page 1
Image of page 2
Timken Company Pada tahun 1898, veteran St. Louis carriage-maker Henry Timken mematenkan disain untuk tapered roller bearings ( bearing dengan sepasang concentric ring ) untuk memfasilitasi motion of carriage axles . Pada tahun yang sama, Timken dan anaknya, William dan Henry (H.H.), menemukan Timken Roller Bearing Axle Company, menjadi titik awal dari manufaktur global untuk engineer bearing , campuran baja khusus, dan komponen terkait. Tahun 1902, perusahaan pindah ke Canton, Ohio, sehingga dekat dengan Steelwork di Pittsburgh, Pennsylvania, dan pabrik otomotif di Buffalo, New York, Cleveland, Ohio, dan Detroit, Michigan. Tahun 1908, Timken mengeluarkan Ford Model T. Tahun 1917, perusahaan mulai membuat bearing semdiri dari baja. Harga saham Timken dijual ke publik tahun 1922. Perang Dunia ke II membuat peningkatan permintaan untuk produk Timken, dan perusahaan membuka pabrik baru. Anaknya H.H. Timken, W. Robert Timken, menjadi presiden di tahun 1960 dan menjadi ketua tahun 1968. Perusahaan kembali
Image of page 3
tumbuh selama tahun 1960-an, saat membuka cabang baru di Brazil dan Perancis. Tahun 1970, perusahaan mengadopsi nama Timken Company hingga sekarang, dan W.R. Timken Jr., cucu dari pendiri Timken, diangkat
Image of page 4
Image of page 5

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 25 pages?

  • Summer '14

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture