SNI_CAHYABU - SNI 03-6575-2001 Kembali Tata cara...

Info icon This preview shows pages 1–3. Sign up to view the full content.

View Full Document Right Arrow Icon
SNI 03-6575-2001 1 dari 32 Tata cara perancangan sistem pencahayaan buatan pada bangunan gedung. 1. Ruang lingkup. 1.1. Petunjuk teknis sistem pencahayaan buatan dimaksudkan untuk digunakan sebagai pegangan bagi para perancang dan pelaksana pembangunan gedung didalam merancang sistem pencahayaan buatan dan sebagai pegangan bagi para pemilik/pengelola gedung didalam mengoperasikan dan memelihara sistem pencahayaan buatan. 1.2. Agar diperoleh sistem pencahayaan buatan yang sesuai dengan syarat kesehatan, kenyamanan, keamanan dan memenuhi ketentuan yang berlaku untuk bangunan gedung. 1.3. Standar ini mencakup persyaratan minimal sistem pencahayaan buatan dalam bangunan gedung. 2. Acuan. a). National Electric Code (NEC). b). Illuminating Engineering Society (IES). c). International Electrotechnical Commission (IEC). d). Australian Standard. 3. Istilah dan definisi. 3.1 armatur rumah lampu yang digunakan untuk mengendalikan dan mendistribusikan cahaya yang dipancarkan oleh lampu yang dipasang didalamnya, dilengkapi dengan peralatan untuk melindungi lampu dan peralatan pengendali listrik. 3.2 balast alat yang dipasang pada lampu TL dan lampu pelepasan gas untuk membatasi arus listrik dalam pengoperasian lampu-lampu tersebut. 3.3 koefisien depresiasi perbandingan antara tingkat pencahayaan setelah jangka waktu tertentu dari instalasi pencahayaan digunakan terhadap tingkat pencahayaan pada waktu instalasi baru. 3.4 koefisien penggunaan perbandingan antara fluks luminus yang sampai di bidang kerja terhadap fluks luminus yang dipancarkan oleh semua lampu. Kembali
Image of page 1

Info iconThis preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

View Full Document Right Arrow Icon
SNI 03-6575-2001 2 dari 32 3.5 renderasi warna efek psikofisik suatu sumber cahaya atau lampu terhadap warna obyek-obyek yang diterangi, dinyatakan dalam suatu angka indeks yang diperoleh berdasarkan perbandingan dengan efek warna sumber cahaya referensi pada kondisi yang sama. 3.6 rentang efikasi rentang angka perbandingan antara fluks luminus dengan daya listrik masukan (lumen/watt). 3.7 rugi-rugi balast rendemen atau kehilangan daya listrik (dalam watt) akibat pemasangan balast . 3.8 tingkat pencahayaan tingkat pencahayaan pada bidang kerja. 3.9 umur individual teknik sejumlah jam menyala setelah satu lampu mengalami kegagalan. 3.10 umur minimum umur lampu yang digariskan oleh pabrik, sebagai contoh lampu projektor bioskop. 3.11 umur pelayanan umur lampu setelah fluks luminus turun pada suatu tingkat dimana lampu tersebut masih mengkonsumsikan daya listrik secara penuh. 3.12. umur rata-rata umur teknis rata-rata dari suatu kelompok lampu. 3.13 umur rata-rata pengenal umur lampu setelah 50% dari suatu kelompok lampu mengalami kegagalan yang diuji pada laboratorium yang dikontrol kondisi kerjanya. 4. Kriteria Perancangan. 4.1. Tingkat Pencahayaan. 4.1.1. Perhitungan Tingkat Pencahayaan. a). Tingkat Pencahayaaan Rata-rata (E rata-rata ).
Image of page 2
Image of page 3
This is the end of the preview. Sign up to access the rest of the document.

{[ snackBarMessage ]}

What students are saying

  • Left Quote Icon

    As a current student on this bumpy collegiate pathway, I stumbled upon Course Hero, where I can find study resources for nearly all my courses, get online help from tutors 24/7, and even share my old projects, papers, and lecture notes with other students.

    Student Picture

    Kiran Temple University Fox School of Business ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    I cannot even describe how much Course Hero helped me this summer. It’s truly become something I can always rely on and help me. In the end, I was not only able to survive summer classes, but I was able to thrive thanks to Course Hero.

    Student Picture

    Dana University of Pennsylvania ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    The ability to access any university’s resources through Course Hero proved invaluable in my case. I was behind on Tulane coursework and actually used UCLA’s materials to help me move forward and get everything together on time.

    Student Picture

    Jill Tulane University ‘16, Course Hero Intern