CETAK BIRU TRANSPORTASI PENYEBERANGAN.pdf - DEPARTEMEN...

Info icon This preview shows pages 1–5. Sign up to view the full content.

View Full Document Right Arrow Icon
1 DEPARTEMEN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT Direktorat Lalu lintas Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan Jalan Medan Merdeka Barat No 8 Jakarta 10110
Image of page 1

Info icon This preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

View Full Document Right Arrow Icon
1. Cetak Biru Pengembangan Pelabuhan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan: a. Pola pengembangan pelabuhan angkutan sungai, danau dan penyeberangan; b. Arah pengembangan pelabuhan angkutan sungai, danau dan penyeberangan; c. Kebutuhan dan penyediaan kapasitas pelabuhan angkutan sungai, danau dan penyeberangan; d. Kebijakan, strategi dan tahapan irnplementasi. 2. Cetak Biru Pengembangan Jaringan Pelayanan Lalu-Lintas Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan: a. Pola pengembangan jaringan pelayanan lalu-lintas angkutan sungai, danau dan penyeberangan; b. Arah pengembangan jaringan pelayanan lalu-lintas angkutan sungai, danau dan penyeberangan; c. Struktur dan elemen pengembangan jaringan pelayanan lalu lintas angkutan sungai, danau dan penyeberangan; d. Penentuan koridor, aligment dan kapasitas pelayanan lalu lintas angkutan sungai, danau dan penyeberangan, e. Kebijakan, strategi dan tahapan irnplementasi 3. Cetak Biru Pengembangan Armada Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan Nasional: a. Prakiraan permintaan jasa angkutan sungai, danau dan penyeberangan; b. Prakiraan kebutuhan kapasitas angkut orang dan barang c. Prakiraan penambahan kapasitas armada d. Skenario pilihan teknologi dan standarisasi e. Kebijakan, strategi dan tahapan irnplementasi 2
Image of page 2
UU no.17 Tahun 2008 tentang Pelayaran: Pasal 22, ayat 1: Angkutan penyeberangan merupakan angkutan yang berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan jaringan jalan atau jaringan jalur kereta api yang dipisahkan oleh perairan untuk mengangkut penumpang dan kendaraan beserta muatannya Pasal 24: Angkutan penyeberangan juga dapat berfungsi untuk melayani angkutan di perairan untuk daerah masih tertinggal dan/atau wilayah terpencil. Tatanan Kepelabuhanan Nasional adalah suatu sistem kepelabuhanan yang memuat peran, fungsi, jenis, hierarki pelabuhan, Rencana Induk Pelabuhan Nasional dan lokasi pelabuhan intra dan antar moda serta keterpaduan dengan sektor lainnya (Ketentuan Umum no.15) Pelabuhan Utama (Ketentuan Umum no.17) Pelabuhan Pengumpul (Ketentuan Umum no.18) Pelabuhan Pengumpang (Ketentuan Umum no.19) 3
Image of page 3

Info icon This preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

View Full Document Right Arrow Icon