GOOD GOVERNANCE.doc - 1 BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Dalam pembukaaan UUD 1945 para pendiri negara(the Founding Father telah merumuskan cita-cita

GOOD GOVERNANCE.doc - 1 BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang...

This preview shows page 1 - 3 out of 59 pages.

BAB. I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Dalam pembukaaan UUD 1945, para pendiri negara ( the Founding Father ) telah merumuskan cita-cita luhur bangsa Indonesia sebagaimana yang tercantum dalam alinea kedua “ dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa menghantarkan rakyat Indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaan Nagara Indonesia yang merdeka, bersatu, adil, dan makmur ” kemudia pada alinea keempat juga menyebutkan bahwa “ kemudian dari pada itu untuk membentuk suatu pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah dara Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan kedilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia, yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia ”. Kedua rumusan tersebut, secara mendasar merupakan landasan filosofis kepemerintahan yang baik dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia Dalam dekade abad ke-20 sejak era pemerintahan orde lama hingga era pemerintahan orde baru bahkan pada era reformasi, penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang tidak berlandaskan pada filosofis kepemerintahan yang baik. Pada era orde lama kekuasaan ditangan presiden Soekarno yang digelar Pemimpin Besar Revolusi, terjadi 1
Image of page 1
pemerintahan yang concentric, autocratic, eksekutif cenderung lebih kuat dari legislatif yang berujung dengan terjadinya pemberontakan G30S PKI yang dekenal dengan peristiwa penculikan tujuh jenderal ankatan darat pada tanggal 30 September 1965 dan kemudian muncul Tritura yang mengakibatkan terbitnya Surat Perintah 11 Maret 1965 (Supersemar) dari Presiden Soekarno kepada Panglima Kostrad Mayor Jednderal TNI Soeharto untuk mengendalikan situasi pada saat itu yang berujung dengan pengangkatan Letnan Jenderal TNI Soeharto sebagai Pejabat Presiden RI menggantikan Sokarno kerena pertanggungjawabannya (dengan piadatonya yang berjudul Nawaksara) didepan MPRS tidak diterima. Sejak itu mulailah era orde baru diamana kekuasaan berada ditangan Soeharto dalam kedudukannya sebagai Presiden RI ke-2. Pada awal-awal pemerintahannya terjadi peningkatan kesejahteraan rakyat pembangunan bangsa terutama dalam mengatasi krisis politik dan ekonomi di tahun 1965/1966.
Image of page 2
Image of page 3

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 59 pages?

  • Fall '17
  • DINA

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

Stuck? We have tutors online 24/7 who can help you get unstuck.
A+ icon
Ask Expert Tutors You can ask You can ask You can ask (will expire )
Answers in as fast as 15 minutes