{[ promptMessage ]}

Bookmark it

{[ promptMessage ]}

--hestytungg-373-11-babii.pdf

--hestytungg-373-11-babii.pdf - BAB II TELAAH PUSTAKA 2.1...

Info icon This preview shows pages 1–4. Sign up to view the full content.

View Full Document Right Arrow Icon
6 BAB II TELAAH PUSTAKA 2.1. Pengertian Financial Distress (Kebangkrutan) Kesehatan suatu perusahaan bisa digambarkan dari titik sehat yang paling \ ekstrem sampai ke titik tidak sehat yang paling ekstrem. Dimana kesulitan keuangan jangka pendek bersifat sementara dan belum begitu parah. Tetapi kesulitan tersebut bila tidak ditangani bisa berkembang menjadi kesulitan tidak solvabel ( utang lebih besar dibanding aset ) / kebangkrutan. Apabila perusahaan telah mencapai titik dimana keuangan perusahaan tidak solvabel / kebangkrutan, hanya ada dua pilihan perusahaan harus dilikuidasi atau di reorganisasi. Financial Distress (Kebangkrutan) adalah keadaan dimana perusahaan mengalami kesulitan keuangan yang sangat parah sehingga perusahaan tidak dapat menjalankan kegiatan operasional perusahaan dengan baik. Dapat dikatakan kebangkrutan merupakan kegagalan perusahaan dalam menjalankan operasi dan dalam menghasilkan laba. Kebangkrutan sebagai kegagalan didefinisikan dalam beberapa arti, yaitu 1. Kegagalan dalam arti ekonomi berarti bahwa perusahaan kehilangan pendapatan yang membuat perusahaan tidak mampu menutup biaya sendiri. 2. Kegagalan keuangan dapat diartikan sebagai insolvensi. Ada dua macam Insolvensi yaitu :
Image of page 1

Info icon This preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

View Full Document Right Arrow Icon
7 1) Insolvensi teknis Perusahaan dianggap gagal ketika kewajiban yang sudah jatuh tempo tidak dapat dipenuhi oleh perusahaan walaupun jumlah aktiva yang ada melebihi total utang. 2) Insolvensi dalam pengertian kebangkrutan. Dalam pengertian ini, kebangkrutan didefinisikan dalam ukuran sebagai kekayaan bersih negatif dalam neraca konvensional atau nilai sekarang dari arus kas yang diharapkan lebih kecil dari kewajiban Kebangkrutan dapat dianalisis dengan menggunakan data rasio keuangan. Dalam memprediksi kebangkrutan dengan menggunakan data rasio keuangan, dapat menggunakan analisis univariate dan analisis multivariate . 2.1.1. Faktor-Faktor Penyebab Kebangkrutan Faktor-faktor penyebab kebangkrutan secara garis besar dibagi menjadi tiga: 1. Faktor Umum a) Sektor ekonomi Gejala inflasi dan deflasi pada harga barang dan jasa, kebijakan keuangan, suku bunga dan devaluasi atau revaluasi uang dalam hubungannya dengan uang asing serta neraca pembayaran, surplus atau defisit dalam hubungannya dengan perdagangan luar negeri merupakan faktor utama penyebab kebangkrutan ( financial distress ) dari segi ekonomi.
Image of page 2
8 b) Sektor sosial Perubahan gaya hidup manusia dalam memenuhi kebutuhan yang sangat berpengaruh terhadap permintaan produk dan jasa merupakan faktor penyebab kebangkrutan. Selain faktor diatas, faktor lain yang juga merupakan penyebab kebangkrutan adalah kerusuhan yang terjadi di dalam masyarakat. c) Sektor teknologi Dengan adanya penggunaan teknologi informasi yang semakin lama berkembang menyebabkan perusahaan harus menanggung biaya yang cukup besar ( pembengkakan biaya ) untuk pemeliharaan dan implementasi.
Image of page 3

Info icon This preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

View Full Document Right Arrow Icon
Image of page 4
This is the end of the preview. Sign up to access the rest of the document.

{[ snackBarMessage ]}

What students are saying

  • Left Quote Icon

    As a current student on this bumpy collegiate pathway, I stumbled upon Course Hero, where I can find study resources for nearly all my courses, get online help from tutors 24/7, and even share my old projects, papers, and lecture notes with other students.

    Student Picture

    Kiran Temple University Fox School of Business ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    I cannot even describe how much Course Hero helped me this summer. It’s truly become something I can always rely on and help me. In the end, I was not only able to survive summer classes, but I was able to thrive thanks to Course Hero.

    Student Picture

    Dana University of Pennsylvania ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    The ability to access any university’s resources through Course Hero proved invaluable in my case. I was behind on Tulane coursework and actually used UCLA’s materials to help me move forward and get everything together on time.

    Student Picture

    Jill Tulane University ‘16, Course Hero Intern