KELOMPOK 1 _ KODE ETIK APOTEKER(1) - Copy.docx

KELOMPOK 1 _ KODE ETIK APOTEKER(1) - Copy.docx - BAB I...

Info icon This preview shows pages 1–3. Sign up to view the full content.

View Full Document Right Arrow Icon
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Farmasis adalah seseorang yang ahli di dalam dunia obat-obatan. Pekerjaan tentang kefarmasian menurut UU Kesehatan No. 36 Tahun 2009 yaitu meliputi pembuatan termasuk pengendalian mutu sediaan farmasi, pengamanan, pengadaan, penyimpanan dan pendistribusian obat, pelayanan obat atas resep dokter, pelayanan informasi obat serta pengembangan obat, bahan obat dan obat tradisional harus dilakukan oleh tenaga kesehatan yang mempunyai keahlian dan kewenangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Lapangan pekerjaan seorang farmasis itu sangat lah luas, tidak hanya untuk menjadi seorang apoteker, tetapi seorang farmasis juga bisa bekerja di bidang obat-obatan lainnya. Seperti di BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan), di industri-industri khususya industri obat-obatan. Di dalam dunia industri, seorang farmasis mengambil bagian paling penting mulai dari pemeriksaan bahan baku obat hingga menjadi sebuah produk yang layak untuk dipasarkan. Seorang farmasis juga dapat bekerja di bank, karena seorang farmasis itu dipercaya mempunyai kelebihan dalam hal ketelitian dan kedisiplinan. Oleh karena itu, seorang farmasis mempunyai peranan yang sangat penting di dalam kehidupan ini. Karena memang merekalah yang berkonstribusi dalam hal pembuatan obat-obatan. Selain obat-obatan, seorang farmasis pun turut berpengaruh di dalam dunia kosmetika. Seperti dalam pembuatan sabun, pewangi, bedak kecantikan, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, seorang farmasis harus bisa memberikan P a g e 1 | 9
Image of page 1

Info iconThis preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

View Full Document Right Arrow Icon
pelayanan yang baik kepada masyarakat luas. Mereka harus mampu melayani masyarakat dengan baik dan benar. Sebagai seseorang yang telah mengetahui lebih lanjut mengenai bidang obat-obatan, seorang farmasis harus mempunyai public speaking yang baik terhadap masyarakat luas. seorang farmasis harus bisa menyampaikan informasi seputar obat kepada orang lain terutama pasien yang memerlukan informasi tersebut. Seorang farmasis juga harus bisa memberikan informasi seputar obat yang ia berikan pada pasien tersebut, seperti nama obat, kegunaan obat, efek samping obat, hal-hal yang perlu dihindari ketika mengonsumsi obat, dan info yang lain yang sekiranya diperlukan oleh pasien agar si pasien tidak mendapatkan dampak negatif seperti hal nya keracunan akibat salah pengonsumsian obat. Maka dari itu,
Image of page 2
Image of page 3
This is the end of the preview. Sign up to access the rest of the document.

{[ snackBarMessage ]}

What students are saying

  • Left Quote Icon

    As a current student on this bumpy collegiate pathway, I stumbled upon Course Hero, where I can find study resources for nearly all my courses, get online help from tutors 24/7, and even share my old projects, papers, and lecture notes with other students.

    Student Picture

    Kiran Temple University Fox School of Business ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    I cannot even describe how much Course Hero helped me this summer. It’s truly become something I can always rely on and help me. In the end, I was not only able to survive summer classes, but I was able to thrive thanks to Course Hero.

    Student Picture

    Dana University of Pennsylvania ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    The ability to access any university’s resources through Course Hero proved invaluable in my case. I was behind on Tulane coursework and actually used UCLA’s materials to help me move forward and get everything together on time.

    Student Picture

    Jill Tulane University ‘16, Course Hero Intern