Company Analysis - COMPANY ANALYSIS CHAPTER 15 Kelompok 9 Hasita Suliandi(17 Luh Gede Adilia Oktaviani(21 Sartika Putri(33 CHAPTER 15 COMPANY ANALYSIS

Company Analysis - COMPANY ANALYSIS CHAPTER 15 Kelompok 9...

This preview shows page 1 - 4 out of 11 pages.

COMPANY ANALYSIS CHAPTER 15 Kelompok 9 : Hasita Suliandi (17) ; Luh Gede Adilia Oktaviani (21) ; Sartika Putri (33)
CHAPTER 15 – COMPANY ANALYSIS Dalam memahami bagaimana investor melakukan analisis keamanan fundamental yaitu dengan mempertimbangkan perusahaan individual. Dengan analisis terhadap perusahaan, investor akan mendapatkan pengetahuan berinvestasi dan ingin memiliki beberapa saham yang terpelas dari hanya menahan (hold) dana indeks dan ETF. Hal tersebut juga dapat terjadi setelah mendengar beberapa cerita tentang orang- orang yang memiliki sahan yang berlipat ganda, tiga kali lipat, ataupun hasil yang lebih baik. Pada akhirnya investor dapat memahami ketika terjadi earnings guidance, earnings surprises, dan earnings disappointments. Tetap sebagai investor untuk memilih perusahaan yang menjanjikan dalam sektor dan industri. Oleh karena itu, untuk menganalisis perusahaan individu investor harus memiliki pemahaman yang baik tentang faktor-faktor yang mempengaruhi returnnya. Fundamental Analysis Analisis fundamental pada perusahaan melibatkan analisis keuangan dasar untuk memperkirakan nilai-nilai perusahaan. Variabel-variabel ini termasuk penjualan, depresiasi, tarif pajak, sumber-sumber pendanaan, dan faktor lainnya. Analisis tambahan dapat melibatkan posisi kompetitif dalam industri, hubungan pekerja, perubahan teknologi, dan lainnya. Salah satu hasil akhir dari analisis fundamental di tingkat perusahaan adalah pemahaman yang baik tentang variabel keuangan perusahaan dan potensinya, yang berpuncak pada perhitungan nilai intrinsiknya. Perhitungan nilai intrinsik dapat menggunakan DDM (Dividend Discount Model) yang sangat familiar dalam penggunaannya. Selain itu terdapat juga cara perhitungan lain seperti dari Earnings Multipliers Model, yang didasarkan pada forecast dari EPS tahun depan dan yang dianggap sebagai P/E Ratio.Profitabilitas masa depan adalah faktor yang paling mendasar (fundamental) yang mempengaruhi harga saham; karena itu EPS dan harga saham saling berkaitan. The Accounting Aspects of Earnings Jika investor berfokus pada EPS, maka investor harus memahami berbagai penggunaan kata “earnings”. Bagi investor angka EPS biasanya adalah the bottom line dalam laporan keuangan perusahaan. Selanjutnya, investor harus memahami komponen EPS sebelum mereka melakukan forecast. FINANCIAL STATEMENTS
Laporan yang mengumumkan data-data tentang perusahaan. Biasanya laporan keuangan yang paling dikenal adalah Balance Sheet dan Income Statement , yang sesungguhnya laporan keuangan itu juga ada Statement of Retained Earnings, Statement of Cash Flow, serta ada Note of Financial Statement. Investor dalam menganalisis perusahaan diharapkan memahami laporan perusahaan yang ada dan tidak hanya melihat the bottom line atau income statement, namun harus mempertimbangkan akun-akun yang lain yang ada dalam laporan keuangan.

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture