AKUNTANSI ASET TIDAK BERWUJUD KELOMPOK 1.docx

AKUNTANSI ASET TIDAK BERWUJUD KELOMPOK 1.docx - RESUME BAB...

This preview shows 1 out of 4 pages.

RESUME BAB 11 AKUNTANSI PERPAJAKAN ASET TIDAK BERWUJUD Disusun Oleh : Alan Sepriadi Ary Syofian Nada Pertiwi Elmiza 16043071/2016 16043077/2016 16043062/2016 16043084/2016 Refaoni Aida 1301828/2013 UNIVERSITAS NEGERI PADANG PADANG 2018 A. Penggolongan Aset Tak Berwujud dan Perlakuan Akuntansinya 1. Tujuan dan Ruang Lingkup PSAK 19 (Revisi 2010)
Image of page 1

Subscribe to view the full document.

Pengaturan aset tak berwujud di dalam PSAK 19 (Revisi 2010) memiliki tujuan dan ruang lingkupnya seperti terlihat pada Tabel II.18. PSAK ini merevisi PSAK 19 (Revisi 2000) dan merupakan adopsi dari IAS 38 (2009): Intangible Assets. PSAK ini berlaku efektif tanggal 1 Januari 2011. Tabel II.18 Tujuan dan Ruang Lingkup PSAK 19 (Revisi 2009) Perihal Deskripsi Tujuan [par.1] Tujuan PSAK 19 (Revisi 2010) adalah untuk menentukan perlakuan akuntansi bagi aset tak berwujud yang tidak diatur secara khusus pada standar lainnya. PSAK 19 (Revisi 2010) mewajibkan entitas untuk mengakui aset tak berwujud jika, dan hanya jika,kriteria-kriteria tertentu dipenuhi. PSAK 19 (Revisi 2010) juga mengatur cara mengukur jumlah tercatat dari aset tak berwujud dan menentukan pengungkapan yang harus dilakukan bagi aset tak berwujud. Ruang lingkup [par.2] PSAK harus diterapkan dalam akuntansi untuk aset tak berwujud, kecuali: a) aset tak berwujud yang diatur oleh PSAK lain; b) aset keuangan seperti yang didefinisikan dalam PSAK 50 (Revisi 2010): Instrumen Keuangan:Penyajian; c) Hak penambangan dan pengeluaran yang dilakukan dalam rangka eksplorasi, pengembangan dan penambangan mineral, minyak, gas alam (sebagaimana diatur dalam PSAK 33 (Revisi 2011): Akivitas Pengupasan Lapisan Tanah dan Pengelolaan Lingkungan Hidup pada Pertambangan Umum dan PSAK 64: Aktivitas Eksplorasi dan Evaluasi pada Pertambangan Sumber Daya Mineral Sumber: Paragraf 1-2 PSAK 19 (Revisi 2010) (IAI, 2010) dan IAS 38 (IASCF, 2009) 2. Konsep Utama
Image of page 2
Aset tak berwujud didefinisikan dalam paragraf 8 PSAK 19 (Revisi 2010) sebagai aset nonmoneter teridentifikasi tanpa wujud fisik. Ada tiga karakteristik mendasar untuk bisa menentukan apakah pengeluaran sumber daya maupun penciptaan liabilitas yang dilakukan oleh entitas dalam perolehan, pengembangan, pemeliharaan atau peningkatan sumber daya tak berwujud dapat dikategorikan sebagai aset tak berwujud. Ketiga karakteristik mendasar tersebut adalah: Keteridentifikasian (identifiability) Pengendalian (control) Manfaat ekonomis masa depan (future economic benefits) Contoh sumber daya tidak berwujud adalah ilmu pengetahuan dan teknologi, desain dan implementasi sistem atau proses baru, lisensi, hak kekayaan intelektual, pengetahuan mengenai pasar dan merek dagang (termasuk merek produk dan judul publisitas). Contoh ini diuraikan juga di dalam paragraf 9 dan 10 PSAK 19 (Revisi 2010). Aset tak berwujud memiliki banyak jenis dan banyak PSAK yang mengaturnya, seperti terlihat pada Tabel II.19. Namun demikian, sesuai ruang lingkup PSAK 19 (Revisi 2010), tidak semua aset tak berwujud tersebut diatur di dalam PSAK 19 (Revisi 2010). Butir 9 s.d. 12 Tabel II.19 mendeskripsikan jenis aset tak berwujud yang diatur oleh PSAK 19 (Revisi 2010).
Image of page 3

Subscribe to view the full document.

Image of page 4
You've reached the end of this preview.
  • Summer '09

{[ snackBarMessage ]}

What students are saying

  • Left Quote Icon

    As a current student on this bumpy collegiate pathway, I stumbled upon Course Hero, where I can find study resources for nearly all my courses, get online help from tutors 24/7, and even share my old projects, papers, and lecture notes with other students.

    Student Picture

    Kiran Temple University Fox School of Business ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    I cannot even describe how much Course Hero helped me this summer. It’s truly become something I can always rely on and help me. In the end, I was not only able to survive summer classes, but I was able to thrive thanks to Course Hero.

    Student Picture

    Dana University of Pennsylvania ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    The ability to access any university’s resources through Course Hero proved invaluable in my case. I was behind on Tulane coursework and actually used UCLA’s materials to help me move forward and get everything together on time.

    Student Picture

    Jill Tulane University ‘16, Course Hero Intern