PERMINTAAN AGREGAT DAN PENAWARAN AGREGAT.docx - PERMINTAAN...

This preview shows page 1 - 3 out of 5 pages.

PERMINTAAN AGREGAT DAN PENAWARAN AGREGAT PENGANTAR EKONOMI MAKRO KELOMPOK 4 Ferika Febiola Intan Tarisa Taradintya FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS UDAYANA
Permintaan Agregat dan Penawaran Agregat 1. Fakta Fluktuasi Ekonomi Fluktuasi jangka pendek dalam kegiatan ekonomi selalu terjadi di setiap Negara di sepanjang sejarahnya. Sebagai titik awal untuk memahami fluktuasi tahun ke tahun kita perlu mengetahui fakta fakta tentang fluktuasi diantaranya : a. Fluktuasi Ekonomi Sifatnya Acak dan Tidak Dapat Diprediksi Fluktuasi dalam ekonomi sering kali disebut siklus bisnis. Seperti istilah ini disebutkan bahwa fluktuasi ekonomi berhubungan dengan perubahan dalam kondisi usaha. Ketika PDB riil tumbuh dengan cepat maka usaha akan berjalan lancer. Pada masa ini ada baiknya kita mencatat banyak konsumen dan tingkat pertumbuhan keuntungan. Sebaliknya , ketika PDB riil jatuh selama resensi maka usaha akan menjadi terhambat. Selama periode penyusutan ekonomi, banyak perusahaan yang mengalami penurunan penjualan dan tingkat keuntungannya berkurang Istilah siklus bisnis sebenarnya tidak tepat karena terkesan menunjukan bahwa fluktuasi ekonomi mengikuti pola yang teratur dan dapat diperkirakan. Karena pada kenyataannya, fluktuasi ekonomi tidak semuanya teratur , dan hampir tidak dapat diprediksikan. b. Sebagian Besar Kuantitas Ekonomi Makro Berfluktuasi Secara Bersamaan PDB riil adalah variable yang sering juga digunakan untuk memantau perubahan jangka pendek yang terjadi dalam perekonomian sebab PDB riil merupakan alat ukur aktivitas ekonomi yang paling komprehensif. PDB riil mengukur nilai akhir barang dan jasa yang diproduksi pada periode tertentu. Selain itu, PDB riil juga mengukur total pendapatan keseluruhan orang dalam kegiatan ekonomi c. Ketika Hasil Merosot Maka Pengangguran Meningkat Perubahan hasil produksi barang dan jasa dalam perekonomian sangat terkait dengan perubahan dalam pemanfaatan angka kerja. Dengan kata lain, ketika PDB riil menurun tingkat pengangguran akan meningkat. Ketika perusahaan memilih untuk memproduksi sedikit jumlah barang maka otomatis jumlah tenaga kerja yang diperlukan juga sedikit.

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture