2 - TP1 (2201862461).doc

2 - TP1 (2201862461).doc - Tugas Personal ke 1(Minggu 2...

This preview shows page 1 out of 8 pages.

You've reached the end of this preview.

Unformatted text preview: Tugas Personal ke- 1 (Minggu 2 / Sesi 3) ESSAY : Marketing’s Role, Marketing Environment and Marketing Information 1. Sebelum perusahaan menentukan strategi pemasaran, terlebih dahulu perusahaan akan merumuskan strategi bisnis. Mendefinisikan visi misi, menetapkan tujuan dan mendesain portofolio bisnis, sehngga akhirnya perusahaan akan memiliki unit bisnis strategis (SBU). Jelaskan bagaimana konsep SBU ini berdasarkan metode Boston Consulting Group. 2. Jelaskan pemahaman anda mengenai STPD (segmentasi, targeting, positioning dan differensiasi), dan mengapa kegiatan penentuan STPD ini dilakukan sebelum perusahaan menyusun strategi marketing mix?. 3. Sebutkan elemen yang terdapat pada lingkungan makro dan mikro perusahaan dan jelaskan bagaimana elemen tersebut berpengaruh pada sebuah rencana pemasaran. Berilah contoh sebagai bukti argumentasi anda MKTG6113- Marketing Management Jawaban 1. Konsep SBU berdasarkan metode Boston Consulting Group Unit Bisnis Strategis (Strategic Business Unit - SBU) adalah sebuah strategi dalam pengembangan bisnis perusahaan, yang berupa Unit atau Divisi Operasional yang independen tapi tetap berada didalam sebuah perusahaan, yang memiliki atau melayani segmen usaha tersendiri, pasar tersendiri, konsumen tersendiri, atau daerah tersendiri, dengan tingkat persaingan yang tinggi. Unit perusahaan yang telah terbentuk mempunyai misi dan tujuan terpisah serta dapat direncanakan secara independen dari bisnis perusahaan lain. Ada beberapa model atau metode pendekatan SBU, salah satunya yang paling terkenal adalah metode Boston Consulting Group (BCG). Metode BCG merupakan alat analisis bisnis yang digunakan untuk membantu perusahaan dalam mempertimbangkan peluang pertumbuhan dengan perencanaan strategis jangka panjang dan meninjau portofolio produk perusahaan tersebut agar dapat mengambil keputusan untuk berinvestasi, mengembangkan atau menghentikan produknya, mengalokasian sumber daya dan sebagai alat analisis dalam pemasaran merek, manajemen produk, manajemen strategis dan analisis Portofolio. Dalam metode BCG, diciptakan sebuah matriks yang digunakan sebagai perangkat strategi untuk memberi pedoman pada keputusan alokasi sumber daya berdasarkan pangsa pasar dan pertumbuhan SBU. Matriks BCG merupakan empat kelompok bisnis secara grafis menunjukkan perbedaan di antara berbagai divisi dalam posisi pangsa pasar relatif dan tingkat pertumbuhan industry. Stars (Bintang) : Produk atau unit bisnis yang memiliki pangsa pasar yang dominan dan pertumbuhan yang cepat serta menghasilkan uang (pendapatan) yang besar. Produk yang dihasilkan merupakan produk-produk terkemuka yang diminati oleh pasar. Perusahaan membutuhkan banyak investasi untuk mempertahankan posisi dan keuanggulan produk, serta mendukung pertumbuhan lebih lanjut. Produk di kategori ini dapat berubah menjadi kategori Sapi perah (Cash Cows) apabila tetap dapat mempertahankan keberhasilan produk hingga tingkat pertumbuhannya mengalami penurunan. Cash Cows (Sapi Perah) : Produk atau unit bisnis yang merupakan pemimpin pasar, menghasilkan uang atau pendapatan yang lebih banyak dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaannya. Produk atau unit bisnis memiliki pangsa pasar yang tinggi namun prospek pertumbuhan kedepan akan sangat terbatas. Pendapatan yang didapat pada tingkat Cash Cows biasanya digunakan sebagai pendanaan untuk penelitian dan pengembangan produk-produk baru yang masih berada di MKTG6113- Marketing Management kategori Question Marks (Tanda Tanya) atau membayar hutang-hutang perusahaan serta membayar dividen kepada pemegang saham. Dogs (Anjing) : Produk atau unit bisnis yang memiliki pangsa pasar rendah dan mengalami tingkat pertumbuhan yang rendah. Produk-produk pada kategori ini biasanya hanya memberikan kontribusi keuntungan yang sangat rendah atau bahkan menjadi beban dan harus menderita kerugian, karena dapat menguras waktu manajemen dan sumber daya perusahaan. Unit bisnis atau produk yang telah berada pada kategori ini biasanya akan mengalami pengurangan, divestasi ataupun likuidasi oleh manajemen perusahaan. Question Marks (Tanda Tanya) : Kategori Question Marks kadang-kadang disebut juga dengan problem children atau wildcats. Produk atau bisnis unit yang memiliki prospek pertumbuhan yang tinggi tetapi pangsa pasarnya masih sangat rendah. Penghasilan (uang) yang didapat umumnya tidak sebanding dengan biaya-biaya yang dikeluarkan (lebih banyak pengeluaran daripada pendapatan). Namun karena prospek pertumbuhannya sangat pesat sehingga berpotensi untuk berubah menjadi Stars. 2. STPD (segmentasi, targeting, positioning dan differensiasi) STPD merupakan 4 dari 9 elemen pemasaram (Marketing Elements) yang teramasuk dalam langkah pertama dari strategi pemasaran. Segmentasi : Kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli sesuai dengan kebutuhan, karakteristik, atau perilakunya. Sehingga pemasar akan mengetahui bahwa setiap kelompok membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Targeting : Proses mengevaluasi setiap daya tarik segmen kemudian memilih satu atau lebih karakteristik dari kelompok-kelompok yang ada untuk dilayani. Pemasar akan memilih, menyeleksi, dan menjangkau pasar yang dianggapnya sesuai dengan visi misi perusahaan. Positioning : Cara pemasar menanamkan citra, persepsi dan imajinasi atas produk yang ditawarkan kepada konsumen melalui proses komunikasi. Pemasar diharuskan mendesain citra perusahaan dan penawaran nilai dimana konsumen didalam suatu segmen tertentu dapat mengerti dan menghargai apa yang dilakukan perusahaan, dibandingkan dengan pesaingnya. Diferensiasi : Salah satu strategi perusahaan untuk membedakan produknya terhadap produk pesaing dengan menanamkan sifat yang membuat produk tersebut lebih spesial, dan diinginkan. Penawaran produk yang mempunyai sesuatu yang lebih murah, lebih MKTG6113- Marketing Management cepat, lebih baik, dan yang akan menciptakan nilai lebih tinggi bagi konsumen dibandingkan dgn pesain lain. Dalam strategi pemasaran, kegiatan STPD dilakukan sebelum perusahaan menyusun strategi marketing mix. Hal tersebut dikarenakan melihat dari konsep marketing itu sendiri, dimana marketing selain menghasilkan laba, juga harus menghasilkan kepuasan dari konsumen. STPD dilakukan untuk mengidentifikasikan customer value dan perusahaan dapat menemukan strategi serta bauran pemasaran yang baik dimata konsumen karena perusahaan sudah melibatkan analisis, perencanaan implementasi serta kendali pemasaran. Sehingga setelah perusahaan menganalisis keadaan pasar, perusahaan dapat merencanakan rincian bauran pemasaran atau kumpulan alat pemasaran taktis terkendali yang perusahaan untuk menghasilkan respons yang diinginkannya di pasar sasaran. 3. Elemen yang terdapat pada lingkungan makro dan mikro perusahaan Lingkungan Mikro Perusahaan Perusahaan merupakan sarana utama dan penting dalam melakukan proses pemasaran. Dalam merancang rencana pemasaran, manajemen harus memperhitungkan keadaan perusahan seperti kesiapan manajemen, keuangan, riset, dan sumber daya yang dimiliki. Bagian-bagian tersebut harus terpenuhi dan siap bekerja sama untuk memberikan nilai dan kepuasan pelanggan yang unggul. Contoh : Perusahaan A memiliki banyak sumber daya yang berkualitas, sehingga mampu memberikan kinerja terbaik mulai dari pembuatan produk, pemasaran produk, hingga penjualan produk. Karena kemampuan para sumber daya yang dimiliki perusahaan tersebut, dan memadai nya fasilitas-fasilitas perusahaan, setiap tahunnya pandapatan yang dihasilkan dari penjualan selalu meningkat, banyak pelanggan yang memberikan nilai baik terhadap kualitas dan kuantitas produk yang dipasarkan. Pemasok Pemasok merupakan pihak ketiga yang memiliki peran utama atau peran kunci dalam kegiatan pemasaran. Pemasok bertugas menyediakan sumber daya yang diperlukan oleh perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasanya. Apabila terjadi masalah pada pemasok, maka akan sangat mempengaruhi pemasaran karena akan mengurangi penjualan perusahaan dan mengurangi nilai kepuasan pelanggan. Contoh : Perusahaan A akan memasarkan produknya yang berupa tas kulit, namun disuatu hari pemasok yang akan mengirimkan bahan kulit untuk diolah oleh perusahaan MKTG6113- Marketing Management mengalami kebakaran ringan di tempatnya. Bahan kulit yang akan dikirimkan pun sebagian habis terbakar dan rusak, sehingga tidak dapat dikirimkan kepada perusahaan A. Dengan demikian, perusahaan A akan mengalami keterlambatan produksi tas kulit, dan tidak dapat memasarkannya kepada pelanggan untuk sementara waktu. Pelanggan akan mulai sedikit hilang kepercayaan terhadap perusahaan A karena produksi yang ditunda. Perantara Pemasaran Perantara pemasaran dapat dikatakan juga sebagai distributor, agen, dll yang berperan dalam membantu perusahaan mempromosikan, menjual, dan mendistribusikan produknya ke pembeli akhir. Pelanggan Pelanggan dapar diartikan sebagai orang yang membeli produk yang dipasarkan perusahaan. Biasanya pelanggan terdiri dari perorangan dan keluarga baik dari dalam negri maupun luar negri yang membeli barang dan jasa untuk konsumsi pribadi, atau untuk dijual kembali demi mendapatkan laba, dan adapula yang membeli barang dan jasa untuk pemrosesan lebih lanjut atau untuk digunakan dalam proses produksi perusahaan. Pelanggan merupakan target utama dan tolak ukur keberhasilan penjualan produk melalui pemasaran. Contoh : Sebelum melakukan pemasaran, perusahan A sebagai perusahaan baru harus mencari dan memilih orang-orang yang akan dijadikan target sebagai pelanggannya. Dengan anggapan bahwa perusahaan telah mengetahui keinginan dan kebutuhan pelanggan tersebut, sehinggal pelanggan pasti akan membeli dan merasa puas dengan produk yang ditawarkan. Dengan demikian, perusahaan akan mudah diterima dalam memasarkan produknya oleh pelanggan yang tepat. Pesaing Sebuah konsep pemasaran menyebutkan bahwa konsep pemasaran yang berhasil apabila perusahaan dapat menyediakan nilai dan kepuasan pelanggan yang lebih besar daripada pesaing. Perusahaan harus menyesuaikan pemasaran dengan kebutuhan konsumen sasaran. Perusahaan juga harus memiliki strategi penawaran yang lebih kuat dari penawaran pesaing dalam pikiran konsumen. Pesaing secara tidak langsung akan memberikan motivasi terhadap perusahaan untuk memperbaiki dan menciptakan inovasi baik dalam pemasarannya maupun produk yang dipasarkannya. Contoh : Perusahaan A dan Perusahaan B keduanya bergerak di bidang kuliner. Perusahaan A mencoba untuk membuat produk baru berupa makanan cepat saji, dikarenakan terlihat banyak pelanggan yang tidak puas dengan perusahaan B yang hanya menyediakan makanan ringan. Dengan melihat keadaan pesaing yang sedang mengalami MKTG6113- Marketing Management penurunan jumlah pelanggan, perusahaan A berinisiatif untuk memanfaatkan keadaan dengan melakukan pemasaran produk baru yang dianggap lebih diminati oleh pelanggan. Masyarakat Masyarakat adalah kelompok yang mempunyai potensi kepentingan nyata, atau pengaruh pada kemampuan organisasi untuk mencapai tujuannya. Masyarakat menjadi sasaran pertama perusahaan dalam proses pemasaran. Masyarakat juga berperan sebagai pencipta hubungan, dan suasana lingkungan di tempat perusahaan itu berada. Lingkungan Makro Lingkungan Demografi Demografi adalah studi kependudukan manusia yang menyangkut ukuran, kepadatan, lokasi, usia, jenis kelamin ras, lapangan kerja, dan data statistik lain. Perusahaan harus memahami dengan benar lingkungan demografi disekitar perusahaannya karena menyangkut masyarakat, dan masyarakat akan membentuk pasar. Contoh : Perusahaan A harus menambahkan produk pakaian yang ditawarkan di tempat yang mayoritas masyarakat dengan jenis kelamin permpuan, karena apabila perusahaan A tetap hanya menjual produk pakaian laki-laki yang pada mulanya memang itu produk asli dari perusahaan A, maka pemasaran yang dilakukan sangat tidak berfungsi dan efektif jika melihat dari lingkungan demografi yang ada. Dan proses jual beli pun akan jarang terjadi. Lingkungan Ekonomi Lingkungan ekonomi adalah faktor-faktor yang mempengaruhi daya beli dan pola pengeluaran konsumen. Ekonomi dapat mengubah pola pikir masyarakat untuk membeli atau tidaknya terhadap produk yang ditawarkan. Maka dari itu, perusahaan harus teliti khususnya dalam memperhitungkan harga produk yang akan dipasarkan di lingkungan tersebut. Contoh : Perusahaan A baru saja membuka cabang bisnis baru di suatu wilayah yang tergolong jauh dari perkotaan. Dalam memasarkan produknya, perusahaan A memasang harga produk sesuai dengan harga normal yang dijual di kota. Namun, hanya sedikit pelanggan yang bisa membeli produk tersebut, bahkan tidak lama pelanggan yang ada berkurang. Hal tersebut disebabkan ketidakpuasan pelanggan terhadap produk yang menurut mereka lebih mahal dari harga normal di desa. Maka dari itu, perusahaan A harus melakukan tinjauan kembali terkait lingkungan ekonomi di desa tersebut sehingga dapat menetapkan harga sesuai kemampuan masyarakat desa. MKTG6113- Marketing Management Lingkungan Alam Lingkungan alam memperlihatkan kekurangan potensial dari bahan baku tertentu, biaya energi yang tidak stabil, tingkat populasi yang meningkat, dan gerakan “hijau” yang berkembang untuk melindungi lingkungan. Contoh : Membuat sebuah pabrik teh di perkotaan akan sangat memberikan dampak negatif bagi peusahaan itu sendiri. Sulitnya bahan baku teh yang didapat dan tidak bersahabatnya lingkungan alam setempat, maka akan memakan waktu lama untuk memproduksi dan memberikan kualitas buruk dan bagi hasil teh yang diproduksi. Lingkungan Teknologi Lingkungan teknologi adalah kekuatan yang menciptakan teknologi baru, menciptakan produk, dan peluang pasar, yang baru. Dengan adanya teknologi baru maka akan menciptakan pasar dan peluang baru. Contoh : Seorang pelanggan akan mencari produk berbasis teknologi yang paling terbaru karena tidak ingin ketinggalan zaman. Maka dari itu perusahaan harus mengetahui teknologi apa yang paling diminati saat ini dan menciptakan sistem teknologi baru yang dapat membuat pelanggan tersebut tertarik. Lingkungan Politik Lingkungan politik terdiri dari hukum, badan pemerintah, dan kelompok LSM yang mempengaruhi atau membatasi berbagai organisai dan individu dalam melakukan pemasaran produknya. Mengapa demikian? Karena politik memegang peran besar terutama di negara ini dalam pembentukan pola pikir masyarakat. Lingkungan Budaya Lingkungan budaya mempengaruhi nilai dasar, persepsi, selera, dan perilaku masyarakat. Manusia tumbuh dalam masyarakat tertentu yang membentuk keyakinannya sendiri. Karakteristik budaya yang ada dapat mempengaruhi pengambilan keputusan pemasaran produk suatu perusahaan. Contoh : Budaya Arab dan Budaya Amerika sangatlah berbeda. Apabila suatu perusahaan ingin membuka cabang di banyak negara, produk yang ditawarkan harus sesuai dengan budaya setempat. Perusahaan tersebut akan dinilai buruk dan tidak memuaskan apabila menjual jubah di negara Amerika, dan sebaliknya. MKTG6113- Marketing Management MKTG6113- Marketing Management ...
View Full Document

  • Spring '16

{[ snackBarMessage ]}

What students are saying

  • Left Quote Icon

    As a current student on this bumpy collegiate pathway, I stumbled upon Course Hero, where I can find study resources for nearly all my courses, get online help from tutors 24/7, and even share my old projects, papers, and lecture notes with other students.

    Student Picture

    Kiran Temple University Fox School of Business ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    I cannot even describe how much Course Hero helped me this summer. It’s truly become something I can always rely on and help me. In the end, I was not only able to survive summer classes, but I was able to thrive thanks to Course Hero.

    Student Picture

    Dana University of Pennsylvania ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    The ability to access any university’s resources through Course Hero proved invaluable in my case. I was behind on Tulane coursework and actually used UCLA’s materials to help me move forward and get everything together on time.

    Student Picture

    Jill Tulane University ‘16, Course Hero Intern