BAB II.pdf - BAB II KAJIAN PUSTAKA KERANGKA PEMIKIRAN DAN...

This preview shows page 1 - 4 out of 32 pages.

14 BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS 2.1 Kajian Pustaka 2.1.1 Ukuran Perusahaan 2.1.1.1 Pengertian Ukuran Perusahaan Menurut Brigham & Houston (2014:4) ukuran perusahaan adalah sebagai berikut : “Ukuran perusahaan merupakan ukuran besar kecilnya sebuah perusahaan yang ditunjukan atau dinilai oleh total asset, total penjualan, jumlah laba, beban pajak dan lain- lain”. Menurut Hartono (2008:14) ukuran perusahaan ( firm size) adalah sebagai berikut : Besar kecilnya perusahaan dapat diukur dengan total aktiva/ besar harta perusahaan dengan menggunakan perhitungan nilai logaritma total aktiva”. Menurut Jogiyanto (2013:282) ukuran perusahaan adalah sebagai berikut : “Ukuran perusahaan adalah suatu skala dimana dapat diklasifikasikan besar kecil perusahaan menurut berbagai cara (total aktiva, log size , nilai pasar saham, dan lain lain)”.
15 Dari definisi tersebut, menunjukan bahwa ukuran perusahaan merupakan suatu skala besar kecilnya perusahaan yang dilihat dari besarnya nilai equity, nilai penjualan atau aktiva dan berperan sebagai suatu variabel konteks yang mengatur tuntutan pelayanan atau produk yang dihasilkan oleh organisasi. 2.1.1.2 Klasifikasi Ukuran Perusahaan Klasifikasi ukuran perushaan menurut UU No. 20 Tahun 2008 dibagi kedalam 4 (empat) kategori yaitu usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah, dan usaha besar. Pengertian dari usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah, dan usaha besar menurut UU No. 20 Tahun 2008 Pasal 1 (Satu ) adalah sebagai berikut: 1. “Usaha mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria usaha mikro sebagaimana diatur dalam undang-undang ini. 2. Usaha kecil adalah usaha produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau besar yang memenuhi kriteria usaha kecil sebagaimana dimaksud dalam undang-undang ini. 3. Usaha menengah adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perushaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan usaha kecil atau usaha besar dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan sebagaimana diatur dalam undang-undang ini. 4. Usaha besar adalah usaha ekonomi produktif yang dilakukan oleh badan usaha dengan sejumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan lebih besar dari usaha menengah, yang meliputi usaha nasional milik Negara atau Swasta, usaha patungan, dan usaha asing yang melakukan kegiatan ekonomi di Indonesia”.
16 Kriteria ukuran perushaan yang diatur dalam UU No. 20 Tahun 2008 adalah sebagai berikut : Tabel 2.1 Kriteria Ukuran Perusahaan Ukuran Perusahaan Kriteria Assets ( Tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha) Penjualan Tahunan Usaha Mikro Maksimal 50 juta Maksimal 300 Juta Usaha Kecil >50 Juta-500 Juta >300 juta-2.5 M Usaha Menengah

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture