Tugas Mata Pelajaran Bahasa Indonesia.docx

Tugas Mata Pelajaran Bahasa Indonesia.docx - Tugas Mata...

This preview shows page 1 out of 6 pages.

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 6 pages?

Unformatted text preview: Tugas Mata Pelajaran Bahasa Indonesia tentang Pementasan Drama TOBATNYA ANAK NAKAL Oleh : Kelompok 4 1. Ayunda Ertika A 2. Dyah Ayu Shinta P 3. Firmansyah Ronaldo P.H 4. Hendriko Yanuardo 5. Ika Seavenny Derian S 6. Novia Wahyu J 7. Viocha Meilifirianggi 8. Vita Dwi M Nama dan Karakter tokoh : (09) (13) (19) (20) (21) (25) (30) (31) 1. 2. 3. 4. 5. 6. Ibu guru (Ika) : Sabar , tegas Bapak (Firmansyah) : Bijaksana Ibu (diah ayu): Sabar , penyayang Anak nakal (ayunda) : Nakal , bandel Teman 1 (viocha) : Baik hati Teman 2 (Novia) : Sabar , pemaaf 7. Teman 3 (Hendriko) : Pendiam 8. Narator(Vita) (Pada pagi hari pukul 06:30,suasana di dalam kelas sangatlah sepi,viocha dan novia sedang sibuk mengerjakan tugas, tiba-tiba ayunda datang dan membuat kerusuhan dan ayunda datang sambil ngomong sendiri) Novia : Ayunda ada apa dengan mu? Baru datang kok ngomel sendiri? Ayunda : Diam!!apa urusanmu dengan ku? Viocha : sudah lah nov jangan bertanya dia lagi, dia memang begitu (Kemudian ayunda duduk dan ibu guru pun datang) Ibu ika : Selamat pagi anak anak Semua : Pagi bu... Ibu ika : Anak-anak sekarang kumpulkan tugas yang ibu berikan kemarin. (semua anak mengumpulkan kecuali ayunda) Ibu ika : Ayunda...mana tugas mu? Ayunda : Tugas yang mana lagi sih bu.? Ibu ika : Kamu belum mengerjakan? Ya sudah cepat kerjakan tugasmu di luar. (saat ayu keluar ada seorang murid baru yang datang ke kelas tersebut) Ibu ika : Nah,anak-anak ,perkenalkan ini teman baru kalian Hendriko : Selamat pagi Murid-murid : Selamat pagi...... Hendriko : Perkenalkan nama saya Hendriko Yanuardo ,saya berasal dari SMAN 25 jakarta Ibu ika : Baiklah nak,Silahkan duduk di bangku yang kosong. Sekarang kita lanjutkan pelajaran yang kemarin , buka buku paket halaman 50 (tak lama kemudian jam pelajaran pun sudah selesai lalu ayunda masuk dan membuat kerusuhan lagi) Ayunda : Lho...kamu siapa? Beraninya duduk di bangku ku? Hendriko : Aku murid baru di sini ,namaku Hendriko, siapa namamu? Ayunda : Kamu tidak perlu tau siapa namaku. Pergi! Ini tempat dudukku Viocha : heii yun, seharusnya kamu berbicara yang sopan. Dia teman baru kita (kkkkkkrrrrrrriiiiiiiinnnnnnnnggggg....Bel sudah berbunyi, menandakan waktu pulang Setibanya dirumah Bapak dan Ibu nya ayunda duduk berdua di meja makan) Ibu : Lho anakku sudah pulang...cepat ganti baju dan makan lah bersama kami. (Ayunda pun tidak menjawab apapun) Bapak : tak terasa ya bu anak kita sudah besar Ibu : fisik nya saja yang besar tapi pemikiranya masih seperti anak kecil Bapak : hmmmm,,,Bagaimana bisa ya bu kita menyekolahkan anak kita setelah lulus sekolah ini Ibu : ya berdoa saja lah pak ada rezeki buat kita untuk dapat melanjutkan pendidikan nya,,,dan semoga saja ayunda bisa berubah menjadi lebih baik (Ayu datang di meja makan dengan wajah yang cemberut) Bapak : mari nak makan bersama kami Ayunda : Makanan kok setiap hari seperti ini,gak ada yang lain apa? Bosen! Ibu : nak...memang keadaan kita seperti ini makan lah saja yang sudah ada Ayunda : Tidak... aku tidak mau, kalau mau makan saja sendiri Bapak : kamu jadi anak kok susah diatur,kalau tidak mau makan seperti ini makanya kamu sekolah yang serius agar bisa merubah kehidupan kita Ayunda : Sudah... aku mau makan di luar saja Bapak : Ayunda..!!!!!!!!!!! ( Ayunda pergi begitu saja,saat di jalan dia bertemu dengan Novia.Viocha.Hendriko) Hendriko : Ehh..Viocha Novia itu bukanya Ayunda ya ,kok wajahnya cemberut gitu Viocha : Oh iya , Hee ayunda kamu kenapa? Ayunda : Kamu bertanya padaku? Haaa? Novia : (berbisik bisik)..Ca,sepertinya dia ada masalah Viocha : Yun mari sini sepertinya kamu sedang ada masalah.. coba ceritakan pada kita siapa tau kita dapat memberimu solusi. Ayunda : Hehh.. coba kalian fikir, bagaimana rasanya jika kalian menjadi aku , menjadi anak yang hidup dalam kesengsaraan, semuanya serba kekurangan. Novia : Jangan berkata begitu, hidup itu memang seperti roda yang berputar,terkadang hidup ada diatas dan terkadang ada dibawah Viocha : Betul kata novia, mungkin sekarang kamu sedang diposisi bawah, tapi mungkin suatu saat nanti kamu juga merasakan hidup diatas. Seharusnya kamu bersyukur masih memiliki keluarga yang menyayangimu. Ayunda : Yaa sih ,tapi sampai saat ini aku tidak pernah merasakan hidup berkecukupan, bagaimana caraku bersyukur? Makan saja tidak menentu. Hendriko : yun, walaupun keadaanmu seperti ini ,kamu harus tetap bersabar menghadapi cobaan ini Ayunda : sudahh ,aku pusing Novia : Ba(Ayunda bergegas pulang dan meminta maaf kepada kedua orangtua nya dan teman teman nya ikut mengantarkan nya pulang...pada saat itu bapak dan ibunya Ayunda duduk diteras rumahnya) Ayunda : Ibu...Bapak.. Ibu : (berdiri) Ada apa anakku? Ayunda :Buu pakkk..Ayunda minta maaf atas semua kesalahan yang telah ku perbuat Ibu : iya nakk..ibu sudah memaafkanmu sebelum kamu minta maaf Bapak : Aku juga sudah memaafkanmu nak,dan mulai sekarang sadarlah bahwa pendidikan itu dapat membawamu kejalan kesuksesan,jadi bersekolahlah yang serius Ibu : Terimakasih nak ocha novia nak hendriko, Telah mengantarkan Ayunda pulang ke rumah. Semua : Sama sama bu.. (Ayunda sekarang berubah menjadi lebih baik dan tidak lagi melawan perkataan orang tua nya) (Pada pagi hari pukul 06:30,suasana di dalam kelas sangatlah sepi,viocha dan novia sedang sibuk mengerjakan tugas, tiba-tiba ayunda datang dan membuat kerusuhan dan ayunda datang sambil ngomong sendiri) Novia : Ayunda ada apa dengan mu? Baru datang kok ngomel sendiri? Ayunda : apa urusanmu dengan ku? Viocha : sudah lah nov jangan bertanya dia lagi. (Kemudian ayunda duduk dan ibu guru pun datang) Ibu ika : Selamat pagi anak anak ? Semua : Pagi bu... Ibu ika : sekarang kumpulkan tugas yang ibu berikan kemarin. (semua anak mengumpulkan kecuali ayunda) Ibu ika : Ayunda...mana tugas mu? Ayunda : Tugas yang mana lagi sih bu.? Ibu ika : Ya sudah cepat kerjakan tugasmu di luar. (saat ayu keluar ada seorang murid baru yang datang ke kelas tersebut) Ibu ika : anak anak perkenalkan ini murid baru Hendriko : Selamat pagi perkenalkan Nama saya Hendriko saya berasal dari SMAN 25 jakarta Ibu ika : Silahkan duduk di bangku yang kosong (jam pelajaran pun sudah selesai lalu ayunda masuk dan membuat kerusuhan lagi) Ayunda : Lho...Siapa kamu kok duduk di bangku ku Hendriko : Aku murid baru di sini Novia : Dia teman baru kita yun,dia datang dari jakarta Ayunda : Aku tidak tanya pada mu!!!!!!!!! Kenapa kamu menjawabnya Viocha : Mengapa kamu berkata seperti itu,novia haya ingin memberitahumu saja (kkkkkkrrrrrrriiiiiiiinnnnnnnnggggg....Bel sudah berbunyi, menandakan waktu pulang Setibanya dirumah Bapak dan Ibu nya ayunda duduk berdua di meja makan) Ibu : Lho anakku sudah pulang...cepat ganti baju dan makan lah bersama kami. (Ayunda pun tidak menjawab apapun) Bapak : tak terasa ya bu anak kita sudah besar Ibu : fisik nya saja yang besar tapi pemikiranya masih seperti anak kecil Bapak : hmmmm,,,Bagaimana bisa ya bu kita menyekolahkan anak kita setelah lulus sekolah ini Ibu : ya berdoa saja lah pak ada rezeki buat kita untuk dapat melanjutkan pendidikan nya,,,dan semoga saja ayunda bisa berubah menjadi lebih baik (Ayu datang di meja makan dengan wajah yang cemberut) Bapak : mari nak makan bersama kami Ayunda : Makanan kok setiap hari seperti ini Ibu : nak...memang keadaan kita seperti ini makan lah saja yang sudah ada Ayunda : Tidak... aku tida mau Bapak : kamu jadi anak kok susah diatur,kalau tidak mau makan seperti ini makanya kamu sekolah yang serius agar bisa merubah kehidupan kita Ayunda : Sudah... aku mau makan di luar saja Bapak : Ayunda..!!!!!!!!!!! ( Ayunda pergi begitu saja,saat di jalan dia bertemu dengan Novia.Viocha.Hendriko) Hendriko : Ehh..Viocha Novia itu bukanya Ayunda ya ,kok wajahnya cemberut gitu Viocha : Oh iya Hee ayunda kamu kenapa? Ayunda : Aku lapar aku ingin mencari makan!!! Novia : (berbisik bisik)..Ca,sepertinya dia ada masalah Viocha : Yun mari sini sepertinya kamu sedang ada masalah.. coba ceritakan pada lita siapa tau kita dapat memberimu solusi. Ayunda : Hehh.. Nasibku memang jelek,aku mendapatkan keluarga yang serba kekurangan Novia : Jangan berkata begitu, itu keluargamu sendiri yun Viocha : Betul kata novia, tanpa ibu dan bapakmu kamu tidak akan ada disini Novia : Ibumu melahirkanmu dengan bertaruh nyawa, membesarkan mu juga butuh pengorbanan... Pulanglah&meminta maaf lah kepada bapak dan ibumu (Ayunda bergegas pulang dan meminta maaf kepada kedua orangtua nya dan teman teman nya ikut mengantarkan nya pulang...pada saat itu bapak dan ibunya Ayunda duduk diteras rumahnya) Ayunda : Ibu...Bapak.. Ibu : (berdiri) Ada apa anakku? Ayunda :Buu pakkk..Ayunda minta maaf atas semua kesalahan yang telah ku perbuat Ibu : iya nakk..ibu sudah memaafkanmu sebelum kamu minta maaf Bapak : Aku juga sudah memaafkanmu nak,dan mulai sekarang sadarlah bahwa pendidikan itu dapat membawamu kejalan kesuksesan,jadi bersekolahlah yang serius Ibu : Terimakasih nak ocha novia nak hendriko, Telah mengantarkan Ayunda pulang ke rumah. Semua : Sama sama bu.. (Ayunda sekarang berubah menjadi lebih baik dan tidak lagi melawan perkataan orang tua nya) ...
View Full Document

  • Fall '17

{[ snackBarMessage ]}

What students are saying

  • Left Quote Icon

    As a current student on this bumpy collegiate pathway, I stumbled upon Course Hero, where I can find study resources for nearly all my courses, get online help from tutors 24/7, and even share my old projects, papers, and lecture notes with other students.

    Student Picture

    Kiran Temple University Fox School of Business ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    I cannot even describe how much Course Hero helped me this summer. It’s truly become something I can always rely on and help me. In the end, I was not only able to survive summer classes, but I was able to thrive thanks to Course Hero.

    Student Picture

    Dana University of Pennsylvania ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    The ability to access any university’s resources through Course Hero proved invaluable in my case. I was behind on Tulane coursework and actually used UCLA’s materials to help me move forward and get everything together on time.

    Student Picture

    Jill Tulane University ‘16, Course Hero Intern