2834_BAB 1 - PENGGABUNGAN USAHA (FIX).pptx - PENGGABUNGAN USAHA KELOMPOK 1 Anggun M 0116101259 Firman S 0116101250 Karina K.H 0116101101 Anggun T N

2834_BAB 1 - PENGGABUNGAN USAHA (FIX).pptx - PENGGABUNGAN...

This preview shows page 1 - 9 out of 27 pages.

PENGGABUNGAN USAHA KELOMPOK 1 : Karina K.H 0116101101 Anggun T. N 0116101241 Firman S 0116101250 Anggun M 0116101259
Image of page 1
Penggabungan usaha (Business Combination) adalah suatu kegiatan penyatuan entitas-entitas bisnis yang sebelumnya terpisah. Kegiatan penggabungan usaha ini memiliki tujuan utama yaitu untuk meningkatkan profitabilitas, namun selain itu perusahaan juga dapat menjadi efisien dengan mengintegrasikan operasi secara horizontal atau vertikal atau dengan mendiversifikasikan risiko usaha melalui operasi konglomerasi. Pengertian Penggabungan Usaha
Image of page 2
Keunggulan Biaya Risiko Yang Lebih Rendah Memperkecil Keterlambat an Operasi Menghindari Pengambilali han Akuisisi Aktiva Tak Berwujud Alasan- alasan Lain Alasan-alasan Penggabungan Usaha
Image of page 3
Antitrust adalah sebuah kebijakan yang dibuat oleh pemerintah untuk menangani monopoli. Undang-undang antitrust memiliki tujuan untuk menghentikan penyalahgunaan kekuatan pasar oleh perusahaan- perusahaan yang akan menciptakan atau memperkuat monopoli. Pertimbangan Mengenai Antitrust
Image of page 4
Penggabungan usaha adalah istilah umum yang meliputi semua bentuk penggabungan entitas bisnis yang sebelumnya terpisah. Penggabungan ini disebut dengan Akuisisi (Acquisition) ketika suatu perusahaan memperoleh aktiva produktif dari entitas bisnis lain dan mengintegrasikan aktiva-aktiva tersebut ke dalam operasinya. Akuisisi memiliki kata lain yaitu Merger dan Konsolidasi, namun keduanya memiliki sifat legalitas dan akuntansi yang berbeda. Merger memerlukan pembubaran semua entitas yang terlibat kecuali satu entitas, sementara konsolidasi memerlukan pembubaran semua entitas bisnis yang terlibat dan membentuk perusahaan yang baru. Bentuk Hukum Penggabungan Usaha
Image of page 5
Konsep Akuntansi Untuk Penggabungan Usaha Konsep akuntansi untuk penggabungan usaha menekankan pada penciptaan entitas tunggal dan independensi perusahaan-perusahaan yang terlibat sebelum terjadi penggabungan usaha. Meskipun perusahaan-perusahaan yang bergabung kehilangan identitas hukumnya, pembubaran entitas hukum tidak diperlukan dalam konsep akuntansi ini.
Image of page 6
Perusahaan yang sebelumnya terpisah secara bersama-sama membentuk satu entitas apabila sumber daya dan operasi bisnisnya berada di bawah kendali tim manajemen tunggal, pengendalian semacam itu dalam suatu entitas bisnis terbentuk dalam penggabungan usaha, dimana : Satu atau lebih perusahaan menjadi anak perusahaan Satu perusahaan mentransfer aktiva bersihnya ke perusahaan lain Setiap perusahaan mentransfer aktiva bersihnya ke perusahaan baru yang dibentuk Konsep Akuntansi Untuk Penggabungan Usaha
Image of page 7
Secara umum, metode pembelian mengikuti prinsip-prinsip akuntansi yang diterima umum yang sama untuk mencatat penggabungan usaha seperti dalam mencatat aktiva dan kewajiban lainnya dengan menggunakan prinsip biaya historis.
Image of page 8
Image of page 9

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 27 pages?

  • Winter '16

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture