Tugas Paper OB (Febra Hutama R_1171921013).docx -...

This preview shows page 1 - 3 out of 6 pages.

ORGANIZATIONAL BEHAVIOR ASSIGNMENTNama:Febra Hutama Ramadhani (1171921013)Understanding Employee’s Behavior in a Business OrganizationDiajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Perilaku OrganisasiDosen pengampu: Vidi RosenProgram Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Ilmu SosialUniversitas Bakrie2018
Understanding Employee’s Behavior in a Business Organization(Memahami Perilaku Pegawai dalam Organisasi Bisnis)Melakukan penilaian terhadap perilaku pegawai merupakan cara yang baik dan relevan untukmembuat keputusan perekrutan dan penempatan pegawai yang lebih baik. Akan tetapi, ketika parapegawai tersebut berada di dalam situasi kerja yang sebenarnya, memiliki pemahaman yang kuattentang bagaimana pegawai dapat diharapkan untuk berperilaku dalam suatu peran atau situasi kerjatertentu, cara berinteraksi dengan mereka, dan memahami apa yang memotivasi mereka, akanmemungkinkan para manajer untuk mengantisipasi, mengelola, dan menyelesaikan jauh sebelummasalah muncul.Tantangan dalam memahami perilaku yang dihadapi para manajer saat ini semakin besardengan semakin kompleksnya lingkungan kerja, kurangnya bakat/kompetensi memaksa pimpinanuntuk "menaikkan" pegawai yang kurang berpengalaman, kompleksitas bisnis yang membutuhkanberbagai tim untuk bekerja sama sangat erat, dan cepatnya laju perubahan teknologi pada saat ini.Meskipun terdapat berbagai macam perubahan besar dalam organisasi bisnis sekarang ini,faktor kunci keberhasilan yang paling utama adalah kepemimpinan. Kemampuan manajemen untukmengelola keragaman dalam gaya dan pengalaman pegawai sangatlah penting. Dalam menghadapitantangan tersebut, hal paling efektif yang dapat dimiliki seorang manajer adalah pemahaman yangjelas tentang gaya perilaku pegawai mereka. Kemampuan manajer untuk mengelola secara efektifbergantung pada pemahaman apa yang membuat pegawai menjadi padu dan termotivasi. Perilaku Individu dalam OrganisasiPerilaku individu seseorang ditentukan oleh banyak faktor. Ada kalanya perilaku seseorangdipengaruhi oleh kemampuannya, karena kebutuhannya dan ada juga yang dipengaruhi olehpengharapan dari lingkungannya. Organisasi dapat mempengaruhi perilaku seseorang dengan caramengubah faktor-faktor penentu (afektif, kognitif dan konatif) dari perilaku individu.Perilaku individu akan memotivasi seseorang untuk memenuhi tingkat kebutuhan individu yangtertinggi, yaitu kebutuhan akan perwujudan diri. Kebutuhan ini untuk memenuhi kebutuhan dirisendiri dengan memaksimalkan pemanfaatan kemampuan, keahlian, dan potensi seseorang secarapenuh. Akan tetapi, sebuah organisasi tidak dapat melepaskan begitu saja dari kebutuhan dasarmanusia. Proses untuk memenuhi kebutuhan perwujudan diri dilakukan dengan mengefektifkankinerja sehingga tercapai sebuah prestasi yang tinggi. Apabila seorang pegawai dapat memotivasidirinya untuk memaksimalkan potensi tersebut dan merancang strategi untuk mencapai efektivitaskinerja secara pribadi, tentunya dia akan mengefektivitaskan kelompok dan mengarah kepadaefektivitas organisasi.

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture