20180706134913_LN 04 - Elements of Research Design.pdf

20180706134913_LN 04 - Elements of Research Design.pdf -...

This preview shows page 1 out of 12 pages.

Unformatted text preview: LECTURE NOTES F1204 Research Methodology in Accounting Week 4 Element of Research Design F1204 – Research Methodology In Accounting LEARNING OUTCOMES 1. Peserta diharapkan memahami desain penelitian 2. Peserta diharapkan dapat mengaplikasikan strategi penelitian OUTLINE MATERI (Sub-Topic): 1. Konsep Desain Penelitian 2. Tujuan Studi 3. Hubungan Antar Variabel 4. Lingkungan Studi 5. Unit Analisis dan Horizon Waktu 6. Pengukuran Konstruksi F1204 – Research Methodology In Accounting ISI MATERI Konsep Desain Penelitian : Kegiatan metode penelitian akan sangat berkaitan dengan beberapa hal, diantaranya adalah : 1. Tujuan studi 2. Hubungan antara variabel 3. Lingkungan studi 4. Unit analisis dan horizon waktu 5. Pengukuran konstruksi Kegiatan berkaitan dengan pemilihan, pengumpulan dan juga analisa data serta keenam aspek tersebut merupakan elemen dari desain penelitian. Tujuan Studi Seperti telah dilakukan dalam pembahasan sebelumnya, pada dasarnya tujuan penelitian tersebut adalah dalam rangka pengembangan teori dan juga sebagai usaha untuk melakukan pemecahan atas masalah yang dihadapi. Hasil dari kegiatan penelitian dapat dijadikan sebagai : a. Studi Eksplorasi b. Studi Deskriptif c. Pengujian Hipotesa a. Studi Eksplorasi Studi eksplorasi ini biasa dilakukan jika para pihak yang melakukan penelitian tidak mendapatkan informasi atas masalah yang jelas yang sedang dijadikan sebagai obyek penelitian. Hal ini dapat terjadi dikarenakan kegiatan penelitian yang dilakukan sebelumnya relative belum banyak dilakukan oleh para peneliti yang lain. Sedangkan para peneliti tidak memperoleh informasi mengenai pemecahan masalah yang akan dilakukan tersebut. Adapun tujuan dari dilakukannya studi eksplorasi adalah dalam rangka untuk memberikan pemahaman atas karekteristik dari pemecahan masalah yang sedang dihadapi dikarenakan masih belum banyak literature yang berkaitan dengan masalah yang dihadapi. Dengan adanya studi eksplorasi peneliti dapat mengembangkan F1204 – Research Methodology In Accounting konsep yang diperlukan dan juga memberikan definisi atas berbagai variable yang penting dilakukan. Dalam kegiatan penelitian yang berkaitan dengan penelitian bisnis, studi eksplorasi atau penjajakan biasa dilakukan dalam rangka memberikan klarifikasi atas berbagai masalah bisnis yang mungkin belum jelas atau belum dapat dijelaskan. Pengumpulan data berkaitan dengan studi eksplorasi dilakukan dengan mempergunakan berbagai teknik yang ada antara lain dengan mempergunakan observasi dan juga wawancara. Dalam studi eksplorasi data-data yang dikumpulkan biasanya merupakan data kualitatif. Adapun beberapa contoh kegiatan yang dapat dikategorikan sebagai studi eksploratori atau penjajakan adalah : 1) Melakukan survey pengalaman. Dalam melakukan penelitian, terkadang kita perlu juga untuk melakukan wawancara kepada beberapa orang yang memiliki kaitan dengan penelitian yang kita kerjakan untuk mendapatkan pemikiran mereka mengenai berbagai isu penting. Kegiatan ini dapat dikategorikan sebagai suatu survey pengalaman. 2) Melakukan analisa atas data sekunder : Langkah lain yang dapat kita lakukan dalam suatu studi yang sifatnya merupakan penjajakan adalah melakukan analisa atas data sekunder yang kita miliki. Dalam hal ini kita dapat melihat hasil ataupun kajian yang berasal dari kegiatan penelitian yang mereka lakukan. Penelitian yang kita lakukan akan menjadi tidak efisien bila kita memaksakan diri kita untuk melakukan penelitian dengan mempergunakan data primer atas kajian yang sudah dilakukan sebelumnya. 3) Melakukan kegiatan Focus Group Discussion : Focus Group Discussion biasanya banyak dipergunakan oleh mereka yang berlatar belakang ilmu-ilmu sosiologi. Kegiatan FGD banyak dipergunakan oleh kegiatan penelitian yang focus pada hal pemasaran. FGD biasanya merupakan kegiatan dalam bentuk panel yang terdiri dari 8 sampai 12 responden yang dalam kegiatan diskysi mereka dipandu oleh seorang moderator. 4) Melakukan 2 tahapan desain : dalam hal ini, terdapat dua hal yang biasa dilakukan, yaitu melakukan perumusan masalah penelitian secara lebih jelas serta melakukan pengembangan desain penelitian. F1204 – Research Methodology In Accounting Studi Deskriptif Kegiatan penelitian ini merupakan suatu penelitian yang dilakukan terhadap perkembangan fenomena yang terjadi dan juga diperoleh oleh pihak peneliti dari berbagai subyek. Tujuan dari kegiatan ini adalah dalam rangka menggambarkan data yang diperoleh oleh peneliti dari berbagai subyek seperti individu, organisasi maupun perspektif. Tujuannya adalah untuk menjelaskan aspek yang relevan dengan berbagai fenomena yang diamati. Adapun tujuan dari dilakukannya studi ini adalah dalam rangka menjelaskan berbagai aspek yang relevan dengan subyek yang diteliti. Studi yang sifatnya deskriptif akan membantu para peneliti untuk dapat melakukan : 1. Memahami karakteristik dari suatu kelompok berdasarkan kondisi yang dihadapi 2. Berpikir secara sistematis atas kondisi yang dihadapi. 3. Menawarkan suatu gagasan atas penelitian yang mungkin akan dilakukan di masa yang akan datang 4. Membantu dalam membuat keputusan yang sifatnya lebih mudah Beberapa contoh berkaitan dengan studi deskriptif ini adalah sebagai berikut : - Jumlah rekening nasabah yang ada pada suatu bank - Jumlah rekening dari nasabah yang dikategorikan sebagai nasabah di bawah umur - Jumlah rekening bank yang dibuka dalam 6 bulan terakhir - Jumlah kegiatan yang berkaitan dengan rekening bank, seperti berapa kali dilakukan penarikan dana atau berapa kali nasabah menabung atau menanamkan dananya di bank. b. Pengujian Hipotesa Dalam kegiatan penelitian, kita tidak pernah tahu pasti bahwa suatu variabel akan menyebabkan terjadinya perubahan dalam variabel yang lain. Sebagai contoh bila kita sedang melakukan penelitian apakah variabel A akan berpegaruh terhadap variabel B, maka untuk membuktikannya yang perlu kita lakukan adalah mengumpulkan berbagai bukti bahwa variabel A memang berpengaruh terhadap variabel B. langkah ini dikategorikan sebagai pengujian hipotesa. F1204 – Research Methodology In Accounting Hubungan Antar variabel Yang dimaksudkan dengan hubungan antar variabel adalah hubungan yang sifatnya korelasional yaitu asosiasi antara variable yang satu dengan variable yang lain. Akan tetapi dalam hubungan antar variable ini yang perlu diperhatikan adalah bahwa hubungan ini bukan hubungan sebab akibat. Sebagai contoh bila 1 variabel dikatakan dipengaruhi oleh variable yang lain, maka hubungan yang terjadi dapat dikatakan sebagai hubungan sebab akibat. Jika terdapat banyak variable independen yang menjelaskan ataupun mempengaruhi variable dependen, maka dengan begitu dikatakan bahwa hubungan yang terjadi merupakan hubungan yang sifatnya korelasional, ataupun asosiasi. Berikut jenis-jenis hubungan antar variabel, antara lain sebagai berikut ; Hubungan simetris Hubungan simetri merupakan hubungan variabel tidak di pengaruhi atau disebabkan oleh variabel yang lain. ada empat kategori yaitu: a). Kedua variabel merupakan indikator dari konsep yang sama. Misakan kalau “auditor mengerjakan cepat selesai” sedang “hasil kerja auditor tepat”, maka kedua variabel tersebut merupakan indikator dari seorang yang intelejen namun tidak bisa di artikan bahwa “karena cepat lalu “hasilnya tepat”. b). Kedua variabel merupakan akibat dari suatu faktor yang sama. Misalkan “meningkatnya suatu pelayanan auditor diimbangi dengan bertambahnya jumlah klien. Kedua variabel tersebut tidak saling mempengaruhi,namun keduanya merupakan akibat dari peningkatan pendapatan. c). Kedua variabel saling berkaitan secara fungsional. Misalkan “dimana satu berada yang lain pun pasti disana’’ atau dimana ada kecurangan disitu ada gejala kecurangan”. F1204 – Research Methodology In Accounting d). Hubungan yang kebetulan semata-mata. Misal “seorang auditor bekerja sampai malam dan esok hari dia resign”. Berdasarkan kepercayaan kedua tersebut dianggap berkaitan namun di dalam penelitian empiris tidak dapat disimpulkan bahwa auditor resign karena bekerja sampai malam Hubungan timbal balik Hubungan timbal balik adalah hubungan dimana suatu variabel dapat menjadi sebab dan akibat dari variabel lainnya. Perlu diingat bahwa hubungan timbal balik disini bukanlah hubungan dimana tidak dapat ditentukan variabel yang menjadi sebab dan variabel yang menjadi akibat. Tetapi yang dimaksud disini ialah apabila pada sesuatu waktu, variabel X mempengaruhi variabel Y, sedang pada waktu yang lain variabel Y mempengaruhi variabel X. Misalkan : “penanaman modal mendatangkan keuntungan dan pada gilirannya keuntungan akan memungkinkan penanaman modal”. Jelasnya “variabel terpengaruh dapat menjadi variabel pengaruh”. 3.Hubungan A Simetris Pada pokonnya didalam analisis-analisis sosial terdapat didalam hubungan a simetris ini, dimana satu variabel mempengaruhi variabel yang lainnya. Dalam hubungan a simetris ini ada beberapa ketentuan hubungan sebagai berikut: a). Hubungan antara stimulus dan respon Hubungan yang demikian itulah merupakan sala satu hubungan kausal yang lazim dipergunakan oleh para ahli. b). Hubungan antara disposisi dan respon. Hubungan ini menunjukkan kecenderungan untuk menunjukkan respon tertentu dalam situasi tertentu. Contoh hubungan ini misal hubungan antara kepercayaan investor dengan kecenderungan memakai jasa kantor akuntan, atau keinginan bekerja & frekuensi mencari kerja. F1204 – Research Methodology In Accounting c). Hubungan antara diri individu dan disposisi atau tingkah laku. Hubungan ini menunjukkan sifat individu yang relative tidak berubah dan tidak dipengaruhi lingkungan. Misalakan seks, suku bangsa, kebangsaan, pendidikan dan lain-lain. d). Hubungan antara prekondisi yang perlu dengan akibat tertentu. Misalkan pedagan kecil yang berkeinginan untuk memperrluas usahanya diperlukan persyaratan pinjaman bank yang lunak, hubungan antara kerja keras dengan keberhasilan jumlah jam belajar dengan nilai yang diperoleh. e). Hubungan yang permanen antar dua variabel. Hubungan ini menunjukkan terdapat suatu jalinan yang erat antara variabel satu dengan variabel yang lain. misalkan saja ketika suatu organisasi tersebut besar maka peraturan yang diterapkan semakin ketat. f). Hubungan antar tujuan (ends) dan cara (means) Misalkan penelitian tentang hubungan antar kerja keras dan keberhasilan. Jumlah jam belajar dengan nilai yang diperoleh pada waktu ujian. Lingkungan Studi Berdasarkan kondisi yang ada dan dapat dilihat di dalam lingkungan penelitian dan juga tingkat keterlibatan dari pihak peneliti, maka penelitian dapat diklasifikasikan menjadi 3 kategori, yaitu penelitian lapangan, eksperimen lapangan dan juga eksperimen laboratorium. Penelitian lapangan merupakan kegiatan penelitian yang dilakukan dalam rangka menguji hubungan korelasional antara variabel dengan kondisi lingkungan penelitian yang bersifat natural dan juga dengan tingkat keterlibatan dari pihak peneliti yang sifatnya minimal. Sementara kegiatan penelitian lapangan merupakan kegiatan yang dilakukan dalam rangka lingkungan penelitian yang sifatnya alamiah serta bukan buatan. Tingkat keterlibatan pihak peneliti dalam kegiatan penelitian ini dapat dipastikan lebih tinggi dibandingkan dengan yang dilakukan peneliti dalam kegiatan penelitian lapangan. F1204 – Research Methodology In Accounting Kegiatan penelitian yang berkaitan dengan eksperimen laboratorium adalah jenis penelitian yang dalam kegiatannya melakukan pengujian akan hubungan sebab akibat pada lingkungan yang merupakan lingkungan buatan. Dari pengertian ini dapat dilihat bahwa keterlibatan pihak peneliti dalam kegiatan penelitian seperti ini jelas akan lebih tinggi dibandingkan dengan kegiatan penelitian yang merupakan studi lapangan dan juga penelitian eksperimental lapangan. Unit Analisis dan Horizon Waktu Yang dimaksudkan dengan unit analisis adalah tingkat agregasi dari data yang akan dianalisa dalam lingkungan penelitian. Unit analisis ini akan ditentukan berdasarkan pada berbagai rumusan dan juga masalah yang ada dalam kegiatan penelitian. Sebagai contoh kita ingin melakukan pengamatan akan penelitian yang berkaitan dengan perilaku mahasiswa jurusan akuntansi, maka unit analisis yang akan kita pergunakan adalah unit analisis tingkat individu mahasiswa jurusan akuntansi. Dalam penelitian berkaitan dengan pasar modal, sebagai contoh penelitian yang berkaitan dengan harga saham maka penelitian dapat difokuskan dengan harga saham yang ada pada suatu perusahaan. Yang menjadi unit analisis dalam penelitian ini adalah tingkat perusahaan, sementara bila kita melakukan penelitian berkaitan dengan harga saham yang terdapat dalam perusahaan dalam 1 industri, maka yang menjadi unit analisis dari perusahaan adalah tingkat industri. Berkaitan dengan masalah waktu dalam penelitian, maka ketika kita melakukan penelitian, data dalam penelitian dapat dikumpulkan secara sekaligus dalam periode tertentu, atau 1 periode penelitian dan juga dapat dikumpulkan secara bertahap dengan periode penelitian yang lebih lama. Berkaitan dengan periode waktu penelitian, maka kita mengenal beberapa hal, yaitu : - Studi 1 tahap: Merupakan penelitian yang datanya dikumpulkan secara sekaligus. Data yang dikumpulkan dapat berupa data dari satu ataupun beberapa subyek penelitian yang mencakup 1 ataupun beberapa subyek penelitian yang dapat terdiri dari 1 atau beberapa periode dalam pelaksanaan penelitian. Kegiatan penelitian ini lebih banyak difokuskan pada tahapan pengumpulan data yang dipergunakan untuk kegiatan penelitian - Studi cross sectional: Merupakan studi yang dilakukan untuk mengetahui adanya hubungan komparasi antara beberapa subyek yang diteliti. Contoh dari studi yang F1204 – Research Methodology In Accounting dapat dikategorikan sebagai cross sectional adalah studi perbandingan berkaitan dengan profitabilitas atas 7 perusahaan yang ada dalam 1 periode tertentu. - Studi Jangka Panjang: Merupakan studi yang dilakukan sebagai bagian dari kegiatan penelitian untuk dapat mengetahui pola-pola yang mengarah pada hubungan yang sifatnya perbandingan dan juga sebab akibat yang mengakibatkan penelitian tersebut memerlukan lebih dari 1 tahap pengumpulan data. Pengukuran Konstruksi Merupakan suatu fenomena ataupun realitas yang dalam kegiatan penelitian harus dioperasionalkan dalam berbagai bentuk variabel yang dalam pengukurannya diukur dengan berbagai macam nilai. Pengukuran, atau biasa disebut dengan construct dapat diukur dengan skala atribut ataupun angka dengan mempergunakan berbagai skala tertentu. Beberapa skala tersebut diantaranya adalah : - Skala Nominal: merupakan skala pengukuran yang menyatakan tentang kategori, kelompok ataupun klasifikasi dari construct yang diukur dalam berbagai bentuk variabel, seperti variabel jenis kelamin yang biasa dibagi menjadi 2, pria dan wanita. - Skala Ordinal: Merupakan skala pengukuran yang menyatakan bahwa pengukuran tidak hanya mempergunakan kategori, akan tetapi juga menyatakan peringkat yang diukur. - Skala Interval: Merupakan skala pengukuran yang menyatakan kategori, peringkat dan juga jarak dari pengukuran yang akan diukur. F1204 – Research Methodology In Accounting SIMPULAN Dari kegiatan desain penelitian, maka terdapat beberapa hal yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan desain penelitian, yaitu tujuan studi, tipe dan juga hubungan variabel, setting penelitian, unit analisis, horizon waktu,skala pengukuran dan juga metode pengujian data yang dirancang untuk dapat menjawab berbagai masalah penelitian. Pertimbangan tersebut akan membantu peneliti dalam menentukan strategi penelitian yang akan dilakukan F1204 – Research Methodology In Accounting DAFTAR PUSTAKA 1. Sekaran, Uma & Roger Bouie, Research Methods For Business, A Skill Building Approach, 7th edition, Wiley, 2016, USA 2. Metode Penelitian dan Statistik, Amos Neolaka, PT Remaja Rosdakarya, 2016 3. Metode Penelitian Bisnis, Sugiyono, Alfabeta, 2012 F1204 – Research Methodology In Accounting ...
View Full Document

  • Spring '17

{[ snackBarMessage ]}

Get FREE access by uploading your study materials

Upload your study materials now and get free access to over 25 million documents.

Upload now for FREE access Or pay now for instant access
Christopher Reinemann
"Before using Course Hero my grade was at 78%. By the end of the semester my grade was at 90%. I could not have done it without all the class material I found."
— Christopher R., University of Rhode Island '15, Course Hero Intern

Ask a question for free

What students are saying

  • Left Quote Icon

    As a current student on this bumpy collegiate pathway, I stumbled upon Course Hero, where I can find study resources for nearly all my courses, get online help from tutors 24/7, and even share my old projects, papers, and lecture notes with other students.

    Student Picture

    Kiran Temple University Fox School of Business ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    I cannot even describe how much Course Hero helped me this summer. It’s truly become something I can always rely on and help me. In the end, I was not only able to survive summer classes, but I was able to thrive thanks to Course Hero.

    Student Picture

    Dana University of Pennsylvania ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    The ability to access any university’s resources through Course Hero proved invaluable in my case. I was behind on Tulane coursework and actually used UCLA’s materials to help me move forward and get everything together on time.

    Student Picture

    Jill Tulane University ‘16, Course Hero Intern