06 Karakteristik Oseanografi.pdf - Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 3 No 2 Hal 71-84 Desember 2011 KARAKTERISTIK OSEANOGRAFI FISIK DI

06 Karakteristik Oseanografi.pdf - Jurnal Ilmu dan...

This preview shows page 1 - 2 out of 14 pages.

Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, Vol. 3, No. 2, Hal. 71-84, Desember 2011 ©Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia dan Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, FPIK-IPB 71 KARAKTERISTIK OSEANOGRAFI FISIK DI PERAIRAN SAMUDERA HINDIA TIMUR PADA SAAT FENOMENA INDIAN OCEAN DIPOLE (IOD) FASE POSITIF TAHUN 1994/1995, 1997/1998 DAN 2006/2007 CHARACTERISTIC OF PHYSICAL OCEANOGRAPHY IN EAST INDIAN OCEAN DURING POSITIVE PHASE OF INDIAN OCEAN DIPOLE (IOD) OF 1994/1995, 1997/1998, AND 2006/2007 Pramudyo Dipo 1 , I Wayan Nurjaya 2 , dan Fadli Syamsudin 3 1 Mahasiswa Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, IPB, [email protected] 2 Staf pengajar Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, IPB. 3 Teknologi Inventarisasi Sumber Daya Alam, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta, Indonesia. ABSTRACT There is an inter-annual phenomenon in the Indian Ocean that occurs because of the interaction between atmosphere and ocean are known Indian Ocean Dipole (IOD). IOD is a bipolar structure that characterized by the difference of sea surface temperature to normal. The objectives of this study is to know the characteristic of physical oceanography in the eastern part of Indian Ocean during the formation phase, maturation phase and decay phases of positive IOD. The second objective was to determine the comparative characteristic of physical oceanography in the eastern Indian Ocean between the positive IOD in different years. The strengthening of the South Equatorial Current in transitional seasons I (March-May) followed by early cooling of the SST which is indicated by the formation phase of IOD. At the Southeast monsoon (June to August) and the beginning of the season transition II, there is a visible presence of upwelling in the south of Java, which is then further extends to the peak in September (maturation phase) and begin to disappear in October followed by warming of the SST on the East of Indian Ocean in November (decay phase). Keywords: Indian Ocean Dipole, upwelling, Empirical Orthogonal Function (EOF) analysis, Eastern Indian Ocean ABSTRAK Terdapat fenomena antar-tahunan di Samudera Hindia yang terjadi karena adanya interaksi antara atmosfer dan laut yang dikenal dengan nama Indian Ocean Dipole (IOD). Fenomena IOD merupakan struktur dua kutub yang ditandai dengan adanya perbedaan suhu muka laut terhadap normalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter oseanografi fisik di perairan Samudera Hindia Timur pada saat fase pembentukan, fase pematangan dan fase peluruhan dari fenomena IOD positif. Tujuan yang kedua ialah untuk mengetahui perbandingan karakter oseanografi fisik di perairan Samudera Hindia Timur antara fenomena IOD positif pada tahun yang berbeda. Menguatnya Arus Khatulistiwa Selatan (AKS) pada musim peralihan I (Maret Mei) diikuti dengan mulai mendinginnya SPL yang merupakan indikasi dari pembentukan fenomena IOD. Pada saat Angin Muson Tenggara (Juni Agustus) dan permulaan musim peralihan II, di daerah selatan Jawa terlihat adanya upwelling yang kemudian
Image of page 1
Image of page 2

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 14 pages?

  • Spring '15

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture