hutan-tropis-indonesia-krisi-iklim.pdf - greenpeace.or.id Indonesia Hutan Tropis Indonesia dan Krisis Iklim \u00a9 Greenpeace\/John Novis Hutan tropis

hutan-tropis-indonesia-krisi-iklim.pdf - greenpeace.or.id...

This preview shows page 1 - 4 out of 8 pages.

Indonesia greenpeace.or.id Hutan Tropis Indonesia dan Krisis Iklim
Image of page 1
© Greenpeace/John Novis
Image of page 2
Hutan tropis Indonesia dan krisis iklim 3 © Image Copyright Perubahan iklim Perubahan iklim merupakan ancaman terbesar terhadap kehidupan manusia. Tiap tahunnya ratusan ribu jiwa manusia terancam dampak perubahan iklim, seperti meningkatnya banjir dan kekeringan yang menyebabkan jutaan jiwa terlantar. 1 Para ilmuwan telah memperingatkan bahwa kenaikan suhu global harus berada di bawah 2°C (dibanding sebelum revolusi industri) untuk menghindari dampak perubahan iklim yang lebih parah. Bumi yang lebih hangat 2°C akan mengubah kehidupan yang kita jalani sekarang. 2 Dampak yang telah diprediksi antara lain adalah banjir yang lebih sering dan besar, kekeringan, kelaparan serta runtuhnya ekosistem seperti hutan Amazon, punahnya 20-50% dari seluruh rumpun mahluk hidup dan meningkatnya permukaan air laut akibat lapisan es yang meleleh. 3 Hadley Centre di Inggris baru-baru ini mengeluarkan peringatan bahwa perubahan iklim merupakan “ancaman yang tak terhindar- kan” dan mengumumkan bahwa tanpa tindakan segera sekarang kita dapat mengalami naiknya suhu global sampai dengan 4°C. 4 Menurut Asian Development Bank (ADB) Asia Tenggara merupakan daerah yang paling rentan dan paling tidak siap dalam menghadapi dampak dari perubahan iklim. ADB memperingatkan adanya ancaman terhadap ketersediaan makanan dan energi untuk masyarakat di Asia terutama untuk wanita dan rakyat miskin. 5 Sekitar 2,2 milyar masyarakat Asia bermata pencaharian sebagai petani sekarang sedang mengalami penurunan produksi panen yang disebabkan oleh banjir, kekeringan, curah hujan yang tidak stabil dan dampak perubahan iklim lainnya. 6 Latar belakang ilmiahnya telah jelas: untuk mendapatkan kesempa- tan terbaik mempertahankan kenaikan suhu dibawah 2°C, emisi gas rumah kaca harus mencapai puncaknya pada tahun 2015 lalu kemudian harus menurun secara drastis. Pada bulan Desember yang akan datang, dunia memiliki kesempa- tan emas untuk menghindari bencana perubahan iklim. Pembakaran Hutan tropis Indonesia dan krisis iklim bahan bakar fosil seperti minyak bumi, batubara dan gas bukan penyebab pemanasan global satu-satunya. Kerusakan hutan tropis bertanggungjawab atas seperlima dari emisi gas rumah kaca di bumi, lebih dari akumulasi jumlah emisi yang dihasilkan kereta, pesawat dan mobil di seluruh dunia. 7 Dengan demikian, kita hanya bisa menghindar dari krisis iklim bila para pemimpin dunia berkomit- men untuk melakukan reduksi emisi drastis dan mengikat secara hukum dari sumber-sumber bahan bakar maupun deforestasi di Konferensi Perubaha Iklim PBB di Kopenhagen. Untuk meraih kesepakatan iklim yang efektif, pemimpin dunia harus setuju terhadap rencana ambisius untuk mengakhiri deforestasi sebelum 2020. Mereka juga harus berkomitmen menyalurkan 30 milyar Euro per tahun sebagai dana bantuan hutan untuk membantu negara-negara seperti Brazil, Republik Demokrasi Kongo dan Indonesia, serta memastikan terjaganya keanekaragaman hayati dan terpenuhinya hak masyarakat adat.
Image of page 3
Image of page 4

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 8 pages?

  • Spring '15

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture