BAB II.docx - BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Landasan Teori...

This preview shows page 1 - 4 out of 28 pages.

The preview shows page 2 - 4 out of 28 pages.
BAB IITINJAUAN PUSTAKA2.1 Landasan Teori2.1.1. KinerjaKaryawan Setiap manusia mempunyai potensi untuk bertindakdalam berbagai bentuk ativitas. Brahmasari (2008) mengemukakanbahwa kinerja adalah pencapaian atas tujuan organisasi yang dapatberbentuk output kuantitatif maupun kualitatif, kreatifitas, fleksibilitas,dapat diandalkan, atau hal-hal lain yang diinginkan oleh organisasi.Penekanan kinerja dapat bersifat jangka pendek maupun jangkapanjang, juga dapat pada tingkatan individu, kelompok ataupunorganisasi. Manajemen kinerja merupakan suatu proses yangdirancang untuk menghubungkan tujuan organisasi dengan tujuanindividu, sehingga kedua tujuan tersebut bertemu. Kinerja juga dapatmerupakan tindakan atau pelaksanaan tugas yang telah diselesaikanoleh seseorang dalam kurun waktu tertentu dan dapat diukur.Sedangkan menurut Dessler (2000), kinerja merupakan prestasikerja, yaitu perbandingan antara hasil kerja yang secara nyatadengan standar kerja yang ditetapkan. Pendapat lain yangdisampaikan oleh Malthis (2007) terdapat tiga faktor utama yang
dapat mempengaruhi bagaimana individu/seorang karyawan dalambekerja, yaitu : (1) kemampuan individual untuk melakukan pekerjaantersebut, (2) tingkat usaha yang dicurahkan, dan (3) dukunganorganisasi. Kinerja individual ditingkatkan sampai tingkat dimanaketiga komponen tersebut ada dalam diri karyawan. Akan tetapi,kinerja berkurang apabila salah satu faktor ini dikurangi atau tidakada. Mangkunegara (2005) mendefinisikan kinerja sebagai hasilkerja secara kualitas dan kuantitas yang dapat dicapai olehseseorang pegawai dalam melaksanakan tugas sesuai dengantanggung jawab yang diberikan kepadanya. Menurut Soeprihantono(dalam Koesmono 2005) mengatakan bahwa kinerja merupakanhasil pekerjaan seorang karyawan selama periode tertentudibandingkan dengan berbagai kemungkinan, misalnya standard,target atau sasran yang telah ditentukan terlebih dahulu dan telahdisepakati bersama. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerjaadalah: pertama, efektivitas dan efisiensi. Menurut Prawirosentono(dalam Listianto, 2007) bila suatu tujuan tertentu akhirnya bisadicapai, kita boleh mengatakan bahwa kegiatan tersebut efektif tetapiapabila akibat-akibat yang tidak dicari kegiatan mempunyai nilai yangpenting dari hasil yang dicapai sehingga mengakibatkanketidakpuasan walaupun efektif dinamakan tidak efisien. Kedua,otoritas (wewenang). Arti otoritas menurut Barnard (dalam Listianto,
2007) adalah sifat dari suatu komunikasi atau perintah dalam suatuorganisasi formal yang dimiliki (diterima) oleh seorang anggotaorganisasi kepada anggota yang lain untuk melakukan suatukegiatan kerja sesuai dengan kontribusinya (sumbangan tenaganya).Perintah tersebut menyatakan apa yang boleh dilakukan dan yangtidak boleh dilakukan dalam organisasi tersebut. Ketiga, disiplin.

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

End of preview. Want to read all 28 pages?

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

Term
Fall
Professor
NoProfessor

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture