171107278 Delip Rasigia -TGSAKL2.docx - Nama Delip Rasigia...

  • No School
  • AA 1
  • 7

This preview shows page 1 - 2 out of 7 pages.

Nama : Delip Rasigia NIM : 1711070278 Kelas : Akuntansi Kelas Karyawan 2017 Untuk Memenuhi Tugas Individu Akuntansi Lanjutan 2 Merangkum Kasus atau Materi tentang Downstream. Istilah downstream digunakan untuk penjualan yang dilakukan entitas induk kepada entitasanak. Laporan konsolidasi, yang memandang transaksi jual beli sebagai transfer atau pindah tangan asset atau persediaan, mengharuskan laba dan rugi dari transaksi antar perusahaan harus di eliminasi sampai direalisasi melalui penjualan kepada pihak-pihak di luar entitas konsolidasi. Seperti dinyatakan dalam Accounting Research Bulletin (ARB) No. 51, laporan konsolidasi tidakboleh memasukkan keuntungan atau kerugian atas transaksi di antara perusahaan dalam satukelompok. Selain itu, transaksi antarperusahaan dapat menghasilkan saldo akun resiprokalpada pembukuan perusahaan afiliasi tersebut sehingga harus dieliminasi dari laporankeuangan konsolidasi. Dan jika penjualan dilakukan dengan harga yang sama dengan harga perolehan maka pelaporan keuangan tidak ada masalah namun jika penjualan dilakukan dengan harga yg berbeda atau lebih tinggi dari harga perolehannya maka pelaporan keuangan harus disesuaikan dengan jurnal eliminasi karena perusahaan induk dan anak adalah satu kesatuan sehingga transaksi diantaranya tdk boleh diakui jika ada keuntungan/ laba. Transaksi penjualan kepada entitas anak itu sangat bermacam-macam, Kebanyakan transaksi antar-perusahaan yang menyangkut keuntungan dan kerugian dapat dikelompokkan ke dalam persediaan, aktiva tetap, dan obligasi. Dalam kasus penjualan downstream, laba perusahaan induk yang terpisah meliputi seluruh jumlah laba yang belum direalisasi (termasuk dalam akun penjualan dan harga pokok penjualannya) dan laba perusahaan anak tidak terpengaruh. Proses konsolidasi mengeliminasiseluruh jumlah penjualan dan harga pokok penjualan antarperusahaan, tanpa memperhatikan apakah penjualan tersebut bersifat downstream atau upstream. Akan tetapi, beban hak minoritas mungkin terpengaruh jika laba bersih perusahaan anak meliputi laba yang belum direalisasi (situasi upstream). &eban hak minoritas tidak terpengaruh jika laba perusahaan induk yang terpisah meliputi laba yang belum direalisasi (situasi downstream), karena para pemegang saham minoritas hanya berhak atas laba perusahaan anak. Jika laba bersih perusahaan anak lebih saji (dari sudut pandang entitas konsolidasi),karena meliputi laba yang belum direalisasi, laba yang dialokasikan ke hak minoritas harus didasarkan pada perusahaan anak yang telah direalisasi. Laba perusahaan anak yang telah direalisasi adalah laba bersih yang dilaporkan perusahaan anak yang disesuaikan dengan laba antarperusahaan dari penjualan upstream Penulis mencontohkan secara dasar, misal mengasumsikan PT.A memiliki 75 % saham PT.B, PT.A melaporkan laba nya sendiri sebesar 150 juta dan PT.B melaporkan laba 90 juta termasuk
Image of page 1
Image of page 2

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 7 pages?

  • Fall '19

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture