09 Audit Kompresor_3.pdf - MODUL PERKULIAHAN Audit Energi...

This preview shows page 1 - 5 out of 13 pages.

2018 1 Audit Energi Pusat Bahan Ajar dan eLearning Julpri Andika, ST., M.Sc MODUL PERKULIAHAN Audit EnergiAudit Energi Kompressor Fakultas Program Studi TatapMuka Kode MK DisusunOleh Teknik Elektro 09 Kode MK Julpri Andika, ST., M.Sc Abstract Kompetensi Memberikan pemahaman tentang Analisa Kemampuan Kompressor Mampu menganalisa Kinerja Kompressor
2018 2 Audit Energi Pusat Bahan Ajar dan eLearning Julpri Andika, ST., M.Sc 9. Kompressor dan Sistim Udara Tekan Plant industri menggunakan udara tekan untuk seluruh operasi produksinya, yang dihasilkan oleh unit udara tekan yang berkisar dari 5 horsepower (hp) sampai lebih 50.000 hp. Departemen Energi Amerika Serikat (2003) melaporkan bahwa 70 sampai 90 persen udara tekan hilang dalam bentuk panas yang tidak dapat digunakan, gesekan, salah penggunaan dan kebisingan (lihat gambar 9.1). Sehingga, kompresor dan sistim udara tekan menjadi area penting untuk meningkatkan efisiensi energi pada plant industri. Gambar 9.1. Diagram Shanky untuk Sistim Udara Tekan Merupakan catatan yang berharga bahwa biaya untuk menjalankan sistim udara tekan jauh lebih tinggi daripada harga kompresor itu sendiri (lihat Gambar 9.2). Penghematan energi dari perbaikan sistim dapat berkisar dari 20 sampai 50 persen atau lebih dari pemakaian listrik, menghasilkan ribuan bahkan ratusan ribu dolar. Sistim udara tekan yang dikelola dengan benar dapat menghemat energi, mengurangi perawatan, menurunkan waktu penghentian operasi, meningkatkan produksi, dan meningkatkan kualitas.
2018 3 Audit Energi Pusat Bahan Ajar dan eLearning Julpri Andika, ST., M.Sc Gambar 9.2. Komponen biaya dalam sistim udara tekan Sistim udara tekan terdiri dari bagian pemasokan, yang terdiri dari kompesor dan perlakuan udara, dan bagian permintaan, yang terdiri dari sistim distribusi & penyimpanan dan peralatan pemakai akhir. Bagian pemasokan yang dikelola dengan benar akan menghasilkan udara bersih, kering, stabil yang dikirimkan pada tekanan yang dibutuhkan dengan biaya yang efektif. Bagian permintaan yang dikelola dengan benar akan meminimalkan udara terbuang dan penggunaan udara tekan untuk penerapan yang tepat. Perbaikan dan pencapaian puncak kinerja sistim udara tekan memerlukan bagian sistim pemasokan dan permintaan dan interaksi diantara keduanya . 9.1 Komponen Utama Sistim Udara Tekan Sistim udara tekan terdiri dari komponen utama berikut: Penyaring udara masuk, pendingin antar tahap, after-coolers, pengering udara, traps pengeluaran kadar air, penerima, jaringan pemipaan, penyaring, pengatur dan pelumas an (lihat Gambar 9.3). Filter Udara Masuk: Mencegah debu masuk kompresor; Debu menyebabkan lengketnya katup/ kran, merusak silinder dan pemakaian yang berlebihan. Pendingin antar tahap: Menurunan suhu udara sebelum masuk ke tahap berikutnya untuk mengurangi kerja kompresi dan meningkatkan efisiensi. Biasanya digunakan pendingin air.
2018 4 Audit Energi Pusat Bahan Ajar dan eLearning Julpri Andika, ST., M.Sc After-Coolers: Tujuannya

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture