PROPOSAL METOPEL DWI KURNIA PUTRI 1310015311011.docx - BAB...

This preview shows page 1 - 3 out of 28 pages.

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pariwisata merupakan salah satu sektor industri terbesar dan menjadi sektor ekonomi yang tumbuh paling cepat di dunia (Muallisin, 2007). Menurut Pendit (dalam Soebagyo, 2012) selain sebagai sektor industri terbesar, pariwisata dapat pula dijadikan sebagai pendorong berbagai sektor industri. Pemerintah Indonesia berupaya untuk meningkatkan devisa melalui berbagai usaha optimalisasi pembangunan di segala sektor termasuk optimalisasi di bidang pariwisata hingga saat ini. Pembangunan sektor pariwisata merupakan salah satu terobosan untuk meningkatkan devisa baik itu di tingkat nasional maupun daerah. Dalam rangka mensejajarkan sektor pariwisata dengan sektor lainnya, maka perlu dilakukan usaha pembangunan secara representatif dan komprehensif dalam industri pariwisata (AE, Prabowo, 2014). Indonesia merupakan negara kepulauan yang kaya akan sumber daya alam, dimana sumber daya tersebut merupakan suatu potensi yang dapat dijadikan sebagai daya tarik wisata (Fandeli, 1995). Dari sekian banyak daya tarik wisata yang ada di Indonesia, salah satunya terletak di Kota Padang. . Kota Paadang merupakan salah satu kota di Sumatera Barat yang memiliki luas daerah yang sangat luas yaitu 694,96 Km². Kota yang memiliki tarian khas yang bernama tari piring ini juga terkenal akan kekayaan budaya dan kekayaan alamnya. Salah satu bukti kekayaan alam yang dimiliki oleh kota Padang adalah Pulau Pasumpahan. Pulau Pasumpahan adalah sebuah pulau baru yang baru dua tahun ini dipromosikan sebagai destinasi wisata. Pulau Pasumpahan kian terkenal semenjak ramainya para touris mengunjungi pulau tersebut. Pulau Pasumpahan terletak 20 km dari pusat kota Padang, tepatnya berada di Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Pemandangan kebun lautnya sangat mempesona. Ada banyak batu karang yang menjadi rumah bagi ribuan ikan kerang, bunga karang, udang karang, dan tumbuhan laut. Pulau Pasumpahan sangat cocok untuk scuba diving, karena airnya sangat jernih. Selain itu, angin di pulau ini konstan, jadi cocok untuk olahraga selancar layang ( kitesurfing). Keindahan bawah laut Pulau Pasumpahan yang dihuni oleh beberapa jenis terumbu karang dan berbagai jenis ikan yang masih terpelihara secara alami (jalan2.com, 2013). Kunjungan wisatawan asing maupun lokal sebanyak 425 turis maupun yang mengunjungi lokasi ini setiap minggunya, terlebih pula pada saat ada hari libur 1
Image of page 1
angka kunjungan wisatawan meningkat hingga 5 kali lipat nya (hasil wawancara dengan pengelola). Selain menyimpan potensi yang besar, Pulau Pasumpahan ternyata juga memiliki masalah. Perlu perbaikan ekosistem bawah airnya, khususnya terumbu karang. Pulau Pasumpahan di Kota Padang, Sumatera Barat perlu perbaikan ekosistem bawah airnya, khususnya terumbu karang (Jeroen van Der Kooij, 2015). Salah satu kelompok nelayan di Kota Padang, yaitu k elompok Nelayan Samudra Bhakti mulai geram dengan kegiatan lego jangkar yang dilakukan kapal-kapal tak bertuan. Pasalnya, kapal yang membuang jangkar sembarangan di kawasan itu sering diprotes oleh nelayan setempat, sebab jangkar bisa secara
Image of page 2
Image of page 3

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 28 pages?

  • Fall '19

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture