Bab 13 Ekoin.pdf - E k o n o m i I n t e r n a s i o n a l | 101 Materi Minggu 13 Peranan Perdagangan Internasional dalam Pertumbuhan Ekonomi 13.1 Efek

Bab 13 Ekoin.pdf - E k o n o m i I n t e r n a s i o n a l...

This preview shows page 1 - 3 out of 10 pages.

Image of page 1
E k o n o m i I n t e r n a s i o n a l | 101 Universitas Gunadarma | PTA 2013/2014 Dosen : Ardiprawiro, S.E Materi Minggu 13 Peranan Perdagangan Internasional dalam Pertumbuhan Ekonomi 13.1. Efek Perdagangan Internasional dalam Pertumbuhan Ekonomi Menurut ahli ekonomi Klasik maupun Neo Klasik perdagangan internasional dapat mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara. Perdagangan internasional merupakan “motor pertumbuhan ( engine of growth )” . Pendapat Klasik ini dapat ditelusuri mulai dari David Hume, Ricardo, Marshall, Edgeworth sampai Haberler. Jika aktifitas perdagangan internasional adalah ekspor dan impor, maka salah satu dari komponen tersebut atau kedua-duanya dapat menjadi motor penggerak bagi pertumbuhan. Tambunan (2005) menyatakan pada awal tahun 1980-an Indonesia menetapkan kebijakan yang berupa export promotion . Dengan demikian, kebijakan tersebut menjadikan ekspor sebagai motor penggerak bagi pertumbuhan. Ricardo, salah satu penulis Klasik mengembangkan teori comparative advantage . Inti dari teorinya adalah setiap negara akan mengekspor barang yang memiliki comparative advantage , yakni barang yang dapat dihasilkan dengan menggunakan faktor produksi yang dimiliki oleh negara tersebut dalam jumlah besar dan mengimpor barang yang comparative advantage-nya kecil. Kedua negara akan memperoleh keuntungan dengan melakukan perdagangan. Dengan demikian peranan perdagangan internasional dalam pertumbuhan ekonomi cukup besar. Kenaikan perdagangan akan memperbesar potensi pertumbuhan ekonomi. Beberapa kritik terhadap pandangan Klasik ini, antara lain: pertama, teori Klasik masih bersifat statis sehingga tidak dapat menjelaskan proses pertumbuhan yang pada dasarnya bersifat dinamis. Kedua, perdagangan internasional justru menyebabkan ketidakmerataan antarnegara miskin dengan negara maju, sehingga menimbulkan ketidakseimbangan internasional. Ketiga, perdagangan internasional menyebabkan nilai tukar emas ( terms of trade ) negara berkembang mengalami penurunan. Hal ini dikarenakan ekspornya masih terbatas pada barang-barang primer, sedangkan impornya berupa barang manufaktur. Meskipun ada juga wacana lain mengenai pengangguran, inflasi atau kenaikan harga barang- barang secara bersamaan, kemiskinan, pemerataan pendapatan dan lain sebagainya. Meskipun banyak kritik yang dilontarkan, namun kenyataannya perdagangan internasional tetap mempunyai peranan yang cukup besar bagi pertumbuhan ekonomi. 13.2. Efek terhadap Produksi Perdagangan luar negeri mempunyai pengaruh yang kompleks terhadap sector produksi di dalam negeri. Secara umum kita bisa menyebutkan empat macam pengaruh yang bekerja melalui adanya: 1) Spesialisasi produksi Perdagagangan internasional mendorong masing-masing negara kearah spesialisasi dalam produksi barang di mana negara tersebut memiliki keunggulan komperatifnya. Dalam kasus constant- cost , akan terjadi spesialisasi produksi yang penuh, sedangkan dalam kasus increasing-cost terjadi spesialisasi yang tidak penuh. Yang perlu diingat disini adalah spesialisasi itu sendiri tidak membawa
Image of page 2
Image of page 3

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 10 pages?

  • Fall '18
  • Exex

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

Stuck? We have tutors online 24/7 who can help you get unstuck.
A+ icon
Ask Expert Tutors You can ask You can ask You can ask (will expire )
Answers in as fast as 15 minutes