384-974-1-SM.pdf - ANALISIS SEKTOR UNGGULAN(LQ,STRUKTUR EKONOMI(SHIFT SHARE DAN PROYEKSI PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO PROVINSI PAPUA 2018 Pieter

384-974-1-SM.pdf - ANALISIS SEKTOR UNGGULAN(LQ,STRUKTUR...

This preview shows page 1 - 3 out of 15 pages.

ANALISIS SEKTOR UNGGULAN (LQ),STRUKTUR EKONOMI ( SHIFT SHARE ), DAN PROYEKSI PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO PROVINSI PAPUA 2018 Pieter Noisirifan de FRETES 1 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ottow & Geissler Serui - Papua 1 [email protected] ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah: (1). Untuk mengidentifikasi dan menganalisis PDRB Papua dengan PDB serta menentukan sektor-sektor unggulan (dasar); (2) Untuk menganalisis struktur ekonomi (National Share, Proporsional Shift dan Differential Shift);(3) Untuk memperkirakan PDRB Provinsi Papua berdasarkan proyeksi PDB.Alat analisis; (1). Location Quotient (LQ), (2). Analisis Shift-share dan (3) Proyeksi.Hasil Analisis:(A). LQ> 1, ada tujuh sektor unggulan (dasar) yaitu: Pertambangan dan Renggalian; Pengadaan Listrik dan Gas; Konstruksi; Transportasi dan Pergudagan; Layanan Perusahaan; Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, Jamsostek; Pelayanan Kesehatan dan Kegiatan Sosial.(B).* Bagian terbesar dari struktur ekonomi Provinsi Papua adalah Industri Pengolahan sebesar 2259,90, sedangkan yang terkecil adalah Air Minum, Penanganan Sampah, Limbah sebesar 3,2.* Proporsional Shift memiliki delapan sektor yang negatif.*Shift Differential memiliki enam sektor yang negatif.(C). Proyeksi Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Papua pada tahun 2018 adalah 167.351,61 miliar rupiah. Kata kunci: Location Quotient, sektor primer, shift share. I. Latar Belakang Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator dari sebuah proses pembangunan ekonomi yang dilakukan baik di tingkat nasional maupun regional (daerah).Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang dilaksanakan melalui efektivitas dan efisiensi pembangunan ekonomi, maka pelaksanaan pembangunan ekonomi perlu diarahkan pada sektor-sektor yang mampu memberikan multiplier effect yang besar terhadap sektor-sektor lainnya dan perekonomian secara keseluruhan. Papua merupakan propinsi yang pada tahun 2015dan 2016 memiliki pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yaitu 7,47 untuk tahun 2015 dan 9,21 untuk tahun 2016, sedangkan pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2015 sebesar 4,79 dan tahun 2016sebesar 5,02 (Data Dinamis Perekonomian Papua, Maret 2017, hal. 2). Pertumbuhan ekonomi Papua -yang lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Nasional membawa peneliti untuk mengetahui lebih dalam tentang peranan setiap sektor dan sektor apa saja yang merupakan sektor basis
Image of page 1
( base-sector ) dalam, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Papua terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Sesuai dengan data yang tertera pada Badan Pusat Statistik (BPS), perhitungan harga konstan yang semula memakai tahun 2000 sebagai tahun dasar diganti dengan tahun dasar 2010. Sektor-sektor yang ada pada Produk Domestik Bruto (PDB) dan Produk Domestik Regional Bruto (,PDRB) awalnya sebanyak 9 sektor sekarang berubah menjadi 17 (tujuh belas) sektor. Sumbangan nilai tambah masing-masing sektor di suatu daerah (Kabupaten/Propinsi) terhadap sumbangan nilai tambah sektor tersebut dalam skala yang lebih luas, disebut skala nasional (Propinsi/Negara) bisa dicari dengan Location Quotient (LQ) [(Budiharsono (2001) dalam Putra (2011:164)].
Image of page 2
Image of page 3

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 15 pages?

  • Fall '18
  • Exex

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

Stuck? We have tutors online 24/7 who can help you get unstuck.
A+ icon
Ask Expert Tutors You can ask You can ask You can ask (will expire )
Answers in as fast as 15 minutes