diskusi2.docx - Yang terhormat Tutor dan rekan-rekan...

This preview shows page 1 - 2 out of 4 pages.

Yang terhormat Tutor dan rekan-rekan sekalian Berikut tanggapan saya mengenai Pengambilan Keputusan berdasarkan Analitical Hierarchy Process (AHP) Analitical Hierarchy Process (AHP) diperkenalkan oleh Thomas Saaty pada tahun 1971-1975 di Wharton School of Economic (USA), kemudian dikembangkan di University of Pitsburg (USA). Dan masuk ke Indonesia pada tahun 1984. AHP merupakan salah satu bentuk model dalam pengambilan keputusan dengan multiple criteria menjadi suatu hierarki. AHP yang dikembangkan oleh Thomas Saaty merupakan metode untuk membuat urutan alternatif keputusan dan memilih yang terbaik pada saat pengambilan keputusan memiliki beberapa tujuan atau kriteria untuk mengambil keputusan tertentu. Peralatan utama pada AHP adalah hierarki fungsional dengan input utamanya adalah persepsi manusia. Sehingga dengan hierarki, suatu masalah yang kompleks dan tidak terstruktur yang dipecahkan kedalam kelompoknya, kemudian kelompok tersebut diatur kedalam bentuk hierarki. Metode AHP hampir identik dengan model perilaku politis, yaitu merupakan model keputusan individual dengan menggunakan pendekatan kolektif dari proses pengambilan keputusan. Kelebihan AHP dengan yang lainnya adalah : 1. Struktur yang hierarki, sebagai konsekuensi dari kriteria yang dipilih sampai pada sub kriteria yang paling dalam. 2. Memperhitungkan validitas sampai dengan batan toleransi inkonsistensi berbagai kriteria dan alternative yang dipilih oleh para pengambil keputusan tersebut. 3. Memperhitungkan daya tahan atau ketahanan output analisis sensitivitas pengambil keputusan. Ada 3 prinsip pemikiran Analitik dalam memecahkan masalah dengan analisis logik diantaranya adalah : 1. Prinsip menyusun hierarki 2. Prinsip menetapkan prioritas 3. Prinsip konsistensi logik Sedangkan AHP juga memiliki landasan aksiomatik yang terdiri dari : 1. Resiprocal Comparison, bahwa matriks perbandingan berpasangan yang telah terbentuk harus bersifat berkebalikan. Contohnya, jika X adalah k kali lebih penting dari pada Y maka Y adalah 1/k kali lebih penting dari X.
Image of page 1

Subscribe to view the full document.

Image of page 2
  • Fall '19

What students are saying

  • Left Quote Icon

    As a current student on this bumpy collegiate pathway, I stumbled upon Course Hero, where I can find study resources for nearly all my courses, get online help from tutors 24/7, and even share my old projects, papers, and lecture notes with other students.

    Student Picture

    Kiran Temple University Fox School of Business ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    I cannot even describe how much Course Hero helped me this summer. It’s truly become something I can always rely on and help me. In the end, I was not only able to survive summer classes, but I was able to thrive thanks to Course Hero.

    Student Picture

    Dana University of Pennsylvania ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    The ability to access any university’s resources through Course Hero proved invaluable in my case. I was behind on Tulane coursework and actually used UCLA’s materials to help me move forward and get everything together on time.

    Student Picture

    Jill Tulane University ‘16, Course Hero Intern

Ask Expert Tutors You can ask 0 bonus questions You can ask 0 questions (0 expire soon) You can ask 0 questions (will expire )
Answers in as fast as 15 minutes