Course Hero Logo

Diskusi3.docx - 1. Apakah yang dimaksud dengan koefisien...

Course Hero uses AI to attempt to automatically extract content from documents to surface to you and others so you can study better, e.g., in search results, to enrich docs, and more. This preview shows page 1 out of 1 page.

1.Apakah yang dimaksud dengan koefisien korelasi saham? Mengapa ukuran koefisien korelasidiperlukan dalam mengukur risiko portofolio? Berikan penjelasan dengan baik! 2.Pada tanggal 15 Agustus 2019, Aidan membeli saham PT ABC sebanyak 25.000 lembardengan harga Rp12.000 per lembar. Saham yang dibeli merupakan saham yang sangat mudahdiperjual belikan, dan harganya sangat dinamis. Selanjutnya pada tanggal 14 September2019, harga saham menjadi Rp14.500 per lembar. Aidan berkeinginan untuk menjualsebagian sahamnya, dan berkonsultasi dengan pialang saham. Akhirnya disepakati untukmenjual saham sebanyak 5.000 lembar dengan perjanjian pialang akan mendapatkan 2.5%dari keuntungan yang didapat. Berapa besaran imbal hasil yang diterima Aidan padatransaksi tersebut.Tanggapan:1.Koefisien Korelasi Saham adalah suatu ukuran statistik untuk mengukur besaran pergerakanserempak secara relative (relative comovements) dari 2 variabel.
End of preview. Want to read the entire page?

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

Term
Summer
Professor
N/A
Tags

Unformatted text preview: Nilai koefisien korelasi berada atau bergerak di antara -1 dan +1. Koefisien korelasi -1 memberikan arti bahwa varian imbal hasil kedua saham bergerak ke arah yang berlawanan secara sempurna. Sedangkan Koefisien korelasi +1 memberikan arti bahwa varian imbal hasil kedua saham bergerak ke arah yang sama persis. Jika koefisien korelasi = 0 maka pergerakan kedua jenis saham tidak memiliki hubungan satu sama lain, sehingga penggabungan kedua saham akan mampu menekan risiko portofolio secara signifikan. Koefisien korelasi diperlukan untuk mengukur tingkat resiko portofolio saham tersebut, semakin banyak saham berkorelasi nol (0) maka akan mampu mengurangi risiko portofolio. 2. Actual Return (Rp) = Rp (5.000 x 14.500 x 97,5%) – Rp (5.000 x 12.000) = Rp. 70.687.500 – Rp. 60.000.000 = Rp. 10.687.500 Actual Return (%) = Rp. 70.687.500 – Rp. 60.000.000 Rp.60.000.000 = 17,81%...
View Full Document

Newly uploaded documents

Show More

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture