Paparan Menteri PPN - Dampak Ekonomi dan Skema Pembiayaan IKN_edit IKN 5.pdf - Dampak Ekonomi dan Skema Pembiayaan Pemindahan Ibu Kota Negara Oleh

Paparan Menteri PPN - Dampak Ekonomi dan Skema Pembiayaan IKN_edit IKN 5.pdf

This preview shows page 1 - 8 out of 24 pages.

Dampak Ekonomi dan Skema Pembiayaan Pemindahan Ibu Kota Negara dalam Dialog Nasional II: Menuju Ibu Kota Masa Depan: Smart, Green and Beautiful Rabu, 26 Juni 2019 Oleh: Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas
Image of page 1
Republik Indonesia 2 Outline 1. Mengapa Ibu Kota harus pindah ke Luar Jawa 2. Analisis Dampak Ekonomi 3. Skema Pembiayaan
Image of page 2
Republik Indonesia 3 Mengapa Ibu Kota harus pindah ke Luar Jawa? 1
Image of page 3
Republik Indonesia 4 Mengapa Ibu Kota harus pindah ke Luar Jawa? (1/2) 1 Krisis Ketersediaan Air di Pulau Jawa terutama DKI Jakarta dan Jawa Timur 2 3 Kontribusi Ekonomi per Pulau terhadap PDB Nasional Kontribusi Ekonomi Pulau Jawa terhadap PDB Nasional 58,49%, Share PDRB Jabodetabek terhadap PDB Nasional 20,85%. Sumber: Badan Pusat Statistik (2018) Sekitar 57% Penduduk Indonesia terkonsentrasi di Pulau Jawa Pulau jawa memiliki jumlah penduduk tertinggi, 56,56% dari total jumlah penduduk Indonesia, sementara itu daerah-daerah lain memiliki jumlah penduduk sangat rendah (<10%) kecuali Pulau Sumatera
Image of page 4
Republik Indonesia Pertumbuhan urbanisasi yang sangat tinggi, dengan konsentrasi penduduk terbesar di Jakarta dan Jabodetabekpunjur 5 Meningkatnya beban Jakarta : sehingga terjadi penurunan daya dukung lingkungan dan besarnya kerugian ekonomi 6 Jumlah Penduduk Rawan banjir Tanah turun dan muka air laut naik Kualitas air sungai 96% tercemar berat Kemacetan tinggi dan sistem pengelolaan transportasi sangat buruk Kerugian ekonomi akibat kemacetan mencapai Rp 56 triliun per tahun (PUSTRAL-UGM 2013) 5 Konversi Lahan terbesar terjadi di Pulau Jawa Sumber: Hasil Modelling KLHS Bappenas, 2019 4 Mengapa Ibu Kota harus pindah ke Luar Jawa? (2/2)
Image of page 5