TOM_74D_Case5_Kelompok3.doc - MAN 5322 TECHNOLOGY AND OPERATIONS MANAGEMENT LAPORAN TUGAS KELOMPOK 3 Operations Strategy at Galanz Disusun Oleh 1 Elvira

TOM_74D_Case5_Kelompok3.doc - MAN 5322 TECHNOLOGY AND...

This preview shows page 1 - 4 out of 9 pages.

MAN 5322 TECHNOLOGY AND OPERATIONS MANAGEMENTLAPORAN TUGAS KELOMPOK 3Operations Strategy at GalanzDisusun Oleh:1.Elvira R. Edmanda (447565)2.Hestyriani Anisa(447593)3.Khalishah Ulimah (447605)4.Listianing W (447614)5.Muammar (447626)6.Purbasari W(447642)7.Rika Mustika Sari (447643)PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMENFAKULTAS EKONOMI DAN BISNISUNIVERSITAS GADJAH MADA2019
Background image
RINGKASAN KASUSKasus ini menyajikan keputusan-keputusan strategis yang telah dilakukan oleh Galanz dalammentransformasikan bisnis perusahaannya. Galanz membangun bisnisnya dengan permulaanyang sederhana pada tahun 1978 sebagai salah satu pemain pada industri garmen di Shunde,Guangdong. Meskipun perusahaan dapat meraup keuntungan yang besar pada industrigarmen ini, risiko dan tantangan yang akan dihadapi pada masa yang akan datangmengancam keberlanjutan perusahaan. Liang Senior sebagai founderberhasil mengubahhaluan strategi bisnis perusahaannya setelah menganalisis peluang dan potensi pasar yangbesar pada industri manufaktur peralatan listrik, dengan microwave oven sebagai produkutamanya. Galanz berhasil menduduki posisi sebagai market leader. Pada tahun 2003, Galanzmendominasi persaingan pasar domestik dengan market share sebesar 60 persen dan padatahun 2007 Galanz berhasil menguasai lebih dari 50 persen market share pada pasar global. Kesuksesan Galanz tidak lepas dari strategi low-cost yang diterapkan, melalui free transfer ofproduction line serta investasi pada research and development sehingga Galanz memilikikapabilitas produksi tinggi dengan biaya rendah. Produk microwave oven tersebut dipasarkankepada brand asing dengan cara OEM dan ODM. Sementara pada pasar domestik, Galanzmemasarkan produknya secara OBM.Saat ini, timbul suatu kebutuhan dan rencana dari perusahaan untuk melakukan ekspansi kepasar internasional dengan memasarkan produknya secara OBM. Namun terdapat beberapatantangan yang dihadapi Galanz. Pertama, Galanz memiliki daya tawar yang relatif rendah kepada suppliers-nya yangmenunjang komponen inti produk. Suppliers tersebut adalah pemain pada industri yang samadan telah lebih dulu beroperasi secara global. Kedua, situasi persaingan pasar internasionalyang jauh berbeda dengan situasi persaingan pada pasar domestik. Galanz kurang familiarterhadap perbedaan karakteristik pasar overseassehingga dibutuhkan pendekatan strategiyang berbeda, baik dari segi operasi maupun pemasaran. Oleh karena itu, pembahasanterhadap kasus Galanz ini bertujuan untuk menganalisis kombinasi strategi operasi yang perludilakukan oleh Galanz pada pasar global maupun mempertahankan posisinya pada pasardomestik.
Background image
PEMBAHASANHow should Galanz align its competitive strategy with the current operationsconfiguration characterised by the combination of OEM, OBM and ODM?
Background image
Image of page 4

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 9 pages?

  • Spring '19
  • Rocky Adiguna

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture