147-465-1-PB (1).doc - INTERAKSI SISWA RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL(RSBI DALAM MEMAKNAI SIMBOLITASNYA Sylvia Anggreni Siagian ABSTRAK

147-465-1-PB (1).doc - INTERAKSI SISWA RINTISAN SEKOLAH...

This preview shows page 1 - 3 out of 18 pages.

INTERAKSI SISWA RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL (RSBI)DALAM MEMAKNAI SIMBOLITASNYASylvia Anggreni SiagianABSTRAKInteraksi sosial merupakan alat dalam kehidupan sosial yang tertata dalam bentuktindakan-tindakan yang didasarkan pada nilai-nilai dan norma-norma sosial yang berlakudi masyarakat, membutuhkan simbol-simbol tertentu serta melibatkan suatu pertukaransimbol. Sistem pendidikan yang bertumpu pada program RSBI ternyata membawaberbagai persoalan dalam kehidupan bermasyarakat khususnya bagi murid murid di SMANegeri I Medan. interaksi yang terjalin diantara para siswa kelas plus dan reguler padakenyataannya kurang baik. Para siswa RSBI Plus berupaya menunjukkan identitas diridan status sosial mereka dengan menggunakan berbagai simbol-simbol sosial, seperticara berpakaian yang modis, fashionable, dan juga gadget yang canggih. Kompetisi yangterjadi diantara siswa bukanlah secara intelektual tetapi gaya hidup. Perlakuan khususyang diberikan oleh para guru terhadap siswa kelas plus ternyata berdampak terhadaphubungan yang terjalin diantara para guru dan murid, dimana yang terbentuk adalah polainteraksi guru yang bersifat permisif dimana maksudnya dalam pengelolaan kelas gurumemberi kebebasan pada siswa untuk melakukan berbagai aktifitas sesuai dengan yangmereka inginkan. Hal ini berdampak pada kurangnya wibawa para guru dihadapan murid-muridnya. Dan program RSBI ini kental berbau privatisasi pendidikan pada sekolahnegeri. Padahal sekolah negeri seharusnya menjadi wadah utama bagi peserta didik darisemua kalangan masyarakat menimba ilmu tanpa diskriminasi dan kastanisasi.PENDAHULUANInteraksi sosial merupakan kunci dari semua kehidupan manusia, oleh karena itutanpa adanya interaksi sosial, tidak akan mungkin ada kehidupan manusia (Soekanto,1985 : 54). Interaksi antarindividu melibatkan suatu pertukaran simbol. Ketika kitaberinteraksi dengan yang lainnya, kita secara konstan mencari "petunjuk" mengenai tipeperilaku apakah yang cocok dalam konteks itu dan mengenai bagaimanamenginterpretasikan apa yang dimaksudkan oleh orang lain. Simbol misalnya bahasa,tulisan dan simbol lainnya yang dipakai bersifat dinamis dan unik. Sebelum bertindakmanusia mengenakan arti-arti tertentu kepada dunianya sesuai dengan skema-skemainterpretasi yang telah disampaikan kepadanya melalui proses-proses sosial. Baikkelakukan sendiri maupun kelakuan orang lain senantiasa disesuaikan dan diserasikandengan arti-arti tertentu (Bachtiar, 2006: 248). Makna tersebut tersebut muncul atauberasal dari interaksi seseorang dengan sesamanya.
Background image
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni pendekatan dalammenanggapi interaksi sosial masyarakat, yaitu pendekatan interaksionisme simbolik yangbanyak dijumpai dalam kehidupan masyarakat. Pendekatan ini bersumber dari pemikiranGeorge Herbert Mead. Menurut Mead (Sunarto, 2004:50), simbol merupakan sesuatuyang dinilai atau maknanya diberikan kepadanya oleh mereka yang mempergunakannya.
Background image
Image of page 3

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 18 pages?

  • Spring '19

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture