GITA TUGAS IKHLAS DAN SEDERHANA.docx - IKHLAS DAN SEDERHANA Nama GITA AWANI FEBRIANI KELAS VA SDN 01 PAGI CENGKARENG BARAT Pengertian Ikhlas Secara

GITA TUGAS IKHLAS DAN SEDERHANA.docx - IKHLAS DAN SEDERHANA...

This preview shows page 1 - 4 out of 10 pages.

IKHLAS DAN SEDERHANA Nama : GITA AWANI FEBRIANI KELAS : VA SDN 01 PAGI CENGKARENG BARAT
Image of page 1
Pengertian Ikhlas Secara bahasa , Ikhlas bermakna bersih dari kotoran dan menjadikan sesuatu bersih dari kotoran. Sedangkan secara istilah, Ikhlas berarti niat dengan mengharap ridha Allah saja dalam beramal tanpa menyekutukan-Nya dengan yang lain. Ada pula yang mengatakan ikhlas ialah membersihkan amalan dari ingin mencari perhatian manusia. Sebagian lagi ada yang mendefinisikan bahwa orang yang ikhlas ialah orang yang tidak memperdulikan meskipun seluruh penghormatan dan penghargaan hilang dari dirinya dan berpindah kepada orang lain, karena ingin memperbaiki hatinya hanya untuk Allah semata dan ia tidak senang jikalau amalan yang ia lakukan diperhatikan oleh orang, walaupun perbuatan itu sederhana. Oleh karena itu, bagi seorang muslim sejati makna ikhlas adalah ketika ia mengarahkan seluruh perkataan, perbuatan, dan jihadnya hanya untuk Allah, mengharap ridha-Nya, dan kebaikan pahala-Nya tanpa melihat pada kekayaan dunia, tampilan, kedudukan, kemajuan atau kemunduran. Dengan demikian, Muslim tersebut menjadi tentara fikrah dan aqidah, bukan tentara dunia dan kepentingan. Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagiNya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama berserah diri (muslim).” (QS. Al-An’aam [6]: 162) Dan yang berkarakter seperti itulah yang mempunyai semboyan “Allahu Ghayaatunaa” , yang artinya Allah adalah tujuan kami, dalam segala aktivitas dalam mengisi kehidupan. Kedudukan Ikhlas Rasulullah SAW. pernah bersabda, “Ikhlaslah dalam beragama, cukup bagimu amal yang sedikit.” Ditanya Sahl bin Abdullah At-Tusturi, Apa yang paling berat bagi nafsu? Ia menjawab: “Ikhlas, karena dengan demikian nafsu tidak memiliki tempat dan bagian lagi.” Berkata Sufyan Ats-Tsauri: “Tidak ada yang paling berat untuk kuobati daripada niatku, karena ia selalu berubah- ubah.” Ikhlas adalah melakukan amal, baik perkataan maupun perbuatan ditujukan untuk Allah Ta’ala semata. Allah SWT dalam Al-Qur’an memerintahkan kita untuk ikhlas, seperti dalam firmanNya (yang
Image of page 2
artinya): “dan (aku telah diperintah): “Hadapkanlah wajahmu kepada agama dengan tulus dan ikhlas, dan jangan sekali-kali kamu termasuk orang yang musyrik.” (QS. Yunus [10] : 105) Rasulullah SAW, juga mengingatkan kita melalui sabdanya (yang artinya), “Allah tidak menerima amal kecuali apabila dilaksanakan dengan ikhlas untuk mencari ridha Allah semata.” (HR. Abu Daud dan Nasa’i) Imam Ali bin Abu Thalib r.a juga berkata, “orang yang ikhlas adalah orang yang memusatkan pikirannya agar setiap amal diterima oleh Allah.” Ikhlas adalah buah dan intisari dari iman. Seseorang tidak dianggap beragama dengan benar jika tidak ikhlas. Firman Allah SWT (yang artinya): Katakanlah (Muhammad): “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam.” (QS. al- An’aam [6]: 162) Allah SWT juga berfirman dalam ayat lain (yang artinya), “Padahal
Image of page 3
Image of page 4

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 10 pages?

  • Summer '18

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

Stuck? We have tutors online 24/7 who can help you get unstuck.
A+ icon
Ask Expert Tutors You can ask You can ask You can ask (will expire )
Answers in as fast as 15 minutes