12421-16144-1-PB.pdf - 1 PENGARUH STRATEGI DIVERSIFIKASI...

This preview shows page 1 - 3 out of 29 pages.

1 PENGARUH STRATEGI DIVERSIFIKASI TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN STRUKTUR MODAL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Pada Perusahaan Sektor Properti dan Real Estate di Bursa Efek Indonesia Periode 2009-2013) Uli Sulastri Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Surabaya Email: [email protected] Abstract : The purpose of this study was to determine how the diversification strategy influence the performance of the company with the capital structure. This research was conducted on the company property and real estate sectors listed of Indonesia Stock Exchange in 2009-2013. The method of Sample selection used purposive sampling and obtained 90 samples of data. The analysis technique used linear regression with intervening variables.The results showed that the diversification strategy does not affect the corporate's financial performance and capital structure, while the capital structure give the positive effect on the financial performance. In conclution, the indirect effect of diversification strategy didn’t give the influence on financial performance through the capital structure. In short, the capital structure not a mediator for diversification strategy in to the corporate’s financial performance. Keywords : Diversification strategy, Capital Structure, Corporate’s Financial Performance PENDAHULUAN Berkembangnya pasar bebas seperti dengan adanya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), membuat persaingan usaha diantara perusahaan yang ada semakin ketat. Agar perusahaan dapat mempertahankan eksistensinya, bahkan dapat unggul dalam parsaingan tersebut, perusahaan perlu menerapkan strategi yang
2 tepat. Salah satu bentuk strategi adalah strategi diversifikasi. Strategi diversifikasi merupakan perluasan pangsa pasar yang dilakukan perusahaan, dimana perusahaan mengembangkan bisnisnya menjadi beraneka ragam atau lebih dari satu segmen usaha. Sebagian besar perusahaan di Indonesia, khususnya perusahaan yang sudah go public atau terdaftar di Bursa Efek Indonesia melakukan strategi diversifikasi. Berikut ini disajikan presentasi penerapan strategi diversifikasi di Bursa Efek Indonesia. Tabel 1 Strategi yang Diterapkan Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2013 No. Sektor Strategi Fokus Strategi Diversifikasi 1. Sektor Pertanian 20,00 % 80,00 % 2. Sektor Pertambangan 28,00 % 72,00 % 3. Sektor Industri Dasar dan Kimia 32,56 % 67,44 % 4. Sektor Aneka Industri 16,67 % 83,33 % 5. Sektor Industri Barang Konsumsi 16,00 % 84,00 % 6. Sektor Properti dan Real Estate 9,76 % 90,24% 7. Sektor Infrastruktur, Utilitas dan Transportasi 12,00 % 88,00 % 8. Sektor Keuangan 25,58 % 74,42 % 9. Sektor Perdagangan, Jasa, dan Investasi 11,27 % 88,73 % Sumber: Laporan Keuangan Perusahaan 2013 ( Data Diolah) Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa semua sektor yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan strategi diversifikasi lebih banyak daripada strategi fokus. Semua sektor yang ada pada BEI melakukan strategi diversifikasi lebih dari 50%. Bahkan pada sektor properti dan real estate menerapkan strategi diversifikasi paling besar dibandingkan dengan sektor-sektor lainnya. Alasan

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture