makiyyah dan madaniyah.docx - ULUMUL QUR'AN MAKKIYAH DAN MADANIYYAH MAKALAH MAKKIYAH DAN MADANIYAH Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah Ulumul

makiyyah dan madaniyah.docx - ULUMUL QUR'AN MAKKIYAH DAN...

This preview shows page 1 - 4 out of 16 pages.

ULUMUL QUR'AN : MAKKIYAH DAN MADANIYYAH MAKALAH MAKKIYAH DAN MADANIYAH Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah : Ulumul Qur’an Dosen Pengampu : Shobirin S.ag, M.ag. Oleh : Kelas / Semester : B / II Awaliyatu Khoirunnisa’ (1420210056) SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI KUDUS JURUSAN SYARI’AH DAN EKONOMI ISLAM/ PRODI EKONOMI SYARIAH 2015 BAB I PENDAHULUAN
A. Latar belakang Semua bangsa berusaha keras untuk melestarikan warisan pemikiran dan nilai-nilai kebudayaannya. Tak terkecuali umat islam, mereka sangat memperhatikan kelestarian risalah Muhammad yang memuliakan semua umat manusia. Itu disebabkan risalah Muhammad bukan sekedar risalah ilmu dan pembaharuan yang hanya mendapat perhatian sepanjang akal menerimanya. Tetapi, di atas itu semua, ia merupakan agama yang melekat pada akal dan terpatri dalam hati. Orang yang membaca Al-Qr’an Al-Karim akan melihat bahwa ayat-ayat makkiyah mengandung karakteristik yang tidak ada dalam ayat-ayat madaniyyah, baik dalam irama maupun maknanya begitupun sebaliknya; sekalipun yang kedua ini didasarkan pada yang pertama dalam hukum-hukum dan perundang-undangannya. Abdul Qasim Al-Hasan bin Muhammad bin Habib An-Naisaburi menyebutkan dalam kitabnya At-Tanbih ‘Ala Fadhli ‘Ulum Al-Qur’an “Di antara ilmu-ilmu Al-Qur’an yang paling utama adalah ilmu tentang nuzulul Al-Qur’an dan wilayahnya, urutan turunnya di makkah dan madinah, tentang hukumnya yang diturunkan di makkah tetapi mengandung hukum madani dan sebaliknya, serupa dengan yang diturunkan di makkah, tetapi pada dasarnya termasuk madani dan sebaliknya. Juga tentang yang diturunkan di Juhfah, Baitul Maqdis, Tha’if atau Hudaibiyah. Demikian juga tentang yang diturunkan di waktu maalm, di waktu siang, diturunkan secara bersama-sama. Atau ayat–ayat Madaniyyah dalam surat-surat Makkiyyah dan sebaliknya. Itu semua adaa 25 macam. Orang yang tidak mengetahuinya dan tidak dapat membeda-bedakannya, ia tidak berhak berbicara tentang Al-Qur’an. ” Bagitu pentingnya arti pengelompokan yang diutarakan Al-Qosim tentang permasalahan tentang ilmu Al-Qur’an yang terdapat dalam bukunya yang berjudul Dirasah fi ‘ulum Al-Qur’an. Pada umumnya, para pakar ‘ulum Al-Qur’an membahas permasalahan ini dalam suatu maudhu’ yang lazim disebut makkiyyah dan madaniyyah. Bila tidak menguasainya, banyak faedah yang tidak dapat dipetik, dan yang hendak mengetahui Al-Qur’an tanpa memahami ayat-ayat makkiyah dan apa itu ayat-ayat madaniyyah, bisa-bisa terjebak ke dalam kesalahan yang fatal. B. Rumusan masalah 1. Apa Pengertian Makkiyah dan Madaniyah ? 2. Bagaimana Sejarah Perkembangan Makkiyah dan Madaniyah ?
3. Bagaimana Perkembangan Makkiyah dan Madaniyah ? 4. Sebutkan Beberapa Contoh dari Ayat Makkiyah dan Madaniyah ? 5. Apa Fungsi Memahami Ilmu Makkiyah dan Madaniyah ? 6. Apa Saja Ayat yang Diturunkan di Luar Kota Makah dan Madinah?

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture