muskuloskeletal 01 - Fisiologi Dasar Otot Rangka Arsitektur...

Info iconThis preview shows pages 1–10. Sign up to view the full content.

View Full Document Right Arrow Icon

Info iconThis preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

View Full DocumentRight Arrow Icon

Info iconThis preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

View Full DocumentRight Arrow Icon

Info iconThis preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

View Full DocumentRight Arrow Icon

Info iconThis preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

View Full DocumentRight Arrow Icon

Info iconThis preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

View Full DocumentRight Arrow Icon
This is the end of the preview. Sign up to access the rest of the document.

Unformatted text preview: Fisiologi Dasar Otot Rangka Arsitektur Dasar Sebuah serat otot adalah sebuah sel silindris yang memanjang. Otot sartorius mengandung serat-serat tunggal yang panjangnya paling sedikit 30 cm. Setiap serat dikelilingi oleh sebuah lapisan jaringan penghubung yang tipis yang disebut endomisium. Secara organisasi, ribuan dari serat-serat otot dibungkus oleh sebuah lapisan jaring penghubung tipis yang disebut perimisium untuk membentuk sebuah paket otot. Sekelompok paket-paket otot yang bergabung menjadi sebuah tendon pada setiap ujungnya disebut kelompok otot, atau sederhananya otot. Seluruh otot dikelilingi oleh sebuah lapisan pelindung yang disebut epimisium. Diantara dan didalam sel-sel otot ada satu kompleks struktur dari jaringan penghubung, menyerupai struktur yang saling menunjang yang membantu mempertahankan integritas dari otot selama kontraksi dan regangan. Komponen Dalam Membran sel Mengontrol apa yang masuk dan keluar dari sel. Mengandung protein regulator yang dipengaruhi oleh hormon seperti epinefrin (adrenalin) dan insulin. Konsentrasi darah dari hormon-hormon ini sangat mempengaruhi penggunaan bahan bakar oleh sel-sel otot. Protein kontraktil Mesin kontraktil dari serat otot diatur ke dalam unit struktural yang disebut sarkomer. Panjang otot ditentukan oleh berapa banyak sarkomer yang diatur dalam rangkaian, satu disamping yang lain. Ketebalan otot bergantung pada berapa banyak sarkomer yang diatur secara paralel (satu diatas yang lain). Struktur sarkomer terdiri dari dua protein penting, aktin dan miosin. (sekitar 85% dari volume). Beberapa protein yang penting yang lain disebut troponin dan tropomiosin, dan protein dengan nama-nama yang bagus seperti titin, nebulin, dan desmin membantu untuk mempertahankan unit ini bersama-sama. Sarkomer diatur sebagaimana miofibril yang tipis. Sebuah serat otot tunggal akan mengandung 5-10.000 miofibril. Setiap miofibril pada gilirannya mengandung sekitar 4500 sarkomer. Perkalian jumlah dari otot dalam tubuh dengan jumlah dari serat otot per otot dengan jumlah sarkomer per miofibril dan seterusnya, jumlahnya sangat mengejutkan. Individual miofibril, rantai panjang dari sarkomer, yang sebenarnya menghasilkan kekuatan dalam sel otot. Semua bagian mesin yang lain memainkan fungsi pendukung atau perbaikan. Sitosol. Ini adalah cairan aqueous dari sel. Dia memberikan sebuah media untuk difusi dan gerakan dari oksigen, protein baru, dan ATP dalam ruang dalam sel. Sitoplasma juga mengandung glikogen, titik lemak, fosfokreatin, berbagai ion kimia seperti magnesium, potassium dan klorida, dan berbagai enzim....
View Full Document

Page1 / 31

muskuloskeletal 01 - Fisiologi Dasar Otot Rangka Arsitektur...

This preview shows document pages 1 - 10. Sign up to view the full document.

View Full Document Right Arrow Icon
Ask a homework question - tutors are online