makalah BUKTI AUDIT_fix+kasus

makalah BUKTI AUDIT_fix+kasus - P a g e |1 BUKTI AUDIT...

Info iconThis preview shows pages 1–3. Sign up to view the full content.

View Full Document Right Arrow Icon
P a g e  | 1 BUKTI AUDIT Dasar setiap proses audit adalah bukti-bukti audit yang dikumpulkan dan dievaluasi oleh auditor. Auditor harus memiliki pengetahuan dan keahlian untuk mengumpulkan bukti audit yang cukup kompeten dalam setiap proses auditnya untuk memenuhi berbagai standar yang ditetapkan oleh profesi. Bukti audit merupakan setiap informasi yang digunakan oleh auditor untuk menentukan apakah informasi yang diaudit telah sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Bukti audit ini mencakup informasi yang snagat persuasif, seperti perhitungan auditor atas surat berharga yang dapat diperjualbelikan, dan informasi yang kurang persuasif, seperti berbagai tanggapan atas pertanyaan-pertanyaan dari para karyawan klien. KESESUAIAN DAN KECUKUPAN BUKTI AUDIT Standar pekerjaan lapangan ketiga, mewajibkan auditor untuk mengumpulkan bukti audit yang cukup kompeten untuk mendukung opini yang akan diberikan. Disebabkan oleh sifat bukti audit srta pertimbangan biaya untuk melaksanakan audit, maka tidaklah mungkin bagi auditor untuk memperoleh keyakinan mutlak bahwa opini yang dipilihnya sudahlah benar. Bagaimananpun, auditor harus memiliki suatu tingkat keyakinan yang tinggi bahwa pilihan opini auditnya benar. Dengan menggabungkan semua bukti yang diperoleh dari suatu proses audit, auditor akan mampu memutuskan kapan saatnya ia akan menerbitkan suatu laporan audit. KOMPETENSI BUKTI AUDIT Untuk dapat dikatakan kompeten, bukti audit, terlepas bentuknya, harus sah dan relevan. Keabsahan sangat tergantung atas keadaan yang berkaitan dengan pemerolehan bukti tersebut. Dengan demikian penarikan kesimpulan secara umum mengenai dapat diandalkannya berbagai macam bukti audit, tergantung pada pengecualian penting yang ada. Namun, jika pengecualian yang penting dapat diketahui, anggapan berikut ini mengenai keabsahan bukti audit dalam audit, meskipun satu sama lain tidak bersifat saling meniadakan, dapat bermanfaat: a. Apabila bukti dapat diperoleh dari pihak independen di luar perusahaan, untuk tujuan audit auditor independen, bukti tersebut memberikan jaminan keandalan yang lebih daripada bukti yang diperoleh dari dalam perusahaan itu sendiri.
Background image of page 1

Info iconThis preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

View Full DocumentRight Arrow Icon
P a g e  | 2 b. Semakin efektif pengendalian intern, semakin besar jaminan yang diberikan mengenai keandalan data akuntansi dan laporan keuangan. c. Pengetahuan auditor secara pribadi dan langsung yang diperoleh melalui inspeksi fisik, pengamatan, perhitungan, dan inspeksi lebih bersifat menyimpulkan dibandingkan dengan yang diperoleh secara tidak langsung. Kompetensi bukti audit merujuk pada tingkat di mana bukti tersebut dianggap dapat dipercaya atau diyakini kebenarannya. Jika bukti audit dianggap memiliki kompetensi yang tinggi, maka bantuan bukti tersebut untuk meyakinkan auditor bahwa laporan keuangan telah disajikan secara wajar sabgatlah besar. Sebagai contoh, jika perhitungan persediaan dilakukan oleh auditor, maka bukti audita ynag diperoleh akan lebih kompeten daripada jika manajemnen-lah yang memberikan daftar perhitungan persediaan yang dibuatnya sendiri
Background image of page 2
Image of page 3
This is the end of the preview. Sign up to access the rest of the document.

This note was uploaded on 02/24/2011 for the course ECON 201 taught by Professor Beasly during the Spring '11 term at American Intl. University.

Page1 / 35

makalah BUKTI AUDIT_fix+kasus - P a g e |1 BUKTI AUDIT...

This preview shows document pages 1 - 3. Sign up to view the full document.

View Full Document Right Arrow Icon
Ask a homework question - tutors are online