HUBUNGAN CORPORATE GOVERNANCE DAN PENGUNGKAPAN INFORMASI

HUBUNGAN CORPORATE GOVERNANCE DAN PENGUNGKAPAN INFORMASI -...

Info iconThis preview shows pages 1–2. Sign up to view the full content.

View Full Document Right Arrow Icon
200 SIMPOSIUM NASIONAL AKUNTANSI VI Surabaya, 16 – 17 Oktober 2003 HUBUNGAN CORPORATE GOVERNANCE DAN PENGUNGKAPAN INFORMASI : PENGUJIAN SECARA SIMULTAN KHOMSIYAH Universitas Trisakti Abstract This study examines the relationship between corporate governance and disclosure. Corporate governance and disclosure are both subject to investor protection from information asymmetry. This study employs a simultaneous equation model to test the hypothesis that corporate governance and disclosure are positively related. It uses ratings corporate governance index perception (CGPI) 2001 and 2002 by the Indonesian Institute for Corporate Governance to measure corporate governance. Aggregate disclosure (mandatory and voluntary) used to measure disclosure index. Consistent with theoretical predictions, the analysis shows that there is a significant positive relationship between corporate governance index and disclosure level. Firms with higher corporate governance index tend to disclose more information in annual report and vice versa. This result consistent with one of regulator’s (Bapepam) objectives in encouraging companies to implement good corporate governance and provide more information. Keywords: corporate governance, disclosure, simultaneous. PENDAHULUAN Tujuan penelitian ini adalah menguji hubungan corporate governance dengan pengungkapan informasi dalam laporan tahunan perusahaan-perusahaan publik. Penelitian-penelitian sebelumnya telah menguji hubungan pengungkapan informasi dengan karakteristik perusahaan, misalnya: Shinghvi dan Desai (1971), Buzby (1975), Chong dan Wong-Boren (1987) Ruland, Tung, dan George (1990); Cooke (1992); Lang dan Lungdholm (1993), Wallace, et al. (1995), Botosan (1997), dan Sengupta (1998). Di Indonesia, penelitian tentang pengungkapan informasi telah dilakukan antara lain oleh Susanto (1992); Subiyantoro (1997); Suripto (1999); Na’im dan Rakhman (2000); Gunawan (2000); Marwata (2001), Fitriany (2001) dan Sabeni (2002). Beberapa penelitian yang secara khusus menguji hubungan antara struktur corporate governance dengan pengungkapan informasi telah dilakukan oleh Forker (1992), Ho dan Wong (2000), dan Sabeni (2002). Pentingnya penelitian mengenai corporate governance dan pengungkapan informasi dapat ditinjau dari dua perspektif. Pertama, penelitian untuk mengetahui penerapan prinsip-prinsip corporate governance perlu dilakukan mengingat pentingnya peran corporate governance dalam struktur pengelolaan bisnis dan ekonomi moderen yang ditopang oleh pasar modal dan pasar uang (Witherell, 2000; Oman, 2001), meningkatkan kepercayaan publik pada perusahaan (Brayshaw, 2002), meningkatkan efisiensi, dalam arti sebagai upaya untuk mengurangi biaya transaksi (Oman, 2001; Klapper dan Love, 2002), dan adanya kenyataan bahwa krisis ekonomi pada pertengahan tahun 1997 yang dialami oleh banyak perusahaan di beberapa negara, terutama negara-negara yang tidak didukung oleh infrastruktur corporate governance yang baik. Herwidayatmo (2000), mengutip penelitian yang dilakukan ADB tahun 1999 yang hasilnya
Background image of page 1

Info iconThis preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

View Full DocumentRight Arrow Icon
Image of page 2
This is the end of the preview. Sign up to access the rest of the document.

This note was uploaded on 03/01/2011 for the course AKUNTANSI 0806322104 taught by Professor S1 during the Spring '10 term at Universitas Indonesia.

Page1 / 14

HUBUNGAN CORPORATE GOVERNANCE DAN PENGUNGKAPAN INFORMASI -...

This preview shows document pages 1 - 2. Sign up to view the full document.

View Full Document Right Arrow Icon
Ask a homework question - tutors are online