PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA, RASIO PROFITABILITAS, DAN

PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA, RASIO PROFITABILITAS, DAN -...

Info iconThis preview shows pages 1–2. Sign up to view the full content.

View Full Document Right Arrow Icon
647 SIMPOSIUM NASIONAL AKUNTANSI VI Surabaya, 16 – 17 Oktober 2003 PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA, RASIO PROFITABILITAS, DAN BETA AKUNTANSI TERHADAP BETA SAHAM SYARIAH DI BURSA EFEK JAKARTA M. IQBAL ARUZZI Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta BANDI Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta Abstrak Sejak Juli 2000 PT Bursa Efek Jakarta (BEJ) bersama-sama dengan PT Danarekasa Investment Management (DIM) meluncurkan Jakarta Islamic Index (JII) yang mencakup seluruh emiten yang kegiatan usahanya memenuhi ketentuan tentang hukum syariah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh tingkat suku bunga, rasio profitabilitas, dan beta akuntansi terhadap beta saham syariah tersebut. Sampel penelitian ini terdiri dari 30 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta yang dipilih secara purposive sampling. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah dengan menggunakan regresi linier berganda, dan untuk menguji hipotesis yang diajukan, digunakan uji anova atau uji-F dan uji-t. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel rasio profitabilitas dan beta akuntansi secara bersama-sama tidak berpengaruh secara signifikan terhadap beta saham syariah. Pengujian secara simultan pengaruh tingkat suku bunga, rasio profitabilitas, dan beta akuntansi terhadap beta saham secara parsial menunjukkan hasil bahwa masing-masing variabel tidak ada yang berpengaruh signifikan terhadap beta saham. Kata kunci : tingkat suku bunga, rasio profitabilitas, beta akuntasi, beta saham Ketersediaan data: Pusat Referensi Pasar Modal (PRPM) Jakarta, website www.jsx.co.id , dan Bank Indonesia daerah Surakarta PENDAHULUAN Pada masa sekarang ini pasar modal merupakan salah satu sarana investasi yang banyak diminati oleh para investor. Pasar modal sebagai sarana investasi, dapat digunakan oleh investor untuk ikut serta dalam kepemilikan saham suatu perusahaan, dan dapat digunakan untuk pemerataan pendapatan. Pasar modal memperdagangkan beberapa jenis sekuritas yang mempunyai tingkat risiko berbeda- beda. Saham merupakan salah satu sekuritas yang mempunyai tingkat risiko cukup tinggi. Risiko tinggi tercermin dari ketidakpastian return yang akan diterima oleh investor di masa depan. Hal ini disebabkan risiko saham berhubungan dengan keadaan-keadaan yang terjadi, seperti keadaan perekonomian, politik, industri, dan keadaan perusahaan atau emiten. Bagian dari risiko sekuritas yang dapat dihilangkan dengan membentuk portofolio yang well- diversified disebut dengan risiko yang dapat didiversifikasi ( diversifiable risk ) atau risiko unik ( unique risk ) karena risiko ini unik untuk suatu perusahaan, yaitu hal yang buruk terjadi di suatu perusahaan dapat diimbangi dengan hal yang baik terjadi di perusahaan lain, maka risiko ini dapat didiversifikasi di dalam portofolio. Contoh dari diversifiable risk adalah pemogokan buruh, tuntutan oleh pihak lain, penelitian yang tidak berhasil dan lain sebagainya. Sebaliknya, risiko yang tidak dapat didiversifikasikan oleh portofolio
Background image of page 1

Info iconThis preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

View Full DocumentRight Arrow Icon
Image of page 2
This is the end of the preview. Sign up to access the rest of the document.

This note was uploaded on 03/01/2011 for the course AKUNTANSI 0806322104 taught by Professor S1 during the Spring '10 term at Universitas Indonesia.

Page1 / 12

PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA, RASIO PROFITABILITAS, DAN -...

This preview shows document pages 1 - 2. Sign up to view the full document.

View Full Document Right Arrow Icon
Ask a homework question - tutors are online