PERBANDINGAN NILAI SEKARANG DAN NILAI HISTORIS PENILAIAN INVESTASI SURAT

PERBANDINGAN NILAI SEKARANG DAN NILAI HISTORIS PENILAIAN INVESTASI SURAT

Info iconThis preview shows pages 1–2. Sign up to view the full content.

View Full Document Right Arrow Icon
450 SIMPOSIUM NASIONAL AKUNTANSI VI Surabaya, 16 – 17 Oktober 2003 PERBANDINGAN NILAI SEKARANG DAN NILAI HISTORIS:PENILAIAN INVESTASI SURAT BERHARGA DALAM PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN ASURANSI LILIS SETIAWATI Universiats Sanata Dharma Yogyakarta ANTONIUS DIKSA KUNTARA Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Abstract This paper was aimed to compare the relevance of two measurement method, historical cost and current cost valuation, of investment securities in insurance companies’ financial report. Prior research conducted by Barniv (1999) and Gordon (2001) found that in the condition of high inflation, current cost was more relevant than historical cost. That is why we tried to evaluate alternative measurement of securities investment in Indonesian insurance companies. We only evaluate securities investment valuation in insurance companies because accounting standards prescribe the companies to report securities investment both in historical cost and in fair value. The result of this paper cannot support the hypothesis. Keyword: Current Cost, Historical Cost, Insurance Menurut FASB, laporan keuangan diharapkan dapat berguna untuk pengambilan keputusan baik oleh (calon) investor maupun (calon) kreditor. Dua dari sekian banyak karakteristik yang dipandang perlu untuk dimiliki agar suatu informasi berguna adalah relevansi dan reliabilitas informasi yang disajikan. Suatu informasi, dalam hal ini laporan keuangan, dinyatakan memiliki relevansi jika informasi tersebut mampu mempengaruhi keputusan investor. Informasi dinyatakan memiliki reliabilitas yang tinggi jika informasi tersebut sesuai dengan fakta yang ada dan dapat diuji kebenarannya oleh pihak lain. Akuntan meyakini bahwa jika laporan keuangan mampu memenuhi kedua karakteristik tersebut, relevan dan reliabel, maka laporan keuangan akan berguna dalam pengambilan keputusan investasi. Penyajian laporan keuangan dengan satuan ukur unit moneter menyebabkan kedua karakteristik tersebut menjadi sulit untuk dipenuhi secara bersama-sama. Satuan unit moneter, bukan satuan yang stabil. Tidak ada satu pun mata uang di dunia ini yang tidak luput dari perubahan nilai. Perubahan nilai mata uang inilah salah satu pemicu isu trade off antara karakteristik relevansi dan reliabilitas laporan keuangan. Adanya perubahan nilai mata uang —yang dijadikan satuan ukur suatu item dalam laporan keuangan— melahirkan berbagai macam metode pengukuran. Secara garis besar, metode pengukuran ini dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu metode nilai sekarang ( current value ) dan metode nilai historis ( historical cost ). Kontroversi nilai sekarang dan nilai historis, telah menjadi polemik panjang di banyak negara. Ada penelitian di pasar modal Amerika Serikat yang membuktikan bahwa nilai sekarang lebih baik dari nilai historis (Baran et al 1980; Bublitz et al 1985). Namun, sebagian penelitian yang lain tidak mampu membuktikan bahwa nilai sekarang memiliki tambahan informasi yang signifikan relatif dibandingkan dengan kandungan informasi dalam nilai historis (Olsen 1985). Sementara penelitian dengan data pasar
Background image of page 1

Info iconThis preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

View Full Document Right Arrow Icon
Image of page 2
This is the end of the preview. Sign up to access the rest of the document.

{[ snackBarMessage ]}

Page1 / 7

PERBANDINGAN NILAI SEKARANG DAN NILAI HISTORIS PENILAIAN INVESTASI SURAT

This preview shows document pages 1 - 2. Sign up to view the full document.

View Full Document Right Arrow Icon
Ask a homework question - tutors are online