rmk 2 - S ekuensial Revisi Keyakinan Dalam Auditing...

Info iconThis preview shows pages 1–3. Sign up to view the full content.

View Full Document Right Arrow Icon
Sekuensial Revisi Keyakinan Dalam Auditing Abstraksi : lima eksperimen yang menguji revisi keyakinan sekuensial dalam konteks auditing dilaporkan secara sederhana. Hasilnya menunjukkan bahwa revisi keyakinan auditor tergantung pada kedua order dimana bukti diterima dan cara dimana bukti tersebut dipresentasikan, dan mereka memberikan pandangan awal dalam sikap auditor terhadap bukti. Hasilnya juga menunjukkan bahwa penilaian audit berbeda dari penilaian secara umum dalam dua hal. Pertama, subyek cenderung merevisi keyakinan mereka ketika bukti baru diterima, ketika literatur teori keputusan menunjukkan orang secara umum cenderung ‘menghindari’ bukti baru. Kedua, subyek merevisi keyakinan mereka sampai tingkat yang paling besar ketika mereka menerima bukti yang cenderung mendiskonfirmasi keyakinan mereka saat ini, dimana literatur menunjukkan bahwa orang secara umum lebih dipengaruhi oleh bukti yang mengkonfirmasikan. Paper ini melaporkan uji awal dari sebuah model deskriptif baru dari revisi keyakinan yang mungkin memiliki implikasi penting untuk riset dan praktek auditing. Model – diajukan baru-baru ini oleh Einhorn dan Hogarth (1985) – memiliki tiga fitur yang membuat ini berguna dalam pengolahan audit (1) mengusulkan sebuah proses revisi sekuensial, yang sesuai dengan karakterisasi yang ada dari penilaian audit oleh peneliti dan praktisi audit, (2) memprediksi bahwa revisi keyakinan dipengaruhi oleh kedua order dimana bukti diterima dan cara dimana bukti ini dipresentasikan, yang memiliki implikasi untuk raining audit dan untuk 1
Background image of page 1

Info iconThis preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

View Full DocumentRight Arrow Icon
tentang sikap seorang auditor terhadap bukti dan dampak dari beberapa sikap dalam revisi keyakinan yang mungkin memiliki implikasi untuk pelatihan audit dan untuk memahami keahlian audit secara alami. Sehingga, pandangan yang diberikan dengan aplikasi model pada revisi keyakinan sekuensial oleh auditor mungkin memiliki implikasi untuk efisiensi dan efektivitas audit. Sifat sekuensial dari penilaian audit ditentukan oleh peneliti dan praktisi. Model normative dominan dari revisi keyakinan adalah teori Bayes, yang untuk dua decade terakhir memainkan peran utama dalam studi evaluasi bukti audit, dan dalam area riset akuntansi yang lainnya. Namun, riset dalam teori keputusan perilaku telah menunjukkan bahwa formulasi Bayesian tidak lengkap sebagai model deskriptif dari revisi keyakinan. Riset selanjutnya menunjukkan bahwa dua karakteristik tugas adalah order dimana informasi baru diterima dan cara dimana informasi tersebut dipresentasikan. Kedua karakteristik ini berhubungan langsung dengan sifat sekuensial dari sifat sekuensial tugas audit. Sisa dari bab ini disusun dalam empat bagian. Pertama, meringkas model revisi keyakinan sekuensial yang diajukan oleh Einhorn dan Hogarth (1985), menjelaskan aplikabilitas dari model terhadap auditing, dan menjelaskan prediksinya yang diuji oleh eksperimen Einhorn dan Hogarth. Dua bagian selanjutnya memberikan overview prosedur dan subyek, dan memberikan desain dan hasil dari lima eksperimen yang membahas prediksi model. 2
Background image of page 2
Image of page 3
This is the end of the preview. Sign up to access the rest of the document.

This note was uploaded on 03/17/2011 for the course ECON 212 taught by Professor Made during the Spring '11 term at Abu Dhabi University.

Page1 / 16

rmk 2 - S ekuensial Revisi Keyakinan Dalam Auditing...

This preview shows document pages 1 - 3. Sign up to view the full document.

View Full Document Right Arrow Icon
Ask a homework question - tutors are online