frederic-engels-anti-duhring.pdf - ANTI-D\u00dcHRING REVOLUSI HERR EUGEN D\u00dcHRING DALAM ILMU-PENGETAHUAN Terjemahan ini dipersembakan pada teman-teman PRD

frederic-engels-anti-duhring.pdf - ANTI-Du00dcHRING...

This preview shows page 1 out of 497 pages.

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 497 pages?

Unformatted text preview: ANTI-DÜHRING REVOLUSI HERR EUGEN DÜHRING DALAM ILMU-PENGETAHUAN Terjemahan ini dipersembakan pada teman-teman PRD: hablur demi hablur silih berganti datang dan pergi hingga pada waktunya menemukan intan sejati (sebuah variant atas sajak Rivai Apin: .......batu kekalahan di atas batu kekalahan sekali waktu nanti akan menugu di mana kita akan mengukir kemenangan) oey hay djoen Judul asli : ANTI-DÜHRING Herr Eugen Dühring’s Revolution in Science Pengarang : Frederick Engels Terbitan : Foreign Languages Publishing House Edisi Indonesia : ANTI-DÜHRING Revolusi Herr Eugen Dühring dalam Ilmu-Pengetahuan Penerjemah : Oey Hay Djoen Editor: Edi Cahyono Pengutipan untuk keperluan resensi dan keilmuan dapat dilakukan setelah memberitahukan terlebih dulu kepada Penerjemah/Penerbit Memperbanyak atau reproduksi buku terjemahan ini dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tidak dibenarkan Hak Cipta dilindungi Undang-undang All Rights Reserved Modified & Authorised by: Edi Cahyono, Webmaster Disclaimer & Copyright Notice © 2007 Oey’s Renaissance FREDERICK ENGELS ANTI–DÜHRING REVOLUSI HERR EUGEN DÜHRING DALAM ILMU-PENGETAHUAN terjemahan: oey hay djoen Oey’s Renaissance ISI Kata-kata Pengantar pada Ketiga Edisi I. II. III. xiii xii xxii INTRODUKSI I. Umum II. Yang dijanjikan Herr Dühring 1 17 BAGIAN I. FILSAFAT III. Klasifikasi. Apriorisme IV. Skematisme Dunia V. Filsafat Alam. Waktu dan Ruang VI. Filsafat Alam. Kosmogoni, Fisika, Kimia VII. Filsafat Alam. Dunia Organik VIII. Filsafat Alam. Dunia Organik (Kesimpulan) IX. Moralitas dan Hukum. Kebenaran-kebenaran abadi XI. Moralitas dan Hukum. Persamaan XI. Moralitas dan Hukum. Kebebasan dan Keharusan XII. Dialektika. Kuantitas dan Kualitas XIII. Dialektika. Negasi dari Negasi XIV. Kesimpulan 25 34 41 55 67 80 90 105 121 136 150 168 BAGIAN II. EKONOMI POLITIK I. Hal-ikhwal dan Metode II. Teori Kekerasan III. Teori Kekerasan (Lanjutan) IV. Teori Kekerasan (Kesimpulan) V. Teori Nilai VI. Kerja Sederhana dan Kerja Majemuk VII. Kapital dan Nilai-Lebih VIII. Kapital dan Nilai-Lebih (Kesimpulan) IX. Hukum-hukum Perekonomian Alam. Sewa Tanah X. Dari Sejarah Kritik 173 188 198 209 223 235 245 256 269 277 | vi | BAGIAN III. SOSIALISME I. Sejarah II. Teori III. Produksi IV. Distribusi V. Negara, Keluarga, Pendidikan 313 328 353 370 389 LAMPIRAN KATA PENGANTAR LAMA pada Anti-Dühring TENTANG DIALEKTIKA Dari Tulisan-tulisan Persiapan Engels untuk Anti-Dühring Taktik-taktik Infanteri, Berasal dari Sebab-sebab material CATATAN-CATATAN untuk ANTI-DÜHRING | vii | 407 418 452 461 KATA-KATA PENGANTAR PADA KETIGA EDISI I Karya berikut ini sama sekali tidak berasal dari suatu dorongan kalbu. Ketika tiga tahun yang lalu Herr Dühring, sebagai seorang penyadur dan sekaligus reforman sosialisme, tiba-tiba meluncurkan tantangannya pada abad ini, para teman di Jerman berulang-kali mendesakkan keinginan mereka agar aku melakukan uji kritis atas teori sosialis baru ini di dalam organ sentral Partai Sosial-Demokratik, pada waktu itu Volkstaat. Mereka menganggap hal ini mutlak perlu untuk mencegah suatu perpecahan baru dan kebingungan sektarian di dalam Partai, yang masih begitu muda dan yang baru saja mencapai kesatuan yang menentukan. Mereka berada dalam suatu kedudukan yang lebih baik daripada diriku untuk menilai situasi di Jerman itu, dan oleh karenanya aku tidak-bisa-tidak mesti menerima pandangan mereka itu. Lagi pula, telah menjadi jelas bahwa pengubah baru ini mendapat sambutan sebagian pers sosialis dengan kehangatan yang semata-mata ditujukan pada iktikad-baik Herr Dühring, tetapi yang pada waktu bersamaan juga menandakan bahwa dalam bagian pers Partai ini terdapat iktikad-baik, justru karena iktikad-baik Herr Dühring, untuk juga menerima, tanpa pemeriksaan apapun, doktrin Herr Dühring itu. Di samping itu terdapat orang-orang yang sudah bersiap-siap menyebarkan doktrin ini dalam bentuk populer di kalangan kaum buruh. Dan akhirnya, Herr Dühring dan sektenya yang kecil sedang menggunakan segala keahlian periklanan dan intrik untuk memaksa Volkstaat mengambil suatu sikap tertentu dalam hubungan dengan doktrin baru itu, yang telah mengedepan dengan dalih-dalih yang begitu hebat. Sekalipun begitu, telah berlalu satu tahun sebelum aku dapat memutuskan untuk mengabaikan pekerjaan lain dan menghadapi buah apel pahit ini. Ini jenis apel yang, sekali kita menggigitnya, mesti dihabiskan sampai tuntas; dan apel itu tidak saja sangat masam, tetapi | viii | ANTI-DÜHRING | ix juga sangat besar.Teori sosialis baru itu dikemukakan sebagai buah praktek terakhir dari suatu sistem filosofi baru. Karenanya menjadi perlu memeriksanya dalam kaitannya dengan sistem ini; dan dalam melakukan itu, memeriksa sistem itu sendiri dan karenanya aku terpaksa mengikuti Herr Dühring ke dalam wilayah yang sangat luas, di mana dibahasnya segala hal yang mungkin dan mengenai hal-hal lain pula. Itulah menjadi asal-usul serangkaian karangan yang muncul dalam Vorwärts Leipzig, penerus dari Volkstaat, dari awal tahun 1877 dan seterusnya dan disajikan di sini sebagai suatu kesatuan yang berangkaian. Dengan demikian adalah karena sifat obyek itu sendiri yang memaksa kritik itu sampai ke dalam rincian-rincian yang sedemikian rupa hingga sepenuhnya di luar proporsi dengan kandungan ilmiah obyek ini, yaitu, tulisan-tulisan Dühring. Tetapi ada dua pertimbangan lain yang mungkin dapat memaafkan pembahasan yang panjang lebar ini. Di satu pihak kritik ini memberikan kesempatan padaku, sehubungan dengan keaneka-ragaman subyek itu sendiri yang mesti disinggung di sini, kesempatan untuk menguraikan –dalam bentuk positif– pandanganku mengenai masalah-masalah kontroversial di berbagai bidang yang dewasa ini mempunyai makna ilmiah yang sangat umum atau praktis. Dan ini telah dilakukan dalam setiap bab tersendiri, dan sekalipun karya ini sama sekali tidak bertujuan untuk menyajikan sebuah sistem lain sebagai sebuah alternatif pada sistem Herr Dühring, namun diharapkan bahwa para pembaca tidak akan luput melihat antar-kaitan yang juga terkandung dalam berbagai pandangan yang telah kuajukan. Aku sudah mempunyai cukup bukti bahwa dalam hal ini karyaku tidak sama sekali tanpa guna. Di lain sisi, Herr Dühring yang pencipta-sistem sama sekali bukan sebuah gejala tersendiri di Jerman masa-kini. Sudah beberapa lamanya di Jerman, sistem-sistem kosmogoni, filsafat alam pada umumnya, politik, ekonomi dsb., telah bermunculan berlusin-lusin bagaikan jamur di musim hujan. Doctor philosophiae yang paling tidak berarti dan bahkan seorang mahasiswa tak akan mau menerima sesuatu yang kurang daripada suatu sistem menyeluruh. Tepat seperti di negara modern, dianggap bahwa setiap warganegara berkemampuan membuat penilaian x | FREDERICK ENGELS mengenai segala permasalahan yang mengenainya ia dipanggil untuk memberikan; dan tepat sebagaimana dalam ekonomi dianggap bahwa setiap konsumen adalah seorang ahli mengenai semua komoditi yang kebetulan dibelinya untuk keperluan dirinya sendiri – anggapananggapan serupa itulah kini mesti diputuskan dalam ilmu-pengetahuan. Kebebasan ilmu dianggap berarti bahwa orang menulis mengenai segala hal yang tidak mereka pelajari dan mengemukakannya sebagai satusatunya metode yang benar-benar ilmiah. Namun Herr Dühring adalah salah satu tipe paling karakteristik dari ilmu-semu yang penuh-sok ini, yang di mana-mana di Jerman dewasa ini mendesakkan dirinya ke depan dan menenggelamkan segala sesuatu dengan omong-kosong mulukmuluk yang gegap-gempita. Omong-kosong sublim dalam persanjakan, dalam filsafat, dalam politik, dalam ekonomi, dalam historiografi; omong-kosong muluk-muluk di dalam ruangan belajar dan di atas panggung, omong-kosong muluk-muluk di mana-mana; omong-kosong sublim yang mengklaim suatu keunggulan dan kedalaman pemikiran yang membedakannya dari omong-kosong pasaran yang sederhana dari bangsa-bangsa lain; omong-kosong muluk-muluk, produk massal paling karakteristik dari industri intelektual Jerman –murah tapi buruk– persis seperti barang-barang buatan-Jerman lainnya, hanya ia, malangnya, tidak dipamerkan bersama-sama di Philadelphia. Bahkan sosialisme Jerman akhir-akhir ini, teristimewa sejak contoh bagus dari Herr Dühring, telah gemar melakukan sejumlah besar omong-kosong muluk-muluk; kenyataan bahwa gerakan praktek Sosial-Demokratik begitu pelit membiarkan dirinya disesatkan oleh omong-kosong mulukmuluk menghasilkan berbagai orang yang berlagak dan berlagu tentang ilmu-pengetahuan, yang mereka tidak pernah pelajari sepatah-kata pun. Ini merupakan suatu penyakit kekanak-kanakan yang menandai dan takterpisahkan dari, konversi yang baru saja dimulai mahasiswa Jerman pada Sosial-Demokrasi, tetapi yang oleh kaum buruh kita dengan sifat mereka yang luar-biasa sehatnya, tak-meragukan lagi akan ditanggulangi. Bukan kesalahanku bahwa aku harus mengikuti Herr Dühring ke bidang-bidang yang paling-paling dapat aku mengklaim diriku cuma seorang penggemar saja. Dalam dalam kasus seperti itu aku terutama membatasi diriku dengan mengemukakan kenyataan- ANTI-DÜHRING | xi kenyataan yang tepat dan tidak bisa dibantah berhadapan dengan pernyataan-pernyataan lawanku yang palsu atau terdistorsi. Ini berlaku untuk yurisprudensi dan dalam beberapa hal juga dengan ilmu alam. Dalam kasus-kasus lain ia menjadi masalah pandangan-pandangan umum yang berkaitan dengan teori ilmu alam –yaitu, suatu bidang di mana bahkan sang sarjana ilmu alam profesional mesti melampaui spesialitasnya sendiri dan melanggar wilayah tetangga– wilayah di mana dirinya, oleh karenanya, sebagaimana yang diakui Herr Virchow hanya seorang setengah-pemula, seperti setiap kita. Dalam hal-hal kekurangcermatan kecil dan kecanggungan dalam pengungkapan,, aku berharap akan memperoleh kelonggaran-kelonggaran yang diperlihatkan satusama-lain di bidang ini. Bertepatan selagi aku menyelesaikan kata-pengantar ini, aku menerima sebuah pemberitahuan penerbit, yang disusun oleh Herr Dühring, mengenai sebuah karya otoritatif dari Herr Dühring: Neue Grundgesetze zur rationellen Physik und Chemie . 1 Menyadari kekurangan pengetahuanku mengenai ilmu-fisika dan ilmu-kimia, namun akan yakin bahwa aku mengenal Herr Dühring kita, dan oleh karenanya, tanpa melihat karya itu sendiri, aku pikir diriku berhak mengatakan sebelumnya bahwa hukum-hukum ilmu-fisika dan ilmu-kimia yang dikemukakan di situ akan layak menggantikannya, karena kesalahan atau kehampaannya, di antara hukum ekonomi, skematisme dunia, dsb., yang diteliti dalam bukuku ini; dan juga bahwa rhigometer, atau alat yang dibangun oleh Herr Dühring untuk mengukur suhu-suhu yang luarbiasa rendahnya, akan berguna tidak sebagai ukuran suhu-suhu tinggi ataupun rendah, tetapi cuma dan semata-mata sebagai ukuran arogansi dunggu Herr Dühring. London, 11 Juni 1878. 1 New Basic Laws for Rational Physics and Chemistry = Hukum Dasar Baru untuk Fisika dan Kimia Rasional. –Ed. II Aku tidak mengira bahwa suatu edisi baru dari buku ini akan diterbitkan. Asal-muasal kritiknya sekarang boleh dibilang telah dilupakan; karyanya sendiri tidak hanya tersedia bagi beribu-ribu pembaca dalam bentuk serangkaian tulisan yang diterbitkan dalam Vorwärtz Leipzig di tahuntahun 1877 dan 1878, tetapi telah muncul pula dalam keseluruhannya sebagai buku tersendiri, yang telah dicetak dalam suatu edisi besar. Lalu, mengapa orang masih dapat meminati yang mesti kukatakan tentang Herr Dühring, sekian tahun berselang? Aku pikir bahwa hal ini terutama dikarenakan kenyataan bahwa buku ini, sebagaimana pada umumnya hampir semua karyaku yang masih beredar pada waktu itu, telah dilarang di dalam (wilayah) Kerajaan Jerman, segera setelah Undang-undang Anti-Sosialis diberlakukan. Bagi setiap orang yang benaknya tidak dibekukan oleh prasangka-prasangka birokratik turun-temurun dari negeri-negeri Persekutuan Suci, akibat dari peraturan ini mestinya sudah sangat-berbicara sendiri: penjualan yang duakali-lipat dan tigakali-lipat dari buku-buku yang dilarang itu, dan penelanjangan impotensi para tuan-tuan di Berlin, yang mengeluarkan larangan-larangan dan tidak mampu memaksakan pelaksanaan larangan-larangan tersebut. Memang, kebaikan-hati Pemerintahan Kekaisaran telah mendatangkan lebih banyak edisi-edisi baru dari karya-karyaku yang kurang berarti itu daripada yang dapat kutangani dengan sesungguhnya. Aku tidak mempunyai waktu untuk melakukan revisi selayaknya atas naskah/teks itu, dan dalam kebanyakan hal aku terpaksa membiarkan karya-karya itu dicetak ulang sebagaimana adanya. Tetapi memang ada sebuah faktor lain. Sistem Herr Dühring yang dikritik dalam buku ini meliputi suatu wilayah teori yang luas sekali; dan aku terpaksa mengikutinya ke mana saja ia berkelana dan mempertentangkan konsepsi-konsepsiku dengan konsepsi-konsepsinya. Sebagai suatu hasilnya, kritik negatifku menjadi positif; polemik itu ditransformasi menjadi suatu eksposisi yang kurang-lebih berkaitan dari metode dialektis dan pandangan dunia komunis yang diperjuangkan | xii | ANTI-DÜHRING | xiii oleh Karl Marx dan diriku sendiri – suatu eksposisi yang meliputi serangkaian hal-ikhwal yang cukup komprehensif. Setelah penyajian untuk pertama kalinya kepada dunia di dalam karya Marx, Poverty of Philosophy dan di dalam Communist Manifesto, cara pandangan kita ini, setelah melalui suatu periode inkubasi selama duapuluh tahun penuh sebelum penerbitan Capital. Telah semakin dan lebih cepat meluaskan pengaruhnya di antara lingkaran-lingkaran yang semakin meluas, dan kini menerima pengakuan dan dukungan yang jauh melampaui perbatasan-perbatasan Eropa, di setiap negeri yang mengandung, di satu pihak, kaum proletar dan di pihak lain para teoretisi ilmiah yang berani. Maka tampaknya terdapat suatu publik yang minatnya pada subyek itu cukup besar bagi mereka untuk sekaligus menyertakan polemik terhadap azas-azas Dühring semata-mata demi konsepsi-konsepsi positif yang dikembangkan di sisi polemik ini, sekalipun adanya kenyataan bahwa yang tersebut belakangan itu kini telah sangat kehilangan maknanya. Aku mesti selintas mengatakan bahwa sejauh gaya pandangan yang diuraikan dalam buku ini didasarkan dan dikembangkan dalam bagian terbesarnya oleh Marx, dan hanya dalam suatu derajat tidak penting olehku sendiri, sudah dengan sendirinya jelas di antara kita, bahwa pemaparanku ini tidak akan diterbitkan tanpa pengetahuannya. Aku membacakan seluruh naskah ke padanya sebelum dicetak, dan bab kesepuluh dari bagian mengenai perekonomian (Dari Sejarah Kritis) telah ditulis oleh Marx, tetapi sayangnya mesti agak dipersingkat olehku karena alasan-alasan yang semurninya eksternal. Sesungguhnya, kita telah terbiasa untuk selalu saling membantu satu-sama-lain dalam subyek-subyek khusus. Dengan pengecualian satu bab, edisi baru yang sekarang ini merupakan cetakan ulang dari edisi sebelumnya. Karena, aku tidak mempunyai waktu bagi suatu revisi yang tuntas, sekalipun terdapat banyak sekali dalam penyajian yang ingin sekali kuubah. Di samping itu aku berkewajiban untuk menyiapkan bagi pers, naskah-naskah yang telah ditinggalkan Marx, dan ini adalah hal yang jauh lebih penting daripada apapun lainnya. Kemudian lagi, hati-nuraniku memberontak terhadap perubahan-perubahan apapun. Buku itu adalah sebuah polemik, dan kupikir bahwa aku berhutang pada lawanku untuk tidak memperbaiki xiv | FREDERICK ENGELS apapun dalam karyaku ketika ia tidak dapat memperbaiki yang punyanya. Aku hanya dapat mengklaim hak untuk membuat suatu balasan pada jawaban Herr Dühring. Tetapi aku tidak membaca, dan tidak akan membaca, kecuali terdapat sesuatu sebab khusus untuk melakukannya, apa yang telah ditulis oleh Herr Dühring bersangkutan dengan seranganku; dalam hal teori aku telah selesai dengannya. Kecuali itu, aku mesti mematuhi peraturan-peraturan kesopanan dalam perang literer secara lebih ketat lagi dalam hubungan dengannya, karena ketidak-adilan yang sangat hina yang telah dilakukan terhadapnya oleh Universitas Berlin. Memang benar bahwa Universitas itu tidak bebas dari hukuman. Sebuah Universitas yang demikian merendahkan dirinya dengan merampas Herr Dühring, dalam keadaan-keadaan yang telah sangat diketahui, dari kebebasan akademiknya jangan terkejut mendapatkan Herr Schweninger dipaksakan di situ dalam keadaan-keadaan yang sama diketahui. Satu-satunya bab di mana aku telah memperkenankan diriku memberikan penjelasan tambahan adalah bab kedua dari Bagian III, Teoritis. Bab ini dengan sederhana dan hanya membahas satu pemaparan masalah yang sangat penting dalam pandangan dunia yang menjadi pendirianku, dan lawanku –oleh karenanya– tidak dapat mengeluh jika aku berusaha menyatakannya dalam suatu bentuk yang lebih populer dan menjadikannya lebih masuk akal. Dan sesungguhnya terdapat satu sebab khusus untuk melakukan ini. Aku telah merevisi tiga bab dari buku itu (Bab pertama dari Introduksi dan bab pertama dan kedua dari Bagian III) untuk temanku Lafargue dengan harapan akan penerjemahannya ke dalam bahasa Perancis dan penerbitannya sebagai sebuah pamflet tersendiri; dan setelah edisi Perancis itu telah berlaku sebagai dasar bagi edisi-edisi Italia dan Polandia, suatu edisi Jerman telah diterbitkan olehku dengan judul: Die Entwicklung des Sozialismus von der Utopie zur Wissenschaft.2 Ini mengalami tiga edisi dalam waktu beberapa bulan, dan juga terbit dalam bahasa Rusia dan Denmark. Dalam semua edisi ini hanya bab yang bersangkutan itu yang telah diperjelas, 2 Diterbitkan dalam bahasa Inggris dengan judul: Socialism: Utopian and Scientific. –Ed. ANTI-DÜHRING | xv dan akan tampak seperti menonjol-nonjolkan keilmuan (pedantik), dalam edisi baru karya aslinya, jika aku mengikatkan diriku pada teks aslinya dan bukan pada teks belakangan yang telah menjadi dikenal secara internasional. Apapun yang ingin kuubah bertautan pada pokoknya dengan dua masalah. Pertama, dengan sejarah masyarakat primitif, yang kuncinya telah diberikan oleh Morgan baru pada tahun 1877. Tetapi karena aku sejak itu telah mendapatkan peluang, dalam karyaku: Der Ursprung der Familie, des Privateigentums und des Staats3 (Zürich, 1884), untuk menggarap material yang sementara itu telah menjadi tersedia bagiku, sebuah rujukan pada karya belakangan ini menyinggung hal itu. Masalah kedua bersangkutan dengan seksi yang membahas ilmu alam teoritis. Banyak sekali yang canggung dalam pemaparanku dan banyak darinya dewasa ini dapat diungkapkan dengan suatu bentuk yang lebih jelas dan lebih menentu. Aku tidak memberi hak pada diriku sendiri untuk memperbaiki seksi ini, dan oleh sebab itu aku –sebaliknya– berkewajiban untuk mengritik diriku sendiri. Marx dan diriku boleh dikatakan satu-satunya orang yang menyelamatkan dialektika sadar dari filsafat idealis Jerman dan menerapkannya dalam konsepsi-konsepsi materialis mengenai alam dan sejarah.Tetapi suatu pengetahuan mengenai matematika dan ilmu alam adalah esensial bagi suatu konsepsi yang dialektis dan sekaligus materialis mengenai alam. Marx sangat mengenal matematika, tetapi kita hanya sebagian-sebagian, secara terputus-putus dan secara sporadik dapat menangani ilmu-ilmu pengetahuan alam. Karena alasan ini, ketika aku mengundurkan diri dari bisnis dan memindahkan kediamanku ke London, dengan demikian memungkinkan diriku memberikan waktu yang diperlukan untuk itu, aku mengalami suatu pergantian – sebagaimana Liebig menyebutnya– yang selengkap mungkin, dalam matematika dan ilmu-ilmu pengetahuan alam, dan melewatkan bagian terbesar selama delapan tahun untuk itu. Aku tepat berada di tengahtengah proses pergantian ini ketika terjadi bahwa aku mesti menyibukkan 3 The Origin of the Family, Private Property and the State. –Ed. xvi | FREDERICK ENGELS diri dengan apa yang dinamakan filsafat alam Herr Dühring. Oleh karenanya, hanya terlalu wajar bahwa dalam membahas hal-ikhwal ini aku kadang-kala tidak dapat menemukan ungkapan teknis yang tepat, dan pada umumnya bergerak dengan kecanggungan sangat di bidang ilmu pengetahuan alam teoritis. Sebaliknya, kekurangan kepastianku dalam bidang ini, yang masih belum berhasil kuatasi, membuat diriku berhati-hati, dan aku tidak dapat dipertanggung-jawab...
View Full Document

  • Summer '15

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture