prak8-Setting Fitur pada IP PBX

prak8-Setting Fitur pada IP PBX - PERCOBAAN 8 KONSEP...

Info iconThis preview shows pages 1–4. Sign up to view the full content.

View Full Document Right Arrow Icon
Percobaan 8 89 Konsep Context dan Setting Fitur Dengan Asterisk PERCOBAAN 8 KONSEP CONTEXT DAN SETTING FITUR DENGAN ASTERISK 8.1. Tujuan : Setelah melaksanakan praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : Mengerti konsep pembuatan context pada konfigurasi Asterisk Mengerti konsep Fitur Call Forward dan Call Pickup Membuat pengesetan fitur-fitur di atas pada IP PBX Membedakan grup-grup aplikasi berdasarkan context Membuat Conference Room pada IP PBX 8.2. Prasyarat : Pemahaman konsep Service Restriction Class 8.3. Peralatan : (masing-masing grup) 1 PC dengan OS Linux Debian (kernel 2.6.18 ke atas) yang terhubung dengan Router IP (untuk Server) 3 buah IP Phone (sebagai client) 1 PC dengan software X-Lite (sebagai client), terhubung dengan Router IP 8.4. Teori : 8.4.1. Review Feature PABX Fitur-fitur yang diaplikasikan pada PABX bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi pengguna (user) ekstensi untuk melakukan komunikasi antar mereka. Dua buah fitur PABX yang bisa diaplikasikan pada IP PBX adalah Call Forward dan Call Pickup.
Background image of page 1

Info iconThis preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

View Full DocumentRight Arrow Icon
Gambar 8.1. Ilustrasi Call Pickup pada sebuah IP PBX Call Pickup Call Pickup adalah sebuah fitur yang digunakan pada sistim PBX, di mana seorang user / client dapat mem- pick up panggilan yang ditujukan kepada client lain, jika handset dari client lain tersebut tidak segera diangkat. Call Pickup banyak dijumpai pada perkantoran dengan sejumlah user yang berada di satu ruangan, di mana dalam ruangan tersebut terdapat banyak pesawat telepon. Call pickup juga bermanfaat untuk memudahkan penyampaian informasi yang bersifat segera. Call pickup biasanya dilakukan oleh user-user yang berada di satu ruangan atau satu grup. Mekanisme Call Pickup ditunjukkan pada gambar 8.1 di atas. Jika client 101 memanggil client 103, sementara client 103 tidak berada di tempat, maka pesawat 103 akan memperdengarkan ring tone . Client 104 yang berada di dekat pesawat 103 dapat mem-pickup panggilan tersebut dengan menekan sebuah kode akses, diikuti dengan nomor 103, selanjutnya terhubung dengan client 101. Akibatnya, client 101 akan dapat berkomunikasi dengan client 104, dan informasi yang akan disampaikan ke client 103 Percobaan 8 90 Konsep Context dan Setting Fitur Dengan Asterisk
Background image of page 2
dapat dititipkan pada client 104. Yang dimaksud client dalam satu grup adalah clinet 103 dan 104. Artinya, mekanisme pickup sebuah panggilan hanya dapat diberlakukan dalam satu grup client penerima, sedangkan client pemanggil bisa berasal dari grup yang berbeda. Call Forward Call Forward adalah adalah sebuah fitur pada PABX, dimana seorang client dapat mem-forward panggilan ke dirinya, ke nomor telepon lain dimana dia akan berada. Call Forward ini bermanfaat terutama pada client yang banyak bergerak ( moving ), dan jarang menetap lama di sebuah tempat. Dengan adanya call forward ini, informasi yang akan disampaikan kepadanya tidak akan hilang, karena tempat dia berada bisa segera dijangkau. Mekanisme
Background image of page 3

Info iconThis preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

View Full DocumentRight Arrow Icon
Image of page 4
This is the end of the preview. Sign up to access the rest of the document.

Page1 / 11

prak8-Setting Fitur pada IP PBX - PERCOBAAN 8 KONSEP...

This preview shows document pages 1 - 4. Sign up to view the full document.

View Full Document Right Arrow Icon
Ask a homework question - tutors are online