172907-ID-none.pdf - Seminar Nasional Cendekiawan 2015 ISSN 2460-8696 PENENTUAN ISI AWAL MINYAK DAN PERAMALAN PRODUKSI NYA DENGAN DECLINE CURVE ANALYSIS

172907-ID-none.pdf - Seminar Nasional Cendekiawan 2015 ISSN...

This preview shows page 1 - 2 out of 11 pages.

Seminar Nasional Cendekiawan 2015 ISSN: 2460-8696 411 PENENTUAN ISI AWAL MINYAK DAN PERAMALAN PRODUKSI NYA DENGAN DECLINE CURVE ANALYSIS DI LAPANGAN “R” Rendi Wirnanda Irwin Abstrak Hal yang dapat menunjang keberhasilan pengembangan dan pengelolaan suatu lapangan minyak adalah bagaimana mengetahui jumlah akumulasi minyak. Hal tersebut penting untuk diketahui karena dapat memperkirakan berapa persen dari akumulasi minyak yang terdapat di reservoir tenaga dorong water drive yang dapat diproduksikan untuk mengetahui besarnya cadangan minyak dapat dihitung menggunakan metode material balance persamaan. Dan seiringnya waktu produksi dapat dilakukan analisa decline curve untuk mengetahui sisa cadangan yang masih dapat diproduksikan. Dengan begitu dapat dilihat kenaikan RF pada tahap primary dan secondary. Pendahuluan Lapangan “R” merupakan lapangan minyak dimana kondisi reservoir lapangan nya memiliki satu lapisan reservoir besar. Jumlah sumur yang aktif berproduksi sebanyak 66 sumur, jumlah sumur injeksi pada lapangan “R” adalah 4 sumur. Tersedianya data produksi pada lapangan “R” dapat dihitung besarnya cadangan yang masih dapat diambil. Besarnya cadangan hidrokarbon dari suatu lapangan sangat penting untuk diketahui sebab nilai cadangan ini digunakan untuk mempertimbangkan keekonomisan suatu lapangan. Oleh karena itu perhitungan cadangan hidrokarbon dan faktor perolehan serta berapa lama waktu produksi dari tiap-tiap sumur yang dipakai untuk memproduksikan lapangan tersebut perlu dihitung seakurat mungkin. Pada tulisan ini, akan di analisa volume minyak awal dengan menggunakan data PVT dan data produksi, volume awal isi minyak pada tulisan ini dihitung dengan metode material balance. Setelah itu jumlah minyak atau gas yang dapat diproduksikan dari dalam reservoir akan mengalami penurunan seiring dengan penurunan tekanan reservoir sehingga perlu adanya evaluasi kembali tentang jumlah cadangan dengan melihat sifat dan karakteristik dari reservoir itu. Berdasarkan evaluasi ini diharapkan mampu memberikan gambaran tentang peramalan kinerja reservoir di masa mendatang sehingga dapat menjadi suatu parameter yang penting dalam proses perencanaan pengembangan lapangan tersebut. Salah satu metode yang digunakan untuk memprediksi tingkat kinerja reservoir di masa datang adalah dengan decline curve analysis . Maksud dan tujuan dilakukannya metode decline curve analysis adalah untuk memperkirakan hasil perolehan produksi minyak maksimum yang dapat diambil atau Estimated Ultimate Recovery (EUR), agar didapat suatu gambaran tentang prospek produksi lapangan tersebut dimasa yang akan datang, sehingga dapat menentukan langkah yang terbaik untuk mengembangkan lapangan tersebut. baik pada kondisi actual atau pada saat optimasi dengan water injection. Berdasarkan analisis-analisis tersebut, maka perbandingan antara EUR dan OOIP pada lapangan tersebut akan menghasilkan suatu faktor perolehan ( recovery factor ) yang merupakan gambaran perkiraan, sampai
Image of page 1
Image of page 2

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 11 pages?

  • Winter '14
  • ir. sugiatmo kasmungin

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture