HUKUM_PERDATA_INTERNASIONAL.docx - TUGAS HUKUM PERDATA INTERNASIONAL KASUS IPB VS AMERIKA SERIKAT Nama Kelompok 10 1 I Putu Soni Maaiwa Kusuma

HUKUM_PERDATA_INTERNASIONAL.docx - TUGAS HUKUM PERDATA...

This preview shows page 1 - 4 out of 11 pages.

TUGAS HUKUM PERDATA INTERNASIONAL ( KASUS IPB VS AMERIKA SERIKAT ) Nama Kelompok : 10 1.I Putu Soni Maaiwa Kusuma ( 1704552096 ) 2.Komang Deva Aresta Saskara ( 1704552107 ) 3.Ni Putu Ita Pradnyadewi ( 1704552118 ) 4.Ida Bagus Komang Hero Bhaskara ( 1704552131 ) 5.Ni Made Anggreni ( 1704552215 ) Fakultas Hukum Universitas Udayana Denpasar 2018
Image of page 1
BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Hukum Perdata Internasional merupakan bagian dari Hukum Perdata, meskipun mengunakan istilah ‘Internasional’, bukan berarti Hukum Perdata Internasional menjadi bagian dari Hukum Internasional. Penggunakan istilah Internasional merujuk pada adanya unsur asing yang terlibat dalam hubungan maupun peristiwa hukum di bidang keperdataan yang mengandung unsur-unsur asing, hal tersebut dapat kita lihat dalam pengertian dari Hukum Perdata Internasional itu sendiri. Yang mana Hukum Perdata Internasional merupakan keseluruhan peraturan dan keputusan hukum yang menunjukkan stelsel hukum manakah yang berlaku atau apakah yang merupakan hukum, 1 serta Hukum Perdata Internasional mengatur setiap peristiwa atau hubungan hukum mengandung unsur asing, baik peristiwa itu termasuk bidang hukum publik ( seperti hukum tata usaha negara, hukum pajak atau hukum pidana), maupun termasuk bidang hukum perdata. 2 Didalam Hukum Perdata Internasional juga dikenal adanya tiitk pertalian, yang mana titik pertalian atau titik taut adalah hal-hal atau keadaan yang menyebabkan berlakunya suatu stelsel hukum. Dewasa ini banyak pelaku usaha menjalankan kegiatan perdagangan barang yang melintasi batas-batas negaranya. Batas-batas negara tidak lagi menjadi hambatan dalam melakukan perdagangan Internasional. Sebagian besar transaksi perdagangan Internasional mencakup ketentuan dan persyaratan yang beragam yang berhubungan dengan perjanjian mereka. 3 Seringkali para pihak tidak memiliki pemahaman yang sama tentang ketentuan hukum yang mengatur perjanjian mereka tunduk pada system hukum yang berbeda. Isi peraturan yang berbeda-beda antara satu negara dengan negara yang 1 S. Gautama, Pengantar Hukum Perdata Internasional Indonesia, P.T. Rindang Mukti Unit Percetakan Cikapundung, Bandung, 1977, hlm. 21 2 C.F.G Sunarjati Hartono, Pokok-Pokok Hukum Perdata Internasional Indonesia, Karya Nusantara, Bandung 1976, hlm. 13 3 Rubab Razvi, Ikhtisar tentang Undang-undang yang Mengatur Transaksi Penjualan Internasiona , USC Law School LMM, hal. 1.
Image of page 2
lain mengakibatkan munculnya kesulitan antara pelaku usaha dalam pembuatan kontrak dagang Internasional. 4 Dikarenakan perbedaan yang tidak sepaham mengenai system hukum yang berbeda itulah menjadilan timbulnya permasalahan-permasalah di dalam melakukan perdagangan yang melintasi batas-batas Negara. Salah satu contohnya dapat kita lihat dalam kasus IPB dengan Amerika Serikat, yang mana dalam kasus tersebut IPB dengan Amerika serikat melakukan sebuah perjanjian untuk mengirim 800 kera ke Amerika, namun di tengah perjalanan terjadi sebuah permasalah serta mengakibatkan Lawyer Amerika menuntut IPB atas dasar perlindungan satwa dan dianggap tak memenuhi prestasi dengan sempurna serta membunuh anak monyet tersebut. Padahal di
Image of page 3
Image of page 4

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 11 pages?

  • Summer '18
  • fsdfasdf

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

Stuck? We have tutors online 24/7 who can help you get unstuck.
A+ icon
Ask Expert Tutors You can ask You can ask You can ask (will expire )
Answers in as fast as 15 minutes