TUGAS KELOMPOK MIP - SENIN 13.30_TSM BEKASI - TUGAS MANAGEMENT INVESTASI PORTOFOLIO MENCARI 5 PERUSAHAAN TERDAFTAR DI BEI DAN MENGHITUNG RETURN

TUGAS KELOMPOK MIP - SENIN 13.30_TSM BEKASI - TUGAS...

This preview shows page 1 - 4 out of 11 pages.

TUGAS MANAGEMENT INVESTASI & PORTOFOLIO MENCARI 5 PERUSAHAAN TERDAFTAR DI BEI DAN MENGHITUNG RETURN SAHAM HARIAN HINGGA MENGHITUNG PORTOFOLIO SAHAM NAMA ANGGOTA KELOMPOK: Dwiputri Novembria A 201770134 Olivia Hana L.K 201770137 Novalia Kakana 201770169 Silvia Dyah Permata 201770174 Tiffania Rizki 201770181 TRISAKTI SCHOOL OF MANAGEMENT
BEKASI 2020 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kita sering mendengar perkataan yang mengatakan bahwa risk dan return selalu berdampingan dan berbanding lurus. Banyak teori investasi yang mengatakan bahwa high risk high return, dimana setiap investasi yang menghasilkan pengembalian investasi yang tinggi juga akan disertai dengan berbagai risiko yang tinggi. Demikian sebaliknya bilamana sebuah investasi memiliki risiko yang rendah maka tingkat keuntungan yang dij anjikan rendah. Risiko bisa saja menuju pada suatu kerugian, oleh karena itu dalam suatu investasi baik di pasar modal maupun di pasar uang selain memperhitungkan hasil yang didapat juga harus memperhitungkan risiko yang akan terjadi. Semua jenis investasi yang ada memiliki risiko baik kecil maupun besar. Ada dua aspek yang perlu diperhatikan atau dipertimbangkan oleh manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan keuangan, yaitu tingkat pengembalian ( return ) dan risiko ( risk ) daripada keputusan keuangan tersebut. Tingkat pengembalian ( return ) adalah imbalan yang diharapkan diperoleh di masa mendatang, sedangkan risiko ( risk ) adalah ketidakpastian dari imbalan yang diharapkan. Risiko dapat juga dikatakan sebagai kemungkinan terjadinya penyimpangan dari rata-rata dari tingkat pengembalian yang diharapkan dapat diukur dari standar deviasi dengan menggunakan statistik. Suatu keputusan keuangan yang lebih berisiko tentu diharapkan memberikan imbalan yang lebih besar yang dalam keuangan dikenal dengan istilah “ High Risk High Return ”. Kemudian dalam teori aset modal terdapat sebuah model yang menggambarkan hubungan antara risiko dan return yang diharapkan. Model ini digunakan dalam penilaian harga sekuritas yaitu Model CAPM ( Capital Asset Pricing Model ). Model CAPM merupakan model pengembangan teori portofolio yang dikemukakan oleh Markowitz. CAPM juga mengasumsikan bahwa pasar saham yang ideal adalah pasar saham yang besar, dan para investor adalah para
Price Takers , tidak ada pajak maupun biaya transaksi, semua aset dapat diperdagangkan secara umum, para investor dapat meminjam maupun meminjamkan pada jumlah yang tidak terbatas pada tingkat suku bunga tetap yang tidak berisiko. Dengan asumsi ini, semua investor memiliki portofolio yang mempunyai risiko identik.

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture