Perubahan Tata Guna Lahan dan Pengaruhnya terhadap Pencemaran di Bratas Malang.pdf

This preview shows page 1 - 2 out of 7 pages.

33 Wirosoedarmo, et al . Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Analisa Perubahan Tata Guna Lahan dan Pengaruhnya Terhadap Pencemaran di Brantas Hulu, Kota Batu, Jawa Timur. Analysis of Land Use Change and Its Effect on Pollution in Brantas Upstream, Batu City, East Java Ruslan Wirosoedarmo 1* , Alexander Tunggul Sutan Haji 1 , Fani Zulfikar 2 1 Dosen Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya, Jl. Veteran, Malang 65145 2 Mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan, Universitas Brawijaya, Jl. Veteran, Malang 65145 *Email Korespondensi: [email protected] ABSTRAK Perubahan tata guna lahan akibat peningkatan jumlah penduduk di perkotaan mengakibatkan perubahan tata guna lahan terbuka menjadi permukiman. Areal permukiman telah mengakibatkan terjadinya penurunan kulitas air di DAS Brantas. Bahan pencemar berasal dari limbah domestik, limbah pertanian, limbah taman rekreasi, limbah pasar, limbah rumah sakit, dan limbah industri. Oleh karena itu, identifikasi pola perubahan tata guna lahan dibutuhkan untuk menganalisis pengaruh perubahan tata guna lahan dan pencemaran di DAS Brantas. Penelitian ini menggunakan ArcView 3.3 untuk mengidentifikasi perubahan tata guna lahan yang terjadi di Kota Batu. Indeks Pencemaran (IP) digunakan untuk mengetahui tingkat pencemaran yang terjadi di DAS Brantas hulu dan mengevaluasi pengaruh perubahan tata guna lahan terhadap pencemaran menggunakan rumus indeks kualitas lingkungan hidup dan membandingkan nilai IP pada tahun 2008 dan tahun 2015. Luas total perubahan lahan di Kota Batu tahun 2008 - 2015 sebesar 2080.94 Ha, IP di wilayah Sumber Brantas meningkat dari 0.48 menjadi 0.87 pada tahun 2015. Di wilayah Coban Talun nilai IP meningkat dari 0.78 menjadi 1.43. Di wilayah Sidomulyo nilai IP 1.48 meningkat menjadi 2.15. Di wilayah Temas nilai IP 1.71 meningkat menjadi 2,2. Di wilayah Pendem nilai IP 1.49 meningkat menjadi 1.72. Nilai Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) secara keseluruhan pada DAS Brantas Hulu yaitu cukup tahun 2008 dengan nilai IKLH 66.84 dan tahun 2015 dengan nilai IKLH 66.84. Kata kunci : DAS Brantas Hulu, indeks pencemaran, perubahan tata guna lahan. Abstract Increasing population in urban areas needs land for housing. It will effect on landuse changes in certain area. Brantas river pollution level has become a problem faced by the Brantas River Basin. Pollutants come from domestic, agricultural, market hospital & industrial waste. The study method is overlay using ArcView 3.3 to determine land-use changes, method Pollution Index (IP) to determine level of pollution in the Brantas river basin upstream and evaluation of effect of the change of land against pollution using environmental quality index. Total land changes that occur in Batu in 2008-2015 amounted to 2080.94 hectares, in Brantas River Basin 0.48 Sumber Brantas IP value in 2008 increased to 0.87 in 2015, in Brantas River Basin- Coban Talun IP value increased 0.78 to 1.43 2015, in Brantas River Basin 1.48 Sidomulyo IP value in 2008 increased by 2.15 in 2015, Brantas River Basin - Temas IP value 1.71 in 2008 increased 2.2 in 2015, in Brantas River Basin 1.49 Pendem IP value year 2008 increased 1.72 2015

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture