corryn 25 deadlines - 1. Allan adalah seorang pebisnis dari...

Info iconThis preview shows pages 1–3. Sign up to view the full content.

View Full Document Right Arrow Icon
1. Allan adalah seorang pebisnis dari Amerika Serikat yang ditempatkan di Mexico. Dia membuat janji dengan seseorang dan ingin janjinya tepat pada waktunya. Tapi, seseorang yang dihubunginya tersebut sering datang terlambat. Untuk menghemat waktu, Allan mencoba untuk berbicara langsung mengenai bisnis. Tapi, kliennya tetap berbasa-basi dan membicarakan tentang keluarga. Buruknya lagi, pertemuan itu tidak hanya diganggu oleh panggilan telepon mengenai bisnis, tapi juga percakapan yang lama dengan orang lain dan bahkan dengan anak-anak dari pelanggannya yang datang kekantornya. Perkembangan awal Allan sangat negatif. Dia belum membuat satu perjanjian bisnispun. Mungkin, Mexico bukan tempat yang tepat untuk menjual produk perusahaannya. Pada situasi tersebut, kita bisa melihat bahwa telah terjadi kesalah pahaman komunikasi antara Allan dan klien bisnisnya. Kesalah pahaman tersebut, terjadi karena perbedaan kebudayaan antara Allan yang berasal dari Amerika Serikat dan klien bisnisnya yang merupakan orang Mexico. Dimana gaya komunikasi merupakan hal utama yang memicunya. Orang Amerika memiliki kebudayaan konteks rendah sedangkan orang Mexico memiliki kebudayaan konteks tinggi. Kebudayaan konteks rendah ini cendrung menyukai interaksi verbal langsung dan terus terang, cendrung memahami makna pada satu tingkat saja, umumnya kurang fasih dalam membaca isyarat nonverbal, menghargai indvidualisme, lebih bergantung
Background image of page 1

Info iconThis preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

View Full DocumentRight Arrow Icon
pada logika, mengatakan tidak secara langsung. Sedangkan orang yang berkonteks tinggi cendrung menyukai interaksi verbal tidak langsung, cendrung memahami makna yang terlekat pada banyak tingkat sosiokultural, menghargai kebersamaan kelompok, lebih bergantung pada konteks dan perasaan, menggunakan logika spiral, berputar-putar untuk menghindari kata tidak. Selain dari segi gaya komunikasi, orientasi waktu juga merupakan perbedaan kebudayaan yang memicu kesalah pahaman komunikasi. Orang Amerika Serikat menganggap waktu sebagai komoditas berharga yang perlu di hemat. Mereka menghubungkan waktu dengan produktivitas,
Background image of page 2
Image of page 3
This is the end of the preview. Sign up to access the rest of the document.

This note was uploaded on 01/17/2012 for the course ECONOMY ACCOUNTING taught by Professor Imam during the Spring '07 term at Universitas Padjadjaran.

Page1 / 7

corryn 25 deadlines - 1. Allan adalah seorang pebisnis dari...

This preview shows document pages 1 - 3. Sign up to view the full document.

View Full Document Right Arrow Icon
Ask a homework question - tutors are online