Pengaruh variabel fundamental terhdp harga saham prshn manufaktur yang list d bei

pengaruh variabel fundamental terhdp harga saham prshn manufaktur yang list d bei
Download Document
Showing page : 1 of 94
This preview has blurred sections. Sign up to view the full version! View Full Document
This is the end of the preview. Sign up to access the rest of the document.

Unformatted text preview: PENGARUH VARIABEL FUNDAMENTAL TERHADAP HARGASAHAM PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTARDI BURSA EFEK INDONESIATESISOlehSUSAN GRACE VERANITA NAINGGOLAN067017043/AktSEKOLAH PASCASARJANAUNIVERSITAS SUMATERA UTARAMEDAN2008Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008PENGARUH VARIABEL FUNDAMENTAL TERHADAP HARGASAHAM PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTARDI BURSA EFEK INDONESIATESISUntuk Memperoleh Gelar Magister Sainsdalam Program Studi Ilmu Akuntansipada Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera UtaraOlehSUSAN GRACE VERANITA NAINGGOLAN067017043/AktSEKOLAH PASCASARJANAUNIVERSITAS SUMATERA UTARAMEDAN2008Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Judul Tesis: PENGARUH VARIABEL FUNDAMENTALTERHADAPHARGASAHAMPERUSAHAAN MANUFAKTUR YANGTERDAFTAR DIBURSA EFEK INDONESIANama Mahasiswa : Susan Grace Veranita NainggolanNomor Pokok: 067017043Program Studi: Ilmu AkuntansiMenyetujui,Komisi Pembimbing:(Prof.Dr.Ade F. Lubis, MAFIS, MBA,Ak)KetuaKetua Program Studi(Prof.Dr.Ade F. Lubis, MAFIS, MBA,Ak)Tanggal Lulus(Drs. Syahyunan, M.Si)AnggotaDirektur(Prof.Dr.Ir.T.Chairun Nisa, B,MSc): 5 Agustus 2008Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Telah diuji padaTanggal 5 Agustus 2008PANITIA PENGUJI TESISKetua: Prof.Dr.Ade Fatma Lubis, MAFIS, MBA,AkAnggota: 1. Drs. Zainul Bahri Torong, M.Si2. Dra. Tapi Anda Sari Lubis, M.Si, Ak3. Drs. Idhar Yahya MBA,AkSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti secara empiris danmenemukan kejelasan tentang pengaruh variabel fundamental yang terdiri dari Returnon Assets (ROA), Debt Equity Ratio (DER), Return on Equity (ROE), Book ValuePer Share (BVS), terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar diBursa Efek Indonesia, baik secara parsial maupun secara simultan.Objek penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BursaEfek Indonesia sejak tahun 2004-2006 secara aktif menerbitkan laporan keuanganselama tahun pengamatan .Prosedur pemilihan sampel adalah purposive samplingdan model analisis yang digunakan analisis Regresi berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel fundamental yang terdiri dariROA, DER, ROE, BVS secara simultan tidak berpengaruh secara signifikan terhadapharga saham, Secara parsial menunjukkan hanya BVS yang berpengaruh terhadapharga saham sedangkan yang lain tidak berpengaruh secara signifikan. Hasilpenelitian ini dapat memberikan gambaran bahwa pergerakan harga saham tidakmempunyai hubungan yang kuat dan jelas dengan fundamental perusahaan yangtergambar dalam beberapa rasio yang terdapat didalam laporan keuangan.Kata Kunci: Variabel Fundamental, Harga Saham , Perusahaan Manufaktur.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008ABSTRACTTarget of this research is to obtain get evidence empirically and clarity aboutfundamental variable influence consisting of Return on Assets (ROA), Debt EquityRatio (DER), Return on Equity (ROE), Book Value Per Share (BVS), tomanufacturing business share price which enlist in Effect Exchange Indonesia, eitherthrough simultan dan also parsial.Object research of manufacturing business is which enlist in Effect ExchangeIndonesia since year 2004-2006 actively publish financial statement duringperception year. Procedure election of sampel is sampling purposive and used byanalysis model is doubled Regresis analysis.Result of research indicate that fundamental variable consisting of ROA,DER, ROE, BVS, by simultan do not have an effect on by signifikan to sham price,by parsial show only BVS having an effect on to share price while other do not havean effect on by signifikan. Result of this research can give picture that movement ofshare price dont have clear and strong (relation/link) with drawn companyfundamental in a few ratio which there are in financial statement.Keyword: Fundamental variable, share price, manufacturing business.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008KATA PENGANTARPuji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Allah atas segala kasih dankaruniaNya, sehingga pada akhirnya penulis berhasil menyelesaikan tesis ini yangberjudul Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham PerusahaanManufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia, untuk memenuhi salah satupersyaratan untuk mendapatkan gelar Magister Sains, pada Program Studi IlmuAkuntansi Pascasarjana Universitas Sumatera Utara.Bantuan dari berbagai pihak telah penulis terima dalam penyusunan tesis ini,oleh karena itu dengan sepenuh hati penulis mengucapkan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada:1.Prof. Chairudin P.Lubis, DTM&H, Sp.A.(K), selaku Rektor UniversitasSumatera Utara.2. Prof.Dr.Ir.T.Chairun Nisa, B,MSc, selaku Direktur Sekolah PascasarjanaUniversitas Sumatera Utara.3. Prof.Dr.Ade Fatma Lubis, MAFIS,MBA,Ak, selaku ketua Program MagisterIlmu Akuntansi Pascasarjana Universitas Sumatera Utara sekaligus sebagaipembimbing utama telah banyak meluangkan waktu untuk mengarahkan, danmemberikan saran-saran kepada penulis dalam menyusun tesis ini4. Drs. Syahyunan, M.Si, selaku pembimbang yang telah sangat banyakmembantu dengan mengarahkan, memberikan saran-saran kepada penulisdalam menyusun tesis ini.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 20085. Drs. Zainul Bahri Torong, M.Si,Ak selaku dosen pembanding yang telahbanyak memberikan saran-saran kepada penulis didalam menyusun tesis ini.6. Dra. Tapi Anda Sari Lubis, M,Si, Ak selaku dosen pembanding yang telahbanyak memberikan saran-saran kepada penulis didalam menyusun tesis ini.7. Dra. Narumondang B. Siregar, MM,Ak selaku dosen pembanding yang telahbanyak memberikan saran-saran kepada penulis didalam menyusun tesis ini.8. Seluruh dosen dan staf pada Program Megister Ilmu Akuntansi SekolahPascasarjana USU.9. Yang tercinta bapak (K.L.S.Nainggolan,SH) dimana tinggalkan hal yangberharga dan kenangan indah padaku dan mama (A.Rumapea) serta ke-5saudaraku (Yanto, Erwin, Deborah, Berman dan Crista) yang telahmemberikan dukungan material, moril dan doanya dengan penuh kasih sayangkepada penulis sehingga bisa menyelesaikan penulisan tesis ini.10. Rekan-rekan mahasiswa khususnya angkatan sebelas yang memberikandukungan dan saran-saran yang amat berarti bai penulis.Penulis menyadari bahwa keterbatasan yang dimiliki untuk menjadikan tesis inimasih jauh dari sempurna. Oleh karena itu sangat diperlukan masukan-masukan dansaran yang bersifat membangun dari pembaca. Namun demikian besar harapanpenulis, agar tesis ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.Medan, 2 Agustus 2008Susan G.V.NainggolanSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008RIWAYAT HIDUP1. Nama: Susan Grace Veranita Nainggolan2. Tempat/Tgl Lahir: Tebing-Tinggi / 22 Juli 19743. Pekerjaan: Staf Pengajar4. Agama: Kristen Protestan5. Orang Tuaa. Bapak: K.L.S.Nainggolan SH (+)b. Mama: A.Rumapea6. Alamat: Jl.Karya Rakyat No.56 A.Medan7. Telepan/ HP: (061) 6619900/ 081264402398. Pendidikan:a. SD: SD Negeri XVI Purwodadi, Jawa Tengah lulus 1984.b. SMP: SMP Negeri I Purwodadi, Jawa Tengah lulus 1990.c. SMA: SMA Negeri I Tebing Tinggi, Sumut lulus 1993.d. Universitas: UNIV.HKBP Nommensen, Medan lulus tahun 1999.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008DAFTAR ISIHalamanABSTRAK ...............................................................................................................iABSTRACT .............................................................................................................iiKATA PENGANTAR .............................................................................................. iiiRIWAYAT HIDUP ................................................................................................... vDAFTAR ISI ........ viDAFTAR TABEL ........ ixDAFTAR GAMBAR ...................... xDAFTAR LAMPIRAN ............................................................................................ xiBAB I: PENDAHULUAN ...................................................................................... 11.1. Latar Belakang ...... 11.2. Rumusan Masalah .................... 51.3. Tujuan Penelitian ........... 61.4. Manfaat Penelitian...... 71.5. Original Penelitian .................................................................................. 7BAB II: TINJAUAN PUSTAKA DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS ........... 82.1. Tinjauan Teori 82.1.1. Pengertian Pasar Modal .... 82.1.2. Saham ........ 92.1.3. Analisis Fundamental ........... 13Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 20082.1.4. Harga Saham dan Penilaian Harga Saham ........... 142.1.5. Rasio Keuangan ......... ..... 192.1.6. Mekanisme dan Volume Perdagangan di Bursa Efek Indonesia(BEI) ............................................................................................. 202.1.7. Hubungan Hipotesis Pasar yang Efisien, Variabel Fundamentaldalam Laporan Keuangan dan harga Saham ............ 222.2. Tinjauan Penelitian Terdahulu ............. 272.3. Kerangka konseptual ....... 302.4. Hipotesis Penelitian ......................... 32BAB III : METODE PENELITIAN ........................................................................ 333.1. Rancangan Penelitian ... 333.2. Populasi dan Sampel ........................ 333.3. Variabel Penelitian ........................ 343.3.1. Klasifikasi Variabel ......343.3.2. Definisi Operasional Variabel ....... 343.4. Lokasi dan waktu Penelitian ............................ 383.5. Prosedur Pengambilan Data .............................. 383.6. Model dan Teknik Analisis Data ...... 393.6.1. Perumusan model .. 393.6.2. Pengujian Normalitas Data ... 393.6.3. Pengujian Model ... 403.6.4. Pengujian Hipotesis ...... 43Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008BAB IV: HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ........................................ 454.1. Hasil Penelitian .... 454.1.1. Statistik Deskriptif .... 454.1.2. Pengujian Asumsi Klasik ...... 484.2. Pembahasan ........................................................................................... 51BAB V: KESIMPULAN DAN SARAN .................................................................. 575.1. Kesimpulan . ..... 575.2. Keterbatasan . 585.3. Saran .. 58DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................... 59Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008DAFTAR TABELNoJudulHalaman2.1. Penelitian Terdahulu ....................... 293.1. Definisi Operasional Variabel .................. 374.1. Rangkuman Statistik Deskriptif .................. 464.2. Pengujian Normalitas ........................... 484.3. Pengujian Multikolinearitas .................. 494.4. Uji F ....................... 514.5. Uji t .................................................................................................................... 52Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008DAFTAR GAMBARNoJudulHalaman2.1.Bagan Pasar Keuangan .............................82.2.Kerangka Konseptual : Pengaruh variabel fundamental terhadap hargasaham .......................................................................................................... 303.1.Ilustrasi daerah pengambilan keputusan tes Durbin-Watson. .............. 434.1.Pengujian Heteroskedastisitas ..... 50Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008DAFTAR TABELNoJudulHalaman2.1. Penelitian Terdahulu ....................... 293.1. Definisi Operasional Variabel .................. 374.1. Rangkuman Statistik Deskriptif .................. 464.2. Pengujian Normalitas ........................... 484.3. Pengujian Multikolinearitas .................. 494.4. Uji F ....................... 514.5. Uji t .................................................................................................................... 52Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008DAFTAR LAMPIRANNomorJudulHalaman1.Data Return on Asset (ROA) .............................. 612.Data Debt To Equity Ratio (DER) .............. . 623.Data Return on Equity (ROE) .......................... 634.Data Book Value per Share (BVS) .............. 645.Harga Saham ........................................ 656.Deskripsi Data .................. 667.Uji Normalitas Data .................................................................................... 678.Uji Multikolinearitas .................................................................................... 689.Uji Heteroskedastisitas ................................................................................. 6910.Uji Otokorelasi ............................................................................................. 7011.Pengujian model regresi ROA, DER, ROE, BVS, terhadap harga saham ... 7112.Pengujian model regresi ROA, DER,BVS, terhadap harga saham ............. 7213.Pengujian model Regresi DER, ROE, BVS, terhadap harga saham ............ 7314.Pengujian model regresi ROA terhadap harga saham .................................. 7415.Pengujian model regresi terhadap DER terhadap harga saham .................... 7516.Pengujian Model Regresi ROE terhadap harga saham ................................. 7617.Pengujian model regresi BVS terhadap harga saham ................................... 77Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008BAB IPENDAHULUAN1.1. Latar BelakangPerekonomian bangsa Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini telahmemperlihatkan perkembangan yang cukup signifikan. Dengan semakin banyaknyabermunculan perusahaan-perusahaan yang mendaftarkan dan menjual saham/gopublic di Bursa Efek Indonesia (BEI).Dalam upaya melakukan pengembanganterhadap kegiatan bisnisnya, perusahaan tentu saja membutuhkan dana yang sangatbesar. Kebutuhan akan dana tersebut semakin bertambah seiring dengan semakinbesarnya kegiatan ekspansi yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. Pasar modalmerupakan salah satu alternatifsumber dana eksternal disamping sumber danapinjaman.Pasar modal memiliki peran bagi perekonomian suatu negara karena pasarmodal menjalankan dua fungsi sekaligus, fungsi ekonomi dan fungsi keuangan.Dengan adanya pasar modal dapat menginvestasikan dana dengan harapanmemperoleh imbalan (return) sedangkan pihak issuer (dalam hal ini perusahaan)dapat memanfaatkan dana tersebut untuk kepentingan investasi tanpa harusmenunggu tersedianya dana dari opersasi perusahaan.Adanya perkembangan pasar modal yang pesat dapat membuat investor dapatlebih leluasa dalam melakukan aktivitas investasinya, baik dalam pemilihanSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008portofolio investasi pada efek yang tersedia maupun besarnya jumlah yangdiinvestasikan. Tujuan dan motivasi investor dalam melakukan pembelian sahamadalah meningkatkan kekayaan mereka dimasa mendatang, yaitu dengan memperolehhasil berupa deviden maupun capital gain yang jumlahnya diharapkan lebih besardari tingkat return sarana investasi lain seperti deposito dan pembelian obligasi.Dalam berinvestasi para investor memerlukan informasi akurat yang akandigunakan sebagai pertimbangan dalam menentukan pilihan untuk membeli sahamsaham perusahaan yang menguntungkan. Informasi yang ada dapat digunakansebagai bahan analisa saham baik secara fundamental maupun teknikal. Laporankeuangan sebagai salah satu sumber data dalam analisa fundamental harus mampumenggambarkan posisi keuangan perusahaan pada waktu tertentu serta hasil operasipada waktu tertentu secara wajar. Keadaan ini diharapkan diharapkan dapatmemenuhi kebutuhan para pemakai untuk mendukung proses pengambilan keputusaninvestasi di pasar modal. Analisis laporan keuangan ini mencakup (1) perbandingankinerja perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama, dan (2)evaluasi kecenderungan posisi keuangan perusahaan sepanjang waktu (Brigham danHouston, 2001).Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM) mewajibkan para emiten untukmenyampaikan laporan keuangan tahunan atau annual report agar adanyatransparansi dalam pengungkapan berbagai informasi yang berhubungan dengankinerja emiten yang bersangkutan. Dengan analisis tertentu atas laporan keuanganSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008masyarakat dapat menentukan pilihan untuk berinvestasi pada saham perusahaanyang menurut penilaianya memiliki prospek yang menguntungkan misalnya denganmenggunakan berbagai rasio yang diperoleh dari laporan keuangan untukmengevaluasi kinerja perusahaanperusahaan di Bursa Efek Jakarta (BEJ).Investor dalam melakukan analisis dan menilai saham di pasar modal secaraumum menggunakan 2 (dua) pendekatan yaitu analisis fundamental dan analisisteknikal, secara bersama-sama akan membentuk kekuatan pasar dengan interkasianatara permintan dan penawaran yang berpengaruh terhadap transaksi sahamperusahaan sehingga harga saham akan mengalami berbagai fluktuasi. Analisisfundamental didasarkan pada dua model dasar penilaian sekuritas yatiu earningmultipler dan asset value,Studi Utami dan Suharmadi (1998) menunjukkan bahwa faktor fundamentalperusahaan memegang peranan penting dalam proses pengambilan keputusan.Penilaian saham secara akurat dapat meminimalkan resiko sekaligus membantuinvestor mendapatkan keuntungan wajar, mengingat investasi saham di pasar modalmerupakan jenis investasi yang cukup berisiko tinggi meskipun menjanjikankeuntungan yang relatif besar.Analisis fundamental memfokuskan pada laporan keuangan perusahaan dimanatujuannya untuk mendekteksi perbedaan harga saham sekuritas dengan nilaiintrinsiknya. Pendekatan fundamental memberikan dasar teoritis perhitungan nilaiSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008intrinsikyang dapat ditentukan berdasarkan faktor fundamental perusahaan misalnya;laba, deviden, struktur modal, ratio dan potensi pertumbuhan perusahaan .Faktor fundamental yang digunakan untuk memprediksiharga saham ataureturn saham adalah rasio keuangan dan rasio pasar. Rasio keuangan yang berfungsiuntuk memprediksi harga saham antara lain ROA (Return On Asset ), DER (DebtEquity Ratio), ROE (Return on Equity), BVS (Book Value per Share). Rasio inidigunakan untuk menilai kewajaran harga saham maupun menilai tingkat harga relatifjika diperbandingkan dengan harga saham lainnya.Penelitian sebelumnya yang menghubungkan antara faktor fundamental (ROA,DER, BVS, PBV) dengan harga saham menunjukkan hasil yang tidak konsisten.Beberapa peneliti menghasilkan kesimpulan pengaruh faktor fundamental terhadapharga saham yaitu Gordon (1976) melakukan penelitian dan memperoleh hasil bahwavariabelvariabel fundamental mempunyai pengaruh terhadap harga saham, Silalahi(1991), Haruman (2005). Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Sparta (2000)dan Prasetyo (2000) membuktikan bahwa faktor fundamental tidak berpengaruhterhadap harga saham. Penelitian Chandra (2002) menghasilkan kesimpulan bahwafaktor fundamental tidak digunakan secara signifikan, dimana tingkat penggunaanfaktor fundamental tersebut semakin kecil setelah terjadinya krisis ekonomi.Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh variabel fundamental terhadapharga saham sebagai kelanjutan dari penelitian sebelumnya karena masih terdapatketidakkonsistenan hasil penelitian penelitian tersebut. Penelitian ini merupakanSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008replikasi dari penelitian yang dilakukan oleh Zulkifli yang menguji faktorfundamental dan resiko sistematik terhadap harga saham pada perusahaan manufakturyang go public di Bursa Efek Jakarta. Perbedaan penelitian ini dengan penelitiansebelumnya adalah penelitian sebelumnya variabel bebas yang digunakan adalahROA, DER, BVS, Beta Saham. Sementara dalam penelitian ini variabel bebasnyaadalah ROA, DER, BVS, BVS. Perbedaan lainya periode penelitian untuksebelumnya dari tahun 2002-2005 sedangkan periode penelitian yang sedangdilakukan dari tahun 2004-2006.Melihat hasil penelitian yang tidak konsistentersebut, penulis merasa tertarik untuk melakukan penelitian untuk memberikankajian akademik yang semakin jelas mengenai permasalahan yang dikemukakandiatas. Faktorfundamental dengan menggunakan rasio keuangan yang akandigunakan adalah ROA, DER, ROE, BVS, sebagai variabel yang akan ditelititerhadap harga saham perusahaan Manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesiaperiode 2004-2006 dengan judul Pengaruh Variabel Fundamental TerhadapHarga Saham Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia1.2. Rumusan MasalahSesuai dengan latar belakang yang telah diuraikan diatas, untuk memberikanfokus dan batasan penelitian agar hasil yang diperoleh bisa memberikan kesimpulanyang baik, penulis merumuskan masalah sebagai berikut :Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 20081. Apakah variabel fundamental yang terdiri dari Return on Asset (ROA), Debt toEquty Ratio (DER), Return on Equity (ROE), Book Value Per Share (BVS),)secara bersama-sama (simultan) mempunyai pengaruh terhadap harga saham padaperusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia.2. Apakah variabel fundamental yang terdiri dari Return on Asset (ROA), Debt toEquty Ratio (DER), Return on Equity (ROE), Book Value Per Share (BVS),)secara individual (parsial) mempunyai pengaruhterhadap harga saham padaperusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia.1.3.Tujuan PenelitianPenelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktorfundamental dalam pembentukan harga saham. Secara terinci tujuan penelitian adalahsebagai berikut :1. Untuk menguji dan menganalisis pengaruh variabel fundamental yang terdiri dariReturn on Asset (ROA), Debt to Equty (DER), Return on Equity (ROE), dan BookValue Per Share (BVS), secara bersama-sama (simultan) terhadap harga sahampada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia.2. Untuk menguji dan menganalisis pengaruh variabel fundamental yang terdiri dariReturn on Asset (ROA), Debt to Equty Ratio (DER), Return on Equity (ROE), danBook Value Per Share (BVS), secara individual (parsial) terhadap harga sahampada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 20081.4.Manfaat PenelitianPenelitian ini diharapkan memberikan manfaat pada berbagai bidang danprofesi, yaitu sebagai berikut :1.Menambah pengetahuan dan wawasan bagi peneliti dalam memahami pengaruhvariabel fundamental yang terdiri dari Return on Asset (ROA), Debt to Equty(DER), Return on Equity (ROE), Book Value Per Share (BVS), terhadap hargasaham pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia.2. Menambah informasi bagi investor pasar modal untuk pertimbangan dalampengambilan keputusan investasi yang optimal3.Menambah perbendaharaan riset di akademisi dibidang manajemen keuangankhususnya Manajemen Investasi di pasar modal,dan referensi penelitiselanjutnya pada permasalahan atau subjek yang sama.1.5. Original PenelitianPenelitian ini merupakan repliksi dari penelitian yang dilakukan oleh Zulkifliyang menguji faktor fundamental dan resiko sistematik terhadap harga saham padaperusahaan manufaktur yang go public di Bursa Efek Jakarta. Perbedaan penelitianini dengan penelitian sebelumnya adalah penelitian sebelumnya variabel bebas yangdigunakan adalah ROA, DER, BVS, Beta Saham. Sementara dalam penelitian inivariabel bebasnya adalah ROA, DER, BVS, BVS. Perbedaan lainya periodepenelitian untuk sebelumnya dari tahun 2002-2005 sedangkan periode penelitianyang sedang dilakukan dari tahun 2004-2006.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008BAB IITINJAUAN PUSTAKA DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS2.1.Tinjauan Teori2.1.1. Pengertian Pasar ModalPada dasarnya pasar modal (capital Market) merupakan pasar untuk berbagaiinstrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik dalam bentukutang ataupun modal sendiri. Jika di pasar modal diperjualbelikan instrumenkeuangan seperti saham, obligasi, waran, right, obligasi konvertibel, dan berbagaiproduk turunan (derivatif) seperti opsi (put atau call), maka di pasar uangdiperjualbelikan antara lain Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Surat Berharga PasarUang (SBPU), Commercial Paper, Promissory Notes, Call Money, RepurchaseAgreement, Banker's Acceptence, Treasury Bills dan lain-lain.Financial MarketMoney MarketCapital MarketGambar 2.1 Bagan Pasar KeuanganUndang- undang Pasar Modal No. 8 tahun 1995 memberikan pengertian pasarmodal yang lebih spesifik yaitu kegiatan yang bersangkutan dengan penawaranSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008umum dan perdagangan efek, Perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yangditerbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek.Sharpe (1999:9) menyatakan bahwa pasar modal sebagai salah satu jenis pasarsekuritas yang memperdagangkan aktiva keuangan yang memiliki jangka waktu lebihdari satu tahun. Menurut Sunariyah (2004:5) pasar modal sebagai tempat pertemuanantara penawaran dan permintaan surat berharga. Ditempat inilah para pelaku pasaryaitu individuindividu atau badan usaha yang mempunyai kelebihan dana (surplusfund) melakukan investasi dalam surat berharga yang ditawarkan oleh emiten.Sebaliknya ditempat itu pula perusahaan yang membutuhkan dana menawarkan suratberharga dengan cara listing terlebih dahulu pada badan otoritas di pasar modalsebagai emiten.Dari definisi diatas maka pasar modal merupakan sistem keuangan yangterorganisasi yang mempertemukan pihak penawar dan pembeli instrumen keuanganjangka panjang, baik dalam bentuk hutang maupun modal sendiri.2.1.2. SahamPerseroan (Corporotion) adalah badan usaha yang dibentuk berdasarkanUndang-Undang, dan mempunyai eksistensi yang terpisah dengan pemiliknya dandapat melakukan usaha dalam batas tertentu sebagaimana lazimnya manusia biasa,sifat ini sering disebut sebagai berbadan hukum. Perseroan mempunyai eksistensitidak terbatas, kecuali jika umumnya dibatasi oleh Undang-Undang. PerseroanSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008modern memungkinkan untuk memperoleh dana dalam jumlah yang besar. Sumberdaya ini diserahkan kepada perseroan oleh perseorangan atau badan karena merekamemiliki harapan dengan efisiensi perseroan dalam menggunakan dana tersebut,mereka dapat memperoleh suatu tingkat pengembalian (rate of return) daripada yangmungkin mereka terima dari kemungkinan investasi lain. Sebagai bukti keikutsertaanmereka dalam perseroan tersebut maka perseroan menerbitkan saham bagi pemilikmodal. Saham merupakan surat berharga yang paling popular dan dikenal luasdimasyarakat. Umumnya saham yang dikenal sehari-hari merupakan saham biasa(common stock). Bentuk saham yang lain adalah saham yang memiliki sifat-sifatobligasi yaitu preferred stock.Saham dapat didefinisikan sebagai tanda penyertaan atau pemilikanseseorang atau badan dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Wujud sahamadalah selembar kertas yang menerangkan bahwa pemilik kertas tersebut adalahpemilik perusahaan yang menerbitkan surat berharga tersebut. Porsi kepemilikanditentukan oleh seberapa besar penyertaan yang ditanamkan diperusahaan tersebut.Tjiptono dan Hendy (2001:5).Ketika perseroan didirikan biasanya diterbitkan satu jenis saham yang dikenalsebagai saham biasa (common stock). Saham biasa adalah kepemilikan dalamperusahaan yang ikut menanggung resiko apabila perusahaan mengalami kerugiandan mendapatkan keuntungan apabila perusahaan memperoleh keuntungan. Padaperkembangan selanjutnya perusahaan yang berbentuk perseroan tersebut mungkinSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008melihat bahwa ada keuntungan untuk menerbitkan golongan saham yang lain yangmemiliki hak dan prioritas yang berbeda dibanding saham biasa, yaitu yang biasadisebut sebagai saham preferen. Berikut ini pembagian jenis-jenis saham :1. Saham biasa (common stock). Saham ini merupakan saham yang biasa diterbitkanoleh perusahaan. Saham ini memiliki hak suara dalam Rapat Umum PemegangSaham (RUPS). Apabila perusahaan mengalami likuidasi, saham ini memperolehpelunasan yang terakhir yaitu setelah seluruh hutang perusahaan dan sahampreferen telah dilunasi. Demikian pula dalam pembagian dividen, saham ini barumemperoleh pembayaran apabila dividen terhutang atas saham preferen telahdibayar. Sisa dari pelunasan hutang dan kewajiban dividen bagi saham preferenini dibagikan kepada pemegang saham biasa.2. Saham preferen. Saham preferen merupakan saham yang memiliki berbagaikelebihan. Kelebihan ini dihubungkan dengan pembagian dividen atau pembagianaktiva saat likuidasi. Saham preferen akan memperoleh terlebih dahulupembagian dividen sesuai dengan nilai yang telah ditetapkan terlebih dahulusebelum pemegang saham biasa memperoleh pembayaran dividen. Dividensaham preferen tidak terutang atas dasar waktu, tetapi terutang apabila sudahdiumumkan oleh perusahaan.Menurut Dahlan (2001:268) Saham sebagai surat bukti atau tanda kepemilikanbagian modal pada suatu perseroan terbatas.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Menurut Tjiptono dan Hendy (2001:7) ditinjau dari kinerja perdagangan makasaham dapat dikategorikan atas:1.Blue Chip Stock yaitu saham biasa dari suatu perusahaan yang memiliki reputasitinggi, sebagai leader di industri sejenis, memiliki pendapatan yang stabil dankonsisten dalam membayar deviden.2.Income Stock yaitu saham dari suatu emiten yang memiliki kemampuanmembayar deviden lebih tinggi dari rata-rata deviden yang dibayarkan padatahun sebelumnya.3.Growth Stock yaitu saham saham dari emiten yang memiliki pertumbuhanpendapatan yang tinggi, sebagai leader di industri sejenis yang mempunyaireputasi tinggi.4.Speculative Stock yaitu saham suatu perusahaan yang tidak bisa secara konsistenmemperoleh penghasilan dari tahun ke tahun, akan tetapi mempunyaikemungkinan penghasilan yang tinggi dimasa mendatang, meskipun belum pasti.5.Counter Cyclical Stocksyaitu saham yang tidak terpengaruh oleh kondisiekonomi makro maupun situasi bisnis secara umum. Pada saat resesi ekonomi,harga saham ini tetap tinggi, dimana emitennya mampu memberikan devidenyang tinggi sebagai akibat dari kemampuann emiten dalam memperolehpenghasilan yang tinggi pada masa resesi.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 20082.1.3. Analisis FundamentalAnalisis fundamental adalah metode analisis yang didasarkan padafundamental ekonomi suatu perusahaan. Teknis ini menitik beratkan pada rasiofinansial dan kejadian yang secara lansung maupun tidak lansung mempengaruhikinerja perusahaan. Sebagian ahli berpendapat teknik analisis fundamental lebihcocok untuk membuat keputusan dalam memilih saham perusahaan mana yang dibeliuntuk jangka panjang. Untuk melakukan analisis dan memilih saham salah satupendekatan yang digunakan adalahanalisis fundamental. Pendekatan denganAnalisis Fundamental didasarkan pada suatu anggapan bahwa saham memiliki nilaiintrinsik yang diestimasikan oleh para analis atau investor.(Jones, 2002)Menurut Sunariyah (2004:168) pendekatan yang digunakan untuk menilaihargasuatu saham adalah analisis fundamental merupakan pendekatan yangdidasarkan pada suatu anggapan bahwa saham memiliki nilai intrinsik diestimasikanoleh para analisis atau investor, Nilai intrinsik merupakan suatu fungsi yangdikombinasikan untuk menghasilkan suatu return yang diharapkan dan resiko yangmelekat pada saham tersebut. Hasil estimasi nilai intrinsik kemudian dibandingkanharga pasar sekarang (current market price) sehingga dapat diketahui saham tersebutovervalue atau undervalue.Faktor-faktor fundamental yang mempengaruhi nilai intrinsik tersebut dapatberasal dari dalam perusahaan, industri maupun keadaan perekonomi makro.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Sementara itu menurut Bodie (2005:140) bahwa analisis fundamental selalumemulai penilaian harga saham dengan melihat kepada pembelajaran atas labahistoris dan pengujian atas laporan keuangan suatu perusahaan. Ide dasar pendekatanini adalah bahwa harga saham akan dipengaruhi oleh kinerja perusahaan.Menurut Husnan (1994:145) Pendekatan fundamental memperkirakan hargasaham dimasa yang akan datang dengan mengestimasi nilai faktor-faktor fundamental( pertumbuhan penjualan, nilai penjualan, net profit margin dan price earning ratio)berdasarkan pada informasi akuntansi yang telah diaudit oleh akuntan publik dandipercaya oleh segenap pesarta pasar.2.1.4. Harga Saham dan Penilaian Harga SahamBerbagai studi empiris menunjukkan bahwa terdapat beberapa unsur utamayang terdapat dalam harga saham individual, yaitu :1. Kondisi pasar secara keseluruhan.2. Kondisi industri sejenis.3. Kinerja perusahaan.Sedangkan yang menjadi penyebab utama fluktuasi harga saham adalah kondisiperekonomian dan kinerja perusahaan.Kinerja perusahaan merupakan hal yang sangat penting, misalnya dalambeberapa kasus terdapat beberapa perusahaan tertentu bergerak dengan arah yangberbeda dengan industri sejenis. Perusahaan-perusahaan ini mengembangkan produkSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008atau teknologi yang baru sehingga membuat para investor merasa dapat memperolehkeuntungan, setidaknya yang bersifat temporer. Hal ini akan mengakibatkanbereaksinya harga saham akibat antisipasi daripada investor terhadap keuntunganatau kerugian yang mungkin terjadi dimasa yang akan datang. Reaksi harga sahamyang cukup tajam terhadap naik turunnya pendapatan perusahaan sudah merupakanhal yang biasa akibat tindakan investor untuk mengantisipasi hal ini. Berbagaipemberitaan dari kejadian-kejadian yang akan mempengaruhi kinerja perusahaandapat pula menyebabkan naik turunya harga.Pertimbangan para fundamentalis mengenai pertumbuhan perusahaan,besarnya dividen, resiko dan tingkat bunga memiliki pengaruh yang cukup besarterhadap harga saham. Ekspektasi yang tinggi untuk meraih keuntungan dari investasiyang dilakukan cenderung melipatgandakan harga saham, sementara itu resiko dantingkat bunga yang lebih tinggi cenderung akan mengakibatkan penurunan hargasaham.Menurut Gart (1988 ; 271-274), hal-hal penting yang merupakan faktor makroatau pasar yang dapat menyebabkan fluktuasi harga saham adalah :1. Tingkat inflasi dan suku bunga.2. Kebijakan keuangan dan fiskal.3. Situasi perekonomian.4. Situasi bisnis internasional.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Sedangkan faktor mikro perusahaan yang dapat menyebabkan fluktuasi harga sahamadalah :1. Pendapatan perusahaan.2. Dividen yang dibagikan.3. Arus kas perusahaan.4. Perubahan mendasar dalam industri atau perusahaan.5. Perubahan dalam perilaku investasi, misalnya merubah investasinya darisaham menjadi obligasi.Penilaian harga saham bertujuan untuk menilai saham-saham manakah yangpaling menguntungkan bagi investor. Dengan kata lain saham-saham manakah yangharga pasarnya lebih rendah dari nilai intrisik (undervalued) sehingga layak untukdibeli demikian juga sebaliknya saham-saham manakah yang harga pasarnya lebihtinggi dari nilai-nilai intrinsik (overvalued). Dengan demikian perlu dilakukananalisis terhadap harga saham.Menurut Jogiyanto (1998:70), Penilaian Harga Saham menjelaskan ada 2 (dua)pendekatan untuk menilai intrinsik saham , yaitu:a.Pendekatan nilai sekarang (present Value approaching)Pendekatan nilai sekarang juga disebut dengan metode Kapitalisasi laba karenamelibatkan proses kapitalisasi nilai-nilai masa depan yang didiskontokanmenjadi nilai sekarang.b.Pendekatan PER (P/E ratio approach)Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Pendekatan ini menunjukkan rasio dari harga saham terhadap earnings. Rasioini melihat berapa besar investor menilai harga saham dari saham terhadapkelipatan dari earnings.Menurut Sunariyah (2004:170) ada 2 (dua) pendekatan fundamental yang umumnyadipakai dalam melakukan penilaan saham yaitu:a.Penilaian saham berdasarkan pada pendekatan laba (Price Earning RatioApproach). Pendekatan ini didasarkan hasil yang diharapkan pada perkiraanlaba per lembar saham dimasa yang akan datang sehingga dapat ketahui berapalama investasi saham akan kembali.b.Penilaian saham dengan pendekatan nilai sekarang (Present Value Approach).Pendekatan ini dimana nilai saham diestimasikan dengan mengkapitalisasikanpendapatan. Nilai sekarang suatu saham akan sama dengan nilai sekarang dariarus kas yang akan datang yang investor harapkan terima dari investsi padasaham tersebutUntuk mengetahui sampai sejauh mana investasi yang akan ditanamkan investordisuatu perusahaan mampu memberikan return yang sesuai dengan tingkat yangdiisyaratkan investor, dapat dilihat dari:1. Return on Asset (ROA).Rasio ini menggambarkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan labadengan menggunakan asset yang dimiliki. Dengan mengetahui rasio ini kita bisamenilai apakah perusahaan ini efisien dalam memanfaatkan aktivanya dalamSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008kegiatan operasional perusahaan. Rasio ini juga memberikan ukuran yang lebihbaik atas profitabilitas perusahaan karena menunjukkan efektivitas manajemendalam menggunakan aktiva untuk memperoleh pendapatan.Return on Assets (ROA) = Net Income After TaxesTotal Assets2. Debt to Equty Ratio (DER)Rasio ini menunjukkan persentase penyediaan dana oleh pemegang sahamterhadap pemberi pinjaman. Semakin tinggi rasio semakin rendah pendanaanperusahaan yang disediakan oleh pemegang saham. Dari perspektif kemampuanmembayar kewajiban jangka panjang , semakin rendah rasio akan semakin baikkemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka panjang.Debt to Equity Ratio (DER) = Total DebtTotal Equity3. Return on Equity (ROE)Rasio ini berguna untuk mengukur tingkat kemampuan perusahaan untukmemperoleh laba yang tersedia bagi pemegang saham perusahaan. Rasio ini bisadihitung dengan membagi laba bersih dengan jumlah ekuitas perusahaan.Return on Equity (ROE) = Net Income After TaxesTotal Equity4. Book Value per Share (BVS)Rasio untuk mengukur nilai Shareholders equity atas setiap lembar saham, yangmenggambarkan perbandingan total modal terhadap jumlah saham .Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Book value per Share (BVS) = Total Shareholder EquityTotal Shares Outstanding2.1.5. Rasio KeuanganUntuk mengetahui makna yang ada pada laporan keuangan diperlukan sebuahalat analisis. Alat analisis yang digunakan biasanya adalah analisis laporan keuanganyang berupa rasio-rasio laporan keuangan.Rasio keuangan ini bertujuan untuk mengukur kinerja perusahaan dariberbagai aspek kinerja. Ukuran kinerja pertama yang diukur adalah ukuran Likuiditasdimana mengukur kinerja perusahaan dari aspek kemampuan perusahaan dalammemenuhi kewajiban yang jatuh tempo dalam jangka pendek. Ukuran kinerja keduaadalah leverage atau solvabilitas yang mengukur kinerja perusahaan dalam memenuhikewajiban yang jatuh tempo dalam jangka panjang. Ukuran ketiga adalahprofitabilitas yang mengukur kinerja perusahaan dalam menghasilkan keuntungandengan sumber daya yang dimiliki.Menurut Kieso (2002:247) informasi kualitatif dari laporan keuangan dapatdikumpulkan dengan memeriksa hubungan antar pos-pos dalam laporan keuangandengan mengidentifikasi kecendrungan dalam hubungan ini. Titik awal yang baikdalam mengumpulkan informasi ini adalah mengimplikasikan analisis rasio.Harahap (2003:298) Keunggulan analisis rasio keuangan dibandingkandengan teknik analisis yang lainnya:Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008a. Rasio merupakan angka-angka atau iktisar statistik yang lebih mudah dibaca dansignifikan.b. Mengetahui posisi perusahaan ditengah industri lain.c. Sangat bermanfaat untuk bahan dalam mengisi model-model pengambilankeputusan dan model prediksi (z-score)d. Lebih mudah memperbandingkan perusahaan dengan perusahaan lain ataumelihat perkembangan perusahaan secara periodic atau time series.e. Lebih mudah melihat trend perusahaan serta melakukan prediksi dimasa yangakan datang.2.1.6. Mekanisme dan Volume Perdagangan Di Bursa Efek Indonesia (BEI)Apabila dikatakan suatu saham tercatat di bursa, itu berarti bahwa sahamtersebut dapat dijual maupun dibeli pada lantai bursa. Suatu saham dapat dikatakantercatat di bursa apabila perusahaan yang bersangkutan telah melalui prosespenawaran perdana, yang diawali dengan penyampaian suatu pernyataan pendaftaransuatu emisi saham. Setelah melalui tahap ini, saham dapat dijual kepada masyarakatmelalui proses initial public offering (pasar Perdana). Dibawah ini akan digambarkanmengenai pasar perdana dan sekunder.1. Pasar PerdanaPernyataan pendaftaran emisi saham atau obligasi oleh suatu perusahaandisampaikan kepada Bapepam melalui suatu penjamin emisi, yaitu suatuSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008perusahaan efek yang telah memperoleh ijin dari Menkeu untuk menjamin suatuemisi efek. Emisi efek maksudnya adalah penerbitan efek baru untuk dijual.Tujuan penyampaian pendaftaran emisi ke Bapepam adalah untuk memperolehpernyataan efektif Bapepam agar perusahaan yang bersangkutan atau emitendapat menjual sejumlah efeknya kepada masyarakat umum yang kemudiandicatatkan di bursa. Bapepam telah mengeluarkan persyaratan yang cukup ketatyang harus dipenuhi setiap emiten yang akan menawarkan sahamnya. Tujuandikeluarkannya syarat yang ketat tersebut adalah untuk melindungi investor dancalon investor terhadap kemungkinan manipulasi dari pihak emiten, penjaminemisi, perantara perdagangan efek, dan lain-lain.Keterangan yang disampaikan kepada Bapepam harus dapat memberi gambarankepada pihak-pihak yang berkepentingan tentang perusahaan dan sehingga pihakpihak tersebut dapat memberikan penilaian apakah efek yang bersangkutan baikatau kurang baik untuk dibeli.2. Pasar SekunderSetelah melakukan penawaran pada pasar perdana dan semua efek yang tercatatatas nama masing-masing investor atau efek tersebut telah berada di tanganinvestor, langkah selanjutnya adalah mencatatkan saham di bursa efek. Hal iniberarti bahwa efek tersebut hanya boleh diperdagangkan di lantai bursa, sehinggakegiatan jual-beli perusahaan terjadi diluar perusahaan.Usman (1997:175-176) Pasar sekunder efek memiliki fungsi utama berikut ini:Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 20081. Pasar sekunder memberikan likuiditas pada efek yang menjadi instrumenperdagangan.2. Pasar sekunder yang terorganisir memungkinkan pembentukan harga yangwajar.3. Pasar sekunder memungkinkan pemodal melakukan diversifikasi investasidengan jumlah dana terbatas.4. Secara makro pasar sekunder yang aktif dapat mengurangi country risk daripenanaman modal asing yang bersifat langsung.5. Pasar sekunder yang aktif dan efisien dapat dijadikan salah satu leading faktordalam memahami arah perkembangan perekonomian. Beberapa rangkaiankajian empiris yang panjang, para pakar menemukan bahwa resesi ekonomipada umumnya didahului efek turunya harga saham dan ekspansi ekonomididahului naiknya harga saham.2.1.7. Hubungan Hipotesis Pasar Yang Efisien, Variabel Fundamental dalamLaporan Keuangan, dan Harga SahamPasar modal yang efisien adalah pasar modal yang harga sekuritassekuritasnya mencerminkan semua informasi yang relevan. Informasi yang dimaksuddisini adalah seperangkat pesan atau berita yang dapat digunakan untuk mengubahtindakan dari para pelaku transaksi di pasar modal demi meningkatkankesejahteraannya.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Dalam suatu pasar yang efisien, investor melakukan fair game (permainanyang wajar) yang berkenaan dengan informasi yang beredar, artinya tidak adainvestor yang dapat menggunakan informasi yang beredar untuk memperolehkeuntungan yang abnormal. Semua sekuritas yang memiliki tingkat resiko yang samaakan menghasilkan pengembalian yang sama, tanpa memperhatikan metodeakuntansi yang digunakan, jenis industri di pasar modal, dan lamanya waktu yangdihabiskan untuk menafsirkan laporan keuangan. Oleh karena itu analisa laporankeuangan yang berdasarkan laporan keuangan tidak dapat menghasilkan rekomendasiyang memungkinkan investor untuk memperoleh laba diatas rata-rata.Konsep Efficient Market Hypotesis (EMH) lahir dari keinginan para penganutteori akuntansi positif untuk membuktikan tercapainya tujuan pelaporan dalamkerangka konseptual (Conceptual Framework) akuntansi keuangan, yaitu menyajikaninformasi yang berguna untuk :1. Keputusan investasi dan kredit2. Memprediksi arus kas3. Menjelaskan sumber daya perusahaan, kepemilikannya dan perubahanperubahannya.Teori positif ini berusaha menguraikan dan menjelaskan data apa dan bagaimanainformasi akuntansi disajikan serta dikomunikasikan kepada para pemakai informasiakuntansi.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Berdasarkan studi yang dilakukan Fama (1970). Efisiensi pasar modalmemiliki beberapa tingkatan yaitu :1. Weak Form. Dalam bentuk ini, harga sekuritas mencerminkan informasi yangtelah lalu. Efisiensi pasar bercorak lemah mengandung arti tidak terdapathubungan antara harga sekuritas di masa lalu dengan harga sekuritas dimasa yangakan datang. Dalam keadaan seperti ini pemodal tidak bisa memperoleh tingkatkeuntungan diatas normal dengan menggunakan trading rules yang berdasarkanatas informasi harga di waktu yang lalu.2. Semi Strong Form. Bentuk efisiensi seperti ini mengandung arti bahwa semuainformasi yang telah dipublikasikan termasuk harga-harga di waktu yang lalutelah tercermin dalam harga sekuritas di pasar, sebagai akibatnya analisisfundamental tidak dapat digunakan untuk menilai apakah harga sahamovervalued atau undervalued. Oleh karena itu investor tidak dapat memperolehkeuntungan diatas rata-rata hanya dengan mengandalkan informasi umum yangtersedia. Setiap orang yang memanfaatkan informasi umum yang ada tidak akanmendapat pengembalian ekstra karena harga sekuritas telah disesuaikan dan tidakakan terjadi perubahan harga sampai dipublikasikannya informasi yang baru.Informasi tersebut mencakup laporan keuangan emiten, pemecahan saham,penerbitan saham, dan lain lain. Apabila harga sekuritas tidak berubah pada saatdipublikasikannya informasi baru, maka akan timbul pertanyaan apakahinformasi yang dipublikasikan tersebut relevan atau tidak. Pada dasarnya EMHSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008untuk pasar yang bercorak agak kuat beranggapan bahwa tidak ada lagikesenjangan antara waktu untuk pendistribusian informasi dengan waktu untukmempelajarinya. Pada saat emiten mempublikasikan pada saat itu pula investormempelajari dan langsung menentukan keputusan.3. Strong Form. Dalam bentuk ini harga sekuritas mencerminkan informasi yangdipublikasikan dan tidak dipublikasikan. Efisiensi pasar bercorak kuatmenganggap bahwa semua investor memiliki peluang yang sama untukmemperoleh semua informasi tersebut, dengan kata lain tidak terdapat monopolidalam memperoleh informasi. Dalam hal ini kelebihan pendapatan tidak akandiperoleh hanya dengan memanfaatkan informasi yang ada tanpa menghiraukanapakah informasi tersebut tersebar luas atau tidak, sehingga orang dalamperusahaan tidak dapat memanfaatkan informasi yang dimilikinya untukmemperoleh pendapatan diatas rata-rata tanpa menyebarluaskan informasitersebut ke pasar.Perlunya informasi akuntansi di pasar surat berharga menurut Hendriksen(1994 ; 81-83) adalah untuk :1. Memungkinkan alokasi sumber daya secara optimum diantara para produsen.Alokasi optimum akan terjadi apabila para produsen mampu memperoleh danamodal untuk mencapai produksi nasional bruto maksimum sejumlah sumber dayatertentu. Defenisi alokasi optimum ini harus memenuhi syarat sehinggakesejahteraan mencakup tujuan sosial dan tujuan lainnya. Oleh karena ituSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008informasi di pasar surat berharga memegang peranan penting dalampengalokasian sumber daya.2. Agar para investor dapat menyimpan portofolio surat berharga yang optimumdalam hal preferensi resiko hasil pengembalian dari para investor dalam kerangkasurat berharga yang ada di pasar. Artinya informasi akuntansi dibutuhkan untukmenentukan harga surat berharga sehingga mencerminkan hubungan resiko danhasil pengembalian dan bagi masing-masing investor untuk memperolehportofolio yang mencerminkan preferensinya sendiri dalam memperoleh tingkathasil pengembalian maksimum dengan suatu tingkat resiko tertentu.Dalam Efficient Market Hypotesis, pasar surat berharga dianggap sebagaisuatu kesatuan yang tidak membedakan jenis industrinya. Relevansi EMH khususnyayang berbentuk semikuat adalah bahwa isi informasi dapat dieavaluasi berdasarkanreaksi pasar terhadap informasi ini. Dalam EMH diasumsikan bahwa pasar suratberharga adalah pasar yang bersaing. Hal ini berarti harga surat berharga bebasbergerak sedemikian rupa sehingga mencapai equilibrium untuk setiap surat berharga.Setiap saat tersedia informasi yang relevan, maka hal ini mungkin akan merubahharapan para investor sedemikian rupa sehingga harga surat berharga akan mencapaititik equilibrium yang baru.Suatu pasar surat berharga dikatakan efisien apabila harga-harga suratberharga mencerminkan sepenuhnya informasi yang tersedia. Tidak ada informasiSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008relevan yang diabaikan oleh pasar. Secara teoritis pasar yang efisien harus memenuhikriteria sebagai berikut :1. Tidak ada biaya transaksi dalam jual-beli surat berharga.2. Semua informasi tersedia tanpa dipungut biaya.3. Para pelaku bursa memiliki harapan yang sama mengenai implikasi dari informasiyang tersedia.Kondisi ini sudah cukup untuk model teoritis tetapi tidak diperlukan gunamendapatkan aproksimasi pasar yang efisien di dunia nyata. Sebenarnya yangdiperlukan oleh pasar yang efisien adalah bahwa informasi segera tercermin didalamsurat berharga atau dengan keterlambatan yang paling minimum dan tidak bias.2.2.Tinjauan Penelitian TerdahuluPenelitian yang berkaitan dengan penggunaan variabel Fundamental yangdihubungkan dengan harga saham perusahaan dalam analisis harga saham telahbanyak dilakukan oleh sejumlah peneliti. Gordon (1976) melakukan penelitian bahwavariabel-variabel fundamental internal perusahaan seperti deviden, pertumbuhanpendapatan, likuiditas, ukuran perusahan dan debt ratio mempunyai pengaruhterhadap harga saham.Dalam penelitiannya Zulkifli (2006) mengemukakan bahwa variabel ROA,DER dan BVS berpengaruh secara positif terhadap harga saham. Adapun hasilpenelitian tersebut bahwa pengaruh terbesar dari nilai koefisien regresi BVS.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Adapun hasil penelitian Silalahi (1991) mengemukakan bahwa Fluktuasiharga saham secara nyata juga dipengaruhi oleh ROA. Dan dalam penelitian Nasution(2006) secaraserempakfaktor fundamental memiliki pengaruh terhadap hargasaham.Hasil penelitian Wathi (2006) membuktikan bahwa Rasio Profitabilitas danRasio Leverage secara simultan mempengaruhi harga saham , namun secara parsialhanya ROA dan DER yang berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham.Bebarapa perbedaan tersebut terjadi antara peneliti satu dengan lainnya, danperbedaan antara bukti empiris dengan teori yang mendasarinya, dapat dilihat padatabel berikut:Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Tabel 2.1 Tabel Penelitian TerdahuluNama /TahunJudul PenelitianVariabel PenelitianHasil PenelitianSilalahi (1991)Faktor-faktor yangmempengaruhiPerubahan HargasahamModal Kerja, EPS,harga sahamModal kerja , EPS,harga saham, signifikanberpengaruh terhadapharga sahamSitumeang(2006)Analisis PenggunaanLaporan Keuangansebagai SaranaPengambilanKeputusan Sebelumdan Sesudah krisisDividen Yield, PER,ROE.Laporan keuangancenderung tidakdigunakan dan semakintidak digunakan setelahkrisisPengaruh faktorfundamental danteknikal terhadapharga sahamROI,ROE,PER,DER,GPM, OPM, Indeksharga saham,Inventory Turn OverFaktor fundamental danteknikal memilikipengaruh signifikanterhadap harga sahamZulkifli (2006)Pengaruh faktorfundamental danresiko sistematikterhadap harga sahamROA, DER, BVS,BETA SAHAMSecara simultan faktorfundamental dan teknikalberpengaruh signifikan.BVS dan Beta Sahamsecara parsial berpengaruhterhadap harga sahamsedangkan ROA dan DERtidak berpengaruhSianipar(2004)Pengaruh FaktorFundamental terhadapharga sahamCAR, EPS, ROA,ROE, Net InterestMargin.Wathi (2006)Pengaruh rasioProfitabilitas dan resioleverage terhadapharga saham.ROA, ROE, DER,harga sahamNasution(2006)Secara simultan seluruhvariabel mempunyaipengaruh signifikan,kecuali ROA secara partialmempunyai pangaruhRasio Profitabilitas dan rasioleverage secara simultanmempengaruhi harga saham ,namun secara parsial hanyaROA dan DER yangberpengaruh secarasingnifikan terhadap hargasahamSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 20082.3. Kerangka KonseptualVariabel FundamentalReturn on Asset (X1)Debt to Equity Ratio(X2 )Return on Equity (X3)Harga Saham(Y)Book Value per Share (X4)Gambar 2.2 Kerangka Konseptual : Pengaruh variabel fundamental terhadap hargasahamKerangka konseptual bertujuan untuk memberikan gambaran konsep pemikirandalam menjalankan penelitian ini. Kerangka pemikiran disusun berdasarkanpemahaman penulis terhadap tinjauan teoritis serta penelitian terdahulu yang telahdikaji penulis pada bagian sebelumnya. Kerangka pemikiran ini akan digunakanuntuk menyusun hipotesa dan instrumen penelitian yang akan digunakan.Memprediksi harga saham merupakan isu yang sangat penting dalam bidangkeuangan terutama dalam membuat keputusan investasi. Analisa fundamentalmerupakan salah satu cara untuk memprediksi harga saham dengan menggunakanlaporan keuangan sebagai salah satu sumber informasi terutama yang terkait denganrasio keuangan.Analisis fundamental merupakan estimasi nilai faktor-faktor internal emiten danekonomi pada saat ini untuk memperkirakan harga saham dimasa mendatang denganSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008memproyeksikan data dan informasi aktual agar dapat diestimasi nilai intrinsik dariharga saham saat ini. Dengan diperolehnya nilai intrinsik, analisis atau investor dapatmenentukan tindakan apa yang akan dilakukan dipasar dengan membandingkan nilaiintrinsik dan nilai pasar saham.Return on Assets yang menggambarkan kemampuan perusahaan untukmenghasilkan keuntungan dari setiap asset yang digunakan. Dengan melihatmengetahui rasio ini kita kita bisa menilai apakah perusahaan efisien dalammemanfaatkan aktivanya dalam kegiatan operasional perusahaan.Debt to Equity Ratio pada rasio ini menunjukkan persentase penyediaan danaoleh pemegang saham terhadap pemberi pinjaman. Semakin tinggi rasio ini semakinrendah pendanaan perusahaan yang disediakan oleh pemegang saham. Dari perspektifkemampuan membayar kewajiban jangka panjang, semakin rendah rasio akansemakin baik kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka panjang.Return on Equity rasio ini menunjukkan kesuksesan manajemen dalammemaksimalkan tingkat kembalian pada pemegang saham. Semakin tinggi resio iniakan semakin baik karena memberikan tingkat kembalian yang lebih besar pemegangsaham.Hubungan antar variabel pada penelitian ini adalah terdapat hubungan antaravariabel independent yaitu faktor fundamental yang terdiri dari ROA, DER, ROE,BVS dengan saham sebagai variabel dependent yang dapat dilihat pada gambardibawah ini.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 20082.4.Hipotesis PenelitianBerdasarkan permasalahan, tujuan penelitian dan hasil penelitian sebelumnya,maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:1.Terdapat pengaruh variabel fundamental yang terdiri dari Return On Asset (ROA),Debt to Equity (DER), Return On Equity (ROE), Book Value Per Share (BVS),secara parsial terhadap harga saham pada perusahaan manufaktur di Bursa EfekIndonesia.2. Terdapat pengaruh variabel fundamental yang terdiri dari Return On Asset (ROA),Debt to Equity (DER), Return On Equity (ROE), Book Value Per Share (BVS),secara simultan terhadap harga saham pada perusahaan manufaktur di Bursa EfekIndonesia.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008BAB IIIMETODE PENELITIAN3.1 Rancangan PenelitianPenelitian akan dilaksanakan dalam tahapan penelitian yang terstrukturdengan melalui tahapan penelitian yang baik. Model analisis akan digunakan sebagaialat dalam pengujian hipotesa yang diajukan dalam penelitian untuk menarikkesimpulan penelitian.Sesuai dengan tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis pengaruh faktorfundamental terhadap harga saham, maka jenis penelitian yang digunakan dalampenelitian ini adalah jenis penelitian penjelasan (explanotory research) yaitumemberikan penjelasan kausal atau hubungan antara variabel-variabel serta untukmenganalisis bagaimana pengaruh suatu variabel terhadap variabel lainnya dan untukmenguji hubungan antar variabel yang dihipotesiskan.3.2. Populasi dan SampelPopulasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar diBursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 151 perusahaan dan sampel 30 perusahaan.Pemilihan sampel penelitian berdasarkan metode purposive sampling dengan tujuanuntuk mendapatkan sampel yang representatif sesuai dengan kreteria yang ditentukan.Adapun kreteria yang digunakan untuk memilih sampel adalah :Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 20081. Perusahaan manufaktur telah terdaftar di BEI sesuai dengan periode penelitianyang diperlukan yaitu dari 2004 sampai dengan 2006.2. Perusahan yang telah menerbitkan laporan keuangan selama berturut-turut yaitudari tahun 2004 sampai dengan 2006 yang mempunyai laporan tahunan yangberakhir pada tgl 31 Desember.3.3.Variabel Penelitian3.3.1. Klasifikasi VariabelAda beberapa variabel yang digunakan dalam penelitian ini, variabel yangnantinya akan diuji adalah:1. Variabel terikat (Y)Variabel terikat dalam penelitian ini adalah harga saham perusahaan manufakturyang diukur dengan harga penutupan tahunan.2. Variabel bebas (X)Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor fundamental perusahaan yangterdiri dari 4 rasio keuangan: Return on Assets (X1), Debt Equity Ratio (X2),Return on Equity (X3), Book Value Pershare(X4)3.3.2. Definisi Operasional Variabela. Harga Saham (Y)Realisasi harga saham penutupan tahunan. Harga saham ini dipandang layakuntuk mewakili pencerminan kinerja perusahaan dalam satu periode laporanSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008keuangan. Harga saham ini merupakan pencerminan data dalam laporan keuangan.Variabel harga saham akan dihitung berdasarkan rasio persentase perubahan antaradua periode waktu yang berurutan. Secara matematis dapat digambarkan dalamrumusan berikut ini : Perubahan Harga (%) =Harga Saham t Harga Saham t -1Harga Saham t -1x 100%b. Return On Asset /ROA ( X1)Rasio ini menggambarkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkankeuntungan dari setiap asset yang digunakan. Dengan mengetahui rasio ini dapatdigunakan untuk menilai apakah perusahaan ini efisien dalam memanfaatkanaktivanya dalam kegiatan operasional perusahaan. (Darsono, 2005). Return on Assetsdapat dinyatakan dengan rumus sebagai berikut:ROA =NetIncome After TaxesTotal AssetsVariabel Return on Assets (ROA) dalam penelitian ini secara matematis dapatdihitung sebagai berikut : ROA (%) =ROAt ROAt -1ROAt -1x 100%c. Debt to Equty Ratio /DER (X2)Rasio ini menunjukkan persentase penyediaan dana oleh pemegang sahamterhadap pemberi pinjaman. Dari perspektifkemampuan membayar kewajibanSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008jangka panjang, semakin rendah rasio akan semakin baik kemampuan perusahaandalam membayar kewajiban jangka panjang. (Darsono, 2005) Rumusnya adalah:DER =Total DebtTotal EquityVariabel Debt to Equity Ratio (DER) dalam penelitian ini secara matematis dapatdihitung sebagai berikut : DER (%) =DERt DERt -1DERt -1x 100%d. Return on Equity /ROE (X3)Rasio ini berguna untuk mengukur tingkat kemampuan perusahaan untukmemperoleh laba yang tersedia bagi pemegang saham perusahaan. Rasio ini bisadihitung dengan membagi laba bersih dengan jumlah ekuitas perusahaan.ROE =NetIncome After TaxesTotal EquityVariabel Return on Equity (ROE) dalam penelitian ini secara matematis dapatdihitung sebagai berikut : ROE (%) =ROE t ROE t -1ROE t -1x 100%e. Book Value per Share /BVS (X4)Rasio untuk mengukur nilai shareholder equity atas setiap lembar saham (Ang,1997), atau disebut juga dengan book Value per Share,yang menggambarkanSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008perbandingan total modal (equity) terhadap jumlah saham, dan dapat dinyatakandengan rumus :Book Value per Share (BVS) =Total Shareholder EquityTotal Shares OutstandingVariabel Book Value per Share (BVS) dalam penelitian ini secara matematis dapatdihitung sebagai berikut : BVS (%) =BVS t BVS t -1BVS t -1x 100%Tabel 3.1 Definisi Operasional VariabelJenis VariabelIndependenNama variabelReturn On Assets ( 1 )Debt Equity Ratio ( 2 )Definisi variabelKemampuan asset yangdimiliki untuk menghasilkanlabaKemampuan perusahaandalam membayar kewajibanjangka panjang.SkalaPengukuranRasioRasioRasioReturn on Equity ( 3 )Kemampuan perusahaanuntuk memperoleh laba yangtersedia bagi pemegangsahamRasioBook Value per Share( 4 )DependenMengukur nilai Shareholderequity atas setiap lembarsahamHarga saham (Y)Harga saham penutupan yangtercatat di BEJRasioSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 20083.4. Lokasi dan waktu penelitianPenelitian ini dilakukan di Bursa Efek Indonesia (BEI) terhadap seluruhperusahaan manufaktur yang sudah go public dari tahun 2004 sampai 2006. Datadiambil dari beberapa website seperti http://www.jsx.co.id, http://www.e-bursa.com,http://www.bapepam.go.id dan website perusahaan yang bersangkutan serta databaseyang diperoleh dari berbagai sumber.Penelitian ini dilakukan mulai dari bulan April 2008 sampai bulan juli 2008,dimulai dari pemilihan masalah, pengumpulan data, analisis data dan penyusunanlaporan.3.5. Prosedur Pengambilan DataDalam penelitian lapangan ini dikumpulkan data sekunder yaitu laporan keuangantahunan perusahaan yang telah diaudit oleh auditor independent pada seluruhperusahaan manufaktur . Sumber data tersebut diperoleh dari Jakarta Stock Exchange, JSX Statistic, Capital market directory 2004, 2005, 2006, serta homepage setiapperusahaan yang terpilih sebagai sampel. Data yang digunakan merupakan gabungandata antara perusahaan (cross section), dan antar waktu (time series) yang dikenaldengan pooled cross section time series.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 20083.6. Model dan Teknik Analisis Data3.6.1. Perumusan ModelModel analisis yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah analisis Regresi LinierBerganda, dengan persamaan sebagai berikut:Y= a + b1X1 + b2X2 + b3X3 + b4X4 + eDimana:Y= Harga sahama= konstantab1-b4= Koefisien regresi untuk masing-masing variabel independent.X1= Variabel ROAX2= Variabel DERX3= Variabel ROEX4= Variabel BVSe= Variabel pengganggu3.6.2. Pengujian Normalitas DataSebelum melakukan analisis dengan menggunakan model yang disampaikandiatas, maka sesuai dengan syarat metode Ordinary Least Square (OLS), terlebihdahulu akan dilakukan pengujian normalitas dan asumsi klasik yang menurutGujarati, alih bahasa Sumarno Zain (1995) akan meliputi pengujian multikolonieritas,heteroskedastisitas, Autokorelasi.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Asumsi distribusi normal diperiksa dengan menggunakan grafik NormalProbability Plot atau Histogram. Jika data mengikuti garis normal pada grafik NormalProbability Plot maka data diasumsikan berdistribusi normal. Cara lainnya adalahPengujian normalitas dilakukan dengan menggunakan pengujian KolmogorovSmirnov. Pengujian dengan metode ini menyatakan jika nilai Kolmogorov-Smirnovmemiliki probabilitas lebih besar dari 0.05 (Santoso, 2005), maka variable penelitiantersebut dapat dinyatakan berdistribusi normal3.6.3. Pengujian Modela.Uji MultikolinearitasMultikolinearitas dapat timbul jika variabel bebas saling berkorelasi satu samalain, sehingga multikolinearitas hanya dapat terjadi pada regresi berganda. Hal inimengakibatkan perubahan tanda koefisien regresi serta mengakibatkan fluktuasi yangbesar pada hasil regresi. Perubahan tanda koefisien regresi ini dapat mengakibatkankesalahanmenafsirkanhubunganantaravariabelsehinggakeberadaanmultikolinearitas ini harus diuji (Levin, 1998) supaya dapat dijamain bahwa variabelindependen di dalam penelitian tidak saling berkorelasi. Pengujian dapat dilakukandengan Colinearity Diagnostic serta partial correlation. Indikator yang digunakanadalah melihat nilai collinearity Statistics, yaitu nilai variance inflation faktor (VIF)lebih besar dari 10 dan nilai tolerance lebih kecil dari 0,10.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008b. Uji HeteroskedastisitasUji ini bertujuan untuk menguji apakah dalam sebuah model regresi terjadiketidaksamaan varians dari residual suatu pengamatan ke pengamatan yang lain. Jikavarians dari variabel tetap maka disebut homoskedastisitas dan jika varians berbedadisebut heteroskedastisitas. Ghozali (2005) jika angka signifikan yang diperoleh daripersamaan regresi yang baru lebih besar dari alpha 5%, maka dikatakan tidak terjadiheteroskedastisitas. Sebaliknya jika angka signifikan yang diperoleh lebih kecil darialpha 5%, maka dapat dikatakan terjadi heteroskedastisitas.Cara pengujian lain adalah dengan membuat diagram plot dari varibel yangdigunakan dalam penelitian. Jika diagram plot yang dibentuk menunjukkan polatertentu maka dapat dikatakan model tersebut mengandung gejala heteroskedastisitas.c.Uji AutokorelasiAutokorelasi adalah suatu kondisi dimana variabel gangguan pada periodetertentu berkorelasi dengan variabel gangguan pada periode lain. Hal ini berartibahwa variabel gangguan tidak random. Keadaan autokorelasi ini dapat disebabkanoleh berbagai hal seperti kesalahan dalam menentukan model, penggunaan lag padamodel, tidak memasukkan variabel yang penting. Untuk pengujian ada tidaknyaautokorelasi ini, penulis menggunakan uji Durbin Watson. Mekanisme uji DurbinWatson adalah sebagai berikut :1. Melakukan regresi dengan Ordinary Least Square (OLS), kemudian kitamenyimpan residualnya.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 20082. Menghitung nilai d dengan rumus :d hit (e e=ett 1)22tApabila model menggunakan lag dari variabel dependent, maka test DurbinWatson yang dilakukan adalah :H=pN[1 N ( 2 t 1 )]dimana:p= 1-1/2d2t-1 = Varian variabel lag dari variabel dependent.N= Banyaknya observasi.3. Dengan jumlah sampel tertentu dan jumlah variabel independent tertentu,diperoleh nilai kritis dl dan du dalam tabel distribusi Durbin Watson untukberbagai nilai (diambil langsung dari tabel).4. Hipotesis yang digunakan adalah :H0= Tidak ada autokorelasi baik positif maupun negatifd < dl= Tolak H0 (ada korelasi positif)d > 4 - dl= Tolak H0 (ada korelasi negatif)du < d < 4- du= Terima H0 (Tidak ada autokorelasi)dl d du= Tidak dapat ditarik kesimpulan(4-du) d (4-dl) = Pengujian tidak dapat disimpulkanSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Tidak tahuTidak ada korelasiKorelasi positif0dLTidak tahudU4 - dUKorelasi negatif4 - dL4Sumber: Gujarati, 2003Gambar 3.1 Illustrasi daerah pengambilan keputusan tes Durbin-Watson3.6.4.a.Pengujian HipotesisUji FUji ini merupakan pengujian terhadap signifikansi model secara simultan ataubersama-sama, yaitu melihat pengaruh dari seluruh variabel bebas terhadap variabelterikat Hipotesa ini dirumuskan dengan:1. H1 : b1 = b2 = b3 = b4 0,Hal ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan variabel fundamental yangterdiri dari ROA, DER, ROE, BVS, terhadap harga saham.Untuk menentukan nilai Fhitung tingkat signifikan yang digunakan sebesar 5%dengan derajat kebebasan (df) = (k-1) dan (n-k) kriteria sebagai berikut:Jika Fhitung > Ftabel maka Ho ditolak.Jika Fhitung < Ftabel maka Ho diterima.Perhitungan nilai F tidak akan dilakukan secara manual, namun denganmenghitung dengan Software SPSS dengan memperhatikan tabel Anova padaSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008kolom nilai F serta tingkat signifikansi dari model tersebut. Jika tingkatsignifikansi lebih kecil dari 0.05, maka H1 diterima.b.Uji tUji t digunakan untuk menguji koefisien regresi secara parsial dari variabelbebas terhadap variabel terikat dimana hipotesis yang digunakan adalah sebagaiberikut:1. H1 : bi = 0,Hal ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel fundamental secaraparsial terhadap harga saham.Pengujian hipotesa dilakukan dengan :Jika thitung > ttabel maka Ho ditolak.Jika thitung < ttabel maka Ho diterima.Perhitungan nilai thitung tidak akan dilakukan secara manual, namun denganmenghitung dengan Software SPSS dengan memperhatikan tabel coeficient padakolom nilai t serta tingkat signifikansi dari variabel tersebut. Jika tingkatsignifikansi lebih kecil dari 0.05, maka H1 diterima.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008BAB IVHASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN4.1.Hasil PenelitianSetelah melalui berbagai tahapan penelitian yang telah direncanakan,penelitian ini menghasilkan berbagai hal terkait dengan masalah yang diajukan padabagian awal. Hasil statistik deskriptif akan meberikan gambaran umum terhadapterhadap data yang digunakan di dalam penelitian ini. Sebelum melakukan pengujianhipotesa melalui pengujian model, penelitian ini terlebih dahulu melakukan pengujianterhadap kualitas data yang digunakan. Pengujian ini digunakan untuk menjaminterpenuhinya asumsi yang diperlukan dalam melakukan pengujian terhadap modelregresi berganda.4.1.1. Statistik DeskriptifStatistik deskriptif memberikan gambaran umum tentang objek penelitianyang dijadikan sampel penelitian. Penjelasan data melalui statistik deskriptifdiharapkan memberikan gambaran awal tentang masalah yang diteliti. Statistikdeskriptif difokuskan kepada rata-rata dan standar deviasi (Tabel 4.1)Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Tabel 4.1Rangkuman Statistik DeskriptifKeteranganRata-RataStandar DeviasiReturn On Asset (ROA) 20066.19%0.088Return On Asset (ROA) 20057.19%0.109Return On Asset (ROA) 20044.98%0.118Debt to Equity Ratio (DER) 2006107.78 %3.545Debt to Equity Ratio (DER) 2005168.01 %3.792Debt to Equity Ratio (DER) 2004128.15%2.867Return On Equity (ROE) 200617.33%0.217Return On Equity (ROE) 200517.89%0.293Return On Equity (ROE) 200411.19%0.300Sumber: Hasil Peneltian (lampiran 6)Berdasarkan data diatas, ROA berkisar antara 5% sampai 7% dengan deviasiyang relatif besar. Hal yang sama terlihat pada nilai ROE yang berkisar antara 11 %sampai 17 %. Berdasrkan hal ini dapat dilihat bahwa dari sampel yang terpilih secarakeseluruhan memberikan return positif bagi pemegang saham. Return ini relatif lebihbesar dari suku bunga (perbandingan ROE dengan tingkat suku bunga). Keadaan initelah menjadi daya tarik bagi investor untuk berinvestasi di pasar modal. Return inisecara teoritis seharusnya tercermin pada kenaikan harga saham baik dalam bentukdividen maupun kenaikan capital gain.Jika kenaikan ROE tersebut kita perbandingkan dengan laju pertumbuhanIHSG selama 2 tahun terakhir yang mencapai 50%/tahun memberikan indikasi bahwapertumbuhan harga saham melebihi pertumbuhan nilai perusahaan. Hal ini menjadidaya tarik yang lebih besar bagi para investor untuk menanamkan dana di pasarSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008modal. Fakta yang diperoleh pada data deskriptif ini memberikan indikasi awalbahwa harga saham tidak terlampau ditentukan oleh informasi akuntansi tercermindari kenaikan harga yang jauh lebih tinggi dari kenaikan fundamental yang mungkinterjadi. Sebagai dugaan awal hal ini mengindikasikan bahwa pendapat yangmenyatakan bahwa telah terjadi economic bubble di pasar modal memang nyataterjadi.ROE dan ROA berdasarkan data diatas kemungkinan mengalami korelasiterlihat dari pola pergerakan antar tahun yang hampir sama. Hal ini dapatmengakibatkan data yang diperoleh menjadi kurang baik dalam pengolahan regresiberganda. Dugaan terhadap multikolinearitas ini akan diuji melalui pengujianstatistik, jika terbukti penelitian akan dilakukan dengan membuang variabel ROA danROE secara bergantian.Data DER yang terlihat dalam tabel diatas mengindikasikan bahwapenggunaan hutang di perusahaan yang ada di Indonesia relatif besar. Persentasepenggunaan hutang tersebut pada tahun 2006 semakin kecil. Keadaan ini memberikanindikasi bahwa resiko menginvestasikan dana di perusahaan di Indonesia terutamaperusahaan manufaktur sebenarnya memiliki resiko yang cukup besar. Jumlah modalyang menjadi jaminan atas hutang relatif kecil, jaminan atas hutang tersebut lebihkepada aktiva yang dibiayai oleh modal tersebut.Data deskriptif untuk harga saham dan book value per sahare tidakdicantumkan karena memiliki data nominal sehingga tidak diperoleh hal yang berartiSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008melalui intrepretasi terhadap rata-rata dan standar deviasi data tersebut. Indikasiharga saham secara deskriptif dapat dilihat melalui perkemabangan IHSG yang telahdisampaikan.4.1.2. Pengujian Asumsi Klasika. Pengujian Normalitas DataAsumsi data telah berdistribusi normal adalah salah satu asumsi yang pentingdalam melakukan penelitian dengan regresi. Pengujian normalitas dilakukan denganmenggunakan pengujian Kolmogorov-Smirnov, pengujian ini adalah pengujianpaling valid atas asumsi normalitas. Pengujian dengan metode ini menyatakan jikanilai Kolmogorov-Smirnov memiliki probabilitas lebih besar dari 0.05, maka variablepenelitian tersebut dapat dinyatakan berdistribusi normal. Tabel 4.2.Tabel 4.2 Pengujian NormalitasVariabelRetur On Assets (ROA) X1Debt to Equty Ratio (DER) X2Retirn on Equty (ROE) X3Book Value Per Share (BVS) X4Harga Saham YSumber: Hasil Peneltian (lampiran 7)Nilai p0.1020.0960.0600.2010.204Data awal yang diperoleh di dalam penelitian ini tidak berdistribusi normal.Secara teoritis terdapat beberapa cara dalam mengolah data yang tidak normal. Carayang paling umum digunakan adalah dengan transform data ke dalam bentuklogaritma, namun hal ini tidak dapat dilakukan karena banyak data rasio yangSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008memiliki nilai negatif. Cara yang dilakukan adalah dengan melakukan penghapusandata outlier. Setelah menghapus beberapa data maka diperoleh data yang telahberdistribusi normal.b.Pengujian MultikolinearitasMultikolinearitas dapat timbul jika variabel bebas saling berkorelasi satu samalain. Hal ini mengakibatkan perubahan tanda koefisien regresi serta mengakibatkanfluktuasi yang besar pada hasil regresi. Pengujian dapat dilakukan dengan ColinearityDiagnostic serta partial correlation.Tabel 4.3 Pengujian MultikolinearitasVariabelRetur On Assets (ROA) X1Debt to Equty Ratio (DER) X2Retirn on Equty (ROE) X3Book Value Per Share (BVS) X4Tolerance0.4040.7720.4200.877Variance Inflaction Factor2.4751.2952.3811.140Sumber: Hasil Penelitian (Data diolah)Berdasarkan output yang terdapat pada lampiran 5 yang ditunjukkan di dalamTabel 4.3 terlihat bahwa nilai tolerance masih lebih kecil dari angka 5 bahkan beradadi sekitar 1 sehingga dapat dikatakan tidak terjadi multikolinearitas. Nilai VarianceInflaction Factor (VIF) juga lebih kecil dari 5, hal ini juga menujukkan variabelindependen tidak saling berkorelasi. Namun beberapa penelitian yang memilikiTolerance dan VIF sebesar yang dimiliki ROA dan ROE sudah mengindikasikanadanya multikolinearitas. Hal ini akan diatasi dengan melakukan pengujian regresidengan mengeleminasi salah satu dari variabel tersebut.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008c. Pengujian HeteroskedastisitasGejala heteroskedastisitas timbul karena adanya ketidak konstanan variansierror sehingga hasil regresi menjadi diragukan karena estimator yang digunakanmenjadi tidak efisien. Pengujian heteroskedastisitas dapat dilakukan denganmembentuk diagram plot untuk melihat pola persebaran data. Apabila polapersebaran data tidak membentuk pola tertentu maka data dapat dikatakan terbebasdari hetroskedastisitas.ScatterplotDependent Variable: HargaRegression Studentized Residual3210-1-2-20246Regression Standardized Predicted ValueSumber: Hasil Penelitian (data diolah)Gambar 4.1. Pengujian HeteroskedastisitasSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Berdasarkan hasil pengujian yang ditunjukkan oleh Gambar 4.3 yang diadaptasi darilampiran 9, dapat disimpulkan bahwa data di dalam penelitian ini terbebas dari gejalaheteroskedastisitas.d. Pengujian AutokorelasiBerdasarkan pengujian autokorelasi dengan menggunakan pengujian DurbinWatson, diperoleh nilai d untuk persamaan regersi yang diajukan sebesar 1. 577(Lampiran 10). Hal ini berarti variabel gangguan antara satu periode dengan periodelain tidak saling berkorelasi. Berdasarkan pengujian ini persamaan regresi yangdiajukan sudah dapat dianalisa dengan baik.4.2.PembahasanSetelah memenuhi semua persyaratan yang dibutuhkan dalam melakukan pengujianmodel regresi, penelitian dilakukan dengan membentuk persamaan regresi.Persamaan regresi dibentuk berdasarkan berbagai kombinasi antara variabelindependen dengan variabel dependen.Tabel. 4.4 Uji FModel SummaryChange StatisticsModel R square F Changedf 1Change1.115a2.2494a. Predictors: (Constant), BVS,ROA,DER,ROEdf 2Sig.F.Change69.073Sumber : Hasil Penelitian (Lampiran 11)Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Tabel.4.5 Uji tCoefficients aUnstandardizedStandardizedCoefficientsCoeffocientsModelBStd. ErrorBeta1 (Constant).088.047ROA-.4961.171-.075DER.174.120.187ROE.484.624.136BVS.789.315.303a. Dependent Variable: HargaSumber : Hasil Penelitian (Lampiran 11)t1.885-.4231.451.7762.509Sig.064.673.151.440.014Berdasarkan hal di atas, dapat dilihat bahwa kesimpulan umum terhadappermasalahan yang diteliti. Tidak ada pola umum yang secara konsisten menjawabpermasalahan. Penolakan dan penerimaan hipotesis tidak berada pada tingkat yangmemberikan kepastian yang tinggi. Hal ini memberikan indikasi bahwa pola yangterbentuk memang tidak kuat mendukung sebuah keputusan.Model regresi pertama yang diajukan adalah menguji antara ROA, DER, ROEdan BVS terhadap harga saham. Secara simultan model ini menolak hipotesispenelitian, sehingga dapat dikatakan berdasarkan pengolahan statistik terhadapsampel yang diuji, tidak diperoleh bukti yang kuat bahwa variabel independen yangdipilih yaitu ROA, DER, ROE, dan BVS mempengaruhi harga saham. Penelusuranterhadap variabel secara individual menghasilkan kesimpulan bahwa hanya variabelBVS yang memiliki cukup bukti mempengaruhi pembentukan harga saham,sedangkan variabel lain tidak memiliki pengaruh terhadap harga saham.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Berdasarkandugaansemulasertaindikasiadanyamultikolinearitasmengarahkan peneliti untuk melakukan pengujian dengan menghilangkan variabelyang terindikasi memiliki kolinearitas yaitu ROE dan ROA. Setelah melakukanpengujian ini, tingkat signifikansi model mengalami perbaikan, baik bagi model yangmenghapuskan ROE maupun model yang menghapuskan ROA memiliki model yangsecara signifikan mempengaruhi pembentukan harga. Hal ini berarti model yangmemiliki variabel independen salah satu dari dua variabel tersebut yaitu ROA atauROE (Tidak boleh bersamaan) adalah model regresi yang signifikan menjelaskanharga saham. Hal ini semakin mempertegas bahwa terdapat multikolinearitas anatarakedua variabel tersebut. Secara teoritis hal ini sangat mungkin terjadi karena sifat darikedua rasio tersebut memang sejalan, yaitu berpusat pada laba bersih.Variebel bebas yang secara individual konsisten berpengaruh terhadap hargasaham adalah variabel BVS. Variabel ini selalu terbukti signifikan mempengaruhiharga saham dengan koefisien positif atau dapat dikatakan BVS mempengaruhi hargasaham secara positif, sehingga semakin tinggi nilai BVS dari sebuah perusahaan akanmendorong kenaikan harga saham tersebut. Hal ini sangat rasional karena harga bukusaham seharusnya menjadi patokan utama pembentukan harga saham.Hal yang menarik dari variabel BVS adalah nilai variabel yang cukup besaryaitu sebesar 2.509 (lampiran 11) menunjukkan bahwa jika terjadi perubahan nilaibuku saham (BVS) sebanyak Rp 1 maka terjadi peningkatan harga saham sebanyakRp 2.5. Kondisi ini jelas sangat mendukung peningkatan harga sahamnya jauhSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008melebihi nilai buku karena efek kenaikan nilai buku saham direspon dengan kenaikanharga saham melebihi 2(dua) kali lipat. Jika dihubungkan antara rata-rata ROEsebagai gambaran return wajar perusahaan dibandingkan dengan pertumbuhan IHSG,maka koefisien variabel BVS ini memberikan hasil yang konsisten dan sejalan.Secara keseluruhan hasil yang diperoleh ini sejalan dengan berbagai penelitianyang telah ada walaupun berbeda kesimpulan dengan beberapa penelitian yang lain.Penelitian Situmeang (2002) menemukan bahwa informasi akuntansi secara umumtidak menjadi pertimbangan dalam melakukan keputusan investasi. Penggunaaninformasi akuntansi tersebut semakin kecil setelah krisis ekonomi. Secara nyata,dalam investasi di pasar modal saat ini, investor cenderung membeli saham denganmengandalkan rumor dan berita terkini dari pasar.Hal ini telah mendorong terjadinya bubble economic yang telah diperingatkanoleh banyak ahli ekonomi, dimana harga-harga saham telah naik jauh melebihi nilaiwajar dari saham tersebut. Secara teoritis dapat dikatakan nilai wajar saham perlembar berdasarkan nilai buku (BVS) seharusnya menjadi gambaran dari harga sahamdi pasar, jika tidak potensi saham tersebut untuk mengalami koreksi akan membesar.Pada dasar harga saham harus menggambarkan nilai wajar perusahaan tersebut padasaat ini ditambah dengan arus kas masa depan yang telah diprediksi dibagi denganjumlah saham perusahaan tersebut. Jika harga saham saat ini melebihi hal itu, makapotensi koresi juga semakin membesar.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Harga saham bisa naik lebih tinggi dari harga wajar sebenarnya merupakancerminan dari tindakan investor yang membeli saham berdasarkan analisis teknikal.Analisis ini menggunakan pergerakan harga masa lalu sebagai patokan pergerakantanpa memperhatikan fundamental perusahaan. Kondisi ini yang menjadi alasanutama meningkatnya harga saham dalam kisaran yang sangat tinggi, bahkan beberapasaham seperti PT Bumi Resources selama tahun 2006 sampai 2007 telah meningkatsebanyak 1.000% lebih. Kondisi bursa yang menggelembung ini telah mengalamikoreksi yang cukup tajam sejak awal tahun 2008 sampai saat ini.Indikator lain yang mendukung penelitian ini adalah reaksi investor dalammenanggapi pengumuman laporan keuangan tidak menimbulkan gejolak. Salah satupenyebab yang mungkin terjadi adalah informasi tersebut memang tidak dibutuhkandalam pembuatan keputusan investasi. Dalam pandangan ini investor memang tidakmemperhitungkan hasil laporan keuangan dalam pembuatan keputusannya. Walaupunpenelitian ini secara relative menyetujui pandangan ini, namun secara teoritis tidakmungkin terjadi.Peneliti sendiri berpendapat investor tetap memperhatikan informasi keuangan,namun informasi tersebut telah diantisipasi sebelum informasi tersebut dipublikasikansecara resmi. Informasi keuangan seperti laba, penyisihan piutang tak tertagih, tingkatpenjualan, harga komoditas, dan faktor-faktor lain yang penting relative sudah dapatdiprediksi dengan baik beberapa saat sebelum hal itu nyata terjadi. Berdasarkan halSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008ini hasil penelitian yang lebih baik bisa diperoleh dengan menguji beberapa lag timeuntuk memperoleh model regresi yang jauh lebih baik dalam peramalan harga saham.Hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran bahwa pergerakan hargasaham tidak mempunyai hubungan yang kuat dan jelas dengan fundamentalperusahaan yang tergambar dalam beberapa rasio yang terdapat di dalam laporankeuangan. Kesimpulan yang jelas terkait dengan penelitian lain cukup sulit dilakukankarena adanya variasi hasil penelitian yang terjadi. Variasi tersebut terjadi karenahasil setiap penelitian tersebut juga tidak berada pada tingkat signifikansi yang sangatkuat, sehingga perubahan metode, sampel dan proses pengujian dapat mengakibatkanperbedaan kesimpulan.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008BAB VKESIMPULAN DAN SARAN5.1 KesimpulanBerdasarkan hasil analisis data serta pembahasan yang dilakukan pada bagiansebelumnya, maka penelitian ini menghasilkan beberapa kesimpulan sebagai berikut :1. Hasil pengujian data secara simultan dengan menggunakan semua variabelindependen yaitu Return On Asset (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), Return OnEquity (ROE), dan Book Value per Share (BVS) tidak mempengaruhipembentukan harga saham. Hal ini berlawanan dengan penelitian yang terdahuluyang dilakukan oleh Zulkifli (2006), dimana secara simultan faktor fundamental(ROA, DER, BVS) berpengaruh signifikan dan secara parsial BVS berpengaruhterhadap harga saham sedangkan ROA, DER tidak berpengaruh.2. Adanya multikolinearitas mengarahkan denganmenghilang variabel yangterindikasi memiliki kolinearitas yaitu Return on Asset (ROA) dan Return onEquity (ROE) secara bergantian membuat model yang diajukan terbukti secarasignifikan mempengaruhi pembentukan harga saham, hal ini sangat mungkinterjadi karena sifat dari kedua rasio tersebut sama, yaitu berpusat pada laba bersih.3. Variebel independen yaitu Return On Asset (ROA), Debt to Equity Ratio (DER),Return on Equty (ROE), yang diajukan secara individual tidak mempengaruhipembentukan harga saham. Variabel independen yang secara konsistenmempengaruhi harga saham adalah Book Value per Share (BVS).Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 20085.2 KeterbatasanPeneliti telah berusaha melakukan penelitian dengan optimal tetapi terdapatberberapa kendala yang terjadi, yaitu :1. Periode waktu penelitian hanya dari 2004 sampai tahun 2006, data laporankeuangan tahun 2007 belum dapat diperoleh dengan mudah.2. Data ROE dan ROA banyak yang berdistribusi tidak normal sehinggamenyulitkan pengujian dengan distribusi regresi.5.3 SaranBerdasarkan kesimpulan dan keterbatasan penelitian ini, penulis memberikanbeberapa saran berikut :1. Peneliti selanjutnya sebaiknya melakukan pengujian dengan menggunakan legtime untuk menemukan persamaan regresi yang memberikan gambaran yanglebih baik terhadap permasalahan yang diteliti.2. Menambah jumlah variabel sehingga dengan banyaknya jumlah variabel yangdimasukkan akan membuat temuan baru.3. Pada penelitian ini terjadi problem multikolonieritas, untuk peneliti selanjutnyasebaiknya problem ini diharapkan tidak terjadi dengan melakukan terlebih dahulufaktor analisis terhadap variabel rasio keuangan dengan memilih rasio keuanganyang tepat.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008DAFTAR PUSTAKAAhmad, Hadi. 2004. Analisis Pengaruh Faktor Fundamental terhadap harga sahamPerbankan di BEJ. Tesis PPS. Universitas Indonesia. (tidak dipublikasikan)Bodie, Zvi, Kane, Alex and Marcus, Alan J, 2005, Investments, Sixth Edition, McGraw, Hill International Edition.Brigham, Eugene.F, dan Joel, F,.Houston. 2006. Dasar-dasarManajemenKeuangan, Terjemahan oleh Ali Akbar Yulianto. Jilid 1. Edisi kesepuluh,Penerbit Salemba Empat, Jakarta.Darmadji, Tjiptono, dan Hendy, M, Fakhruddin. 2001. Pasar Modal di IndonesiaPendekatan Tanya Jawab, Edisi Pertama, Penerbit Salemba Empat, Jakarta.Foster, George. Finansial Statement Analysis, Second Edition, Frentice-HallInternationalHarahap, Sofyan, Safri. 2003. Teori Akuntansi, Penerbit PT.Rajagrafindo Persada,Jakarta.Harahap, Zulkifli. 2006. Pengaruh Faktor Fundamental dan Resiko SistematikTerhadap Harga Saham Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar diBEJ, Tesis, Pascasarjana USU, (tidak dipublikasikan).Husnan, Suad. 2001. Dasar-dasar Teori Portfolio dan Analisis Sekuritas, EdisiKetiga, YKPN, Yogyakarta.Indriantoro, Nur. dan Bambang, Supomo. Metodologi Penelitian Bisnis, EdisiPertama, Penerbit BPFE Yogyakarta.Jogiyanto. 1998. Teori Portofolio dan Analisis Investasi, Edisi Pertama, PenerbitBPFE, Yogyakarta.Jones, Charles P. 2002. Investment: Analysis and Management, Eight Edition, JohnWilley & Sons, New York.Kieso,D.E.Weygant, J.J.Warfield.T.D, 2002. Akuntansi Intermediate. Terjemahanoleh Emil Salim, Edisi Kesepuluh, Jilid 1, Penerbit Erlangga, Jakarta.Nasution, Annio, Indah, Lestari. 2005. Pengaruh Faktor Fundamental dan TeknikalTerhadap Harga Saham Property Yang Terdaftar di BEJ, Tesis, PascasarjanaUSU, (tidak dipublikasikan).Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Sharpe, William F, Gordon J.Alexander & Jeffry V.Bailey. 1999. Investasi,Terjemahan oleh Hanry dan Agustiono, Jilid 1, Penerbit Prehallindo, Jakarta.Sianipar, Ardin. 2005. Pengaruh Faktor Fundamental terhadap harga saham industriperbankan di Indonesia, Tesis Pascasarjana USU, (tidak dipublikasikan)Sunariyah. 2004. Pengantar Pengetahuan Pasar Modal, Edisi keempat, UPP AMPYKPN, Yogyakarta.Supramono dan Intiyas, Utami. 2004. Desain Proposal Penelitian Akuntansi danKeuangan, Penerbit ANDI, Yogyakarta.Suprodja. 1990. Manajemen Keuangan, Teori dan Penerapannya, Buku 1, EdisiKeduabelas, Penerbit BPFE, Yogyakarta.Tandelilin, Eduardus. 2001. Analisis Investasi dan Manajemen Portofolio, EdisiPertama, Cetakan Pertama, BPFE, Yogyakarta.Wathi, Suchitra. 2006. Pengaruh Rasio Profitabilits dan Rasio Leverage TerhadapHarga Saham Pada Pperusahaan Manufaktur di BEJ, Tesis, PascasarjanaUSU (tidak dipublikasikan).Sparta. 2000. Fundamental & thecnical factor analys The Accounting Review, vol72 , hal 323-349.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Lampiran 1 : Data Return On Equty (ROE)No123456789101112131415161718192021222324252627282930Nama PerusahaanPT. DYNAPLAST. Tbk (DYNA)PT. JAYAPARI STEEL. Tbk (JPRS)PT INDOFARMA (PERSERO) Tbk (INAF)PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk (HMSP)PT DAEYU ORCHID INDONESIA Tbk. (DOID)PT JAPFA COMFEED INDONESIA Tbk.(JPFA)PT INDAL ALUMINIUM INDUSTRY Tbk (INAI)PT CIPTA PANELUTAMA Tbk (CITA)PT BARITO PACIFIC TIMBER Tbk.(BRPT)PT ASAHIMAS PLAT GLASS Tbk (AMFG)PT RODA VIVATEX Tbk (RDTX)PT VOKSEL ELECTRIC Tbk (VOKS)PT TRIAS SENTOSA Tbk (TRST)PT ULTRAJAYA MILK INDUSTRY Tbk (ULTJ)PT KEDAWUNG SETIA INDUSTRIAL Tbk (KDSI)PT UNILEVER INDONESIA Tbk (UNVR)PT MERCK Tbk (MERK)PT GUDANG GARAM Tbk (GGRM)PT AQUA GOLDEN MISSISSIPPI Tbk (AQUA)PT ARGO PANTES Tbk (ARGO)PT ASTRA OTOPARTS Tbk (AUTO)PT FAJAR SURYA WISESA Tbk (FASW)PT TIRTA MAHAKAM PLYWOOD INDUSTRY Tbk (TIRT)PT SURYA TOTO INDONESIA Tbk (TOTO)PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk (ETWA)PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk (INTP)PT BERANTA MULIA Tbk (BRAM)PT MUSTIKA RATU Tbk (MRAT)PT MAYORA INDAH Tbk (MYOR)PT IGAR JAYA Tbk (IGAR)2006-0.59%6.57%3.05%18.82%0.87%6.57%2.35%15.11%0.41%-1.06%6.48%7.54%1.28%1.18%0.41%37.22%30.61%4.64%6.14%-0.91%9.31%2.97%0.23%8.78%1.93%6.18%1.20%3.12%6.02%3.43%Data Tahunan200520041.92%4.77%16.63% 25.46%1.85%1.38%29.58% 17.23%0.37%0.11%1.22%-5.53%-4.36%0.57%0.39%-9.14%29.99%-4.63%13.58% 13.22%5.79%3.59%6.48%-9.07%0.78%1.52%0.36%0.34%-1.92%-5.99%37.49% 40.08%26.46% 28.55%8.54%8.69%8.79% 13.66%-10.96% -13.26%9.21% 16.61%0.20%0.18%1.18%1.24%7.42%3.65%-0.45%-7.84%7.02%1.19%6.99%2.48%2.93%4.47%3.13%6.65%5.01%9.13%20037.11%9.95%20.75%13.80%0.49%4.84%-12.52%15.28%6.92%10.98%2.16%-3.03%10.02%0.67%-5.15%37.96%25.25%10.60%15.00%0.70%19.34%2.08%1.19%5.71%-7.07%6.61%4.79%3.95%6.59%6.82%2006-2005(0.025)(0.101)0.012(0.108)0.0050.0540.0670.147(0.296)(0.146)0.0070.0110.0050.0080.023(0.003)0.041(0.039)(0.026)0.1000.0010.028(0.010)0.0140.024(0.008)(0.058)0.0020.029(0.016)Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Perubahan2005-2004(0.029)(0.088)0.0050.1240.0030.0680.049)0.0950.3460.0040.0220.156(0.007)0.0000.041(0.026)(0.021)(0.002)(0.049)0.023(0.074)0.000(0.001)0.0380.0740.0580.045(0.015)(0.035)(0.041)2004-2003(0.023)0.1550.2210.034(0.004)(0.104)0.131(0.244)(0.115)0.0220.014(0.060)(0.085)(0.003)(0.008)0.0210.033(0.019)(0.013)(0.140)(0.027)(0.019)0.001(0.021)(0.008)(0.054)(0.023)0.0050.0010.023Lampiran 2 : Data Debt To Equty Ratio (DER)No123456789101112131415161718192021222324252627282930Nama PerusahaanPT. DYNAPLAST. Tbk (DYNA)PT. JAYAPARI STEEL. Tbk (JPRS)PT INDOFARMA (PERSERO) Tbk (INAF)PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk (HMSP)PT DAEYU ORCHID INDONESIA Tbk. (DOID)PT JAPFA COMFEED INDONESIA Tbk.(JPFA)PT INDAL ALUMINIUM INDUSTRY Tbk (INAI)PT CIPTA PANELUTAMA Tbk (CITA)PT BARITO PACIFIC TIMBER Tbk.(BRPT)PT ASAHIMAS PLAT GLASS Tbk (AMFG)PT RODA VIVATEX Tbk (RDTX)PT VOKSEL ELECTRIC Tbk (VOKS)PT TRIAS SENTOSA Tbk (TRST)PT ULTRAJAYA MILK INDUSTRY Tbk (ULTJ)PT KEDAWUNG SETIA INDUSTRIAL Tbk (KDSI)PT UNILEVER INDONESIA Tbk (UNVR)PT MERCK Tbk (MERK)PT GUDANG GARAM Tbk (GGRM)PT AQUA GOLDEN MISSISSIPPI Tbk (AQUA)PT ARGO PANTES Tbk (ARGO)PT ASTRA OTOPARTS Tbk (AUTO)PT FAJAR SURYA WISESA Tbk (FASW)PT TIRTA MAHAKAM PLYWOOD INDUSTRY Tbk (TIRT)PT SURYA TOTO INDONESIA Tbk (TOTO)PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk (ETWA)PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk (INTP)PT BERANTA MULIA Tbk (BRAM)PT MUSTIKA RATU Tbk (MRAT)PT MAYORA INDAH Tbk (MYOR)PT IGAR JAYA Tbk (IGAR)2006193%507%105%122%175%485%895%405%64%42%57%82%107%53%182%95%30%65%77%-1488%57%191%188%224%43%59%84%10%60%64%Data Tahunan20052004177%153%25%89%99%105%161%138%161%187%792%834%1057%564%1311%361%117%472%30%52%24%19%78%-371%120%100%54%61%354%361%77%60%21%30%69%69%78%87%-1007%-886%71%62%169%146%344%331%293%388%34%38%87%110%108%141%14%19%63%47%61%77%2003111%45%153%24%46%542%438%291%671%73%16%-408%775%100%255%63%26%58%92%-117795%52%147%251%329%12%124%143%18%60%72%Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Perubahan2006-2005 2005-20040.1620.2424.822(0.638)0.056(0.056)(0.385)0.2290.144(0.261)(3.076)(0.418)(1.627)4.931(9.052)9.498(0.533)(3.553)0.116(0.213)0.3360.0440.0344.491(0.125)0.196(0.007)(0.065)(1.717)(0.077)0.1850.1730.091(0.093)(0.036)(0.002)(0.018)(0.088)(4.813)(1.215)(0.137)0.0880.2270.223(1.556)0.131(0.691)(0.952)0.091(0.047)(0.281)(0.227)(0.244)(0.327)(0.033)0.052)(0.029)0.1580.027(0.161)2004-20030.4170.434(0.484)1.1361.4072.9161.2630.702(1.990)(0.214)0.0360.369(6.745)(0.394)1.065(0.035)0.0460.110(0.045)1,169.0980.098(0.010)0.7950.5860.261(0.139)(0.021)0.005(0.124)0.057Lampiran 3 : Data Return on Equity (ROE)No123456789101112131415161718192021222324252627282930Nama PerusahaanPT. DYNAPLAST. Tbk (DYNA)PT. JAYAPARI STEEL. Tbk (JPRS)PT INDOFARMA (PERSERO) Tbk (INAF)PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk (HMSP)PT DAEYU ORCHID INDONESIA Tbk. (DOID)PT JAPFA COMFEED INDONESIA Tbk.(JPFA)PT INDAL ALUMINIUM INDUSTRY Tbk (INAI)PT CIPTA PANELUTAMA Tbk (CITA)PT BARITO PACIFIC TIMBER Tbk.(BRPT)PT ASAHIMAS PLAT GLASS Tbk (AMFG)PT RODA VIVATEX Tbk (RDTX)PT ALAKASA INDUSTRINDO Tbk (ALKA)PT TRIAS SENTOSA Tbk (TRST)PT ULTRAJAYA MILK INDUSTRY Tbk (ULTJ)PT KEDAWUNG SETIA INDUSTRIAL Tbk (KDSI)PT UNILEVER INDONESIA Tbk (UNVR)PT MERCK Tbk (MERK)PT GUDANG GARAM Tbk (GGRM)PT AQUA GOLDEN MISSISSIPPI Tbk (AQUA)PT ARGO PANTES Tbk (ARGO)PT ASTRA OTOPARTS Tbk (AUTO)PT FAJAR SURYA WISESA Tbk (FASW)PT TIRTA MAHAKAM PLYWOOD INDUSTRY Tbk (TIRT)PT SURYA TOTO INDONESIA Tbk (TOTO)PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk (ETWA)PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk (INTP)PT BERANTA MULIA Tbk (BRAM)PT MUSTIKA RATU Tbk (MRAT)PT MAYORA INDAH Tbk (MYOR)PT IGAR JAYA Tbk (IGAR)2006-1.74%39.91%4.20%41.85%0.00%39.91%23.34%76.37%0.68%-1.50%10.19%53.79%2.66%1.81%1.16%72.69%36.74%7.66%10.92%12.62%15.13%8.66%0.65%28.40%2.76%9.83%2.20%3.44%9.65%5.63%Data Tahunan200520045.32%12.06%20.75%48.00%3.62%2.83%77.16%40.99%0.97%0.31%10.91% -51.69%-50.43%3.79%3.73% -42.12%65.12% -26.47%17.70%20.05%7.16%4.28%57.64%33.07%1.72%3.03%0.56%0.55%-8.72% -27.63%66.27%63.94%31.99%37.16%14.41%14.69%15.88%25.85%99.38% 104.20%17.05%15.96%0.54%0.44%5.24%5.36%29.14%17.82%-0.60% -10.84%13.14%2.49%14.54%5.97%3.33%5.31%5.11%9.79%8.08%16.18%200315.01%14.45%-52.56%24.39%0.71%31.11%-67.38%59.68%53.38%19.03%2.58%162.45%177.64%1.33%-18.27%61.88%31.71%16.76%23.45%-826.13%17.28%5.13%4.18%24.51%-7.92%14.79%11.64%4.68%10.52%11.69%Perubahan2006-2005 2005-2004(0.071)(0.067)0.192(0.273)0.0060.008(0.353)0.362(0.010)0.0070.2900.6260.738(0.542)0.7260.458(0.644)0.916(0.192)(0.024)0.0300.029(0.039)0.2460.009(0.013)0.0130.0000.0990.1890.0640.0230.047(0.052)(0.068)(0.003)(0.050)(0.100)(0.868)(0.048)(0.019)0.0110.0810.001(0.046)(0.001)(0.007)0.1130.0340.102(0.033)0.106(0.123)0.0860.001(0.020)0.045(0.047)(0.025)(0.081)Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 20082004-2003(0.030)0.3360.5540.166(0.004)(0.828)0.712(1.018)(0.799)0.0100.017(1.294)(1.746)(0.008)(0.094)0.0210.055(0.021)0.0249.303(0.013)(0.047)0.012(0.067)(0.029)(0.123)(0.057)0.006(0.007)0.045Lampiran 4 : Data Book Value per Share (BVS)NoNama Perusahaan123456789101112131415161718192021222324252627282930PT. DYNAPLAST. Tbk (DYNA)PT. JAYAPARI STEEL. Tbk (JPRS)PT INDOFARMA (PERSERO) Tbk (INAF)PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk (HMSP)PT DAEYU ORCHID INDONESIA Tbk. (DOID)PT JAPFA COMFEED INDONESIA Tbk.(JPFA)PT INDAL ALUMINIUM INDUSTRY Tbk (INAI)PT CIPTA PANELUTAMA Tbk (CITA)PT BARITO PACIFIC TIMBER Tbk.(BRPT)PT ASAHIMAS PLAT GLASS Tbk (AMFG)PT RODA VIVATEX Tbk (RDTX)PT VOKSEL ELECTRIC Tbk (VOKS)PT TRIAS SENTOSA Tbk (TRST)PT ULTRAJAYA MILK INDUSTRY Tbk (ULTJ)PT KEDAWUNG SETIA INDUSTRIAL Tbk (KDSI)PT UNILEVER INDONESIA Tbk (UNVR)PT MERCK Tbk (MERK)PT GUDANG GARAM Tbk (GGRM)PT AQUA GOLDEN MISSISSIPPI Tbk (AQUA)PT ARGO PANTES Tbk (ARGO)PT ASTRA OTOPARTS Tbk (AUTO)PT FAJAR SURYA WISESA Tbk (FASW)PT TIRTA MAHAKAM PLYWOOD INDUSTRY Tbk (TIRT)PT SURYA TOTO INDONESIA Tbk (TOTO)PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk (ETWA)PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk (INTP)PT BERANTA MULIA Tbk (BRAM)PT MUSTIKA RATU Tbk (MRAT)PT MAYORA INDAH Tbk (MYOR)PT IGAR JAYA Tbk (IGAR)200612184018812991054013391294062645126331334728251831010515683833977-53324184741965666374163918536181265169Data Tahunan20052004123212551095868868210441109104104251217260387462940322327672376109810071845 -1199341340282280282273285301805268766814633230794 26932-814-846212218214334301911864357293236336615291265182715795975791168113416215220031183527801282133326372421641977964-915342913482757121570220492-715824292412609405123214135431049131Perubahan2006-2005 2005-2004-0.011-0.018-0.6340.2620.0280.0370.244-0.0580.0060.0020.5950.1600.304-0.3271.8180.5640.0070.803-0.0440.1650.1510.090-0.831-2.5380.0180.0030.0000.0060.8380.0330.090-0.0540.3060.1710.0030.0760.1030.143-0.345-0.0380.1390.1650.0950.0050.0240.0280.3000.4860.028-0.0060.0720.2090.0140.1570.0340.0320.0830.0300.0390.066Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 20082004-20030.0610.6470.029-0.135-0.219-0.3360.039-0.2960.3600.2020.0450.3118.986-0.037-0.2160.096-0.0340.1110.314122.9580.1510.004-0.2310.124-0.0980.0270.1180.0660.0810.16165Lampiran 5 : Harga SahamNoNama Perusahaan123456789101112131415161718192021222324252627282930PT. DYNAPLAST. Tbk (DYNA)PT. JAYAPARI STEEL. Tbk (JPRS)PT INDOFARMA (PERSERO) Tbk (INAF)PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk (HMSP)PT DAEYU ORCHID INDONESIA Tbk. (DOID)PT JAPFA COMFEED INDONESIA Tbk.(JPFA)PT INDAL ALUMINIUM INDUSTRY Tbk (INAI)PT CIPTA PANELUTAMA Tbk (CITA)PT BARITO PACIFIC TIMBER Tbk.(BRPT)PT ASAHIMAS PLAT GLASS Tbk (AMFG)PT RODA VIVATEX Tbk (RDTX)PT VOKSEL ELECTRIC Tbk (VOKS)PT TRIAS SENTOSA Tbk (TRST)PT ULTRAJAYA MILK INDUSTRY Tbk (ULTJ)PT KEDAWUNG SETIA INDUSTRIAL Tbk (KDSI)PT UNILEVER INDONESIA Tbk (UNVR)PT MERCK Tbk (MERK)PT GUDANG GARAM Tbk (GGRM)PT AQUA GOLDEN MISSISSIPPI Tbk (AQUA)PT ARGO PANTES Tbk (ARGO)PT ASTRA OTOPARTS Tbk (AUTO)PT FAJAR SURYA WISESA Tbk (FASW)PT TIRTA MAHAKAM PLYWOOD INDUSTRY Tbk (TIRT)PT SURYA TOTO INDONESIA Tbk (TOTO)PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk (ETWA)PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk (INTP)PT BERANTA MULIA Tbk (BRAM)PT MUSTIKA RATU Tbk (MRAT)PT MAYORA INDAH Tbk (MYOR)PT IGAR JAYA Tbk (IGAR)20067901,5901009,7001353802006306402,9259604101454351356,60038,00010,20098,0001,1002,9251,1501005,3002105,7501900320156095Data Tahunan2005200411501,80080090011517089006,65017012024517514520528072555045033252,1508308252201651502053104257513042753,30022700 22,80011650 13,55063000 39,50012001,30028001,925100095012518553006,00017017035503,075940900270410820120010510520031400395170447512028014575027019759509028044017536251550013600461001300155065015046501702125725435875135Perubahan2006-2005 2005-2004-0.313-0.3610.988-0.111-0.130-0.3240.0900.338-0.2060.4170.5510.4000.379-0.2931.250-0.6140.1640.222-0.1200.5470.1570.0060.8640.333-0.033-0.2680.403-0.2710.800-0.4230.5440.2950.674-0.004-0.124-0.1400.5560.595-0.083-0.0770.0450.4550.1500.053-0.200-0.3240.000-0.1170.2350.0000.6200.1541.0210.0440.185-0.3410.902-0.317-0.0950.000Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 20082004-20030.2861.2780.0000.4860.000-0.3750.414-0.0330.6670.089-0.1320.833-0.268-0.034-0.257-0.0900.471-0.004-0.1430.0000.2420.4620.2330.2900.0000.4470.241-0.0570.371-0.222Lampiran 6 : Deskripsi DataDescriptivesDescriptive StatisticsROA_2006ROA_2005ROA_2004DER_2006DER_2005DER_2004RPE_2006ROE_2005ROE_2004BVS_2006BVS_2005BVS_2004Valid N (listwise)N30303030303030303030303030Minimum-.01-.11-.13-14.88-10.07-8.86-.02-.50-.52-533.00-814.00-1199.00Maximum.37.38.408.9513.118.34.76.991.0433977.0030794.0026932.00Mean.0619.0719.04981.07781.68011.2815.1733.1789.11192517.76672300.53331913.0000Std. Deviation.08866.10918.118053.545973.792492.86722.21713.29312.300556382.667045721.803545030.65845Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Lampiran 7 : Uji Normalitas DataNPar TestsOne-Sample Kolmogorov-Smirnov TestNa,bNormal ParametersMost ExtremeDifferencesMeanStd. DeviationAbsolutePositiveNegativeKolmogorov-Smirnov ZAsymp. Sig. (2-tailed)ROA74.0024.05403.142.142-.1321.221.102DER74-.0156.38103.143.128-.1431.233.096ROE74-.0030.09949.154.154-.1261.323.060BVS74.0775.13654.125.125-.1061.071.201Harga74.1440.35523.124.124-.0641.068.204a. Test distribution is Normal.b. Calculated from data.Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Lampiran 8 ; Uji MultikolinearitasRegressionbVariables Entered/RemovedModel1VariablesEnteredBVS, ROA,aDER, ROEVariablesRemovedMethod.Entera. All requested variables entered.b. Dependent Variable: HargaCoefficientsaModel1ROADERROEBVSCollinearity StatisticsToleranceVIF.4042.475.7721.295.4202.381.8771.140a. Dependent Variable: HargaaCollinearity DiagnosticsModel1Dimension Eigenvalue11.97721.5683.8094.4095.237ConditionIndex1.0001.1231.5632.1982.889(Constant).00.19.26.52.03Variance ProportionsROADERROE.08.07.08.00.03.00.01.53.05.04.36.01.86.01.85BVS.00.21.02.76.01a. Dependent Variable: HargaSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Lampiran 9 ; Uji HeteroskedastisitasScatterplotDependent Variable: HargaRegression Studentized Residual3210-1-2-20246Regression Standardized Predicted ValueSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Lampiran 10 ; Uji OtokorelasiRegressionbVariables Entered/RemovedModel1VariablesEnteredBVS, ROA,aDER, ROEVariablesRemovedMethod.Entera. All requested variables entered.b. Dependent Variable: HargaModel SummarybModel1RR Square.340a.115AdjustedR Square.064Std. Error ofthe Estimate.34366DurbinWatson1.577a. Predictors: (Constant), BVS, ROA, DER, ROEb. Dependent Variable: HargaSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Lampiran 11 : Pengujian Model Regresi ROA, DER, ROE, BVS terhadapHarga SahamRegresi ROA, DER, ROE, BVS terhadap Harga SahamDescriptive StatisticsHargaROADERROEBVSMean.1440.0024-.0156-.0030.0775Std. Deviation.35523.05403.38103.09949.13654N7474747474bVariables Entered/RemovedModel1VariablesEnteredBVS, ROA,aDER, ROEVariablesRemovedMethod.Entera. All requested variables entered.b. Dependent Variable: HargaModel SummaryChange StatisticsModel1R SquareChangeF Change.115a2.249df1df2469Sig. F Change.073a. Predictors: (Constant), BVS, ROA, DER, ROECoefficientsaModel1(Constant)ROADERROEBVSUnstandardizedCoefficientsBStd. Error.088.047-.4961.171.174.120.484.624.789.315StandardizedCoefficientsBeta-.075.187.136.303t1.885-.4231.451.7762.509Sig..064.673.151.440.014a. Dependent Variable: HargaSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Lampiran 12 : Pengujian Model Regresi ROA, DER, BVS terhadap HargaSahamRegresi ROA, DER, BVS terhadap Harga SahambVariables Entered/RemovedModel1VariablesEnteredBVS, ROA,aDERVariablesRemovedMethod.Entera. All requested variables entered.b. Dependent Variable: HargaModel SummaryModel1RR Square.328a.108AdjustedR Square.069Std. Error ofthe Estimate.34269a. Predictors: (Constant), BVS, ROA, DERANOVAbModel1RegressionResidualTotalSum ofSquares.9918.2209.212df37073Mean Square.330.117F2.814Sig..045at1.800.1941.5152.620Sig..076.847.134.011a. Predictors: (Constant), BVS, ROA, DERb. Dependent Variable: HargaCoefficientsaModel1(Constant)ROADERBVSUnstandardizedCoefficientsBStd. Error.083.046.157.812.181.119.817.312StandardizedCoefficientsBeta.024.194.314a. Dependent Variable: HargaSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Lampiran 13 : Pengujian Model Regresi DER, ROE, BVS terhadap HargaSahamRegresi DER, ROE, BVS terhadap Harga SahambVariables Entered/RemovedModel1VariablesEnteredROE, BVS,aDERVariablesRemovedMethod.Entera. All requested variables entered.b. Dependent Variable: HargaModel SummaryModel1RR Square.336a.113AdjustedR Square.075Std. Error ofthe Estimate.34164a. Predictors: (Constant), ROE, BVS, DERANOVAbModel1RegressionResidualTotalSum ofSquares1.0418.1709.212df37073Mean Square.347.117F2.974Sig..037at1.8711.4002.505.682Sig..066.166.015.497a. Predictors: (Constant), ROE, BVS, DERb. Dependent Variable: HargaCoefficientsaModel1(Constant)DERBVSROEUnstandardizedCoefficientsBStd. Error.087.046.163.116.782.312.294.431StandardizedCoefficientsBeta.175.301.082a. Dependent Variable: HargaSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Lampiran 14 : Pengujian Model Regresi ROA terhadap Harga SahamRegresi ROA terhadap Harga SahambVariables Entered/RemovedModel1VariablesEnteredROAaVariablesRemovedMethodEnter.a. All requested variables entered.b. Dependent Variable: HargaModel SummaryModel1RR Square.118a.014AdjustedR Square.000Std. Error ofthe Estimate.35519a. Predictors: (Constant), ROAANOVAbModel1RegressionResidualTotalSum ofSquares.1289.0849.212df17273Mean Square.128.126F1.015Sig..317at3.4381.008Sig..001.317a. Predictors: (Constant), ROAb. Dependent Variable: HargaCoefficientsaModel1(Constant)ROAUnstandardizedCoefficientsBStd. Error.142.041.775.769StandardizedCoefficientsBeta.118a. Dependent Variable: HargaSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Lampiran 15 : Pengujian Model Regresi DER terhadap Harga SahamRegresi DER terhadap Harga SahambVariables Entered/RemovedModel1VariablesEnteredDERaVariablesRemovedMethodEnter.a. All requested variables entered.b. Dependent Variable: HargaModel SummaryModel1RR Square.116a.013AdjustedR Square.000Std. Error ofthe Estimate.35527a. Predictors: (Constant), DERANOVAbModel1RegressionResidualTotalSum ofSquares.1249.0889.212df17273Mean Square.124.126F.983Sig..325at3.524.991Sig..001.325a. Predictors: (Constant), DERb. Dependent Variable: HargaCoefficientsaModel1(Constant)DERUnstandardizedCoefficientsBStd. Error.146.041.108.109StandardizedCoefficientsBeta.116a. Dependent Variable: HargaSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Lampiran 16 : Pengujian Model Regresi ROE terhadap Harga SahamRegresi ROE terhadap Harga SahambVariables Entered/RemovedModel1VariablesEnteredROEaVariablesRemovedMethodEnter.a. All requested variables entered.b. Dependent Variable: HargaModel SummaryModel1RR Square.170a.029AdjustedR Square.015Std. Error ofthe Estimate.35249a. Predictors: (Constant), ROEANOVAbModel1RegressionResidualTotalSum ofSquares.2668.9469.212df17273Mean Square.266.124F2.137Sig..148at3.5561.462Sig..001.148a. Predictors: (Constant), ROEb. Dependent Variable: HargaCoefficientsaModel1(Constant)ROEUnstandardizedCoefficientsBStd. Error.146.041.606.415StandardizedCoefficientsBeta.170a. Dependent Variable: HargaSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Lampiran 17 : Pengujian Model Regresi BVS terhadap Harga SahamRegresi BVS terhadap Harga SahambVariables Entered/RemovedModel1VariablesEnteredBVSaVariablesRemovedMethodEnter.a. All requested variables entered.b. Dependent Variable: HargaModel SummaryModel1RR Square.262a.069AdjustedR Square.056Std. Error ofthe Estimate.34519a. Predictors: (Constant), BVSANOVAbModel1RegressionResidualTotalSum ofSquares.6328.5799.212df17273Mean Square.632.119F5.307Sig..024at1.9722.304Sig..052.024a. Predictors: (Constant), BVSb. Dependent Variable: HargaCoefficientsaModel1(Constant)BVSUnstandardizedCoefficientsBStd. Error.091.046.682.296StandardizedCoefficientsBeta.262a. Dependent Variable: HargaSusan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008Model SummaryChange StatisticsModel R square F Changedf 1df 2Change1.115a2.249469a. Predictors: (Constant), BVS,ROA,DER,ROESig.F.Change.073Sumber : Hasil Penelitian (Lampiran 11)Coefficients aStandardizedCoeffocientsStd. ErrorBeta.0471.171-.075.120.187.624.136.315.303UnstandardizedCoefficientsModelB1 (Constant).088ROA-.496DER.174ROE.484BVS.789a. Dependent Variable: HargaSumber : Hasil Penelitian (Lampiran 11)t1.885-.4231.451.7762.509Sig.064.673.151.440.014Susan Grace Veranita Nainggolan: Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang TerdaftarDi Bursa Efek Indonesia, 2008.USU e-Repository 2008...
View Full Document

Ask a homework question - tutors are online